Anda di halaman 1dari 1

RS. BAPTIS BATU Jl. Raya Tlekung No. 1 Batu

RS. BAPTIS BATU Jl. Raya Tlekung No. 1 Batu

PEMANTAUAN SUHU LEMARI PENDINGIN OBAT

No. Dokumen

No. Revisi

Halaman

26.01.02

0

1/1

Tanggal Terbit 12 Juni 2014

Ditetapkan oleh, Direktur R.S. Baptis Batu

STANDAR

dr. Arhwinda Pusparahaju A,SpKFR,MARS

PROSEDUR

OPERASIONAL

 

PENGERTIAN

Prosedur pemantauan suhu lemari pendingin obat adalah suatu prosedur untuk memantau kondisi suhu lemari pendingin obat untuk menjamin kondisi penyimpanan obat

TUJUAN

Untuk menjamin bahwa obat dan alat kesehatan disimpan dengan baik dan aman, dalam suhu yang terpantau

KEBIJAKAN

Penyimpanan obat dan perbekalan farmasi khusus dilaksanakan berdasarkan prosedur yang telah ditetapkan rumah sakit. (Sesuai dengan Surat Keputusan Direktur RS Baptis Batu No. 21/01/VIII/ SK_Dir_Keb/2012 Tentang Kebijakan Pelayanan Farmasi).

 

1. Pastikan didekat lemari pendingin telah tersedia Formulir Pemantauan Suhu Lemari Pendingin Obat.

2. Lakukan pengamatan suhu lemari pendingin dengan melihat monitor termometer pada pagi, siang, dan malam hari (oleh petugas yang ditunjuk kepala instalasi). Suhu normal lemari pendingin obat dalam rentang 2 - 8° C.

3. Bubuhkan titik pada kolom suhu, waktu, dan tanggal yang sesuai.

4. Tarik garis dari titik hari sebelumnya sehingga menjadi grafik garis.

5. Tulis inisial nama dan paraf pada kolom setiap hari setelah melakukan pemantauan suhu ruangan.

PROSEDUR

6. Lakukan identifikasi penyebab ketidak sesuaian suhu jika suhu berada di luar rentang suhu normal dan lakukan upaya perbaikan (misalnya periksa apakah sensor suhu sudah berada di dalam lemari pendingin, apakah setting suhu sudah optimal).

7. Laporkan pada Bagian Pemeliharaan Sarana jika sudah dilakukan upaya perbaikan tetapi suhu tetap diluar rentang normal.

8. Untuk melihat kualitas obat, laporkan ketidaksesuaian suhu ke kepala instalasi farmasi untuk tindak lanjut penanganan obat yang ada di lemari pendingin obat

9. Jika suhu menunjukkan di luar angka yang tercantum dalam grafik, maka bubuhkan titik pada suhu maksimal terendah atau tertinggi.

UNIT TERKAIT

Instalasi Farmasi