Anda di halaman 1dari 7

Faktor-faktor prognostik untuk trombosis,

mielofibrosis, dan leukemia pada


thrombositemia essential : studi dari 605 pasien

Adillah Jannati Azzahra, S.Ked


Febrian Syahputra, S.Ked
Meri Sinta Trisna Dayu, S.Ked
Pembimbing : dr. Toni Prasetya,
Sp.PD

Latar belakang

Trombositemia

essential adalah gangguan myeloproliferative


kronis, pasien dengan kelainan ini memiliki kecenderungan
untuk perkembangan trombosis, mielofibrosis, dan leukemia.

Desain dan Metode


1. Pasien
.Peneliti mempelajari 605 pasien dengan trombositemia
essensial (follow up 4596 orang) dengan tujuan
mendefinisikan faktor prognostik untuk trombosis,
mielofibrosis, dan leukemia selama follow up.

2. analisis statistikal

Kaplan-Meier metode produk-batas digunakan untuk

memperkirakan kurva survival univariat, dan uji log-rank


diadopsi untuk membandingkan kurva survival.

Hasil
Pada saat analisis, 64 (10,6%) pasien telah meninggal.

Tingkat pasien hilang untuk menindaklanjuti adalah 4,5%.


Probabilitas ketahanan hidup adalah 97% pada 5 tahun, 88%
pada 10 tahun dan 79% pada 15 tahun, dengan survival
median 22,3 tahun. Analisis survival univariat Kaplan-Meier
menunjukkan bahwa seks pria (p = 0,014), usia lebih dari 60
tahun (p <0,001), anemia (p <0,01), konsentrasi laktatdehydrogenase di atas batas atas normal (p = 0,01) , riwayat
trombosis (p = 0,023), dan usia (p <0,001) merupakan faktor
risiko untuk bertahan hidup. .

Kesimpulan
Temuan

dari studi ini pada serangkaian besar pasien yang


diobati sesuai dengan praktik klinis saat ini memberikan
jaminan bahwa trombositemia essensial adalah gangguan
keterlambatan dan mempengaruhi
pasien saat memiliki
hidup yang panjang.
Risiko utama adalah trombosis, sedangkan mielofibrosis dan
leukemia yang langka dan komplikasi terakhir.

TERIMA
KASIH