Anda di halaman 1dari 39

PENGKAJIAN FISIK

Aminuddin, S.Kep Ns. M.Kes

1. PENAMPILAN UMUM

Adakah tanda-tanda gawat.


Kondisi tubuh : kurus, gemuk.
Ada / tidaknya gangguan kongenital.

Aminuddin, S.Kep Ns. M.Kes

2. KEPALA
a. Rambut dan kulit kepala
Warner rambut, ujung rambut normal berwarna
hitam. Coklat, blondee dengan tekstur kasar
atau halus.
Kaji apakah mudah dicabut / tdk, normalnya
rambut kuat dan tdk mudah dicabut.
Inspeksi lesi pd kulit kepala, dgn cara
memisahkan rambut u/ pengkajian seksama,
normalnya kulit kepala halus dan tidak elastis
dgn warna merata.

Aminuddin, S.Kep Ns. M.Kes

b. Mata
Periksa konjunctiva dan sklera
Sklera, tarik lembut kedua kelopak mata dgn
ibu jari dan jari telunjuk, tekan tulang orbital
keatas dan kebawah. Minta klien menatap
keatas, kebawah, dan dari sisi ke sisi.
Normalnya sklera berwarna putih porselin,
atau kuning muda.
Konjunctiva, tarik lembut kelopak mata bawah
u/ memeriksa konjunctiva palpebra yg
membatasi kelopak mata. (gbr)
Normalnya konjunctiva transparan dgn wrna
merah muda.

GAMBAR
Aminuddin, S.Kep Ns. M.Kes

Aminuddin, S.Kep Ns. M.Kes

Pegang lembut kelopak mata atas, tarik


kebawah dan kedepan (gbr). Tempatkan ujung
cutten bad inchi (1 cm) diatas tepi kelopak
mata. Tekan kelopak atas kebawah u/
melipatnya keluar, perhatikan warna konjunctiva.

Aminuddin, S.Kep Ns. M.Kes

c. Hidung
Periksa potensi nares dgn menempatkan jari pd
sisi hidung dan menutup salah satu nares. Minta
klien u/ bernafas dgn mulut tertutup, bila ada
pasase udara lanjutkn dgn pemeriksaan, minta
klien u/ menutup mata, dekatkan bau-bauan pd
nares dan tanyakan bau yg tercium pada klien.
Normalnya klien dpt membedakan bau.
Minta klien u/ mengangkat kepala sedikit kepala
kebelakang. Pegang speculum dgn telapak
tangan dan perkuat dgn jari telunjuk anda.
Tangan satunya digenakan u/ mengubah posisi
kepala. Pegang speculum horizontal masukkan
perlahan dan hati2 inchi, u/mendilatasi
nares. Normalnya mucosa berwarna merah
muda dan lembab, tdk ada obstruksi/epistaxis.
Aminuddin, S.Kep Ns. M.Kes

Aminuddin, S.Kep Ns. M.Kes

d. Mulut
Inspeksi bibir terhdp warna, tekstur, hidrasi, dan
lesi. Saat klien membuka mulut perhatikan bibir
dari tepi ketepi. Normalnya bibir berwarna merah
muda, lembut, simetris dan halus. Dan tidak ada
lesi.
Kenakan sarung tangan kemudian minta klien u/
membuka dan merelaksasikan mulutnya. Tarik
lembut bibir kebawah menjauhi gigi. Inspeksi
mucosa mulut, normalnya merah muda berkilau.
Inspeksi mucosa mulut (pipi sebelah dalam) dgn
meminta klien membuka mulut, tarik pipi
gunakan spatel, inspeksi mucosa. Normalnya
mucosa berwarna merah muda berkilauan, lunak
dan lembab.
Aminuddin, S.Kep Ns. M.Kes

Inspeksi gusi terhdp warna, edema, tertraksi,


perdarahan, dan lesi. Palpasi kekuatan gusi.
Normalnya gusi sedikit berbintik-bintik warna merah
muda, lembab, halus terpasang kuat pd masing2 gigi.
Inspeksi gigi dgn spatel, hitung jmlh gigi, perhatikan
kondisi gigi. Normalnya gigi terpasang dan tersusun
kuat, halus berwarna putih gading dan berkilau.
Dewasa jumlah gigi 32 buah dan gigi susu 20 buah.
Gunakan senter kecil, inspeksi lidah terhadap warna,
ukuran, tekstur, posisi, gerakan dan adanya lesi.
Gunakan sarung tangan saat menggunakan palpasi
lidah. Normalnya lidah merah sedang atau merah
kusam, lembab, permukaan puncak agak kasar dan
halus disepanjang tepi lateral. Lidah dpt bergerak
bebas. Lidah bertekstur halus, rata dan tanpa lesi.
Aminuddin, S.Kep Ns. M.Kes

10

Minta klien mengangkat kepala sedikit


kebelakang, dan mulut dibuka, inspeksi palatum
keras dan lunak terhadap warna, bentuk, tekstur
dan tonjolan tulang tambahan atau kelainan
tulang.
normalnya palatum lunak berwarna merah muda,
samara, halus dan ekstensi posterior kearah
farink. Palatum keras berbentuk kubah, kasar
dan ekstensi ke anterior u/ membentuk atap dari
mulut

Aminuddin, S.Kep Ns. M.Kes

11

Aminuddin, S.Kep Ns. M.Kes

12

Aminuddin, S.Kep Ns. M.Kes

13

e. Leher
Inspeksi leher bawah diatas kelenjar thyroid u/
ada tidaknya massa dan kesimetrisan.
Normalnya massa tdk tampak.
Minta klien mengekstensikan leher dan
menekan. Perhatikan adanya pembesaran pd
kelenjar thyroid. Normalnya kelenjar thyroid tdk
terlihat saat menelan.

Aminuddin, S.Kep Ns. M.Kes

14

f.

Abdomen
Saat pengkajian awal, observasi postur tubuh klien
dan perhatikan terjadinya tegangan abdomen.
Normalnya klien yg tdk nyeri abdomen tdk akan
membungkuk atau menegangkan abdomen.
Berdirilah pd sisi kanan klien inspeksi abdomen
atas kesimetrisan, distensi, vena, warna kulit dan
pembesaran pembuluh darah dan umbilikus.
Normalnya abdomen datar membentuk bidang
halus datar dari proseses xipoideus ke simpisis
pubis. Warna kulit bervariasi umumnya sama dgn
warna kulit digbagian lain, vena biasanya terlihat
samar, kecuali klien yg kurus.
umbilicus datar berbentuk setengah lingkaran,
xipoideus dan simpisis pubis.
Aminuddin, S.Kep Ns. M.Kes

15

Inspeksi abdomen utk melihat gerakan


respiratory. Normalnya pria cenderung
bernapas dgn abdomen dan wanita
biasanya bernapas dgn kosta

Aminuddin, S.Kep Ns. M.Kes

16

AUSKULTASI
Gunakan stetoskop pd sisi diagfragma, dimulai dari
daerah kiri bawah berputar searah jarum jam. Paling
tepat setelah 1-2 jam setelah makan.
Aktivitas bising usus : (intensitas, kecepatan gelombang
dan nada).
Bising usus yg bernada tinggi (Bunyi klik atau spt
berkumur-kumur terdengar tdk teratur dgn kisaran 5-35
x/mt.
Usus halus lebih sering terdengar dan bernada lebih
tinggi (seuara berdeguk).
Colon nada lebih rendah dan terdengar spt suara
gemuruh
Aminuddin, S.Kep Ns. M.Kes

17

HEPAR
Perawat berdiri pada sisi kanan klien, lakukan perkusi pada
garis med klavikula kanan tepat dibawah umbilkus.
Pertahankan perkusi keatas tandai batas hepar, untuk
mengetahui lokasi batas atas, mulai perkusi kearah bawah
digaris midklavikulakananpada area resonansi paru,
kemudian perhatikan perubahan bunyi dari resonansi
(normal pekak).
Normalnya batas bawah berada di tepi kostal kanan atau
agak kebawahnya dan batas atas berada diantara celah ICS
ke 5 sampai 7.
jarak antara batas atas dan bawah adalah 6-12 cm
Aminuddin, S.Kep Ns. M.Kes

18

Aminuddin, S.Kep Ns. M.Kes

19

Aminuddin, S.Kep Ns. M.Kes

20

Aminuddin, S.Kep Ns. M.Kes

21

LAMBUNG
Perkusi iga bawah anterior bagian
epigastrik kiri.
Normalnya gelembung udara akan
terdengar tympani bernada lebih rendah
dari tympani usus.

Aminuddin, S.Kep Ns. M.Kes

22

Aminuddin, S.Kep Ns. M.Kes

23

Aminuddin, S.Kep Ns. M.Kes

24

Aminuddin, S.Kep Ns. M.Kes

25

Aminuddin, S.Kep Ns. M.Kes

26

Aminuddin, S.Kep Ns. M.Kes

27

Aminuddin, S.Kep Ns. M.Kes

28

Aminuddin, S.Kep Ns. M.Kes

29

Aminuddin, S.Kep Ns. M.Kes

30

Aminuddin, S.Kep Ns. M.Kes

31

LIMPA
Berdiri disisi kanan klien, pegang secara
menyilang dengan tangan kiri anda dan
leetakan dibawahklien dan atas sudut
kotavertebral, tekan keatas dengan
tangan kiri
Limpa normal tidak dapat dipalpasi

Aminuddin, S.Kep Ns. M.Kes

32

9 REGIO
1.

2.

Hypokondrium kanan
- Hepar
- Vesika urinaria
- Doudenum
- Colon
- Ginjal kanan
- Supra renal
Epigastrik
- Pylorik
- Doudenum
- Pankreas
- Portion of liver

Aminuddin, S.Kep Ns. M.Kes

33

3. Hypokondrium kiri
- Stomach
- Spleen
- Ekor pankreas
- Supra renal gland
4. Righ lumbar
- Asending colon
- Bagian bawah ginjal
- Doudenum dan jejenum
5. Umbilikal
- Omentum
- Mesentry
- Bagian bawah doudenum
- Jejenum dan ileum
Aminuddin, S.Kep Ns. M.Kes

34

6. Lumbar kiri
- Colon deenden
- Bagian bawah ginjal kiri
- Portion jejenum dan ileum
7. Inguinal kanan
- Caecum
- Bagian ujung ilium bawah
- Spermatic cord kanan (laki-laki)
- Ovarium kanan (wanita)
Aminuddin, S.Kep Ns. M.Kes

35

8. Hypogastrik
- Ilium
- Bladder
9. Inguinal kiri
- Colon Sigmoid
- Spermatik kiri (laki-laki)
- Ovarium kiri (wanita)

Aminuddin, S.Kep Ns. M.Kes

36

Genital dan Rektal


Inspeksi terhadap pembengkakan dan
tumor, iritasi dan fistula.
Periksa anus dari varices dan hemorhoid

Aminuddin, S.Kep Ns. M.Kes

37

Aminuddin, S.Kep Ns. M.Kes

38

Aminuddin, S.Kep Ns. M.Kes

39