Anda di halaman 1dari 32

EDWARDS

PERSONAL
PREFERENCE
SCHEDULE

1
2

B
B

11
12

A
B

21
22

A
B

31
32

B
A

41
42

A
B

3
4
5
6
7
8
9
10

B
A
B
A
B
A
A
A

13
14
15
16
17
18
19
20

A
A
B
A
A
A
A
A

23
24
25
26
27
28
29
30

B
A
A
A
A
A
B
B

33
34
35
36
37
38
39
40

B
B
B
A
B
B
B
B

43
44
45
46
47
48
49
50

A
B
B
A
B
A
B
A

51
52

A
B

61
62

A
B

71
72

A
A

81
82

A
A

91
92

A
A

53
54
55
56
57
58
59
60

A
B
B
A
B
A
A
A

63
64
65
66
67
68
69
70

A
B
A
A
B
A
A
B

73
74
75
76
77
78
79
80

A
B
B
B
A
B
B
B

83
84
85
86
87
88
89
90

B
B
B
A
A
B
A
B

93
94
95
96
97
98
99
100

B
A
B
B
B
A
A
B

101
102

A
B

111
112

A
B

121
122

B
A

131
132

A
B

141
142

B
B

103
104
105
106
107
108
109
110

A
B
A
A
A
B
B
B

113
114
115
116
117
118
119
120

A
B
B
A
A
B
B
B

123
124
125
126
127
128
129
130

A
A
B
A
A
A
B
B

133
134
135
136
137
138
139
140

A
A
A
B
A
B
A
B

143
144
145
146
147
148
149
150

A
A
B
B
A
A
A
A

151
152

B
B

161
162

A
A

171
172

A
A

181
182

B
A

191
192

B
B

153
154
155
156
157
158
159
160

A
A
B
A
B
A
A
A

163
164
165
166
167
168
169
170

A
B
A
B
B
B
A
A

173
174
175
176
177
178
179
180

A
B
B
B
A
B
A
B

183
184
85
186
187
188
189
190

B
B
A
A
A
A
A
A

193
194
195
96
197
198
199
200

A
B
B
A
A
B
B
B

201
202

A
B

211
212

B
B

221
222

A
A

203
204
205
206
207
208
209
210

A
B
B
A
B
A
B
B

213
214
215
216
217
218
219
220

A
B
B
A
A
A
A
B

223
224
225

A
A
B

PENDAHULUAN
Merupakan salah satu bentuk tes kepribadian yang
bersifat verbal dengan menggunakan metode

Forced Choice Technique


Bersifat verbal test karena menggunakan kata-

kata mengenai kebutuhan


EPPS sebagai self inventory, karena memantulkan
kepribadian subjek sendiri. Pernyataan-pernyataan
yang diajukan merupakan pencerminan tingkah
laku subjek dan tidak menyadari kebutuhankebutuhannya

PENDAHULUAN (3)
Dirancang sebagai alat untuk mengukur sejumlah variabel
kepribadian normal yang independen

Variabel kepribadian tercermin dalam pernyataan soal yang


disusun berdasarkan needs yang dikemukakan oleh H A
Murray (20 needs) dkk
Edward mengambil dasar needs dari Murray (15). Prinsip
yang diikuti Edward adalah prinsip hierarchy of needs dari
Maslow

15 VARIABEL KEPRIBADIAN
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.

8.

Achievement (ach) kebutuhan untuk menyelesaikan tugas


dengan baik/optimal
Deference (def) kebutuhan untuk menuruti/menyesuaikan diri
dengan norma atau menundanya
Order (ord) kebutuhan untuk membuat perencanaan dan
pengelolaan (teratur)
Exhibition (exh) kebutuhan untuk menjadi pusat perhatian
dalam kelompok
Autonomy (aut) kebutuhan untuk memiliki otonomi atas
tanggung jawab dan kewajibannya sendiri
Affiliation (aff) kebutuhan untuk menjalin interaksi sosial yang
lekat
Interception (int) kebutuhan untuk menganalisa perilaku atau
perasaan orang lain
Succorance (suc) kebutuhan untuk menerima support dari
orang lain

9. Dominance (dom) kebutuhan untuk memimpin dan


mempengaruhi orang lain
10. Abasement (aba) kebutuhan untuk menerima
kesalahan dan mengakui pada orang lain
11. Nurturance (nur) kebutuhan untuk membantu orang
lain
12. Change (change) kebutuhan untuk mencari
pengalaman baru dan menghindari rutinitas
13. Endurance (end) kebutuhan untuk menuntaskan tugas
(daya tahan)
14. Heterosexuality (het) kebutuhan untuk berinteraksi
dengan lawan jenis
15. Aggression (agg) kebutuhan untuk menyampaikan
pendapat dan kritis terhadap orang lain

EPPS MENGUKUR

15 variabel kepribadian
Konsistensi tes
0-9
= tidak konsisten
10-15
= konsisten
Stabilitas profil

ADMINISTRASI TES EPPS


Memilih satu dari dua pernyataan yang masing-masing
mewakili satu variabel kepribadian (terdapat 225
pasang pernyataan; kombinasi 15 variabel)

Forced Choice; bukan memilih jawaban ya/tidak


seperti tes inventory lainnya untuk meminimalisir
pengaruh social desirability

ADMINISTRASI TES EPPS


Pasangan pernyataan merepresentasikan dua trait kepribadian
yang berbeda
Kedua pernyataan dianggap setara dalam hubungannya dengan
skala nilai harapan sosial (social desirability)
Pilihan testee dianggap dipengaruhi oleh kesamaan karakteristik
antara karakteristik testee dengan
karakteristik pernyataan,
daripada dipengaruhi oleh harapan sosial
Dapat diberikan secara individual maupun klasikal

ADMINISTRASI TES EPPS: PELAKSANAAN TES


Testee diminta mengisi nama, jenis kelamin, usia, tingkat
pendidikan, dan tanggal tes
Testee diminta membaca petunjuk pengisian dalam hati
sementara tester membacakannya dengan keras
Setelah petunjuk pengisian dibacakan, tester harus
bertanya Apakah (testee) sudah mengerti apa yang harus
dikerjakan?

ADMINISTRASI TES EPPS: PELAKSANAAN TES

Apabila testee bertanya mengenai pelaksanaan tes,


jawaban yang diberikan harus sejalan dengan
petunjuk pengisian yang ada pada buku tes.
Ada kalanya perlu dijelaskan bahwa dalam beberapa
nomor, pilihan akan sulit ditentukan, tapi testee tetap
harus memilih salah satu dari pasangan pernyataan
tsb

ADMINISTRASI TES EPPS: PELAKSANAAN TES

Tidak ada batas waktu untuk penyelesaian EPPS,


namun biasanya dapat diselesaikan oleh individu
dewasa normal sekitar 45 menit (rata-rata 12 detik
per nomor)
Ada kalanya perlu diinformasikan kepada testee agar
mereka menyelesaikan tes secepat mungkin

ADMINISTRASI TES EPPS: PELAKSANAAN TES

(4)

Ada kalanya tester perlu memandu kecepatan


pengerjaan tes dengan cara mengingatkan setelah
15 menit pertama bahwa testee seharusnya telah
dapat menyelesaikan 1/3 bagian tes, selanjutnya
pada menit ke-30 testee seharusnya telah dapat
menyelesaikan 2/3 dari tes

ADMINISTRASI TES EPPS: PELAKSANAAN TES

Selesai tes, tester harus memeriksa jawaban


testee untuk memastikan bahwa seluruh nomor
sudah terisi

SKORING

Perlu dipastikan bahwa seluruh nomor sudah


terisi.
Nomor yang tidak diisi perlu diisi (dengan
menggunakan warna yang berbeda dengan
testee) melalui cara pengundian (misalnya
dengan menggunakan koin)

SKORING

Buat 3 garis diagonal warna merah yang


melintasi nomor:
1, 7, 13, 19, 25
101, 107, 113, 119, 125
201, 207, 213, 219, 225
Nomor-nomor yang dilintasi garis merah di
atas adalah nomor yang tidak disertakan
dalam perhitungan skor variabel

SKORING

Buat 3 garis diagonal warna biru yang


melintasi nomor:
26, 32, 38, 44, 50
51, 57, 63, 69, 75
151, 157, 163, 169, 175

SKORING:
MENGISI KOLOM R

1. Hitung jumlah jawaban A pada baris pertama;


jawaban A yang dilalui garis diagonal merah
tidak dihitung
2. Isikan jumlahnya pada baris pertama kolom r
(row)
3. Lanjutkan menghitung jumlah jawaban A
pada baris-baris selanjutnya dan tuliskan
secara berurutan ke bawah pada kolom r

SKORING:
MENGISI KOLOM C

1. Hitung jumlah jawaban B pada kolom


pertama; jawaban B yang dilalui garis
diagonal merah tidak dihitung
2. Isikan jumlahnya pada baris pertama (paling
atas) kolom c (column)
3. Lanjutkan menghitung jumlah jawaban B
pada kolom-kolom selanjutnya dan tuliskan
secara berurutan ke bawah pada kolom c

SKORING:
MENGISI KOLOM S
1. Terdapat 15 angka pada kolom r dan 15 angka
pada kolom c
2. Jumlahkan pasangan angka pada setiap baris
yang sejajar dari kolom r dan c
3. Tuliskan angka hasil penjumlahan pada baris
yang sejajar di kolom s (sum)
4. Untuk mengetahui kebenaran perhitungan, maka
angka hasil penjumlahan ke-15 angka pada
kolom s harus berjumlah 210

SKORING:
IDENTIFIKASI KONSISTENSI
1. Di bawah setiap kolom pada lembar jawaban
terdapat kotak kosong (15 kotak)
2. Identifikasikan apakah jawaban pada nomor yang
dilalui garis dagonal merah dan garis diagonal biru
pada kolom yang pertama sama (nomor 1 dan
nomor 151 kedua-duanya A atau kedua-duanya B)
3. Berikan tanda (check) pada setiap kotak yang
jawabannya sama

SKORING:
IDENTIFIKASI KONSISTENSI (2)

3. Lakukan untuk ke-15 kolom


4. Jumlahkan tanda pada kotak dan tuliskan
angkanya pada kotak paling kanan di belakang
tulisan CONS. Angka ini menunjukkan tingkat
konsistensi testee dalam mengerjakan tes

SKORING:
MENGISI NORMA

Di sebelah kanan kolom s terdapat kolom ss


Lihat norma EPPS untuk perempuan atau laki-laki,
sesuai jenis kelamin testee
Lihatlah angka pada variabel (misal ach) di
kolom s dan cari pada tabel norma untuk variabel
tersebut (ach) tanda yang mewakili angkanya, yaitu
-, - -, - - -, 0, +, + +, atau + + +

SKORING:
MENGISI NORMA
Tuliskan tanda tersebut pada baris yang sesuai (ach)
Lanjutkan mengisi norma pada baris-baris selanjutnya
(hingga ada 15 tanda)

SKORING:
MENGISI GRAFIK PROFIL
Balik lembar jawaban
Lipat bagian kiri lembar jawaban, sejajarkan baris-baris yang
sesuai
Pindahkan raw score pada kolom s pada halaman depan ke
kolom raw score di halaman belakang
Lihat pada tabel persentil, angka persentil yang mewakili raw
score tersebut
Beri tanda sesuai angka persentil yang diperoleh di grafik
profil pada ordinat yang sesuai

INTERPRETASI
Untuk sementara, bagi individu untuk dapat dikatakan
normal, sekurang-kurangnya harus ada 5-7 needs
yang normal (0) dari 15 needs
Apabila jumlah (0) normal kurang dari 5, maka jelas
sebagian besar dari individual needs mempunyai
muatan (loading) baik (+) maupun (-)

INTERPRETASI
Sifat dari needs ada yang berkorelasi positif dan negatif;
maka dalam penafsirannya, bobot tiap-tiap need
tergantung pada korelasinya dengan needs lain
Pada hakekatnya, ada needs yang utama dan pengiring;
sehingga needs yang bertentangan sifatnya belum tentu
penampilannya juga akan bertentangan
Misalnya agg + dapat disertai aba - atau
agg +++ dapat disertai aba +