Anda di halaman 1dari 3

RINITIS VASOMOTOR

DINKES
KAB.KLUNGKUNG

SPO
UPT.PUSKESMAS
BANJARANGKAN II

PENGERTIAN

TUJUAN

NO. DOKUMEN:
REVISI:
HALAMAN:
73/SPO/PUSK.BAII/V/2012 00
1/2
TANGGAL TERBIT:
DITETAPKAN OLEH
PLT.KEPALA UPT PUSKESMAS BA.II
1 MEI 2012

dr.Ida Ayu Ketut Sri Handayani


NIP.19790810 2006 04 2 017
Rinitis Vasomotor adalah sindroma / gejala-gejala kronik yang berupa
pilek encer, bersin-bersin, dan buntu hidung yang tidak diketahui dasar
penyebabnya.
Patofisiologi/Etiologi
Etiologi pasti belum diketahui;
Diperkirakan ada ketidakseimbangan sistem saraf otonom, yaitu
antara aktivitas kolinergik dan adrenergik dengan berbagai faktor
yang mempengaruhi masing-masing.
Biasanya ada hubungan dengan kelembaban udara yang tinggi dan
udara dingin.
Gejala klinik
Pilek encer;
Bersin-bersin paroksismal;
Buntu hidung;
Biasanya kambuh waktu pagi (dingin), mendung (kelembaban
tinggi).
Diagnosis Banding
Rinitis alergi;
Rinitis akut;
Rinitis karena iritan (Hormonally Induced Rhinitis);
Rinitis medikamentosa (Drug Induced Rhinitis);
Rinitis hormonal
Penyulit
Sinusitis paranasal: paling sering sinus maksilaris;
Polip hidung;
Otitis media
Sebagai acuan/pedoman penangan rhinitis vasomotor di Puskesmas
Banjarangkan II

KEBIJAKAN

UPT PUSKESMAS
BANJARANGKAN
II

Pelayanan medis dilakukan oleh dokter umum

RINITIS VASOMOTOR
NO DOKUMEN:
REVISI
73/SPO/PUSK.BAII/V/2012 00

HAL:
2/2

TANGGAL TERBIT :
STANDAR
OPERASIONAL
PROSEDUR
PROSEDUR

1 MEI 2012
Diagnosis
1. Anamnesis yang cermat dan teliti.
2. Pemeriksaan fisik
Rinoskopi anterior:
pada saat serangan:
- konka udim
- secret seromukus;
- warna mukosa tidak khas
Terapi
Terapi kausal tidak ada; dapat dilakukan terapi simtomatik a/l
Kombinasi antitamin dan dengongestan oral sebelum tidur
malan/saat serangan;
Antihistamin: CTM, (2-4 mg) pada saat serangan;
Dekongestan oral: efedrin (30-60 mg) pada saat serangan;
Meningkatkan kondisi badan;
Olahraga pagi, gizi cukup, istirahat cukup;
Kalau buntu dapat dilakukan/diberikan:
- Tetes hidung (waktu serangan/akut);

UNIT TERKAIT

Dokter dan perawat di unit pengobatan