Anda di halaman 1dari 3

PROPOSAL

PENGENALAN BUDAYA GEMAR MEMBACA DI LINGKUNGAN PANTI ASUHAN


MELALUI MEDIA TAMAN BACAAN
I.

PENDAHULUAN
Gemar membaca merupakan bekal bagi seluruh manusia untuk mencapai cita-cita.
Membaca merupakan bagian dari pandidikan. Pendidikan yang tepat dan berhasil adalah
pendidikan yang melibatkan anak didik dalam proses berpikir, mencari, menemukan,
mengolah dan menyimpulkan sendiri melalui sumber belajar. Sudah lama digembargemborkan perihal betapa pentingnya gemar membaca. Dengan membaca, beragam
peluang untuk menyerap sebanyak mungkin ilmu pengetahuan yang bermanfaat di dalam
proses kehidupan akan semakin terbuka lebar. Membaca menumbuhkan kemampuan
untuk berpikir kreatif, kritis, analitis, sekaligus imajinatif.
Sayangnya, meskipun manfaat membaca ini begitu besar, masyarakat kurang
memiliki kesadaran tentang pentingnya membaca buku. Kondisi ini bisa menjadi
penghalang bagi terciptanya suatu perubahan menuju hal yang lebih baik. Panti asuhan
merupakan salah satu tempat yang masih dirasa kurang dalam budaya gemar
membacanya. Ada banyak faktor yang menghambat bertumbuhnya kebiasaan membaca di
lingkungan panti asuhan, yaitu besarnya pajak buku yang dikenakan pemerintah
menyebabkan harga jual buku menjadi mahal sehingga panti asuhan kesulitan untuk
mendapatkan bahan bacaan, kurangnya sosialisasi tentang pentingnya budaya membaca
dilingkungan panti asuhan, masyarakat kita relatif lebih tertarik kepada budaya menonton.
Salah satu alternatif untuk meningkatkan budaya gemar membaca dilingkungan
panti asuhan adalah membuat taman baca. Layaknya perpustakaan, taman bacaan
menyediakan bahan pustaka yang berguna bagi pelaksanaan dan peningkatan proses
pembuadayaan gemar membaca dan juga mengembangkan pola pikir mengenai
pentingnya budaya gemar membaca dilingkungan panti asuhan. Oleh karenanya
pendidikan berbasis taman bacaan yang saat ini relatif masih terbatas, sebaiknya didorong
untuk ditumbuhkembangkan di tengah-tengah masyarakat.
Untuk mendukung hal ini, kami menganggap dengan membuat taman bacaan di
lingkungan panti asuhan, diharapkan dapat memotivasi anak-anak dan pemuda
dilingkungan panti asuhan untuk gemar membaca, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan
menunjang pelaksanaan pembangunan nasional bagi masyarakat.

II.

PERMASALAHAN
Dalam hal ini terdapat beberapa permasalahan yang menjadi pokok bahasan berkaitan
dengan terlaksanakanya kegiatan ini, yaitu :
1. Kurangnya bahan bacaan dilingkungan panti asuhan
2. Kurangnya pemahaman mengenai pentingnya budaya gemar membaca dilingkungan
panti asuhan.

III. TUJUAN
Kegiatan ini dilaksanakan dengan tujuan sebagai berikut :
1. Memberikan fasilitas bahan bacaan dilingkungan panti asuhan
2. Memperkenalkan mengenai pentingnya budaya gemar membaca dilingkungan panti
asuhan

IV. NAMA KEGIATAN


Kegiatan ini bernama Pengenalan Budaya Gemar Membaca Di Lingkungan Panti
Asuhan Melalui Media Taman Bacaan bentuk kegiatan ini meliputi kegiatan penyediaan
bahan bacaan, pemberian materi pentingnya budaya gemar membaca dan simulasi.
V.

TEMA KEGIATAN
Aku Suka Membaca

VI.

JADWAL ACARA
Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 27 April 2014 sebagaimana terlampir pada
jadwal acara (perlua buat jadwal acara atau rundown acara).

VII. PESERTA
Peserta dalam kegiatan ini adalah penghuni Panti Asuhan .. Sukolilo, Surabaya
(Perlu survey terlebih dahulu).
VIII. SUSUNAN PANITIA
Ketua Pelaksana

: Ahmad Hasinur Rahman

Sekretaris

: Niza Rosyda Amalia

Bendahara

: Harisma Khoirun Nisa

Koordinator Acara

: Miftakh fadhil hanifan

sie acara

: Mentari indah saputri


Dessy triwira ajeng
Cindy claudia febiola
Laurien merinda

Koordinator Perlengkapan

: Angga Hari Saputra

Koordinator Keamanan dan Perijinan

: Arief Satyo Priyantoro

IX.

TOLOK UKUR KEBERHASILAN KEGIATAN


Tolak ukur keberhasilan :
1. Jika jumlah peserta yang datang pada hari-H mencapau 80% dari total peserta
yang telah didata sebelumnya.
2. Minimal Jumlah buku yang didapat melebihi jumlah anak panti asuhan.
3. Kegiatan ini tidak hanya berlangsung dan berakhir pada hari-H namun kebiasaan
dan kebermanfaatanya juga berlanjut.
4. Dari buku baru yang disediakan, dengan dua bahasa, maka diharapkan anak-anak
senang belajar bahasa asing, karena dikenalkan dari awal.

X.

RINCIAN ANGGARAN DANA

NO

KETERANGAN

JUMLAH

1
2

Rak buku
Buku bacaan baru
Buku dongeng
(indonesia-inggris)
Buku bacaan kelas 1 SD
Buku bacaan kelas 2 SD
Buku bacaan kelas 3 SD
Meja belajar
Gambar pendidikan
berbahsa inggrisindonesia

3
3

HARGA TOTAL

2 buah

HARGA
SATUAN
Rp. 175.000

10

Rp.

5000

Rp. 50.000

2
3
3
5
10

RP. 30.000
Rp. 45.000
Rp. 40.000
Rp. 25.000
Rp. 2000

Rp. 60.000
Rp. 135.000
Rp. 120.000
Rp. 125.000
Rp. 20.000

TOTAL

XI.

Rp. 350.000

Rp. 860.000

PENUTUP
Demikian perencanaan kegiatan ini kami susun dengan harapan mendapat persetujuan
dan dukungan dari semua pihak. Terimaksih atas perhatin dan dukungan yang telah
diberikan