Anda di halaman 1dari 12

ANATOMI RESPIRASI

Farida a. Soetedjo

SiStem reSpiraSi:
1. Supply O2, carry Out cO2
2. Melibatkan saluran napas & paru
Manusia 2 paru (kanan & kiri)
Paru kanan 3 lobus (superior, medius,
inferior)
Paru kiri 2 lobus (superior, inferior +
lingula)
Satu lobuS beberapa segmen

Saluran napaS:
1. Mengalirkan udara dari luar
menuju alveoli
2. Trakea, bronkus uTama kanan &
kiri, br. lobaris, br. segmental,
bronkioli (berakhir pada alveoli)
3. Bronkioli terBagi mjd Bronkioli
respiratorius & bronkioli terminalis
Bronkioli respiratorius perifer, tdp
alveoli pd din-dingnya
Bronkioli terminalis proksimal
permukaan alveoli

BRONCHUS
dan
PERCABANGANNYA
( MANUSIA )

TRACHEA
s/d
BRONCHIOLI
TERMINALIS

Trakea:
1. 16-20 cincin tulang rawan, btk
tapal kuda
2. DinDing Dilapisi epitel bersilia Dg sel
goblet
3. DinDing posterior jaringan
elastis, otot polos berkontraksi
saat ekspirasi & batuk lumen
trakea menyempit kecepatan
aliran udara me sekret / benda
asing terdorong keluar
4. Bagian distal terBagi 2 bronkus
utama kanan (hampir lurus dg
trakea) & kiri

Structure of trachea and m ajor bronchi


Connectiv e tissue sheath

T hyroid c artilage

Cartilage

Cricothyroid ligament

Elastic fibres

Cricoid cartilage

G land
Sm all artery
Lymph vessels
Nerve
Epithelium

Connective tissue
sheath (cut away)

TRAKEA

A nterior wall

IRISAN MELINTANG
TRAKEA

Intercartilaginous
ligam ents

Cross section
through trachea

T racheal cartilages

Posterior wall

Mucosa showing
longitudual folds formed
by dense collections
of elastic fibres

Nerv e

T rachealis musc le

Small arteries
Epar terial
bronchus

O esophageal muscle

Gland

Epithelium

E lastic fibres

Lymph vess els

N ov artis

To
upper
lobe

BRONKUS UTAMA
KANAN & KIRI

To
upper
lobe
To
lingula

To
m iddle
lobe

R. m ain
bronc hus

L. main
bronchus

To
lower
lobe

To
lower
lobe

Intrapulmonary

Extrapulm onary

Intrapulmonary

BRONKUS LOBARIS
( 7 mm)
BRONKUS
SEGMENTAL ( 5 mm)

Bronkus Besar:
1. Tulang rawan, bTk Tapal kuda, oToT
polos menghubungkan ke-2 ujungnya
2. DinDing tD jaringan elastis,
retikuler, otot polos, kapiler,
limfatik, serabut saraf
3. Lapisan daLam td membran basaLis,
epitel bersilia + sel goblet
Sel goblet terbanyak di trakea &
bronkus utama, menurun jumlahnya
pada bronkus kecil
Bronkioli 1-1,5 mm, tulang rawan (-),
dinding td jaringan elastis, otot
polos, epitel btk kuboid tanpa silia

Alveoli:
1. Kantung berdinding tipis
2. Td dukTus alveolaris, sakus alv,
septum alv
3. 0,1-0,2 mm, tersusun berkelompok
pd duktus alv
4. Org dewasa punya 200 X 106 alveoli
5. Luas aLveoLi 80-100 m2
6. Mengisi 50-60% dari seluruh volume
paru
7. Permukaan dlm dd alveoli
biosintesis surfaktan, tdp sel-sel
radang histiosit & makrofag
(fagositosis)

Alveoli:
8. DD luar Diliputi oleh kapiler
membran alveolo-kapiler
pertukaran gas O2 & CO2
9. Porus Kohn lubang pd dd alveoli
yg menghubungkan alveoli satu dg
lainnya
10. Sel-sel alveoli:
- Pneumosit tiPe i, melaPisi sebagian
besar alv
- Pneumosit tiPe ii, jml lbh sedikit,
pembuatan
& penyimpanan surfaktan, btk
globular

IRISAN PARU
(alveoli & saluran napas
dilihat dari dalam)

Dinding alveoli penuh


lubang, hubungan kolateral
antar alveoli oleh Porus
Kohn

SiStem VaSkuler Paru


Arteri pulmonAlis:
1. Menyertai saluran napas, MeMbawa darah
vena dari ventrikel kanan ke paru
2. MeMberi cabang kecil ke bronkioli
respiratorius
3. Berakhir di sakus alveolaris memBtk
pleksus kapiler, lbh efektif mendpt O2
4. Meninggalkan pleksus kapiler Menuju
vena pulmonalis, berakhir di atrium

SiStem vaSkuler
Arteri bronkiAlis:
1. Kaya O2
2. Vaskularisasi utk paru & saluran
napas yg berakhir pada bronkioli
terminalis
3. Menuju sisteM peMbuluh darah
pulmonal atau vena bronkial

SiStem Saraf Saluran napaS &


Paru
Dilayani oleh sistem saraf otonom, 3
jalur:
1. Aferen otonomik
2. EfErEn parasimpatik
3. EfErEn simpatik
Serabut aferen otonomik dari reSeptor
di alveoli, bronkioli & bronki menuju
n. vagus melalui pleksus pulmonalis.
Serabut Saraf dari reSeptor iritan di
trakea & laring mencapai sistem
saraf pusat melalui n. vagus

SiStem Saraf
Saraf eferen paraSimpatiS bergabung
di n.vagus & pleksus pulmonalis
membawa impuls yg menuju otot polos
& kelenjar impuls kolinergik
menybbkan kontraksi otot polos
bronkus, sekresi kelenjar, dilatasi p.
darah
Saraf eferen SimpatiS dari trunkuS
simpatis menuju toraks melalui
ganglia toraks bersifat adrenergik.
Rangsangan simpatis relaksasi
otot polos bronkial, hambat sekresi
kelenjar, vasokonstriksi p. darah

OtOt-otot RespiRasi
OtOt inspirasi:
1. Utama M. IntercostalIs externus,
M. Inter-cartilagenous
parasternal, Diafragma
2. Tambahan M.
SternocleidomaStoideuS, m. ScalenuS
anterior, medius, posterior
OtOt ekspirasi: (gerakan pasif sifat
rekoil paru)
1. M. IntercostalIs Internus
2. OtOt abdOmen (m. rectus abd., m. abd.
externa obliqua, m. internal
obliqua, m. transversus abd.

10

Otot
Pernapasan
Utama
Otot Bantu
Pernapasan
Tugas Otot
Pernapasan
Ventilasi
Pertahanan
Phonasi
Valsalva
manuver

KONTRIBUSI
DIAPHRAGMA
DALAM
PERNAPASAN
60% VOLUME
ALUN PERNAPASAN

70%-80% VOLUME
KAPASITAS VITAL

11

12