Anda di halaman 1dari 24

ICD-10 BAB XV

PREGNANCY, CHILDBIRTH
AND THE PUERPERIUM
(KEHAMILAN, KELAHIRAN,
DAN NIFAS)
(O00 O99)

DESKRIPSI
Bab ini meliputi: gangguan dan komplikasi yang
timbul selama periode:
kehamilan (pregnancy),
persalinan kelahiran (labor
`
delivery) , dan
masa nifas (puerperium).

DESKRIPSI (Lanjutan-1)

Perhatikan beda huruf O dan nomor 0 dalam


penulisan dan entry data berkode.
Rentang kategori dari O00 O99
Bab dimulai dengan 8 excludes yang ada di
bawah Judul Bab.
Bab terbagi dalam 8 blok
3 blok pertama umumnya berkaitan dengan
kehamilan.

DESKRIPSI (Lanjutan-2)

Ada inclusion dan exclusion yang mengikuti


pembukaan suatu blok kategori.
Di dalam Bab ini ditemukan berbagai notes,
sebagian notes memandu kita untuk mendalami
peraturan panduan morbiditas dan mortalitas
yang termuat di ICD-10 volume 2.
Pastikan bahwa Anda membaca Notes terlebih
dulu sebelum Anda memilih kode dari Bab XV
ini.
4

DESKRIPSI (Lanjutan-3)

O00-O08 adalah blok Pregnancy (Kehamilan)


dengan hasil abortus (keguguran), yang meliputi
semua keguguran, di luar kehamilan dengan
gestasi multiple yang berkelanjutan setelah satu
atau lebih dari satu janinnya gugur.
Komplikasi terkait aborsi dirinci melalui kode
subdivisi dengan karakter ke 4.
Kategori O08 juga dilengkapi note yang mengatur cara merinci bahwa kategori terkait hanya
berlaku bagi pengkodean morbiditas kelahiran
primer.

DESKRIPSI (Lanjutan-4)

O20 O29 Gangguan-gangguan maternal lain,


yang predominant berkaitan dengan kehamilan
(pregnancy), di antaranya:
- O20 Haemorrhage pada permulaan suatu
kehamilan
- O21 Hyperemesis gravidarum (excessive
vomiting in pregnancy)
- O22 Komplikasi pembuluh vena pada
kehamilan
6

DESKRIPSI (Lanjutan-5)

O60 O75: Komplikasi persalinan dan


melahirkan terstruktur untuk mengikuti kemajuan
(progress), persalinan (labour).
O80-O84 Persalinan, adalah blok yang
disediakan untuk mengklasifikasi tunggal terkait
metode persalinan, dalam kode berkarakter
tiga. Kode pada ini khusus untuk tujuan
morbiditas. Panduan pemanfaatannya dapat
diikuti di ICD-10 volume 2, dan harus dibaca
dahulu sebelum menentukan penggunaan
nomor kode blok ini.
7

DESKRIPSI (Lanjutan-6)

Read the notes on page 121 of volume 2


which indicate how to select Main
condition for obstetric cases.
O85 O92 meliputi semua kode untuk kondisi
pueperium (masa nifas) termasuk masalah
dengan pemberian ASI
O95 O99 meliputi kondisi kesehatan maternal
8

DESKRIPSI (Lanjutan-7)

Ada limit waktu yang berkaitan dengan O96


Kematian akibat penyebab obstetrik yang
muncul > dari 42 hari namun kurang dari
1 tahun post partus .
O97 adalah untuk kematian akibat sequelae
sebab obstetrik langsung (1 atau > 1 tahun)
Pengkode hendaknya merujuk ke halaman
[1235-1238; 1189- 1192] ICD-10 Volume 1
terkait definisi kematian obstetrik sebelum
memulai mengkode kasus-kasus terkait.

Abortion
Abortion

Kode ICD: ...

Adalah spontaneous miscarriage (keguguran) atau


terminasi kehamilan yang dilakukan atas indikasi
medis.
Elective abortion: Terminasi kehamilan atas
indikasi medis. Di USA, s/d dengan kehamilan 12
minggu elective abortion merupakan urusan pribadi
antara bumil dengan dokternya.
10

Abortion (Lanjutan)

Di atas 12 minggu ada regulasi dari undangundang negara bagian terkait kesehatan
maternal.
Di atas 24 minggu, undang-undang negara
bagian mengatur dan mencegah pengguguran
kandungan kecuali kalau kehamilannya
membahayakan nyawa bumil.
Aborsi disebut terapeutik apabila dilaksanakan
untuk menolong nyawa atau kesehatan bumil.

11

Alasan Aborsi Medis


Ditinjau dari kondisi bumil:
- rekomendasi medis diberikan apabila kondisi
bumil akan memburuk dan membayakan
jiwanya apabila kehamilan berlanjut
termasuk:
penyakit jantung berat
gangguan ginjal kronik
kanker, utamanya: mamma
atau cervik uteri.
12

Alasan Abortion (Lanjutan-1)

Ditinjau dari pihak janin yang dikandung:


Kondisi terdiagnosis melalui:
- ultrasound scanning
- amniocentesis
- chorion villus sampling
- defek pertumbuhan yang berat yang
incompatible untuk bisa hidup normal:
anencephaly
abnormalitas chromosomal (Down
Syndrome)
13

Alasan Abortion: Lanjutan-2

Juga diperbolehkan untuk kasus:


- kontak dengan rubella saat hamil trimester I
(karena virus bisa merusak mata, telinga dan
jantung)
- berbagai infeksi lain yang bisa menimbulkan
kecacatan pada janin, termasuk AIDS.
Komplikasi (legal): infeksi, perdarahan.
Mortalitas: < 1/100.000 (< 13 minggu)
3/100.000 pada yang < 13 minggu.
Ilegal: perforasi uterus, septic, perdarahan,
Kadang infertility atau kematian.

14

Alasan Abortion (Lanjutan-3)

Tindakan:
- MR (menstruation regulation,
menstrual
extraction) dilaksanakan dalam jangka waktu 2
minggu amenorrhea.
- Yang paling umum adalah tindakan
vacuum suction cutettage: dilaksana- kan pada
kehamilan minggu ke 7-12,
di klinik atau unit
rawata jalan.

15

Molar
Molar pregnancy Kode ICD: ...
Kondisi kehamilan disertai pengembangan tumor
dari jaringan plasenta dengan embryo yang tidak
bisa tumbuh normal. Molar pregnancy bisa:
- benign: hydatidiform mole, atau
- malignant: mola invasive choriocarcinoma
yang menjalar ke luar uterus
Carcinous mole Kode ICD: ...
Kondisi ini timbul setelah missed abortion, yang
plasenta dan embryonya tidak keluar dari uterus.
16

Ectopic Pregnancy
Kehamilan ektopik Kode ICD: ...
Adalah kehamilan yang berkembang di luar
rongga uterus, umumnya terjadi di tuba fallopii,
terkadang bisa saja terjadi di:
- ovari
- rongga abdomen atau
- cervix.
menimbulkan gejala serangan acute
abdominen Kode ICD: ...
17

Placenta Previa & Solutio Placenta


Plasenta Previa Kode ICD: ...
Adalah kondisi implantasi jaringan plasenta di
bagian bawah uterus di atas atau dekat
dengan cervix.
Kondisi sering menimbulkan gangguan perdarahan pada kehamilan lanjut saat jaringan lepas
dari uterus. Adanya risiko timbulnya perdarahan
mendadak yang berat, maka bayi dilahirkan
dengan seksio sesar pada kehamilan 38 minggu
18

Solutio Plasenta
Solutio Plasenta (ablation, abruptio placetae)
= Premature separation of placenta.
Pelepasan dini plasenta sebelum bayi dilahirkan
bisa juga terjadi akibat adanya defek coagulasi
darah dan disertai perdarahan berat.
Abruptio placentae dengan perdarahan:
Kode ICD: ....

19

Obstructed Labor
Obstructed Labor (Persalinan macet)
Bisa terjadi pada :
- kala persalinan 1
- kala persalinan 2
- macet kelahiran bayi kembar kedua, ketiga
dst.
Penyebab:
- malposisi janin
- abnormalitas pelvis bumil
- lain-lain (di antaranya: kembar dempet dsb.)
20

Long-Labor
Persalinan lama: harus dirinci apakah terjadi
pada kala 1 atau kala II
KPD (Ketuban pecah dini)

21

Episiotomy
Prosedur operasi (bedah) menginsisi
perineum (jaringan ikat di antara vagina
dan anus) untuk memfasilitasi kelahiran
bayi. Setelah persalinan selesai, jaringan
yang terpotong dijahit kembali, benang jahit
yang digunakan umumnya sutura catgut yang
akan larut dalam waktu 10 hari. Rasa kurang
nyaman bisa saja sampai 3 bulan.
Pada ICD, tindakan episitomy termasuk pada
O80 (includes) [754;
22

Gestational DM dan Puerperium


Diabetes mellitus yang didapat pada saat
kehamilan = Gestational diabetes.
Seringnya terdeteksi pada trimester ke 2 masa
kehamilan, dengan berat badan bayi di atas
batas normal.
Puerperium
Periode waktu yang mengikuti persalinan
sampai dengan uterus dan genital kembali
normal seperti semula (40 hari). Tersedia di ICD
kode kategori komplikasi pada masa puerperal,
(O85-O92)
23

SOAL
1. Hyperemesis gravidarum
2.Hamil dengan plasenta previa totalis dan perdarahan
3.Partus normal spontan, bayi tunggal hidup
4.Abortus spontan incomplete
5.Molar pregnancy
6.Ectopic pregnancy
7.Abruptio placenta dengan perdarahan
8.Persalinan lama
9.Partus section caesarean (sc), ketuban pecah dini (KPD),
bayi tunggal hidup
10. Persalinan macet
24