Anda di halaman 1dari 7

A.

Arti Definisi / Pengertian Tayamum


Tayamum adalah pengganti wudhu atau mandi wajib yang tadinya seharusnya
menggunakan air bersih digantikan dengan menggunakan tanah atau debu yang bersih. Yang
boleh dijadikan alat tayamum adalah tanah suci yang ada debunya. Dilarang bertayamum
dengan tanah berlumpur, bernajis atau berbingkah. Pasir halus, pecahan batu halus boleh
dijadikan alat melakukan tayamum.
Orang yang melakukan tayamum lalu shalat, apabila air sudah tersedia maka ia tidak
wajib mengulang sholatnya. Namun untuk menghilangkan hadas, harus tetap mengutamakan
air daripada tayamum yang wajib hukumnya bila sudah tersedia. Tayamum untuk hadas
hanya bersifat sementara dan darurat hingga air sudah ada.
Tayamum yang telah dilakukan bisa batal apabila ada air dengan alasan tidak ada air
atau bisa menggunakan air dengan alasan tidak dapat menggunakan air tetapi tetap
melakukan tayamum serta sebab musabab lain seperti yang membatalkan wudu dengan air.
B. Sebab / Alasan Melakukan Tayamum :
Dalam perjalanan jauh
1. Jumlah air tidak mencukupi karena jumlahnya sedikit
2. Telah berusaha mencari air tapi tidak diketemukaN
3. Air yang ada suhu atau kondisinya mengundang kemudharatan
4. Air yang ada hanya untuk minum
5. Air berada di tempat yang jauh yang dapat membuat telat shalat
6. Pada sumber air yang ada memiliki bahaya
7. Sakit dan tidak boleh terkena air

C. Syarat Sah Tayamum :


1. Telah masuk waktu salat
2. Memakai tanah berdebu yang bersih dari najis dan kotoran
3. Memenuhi alasan atau sebab melakukan tayamuM
4. Sudah berupaya / berusaha mencari air namun tidak ketemu
5. Tidak haid maupun nifas bagi wanita / perempuan
6. Menghilangkan najis yang yang melekat pada tubuh

D. Sunah / Sunat Ketika Melaksanakan Tayamum :


1. Membaca basmalah
2. Menghadap ke arah kiblat
3. Membaca doa ketika selesai tayamum
4. Medulukan kanan dari pada kiri
5. Meniup debu yang ada di telapak tangan
6. Menggodok sela jari setelah menyapu tangan hingga siku

E. Rukun Tayamum :
1. Niat Tayamum.
2. Menyapu muka dengan debu atau tanah.
3. Menyapu kedua tangan dengan debu atau tanah hingga ke siku.

F. Tata Cara / Praktek Tayamum :


1. Membaca basmalah
2. Renggangkan jari-jemari, tempelkan ke debu, tekan-tekan hingga debu
melekat.
3. Angkat kedua tangan lalu tiup telapat tangan untuk menipiskan debu yang
menempel, tetapi tiup ke arah berlainan dari sumber debu tadi.
4. Niat tayamum : Nawaytuttayammuma listibaa hatishhalaati fardhollillahi
ta'aala (Saya niat tayammum untuk diperbolehkan melakukan shalat karena Allah

Ta'ala).
5. Mengusap telapak tangan ke muka secara merata
6. Bersihkan debu yang tersisa di telapak tangan
7. Ambil debu lagi dengan merenggangkan jari-jemari, tempelkan ke debu,
tekan-tekan hingga debu melekat.
8. Angkat kedua tangan lalu tiup telapat tangan untuk menipiskan debu yang
menempel, tetapi tiup ke arah berlainan dari sumber debu tadi.
9. Mengusap debu ke tangan kanan lalu ke tangan kiri

Prosedur perawat dalam membimbing pasien tayamum


Narator

: Ika Rahmawati

Keluarga, Bapak

: Eko Joko Prasetyo

Keluarga, Ibu

: Naela Zulfa

Pasien

: Astarika Ciputri Kumalasari

Adik pasien

: Dina Fitri Amalia

Perawat 1

: Putwi Marinesia Nur

Perawat 2

: Handika Kiswantoro

Sekitar pukul 12.30 perawat memasuki kamar pasien untuk mengecek keadaan pasien. Pasien
mengalami luka bakar yang serius.
Perawat 1,2

: (membaca doa menjenguk orang sakit) assalamualaikum wr.wb

Keluarga pasien

: waalaikumsalam wr.wb

Perawat 1

: perkenalkan sebelumnya nama saya ners Putwi Marinesia Nur

Perawat 2

: perkenalkan juga nama saya ners Handika Kiswantoro. Bagaimana


kabarnya dek Astarika hari ini ? Apakah dek Astarika kabarnya baik ?
Sebelumnya kami ingin memeriksa keadaan pasien yang bernama
Astarika Ciputri Kumalasari. Apakah keluarga berkenan untuk kami
periksa ?

Keluarga pasien

: alhamdulillah dok keadaannya sudah mulai membaik dari hari


sebelumnya. Oh iya silahkan suster

Perawat 1

: hasil cek menunjukkan bahwa saudara Astarika kondisinya mulai


membaik hanya saudara Astarika harus lebih banyak untuk beristirahat

Selang beberapa menit pengecekan. Akhirnya perawat meminta izin kepada keluarga pasien
untuk menawarkan pasien melaksanakan ibadah solat. Sebelum melaksanakan kibadah solat
pasien haru berwudhu dulu. Namun karena keadaan pasienyang mengalami luka bakar yang
tidak memungkinkan untuk keluar dari tempat tidurnya dan tidak mungkin untuk bersentuhan
dengan air maka pasien diharuskan bertayamum dengan bimbingan dari perawat.
Perawat 1

: ibu, bapak sekarang sudah waktunya untuk pasien melaksanakan solat


dhuhur. Apakah keluarga pasien Astarika berkenan untuk kami bimbing
dalam melaksanakan wudhu dan solat ?

Keluarga pasien

: baik silahkan suster. Tapi apakah dengan keadaan seperti ini pasien
dapat melaksanakan wudhu dengan baik ?

Perawat 2

: pasien tidak akan bersentuhan dengan air secara langsung ibu, tetapi
pasien akan kami bimbing untuk bertayamum. Tujuan kami untuk
membimbing pasien adalah agar pasien dapat lebih mendekatkan diri
kepada Allah SWT

Perawat 1

: prosedur dalam bertayamum adalah pasien diharapkan untuk dapat


duduk jika pasien tidak dapat duduk pasien dapat berbaring. Kemudian
pasien dapat membaca niat untuk bertayamum, setelah membaca niat
pasien dapat menempelkan tangannya ke dinding, kemudian
meniumpkannya kedua telapak tangan, lalu mengusapkannya ke arah
wajah, dan pergelangan tangan. Kemudian pasien membaca doa setelah
bertayamum. Doa setelaha bertayamum sama seperti doa setelah
berwudhlu.

Doa menjenguk orang sakit


ALLAHUMMA ROBBANNAS ADZHIBILBA SA ISYFI ANTASYSYAFI LA SYIFAAN ILLA SYIFAUKA SYIFA AN LA YUGHODIRU SAQOMA.
Artinya : Ya Allah Wahai Tuhan segala manusia, hilangkanlah penyakitnya, sembukanlah ia.
(hanya) Engkaulah yang dapat menyembuhkannya, tidak ada kesembuhan melainkan
kesembuhan dariMu, kesembuhan yang tidak kambuh lagi. ( HR. Bukhori Muslim)
Atau


Tidak mengapa, semoga sakitmu menghapuskan dosa-dosamu insya Allah. Dan lain-lain.

Doa niat tayamum





NAWAITUT TAYAMMUMA LISTIBAAHATIS SHALAATI FADHAL LILLAAHI
TA'AALAA
Artinya :
Sengaja aku bertayammum untuk melakukan shalat fardhu karena Allah Ta'ala

Doa setelah tayamum





ASYHADU ALLAA ILAAHA ILLALLOOHU WAHDAHUU LAA SYARIIKA LAHU WA
ASYHADU
ANNA
MUHAMMADAN
'ABDUHUUWA
ROSUULUHUU,
ALLOOHUMMAJ'ALNII
MINAT
TAWWAABIINA
WAJ'ALNII
MINAL
MUTATHOHHIRIINA
Artinya :
Aku mengaku bahwa tidak ada Tuhan selain Allah Yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagiNya, dan aku mengaku bahwa Nabi Muhammad itu adalah hamba dan Utusan Allah. Ya
Allah, jadikanlah aku dari golongan orang-orang yang bertaubat dan jadikanlah aku dari
golongan orang-orang yang bersuci (sholeh)

Daftar pustaka

http://www.organisasi.org/1970/01/pengertian-tayamum-cara-syarat-rukun-sebab-sunattayammum-wudhu-dengan-debu-tanah.html