Anda di halaman 1dari 13

Toksikokinetika

Nasruddin Syam, SKM, M.Kes

Tujuan Istruksional Umum :


Dapat menjelaskan
Toksikokinetika

Pokok Bahasan ;
Toksikokinetika

Sub. Pokok bahasan ;


1.
2.
3.
4.

Menjelaskan
Menjelaskan
Menjelaskan
Menjelaskan

Absorpsi
Distibusi
Metabolisme
Ekskresi

ABSORPSI

(1)

Absorpsi adalah proses masuknya xenobiotik ke


dalam tubuh atau ke sirkulasi sistemik
Faktor yang berpengaruh pada jumlah atau
kecepatan suatu zat diabsorpsi adalah :
1. Rute Pemberian atau Jalur paparan
Rute
masuk
kedalam
tubuh
dapat
melalui :
a. Saluran pencernaan
b. Saluran Pernafasan
c. Kulit
d. Rute lain (injeksi, inflantasi, instilasi, dll)
2. Konsentrasi atau lamanya kontak dengan
tempat absorpsi
Masuknya xenobiotik melaluli difusi pasif
pada membran sangat ditentukan oleh
konsentrasi, luas permukaan tempat absorpsi
dan lamanya kontak

ABSORPSI

(2)

Faktor yang berpengaruh pada jumlah atau


kecepatan suatu zat diabsorpsi adalah :
3. Sifat Fisika dan Kimia dari Xenobiotik
a. Relatif larut dalam lemak
b. Ukuran partikel kecil
c. Relatif tidak terionisasi

Gambar (1)
Absorpsi, Distribusi, Metabolisme dan
Ekskresi

DISTRIBUSI

(1)

Distribusi adalah suatu peristiwa dimana


xenobiotik yang terabsorpsi berpindah dari
sirkulasi sistemik ke bagian lain dari tubuh
Contoh distribusi xenobiotik masuk kedalam
tubuh melalui kulit dan sel targetnya ada di
organella pada jaringan tertentu :
Membran kapiler
Lingkungan Mukosa/kulit Cairan intersisiel
plasma darah
Cair. intrasel
Cairan intersisiel Membran kapiler
Membran organella
Membran sel jaringan

Cairan intra organella

METABOLISME

(1)

Metabolisme
atau
biotransformasi
adalah
perubahan xenobiotik yang dikatalisa oleh suatu
enzim tertentu dalam sel hidup
Metabolisme
umumya
atau
kebanyakan
berlangsung di hepar, karena di hepar banyak
terdapat enzim-enzim pemetabolisme
Tujuan metabolisme atau biotransformasi adalah
membuat senyawa xenobiotik (induk) menjadi
lebih polar, sehingga mudah diekskresikan dan
menjadi kurang toksik atau kurang aktif.

METABOLISME

(2)

1. Pengaruh Biotransformasi Terhadap Toksisitas


Percepatan
proses
metabolisme
dapat
mempengaruhi toksisitas xenobiotik. Percepatan
metabolisme akan meningkatkan toksisitas jika
metabolit
hasil
metabolisme
lebih
toksik
dibandingkan zat induknya (xenobiotik)
2. Hambatan Biotransformasi dan Toksisitas
Penghambatan biotransformasi dapat terjadi
jika
enzim
pemetabolisme
jumlah
dan
aktivitasnya berkurang, sehingga zat induk
(xenobiotik)
lambat
berubah
menjadi
metabolitnya

METABOLISME

(3)

EKSKRESI
Ekskresi adalah mengeluarkan xenobiotik atau
metabolitnya dari dalam tubuh, terutama melalui
ginjal, dan beberapa melalui empedu/feses
Zat volatile dan metabolitnya diekskresi melalui
ekspirasi atau pernapasan
Ekskresi dapat juga melalui keringat, rambut,
kuku dan saliva tetapi umumnya kecil

Gambar (2)
Absorpsi, Distribusi, Metabolisme dan
Ekskresi

Gambar (3)
Absorpsi, Distribusi, Metabolisme dan
Ekskresi

THANK YOU
See you, next week