Anda di halaman 1dari 14

Pemasaran

Ritel

Sessi

Store Layout, Design, and


Visual Merchandising
L
Layout
Toko,
T k Desain
D
i dan
d Display
Di l Produk
P d k

Dosen Pembina:
MUMUH MULYANA MUBARAK, SE.

Store Design

Desain Toko
Desain Toko
Desain Toko yang baik haruslah seperti cerita yang baik
dan menarik.
Alur masuk dan keluar konsumen harus dibuat teratur
dan baik
Tata letak produk, pencahayaan, penggunaan warna,
etalase dan sejenisnya dipilih yang menarik
Konsumen dibuat nyaman saat berbelanja seperti dia
sedang membaca sebuah novel..

Objectives of a Good Store Design

Tujuan dari Desain Toko


Ketika mendesain sebuah toko, peritel harus mampu menemukan lima tujuan
berikut :
Desain harus konsisten dengan Image dan
Strategi
Desain harus secara positif mempengaruhi
perilaku konsumen
Desain harus mempertimbangkan Biaya dan
Nilai
Desain harus Fleksibel
Desain harus mengakomodir Kebutuhan
Penyandang Cacat

Store Layout

Layout Toko

Untuk membangun layout toko yang baik, penata toko harus


b i b atas
berimbang
t bbeberapa
b
ttujuan
j yang ingin
i i diciptakan,
di i t k karena
k
tujuan-tujuan tersebut seringkali memunculkan konflik
Sebagai contoh
contoh, layout toko harus membuat konsumen bersedia
mengitari lebih banyak area toko, agar membeli produk melebihi
dari yang direncanakannya semula.
Jika layout toko terlalu komplek, pelanggan akan kesulitan untuk
menemukan suatu pproduk. Akibatnya,
y , konsumen bisa jjadi tidak
akan kembali ke toko tersebut

Store Layout

Layout Toko

Tipe-tipe Desain Ritel


Saat ini ritel
ritel-ritel
ritel modern secara umum menggunakan 3 desain
tata letak toko :

GRID
Grid Layout (Layout Panggangan) banyak
digunakan oleh ritel makanan dan toko obat.
obat
Ritel seperti ini menyusun rak-rak secara
berurut yang memiliki gang-gang. Grid
layout bukan layout yang paling memuaskan,
memuaskan
namun paling baik untuk sebuah perjalanan
belanja, yang memudahkan konsumen
berpindah rak untuk mencari produk yang
ingin dibelinya.

Store Layout

Layout Toko

Tipe-tipe Desain Ritel

RACE TRACK
Yaitu layout ritel yang diawali dengan gang utama kemudian memberikan akses
ke masing-masing
masing masing departemen produk.
produk Layout ini akan lebih banyak
merangsang konsumen
untuk membeli produk lebih
banyak. Karena di saat
konsumen melalui suatu
gang/jalur, maka ia akan
dipaksa untuk melihat
produk yang lain juga.
p itulah
Saat kondisi seperti
berbagai stimuli ditampilkan.

Store Layout

Layout Toko

Tipe-tipe Desain Ritel

FREE-FORM
Dikenal pula dengan istilah layout
butik yaitu layout yang menempatkan
butik,
rak (fixtures) secara tidak simetris/tak
beraturan.
L
Layout
t iinii dit
ditujukan
j k untuk
t k menciptakan
i t k
suasana rileks, seolah konsumen
berada di rumah seseorang yang
penuhh ddengan ffasilitas
ilit berbelanja.
b b l j

Atmoshpherics

Atmosfir Toko

Atmospherics merupakan perancangan suatu lingkungan


ritel melalui komunikasi visual, pencahayaan, warna,
musik, dan bau harum untuk menstimuli persepsi dan
tanggapan emosional pelanggan, yang akhirnya
mempengaruhi perilaku pembelian mereka.
Hasil riset menunjukkan bahwa kombinasi dua atau lebih
elemen atmosfir di atas, bisa membuat konsumen betah
dan melakukan pembelian lebih banyak.
Beberapa
p ritel sudah merasakan manfaatnya
y

Atmoshpherics

Atmosfir Toko

VISUAL COMMUNICATIONS
Komunikasi Visual mampu menciptakan peningkatan penjualan dengan
menyajikan informasi produk dan menawarkan ide pembelian produk
kepada konsumen.
Strategi untuk merancang Komunikasi Visual :
a. Selaraskan gambar dan tanda dengan image toko yang ingin dibentuk
b. Gambar dan tanda memberi informasi kepada konsumen
c. Gunakan gambar dan tanda sebagai penyangga/tempat menyimpan
produk
d Jaga gambar dan tanda agar tetap fresh
d.
e. Batasi jumlah gambar
f. Gunakan huruf & gambar yang cocok
g Ciptakan efek teater (theatrical effects)
g.

Atmoshpherics

Atmosfir Toko
LIGHTING
Pencahayaan melibatkan banyak hal yang lebih dari sekedar
memberikan pencahayaan pada suatu ruang.
Pencahayaan Ritel digunakan untuk :
a.
b.
c.
d.

Menyoroti Barang Dagangan


Mengkreasikan tata ruang
Mengubah
g
suasana hati dan pperasaan konsumen atas image
g toko
Menyembunyikan kekurangan dan ketinggalan corak suatu produk

Atmoshpherics

Atmosfir Toko

COLOUR
Penggunaan warna yang kreatif pada suatu ritel akan membentuk
image ritel dan membantu membangun suasana hati konsumen. Riset
menunjukkan bahwa warna cerah seperti kuning dan merah akan lebih
menarik pengunjung untuk datang ke toko dibandingkan warna yang
lembut seperti hijau dan biru
Pengelola harus menentukan kombinasi warna interior toko dan warna
eksterior tokonya sehingga lebih menarik konsumen.

Atmoshpherics

Atmosfir Toko

MUSIC
M ik adalah
Musik
d l h bagian
b i penting
ti untuk
t k melengkapi
l k i kenyamanan
k
suatu
t
toko, sehingga mereka bisa lebih lama berbelanja dan membeli barang
lebih banyak.
Hasil riset menunjukkan bahwa musik dengan tempo lambat yang
diperdengarkan di ritel menyebabkan waktu berbelanja lebih lama dan
jumlah uang yang dibelanjakan lebih banyak dibandingkan jika
diperdengarkan musik dengan tempo cepat

Atmoshpherics

Atmosfir Toko

SCENT
B
Banyak
k keputusan
k t
pembelian
b li didasarkan
did
k pada
d emosii pembeli.
b li
Bau-bauan memiliki pengaruh yang besar pada emosi kita.
Riset menunjukkan bahwa bau harum (scent),
(scent) yang digabung dengan
musik, memiliki pengaruh positif untuk mempengaruhi perilaku
pembelian dan kepuasan pelanggan.
Dari bau pun, image ritel dapat terbentuk
Ritel mesti hati-hati
hati hati menggunakan
mengg nakan scent,
scent karena akan tergantung
tergant ng
pada pasar sasaran mereka.