Anda di halaman 1dari 4

Kerangka Acuan Kegiatan (Term Of Reference)

Pengelolaan Metode Tim di Ruang Bedah Anak Lt.2 Gedung Kemuning


RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung

A. PENDAHULUAN
Manajemen merupakan suatu pendekatan dinamis dan proaktif dalam menjalankan
suatu kegiatan organisasi, sehingga tujuan dari organisasi tersebut dapat tercapai. Dalam
lingkup keperawatan, seperti yang telah disebutkan sebelumnya, proses manajemen
digunakan untuk mencapai tujuan organisasi keperawatan yaitu memberikan pelayanan
keperawatan yang berkualitas dan professional. Untuk menempuh hal tersebut maka
diperlukan adanya suatu visi, misi dan tujuan yang jelas. Selain itu dalam kegiatannya,
manajemen keperawatan juga memerlukan suatu manajerial yang dilaksanakan melalui
tahap-tahap pengkajian (kajian situasional), perencanaan (strategis dan operasional),
implementasi, dan evaluasi.
B. LATAR BELAKANG
Metode tim merupakan salah satu pengorganisasian tugas pelayanan keperawatan yang dibagi
dalam beberapa tim dengan anggota kelompok yang berbeda-beda dalam merawat
sekelompok pasien. Berdasarkan kajian situasi yang telah dilaksanakan selama 3 hari pada
tanggal 6-8 September 2012 di ruang bedah anak, maka diketahui bahwa ruangan telah
menerapkan pengelolaan dengan menggunakan metode tim. Namun pada pelaksanaannya
masih belum optimal, berdasarkan hasil wawancara dan observasi maka di dapatkan masih
ada perawat yang belum memahami bagaimana metode tim itu seharusnya dilaksanakan.
Untuk itulah kelompok 2 praktik profesi manajemen di ruang bedah anak akan mengadakan
kegiatan-kegiatan terkait dengan pelaksanaan metode baik itu berupa sosialisasi dan juga
simulasi pelaksanaan metode tim tersebut.

C. TUJUAN
1. Tujuan Umum
Metode tim berjalan dengan optimal.
2. Tujuan Khusus.
Dalam 10 hari :

Perawat terpapar kembali informasi mengenai metode tim.

Perawat dan mahasiswa praktikan mampu mensimulasikan metode tim.

Optimalisasi sarana dan prasarana pendukung pelaksanaan metode tim

D. KEGIATAN POKOK DAN RINCIAN KEGIATAN


1. Kegiatan Pokok :
Memantau dan mengevaluasi pelaksanaan metode tim di ruang Bedah Anak Gedung
Kemuning lantai 2 RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung
2. Rincian Kegiatan
a. Memberikan informasi (refreshing materi) mengenai metode pelayanan keperawatan;
tim kepada perawat yang ada di ruangan
b. Perawat dengan shift pagi dikumpulkan untuk diberikan informasi tersebut
c. Pemberian informasi pada perawat dengan shift siang dan malam dilakukan sesuai
dengan jadwal dinas dan dibuat FGD sesi ke 2.
d. Melakukan simulasi untuk salah satu komponen metoda tim seperti operan yang
dilakukan dengan kriteria:

Operan dilakukan pada setiap shift dinas

Operan dilakukan pada setiap bed, dengan kegiatan berupa :

Identitas klien dan diagnosa medis

Masalah keperawatan

Tindakan keperawatan yang sudah dan belum dilaksanakan

Intervensi kolaboratif dan dependensial

e. Rencana umum dan persiapan yang perlu dilakukan dalam kegiatan selanjutnya,
misalnya operasi, pemeriksaan laboratorium/ pemeriksaan lainnya, persiapan untuk
konsul/ prosedur lainnya yang tidak dilaksanakan secara rutin

f. Perawat yang melakukan operan dapat melakukan klarifikasi, tanya jawab, dan
melakukan validasi terhadap hal-hal yang kurang jelas
g. Membuat keterangan struktur organisasi dan penjelasan tugas yang menggambarkan
kondisi struktur kepemimpinan dan metoda di ruangan dan menempatkannya di
tempat yang mudah dibaca
h. Membuat alur kerja untuk ditempatkan di tempat yang mudah dibaca
i. Mengevaluasi dengan melakukan pendampingan kepada perawat mengenai
pelaksanaan metode tim sesuai tugas masing masing (Penerimaan pasien baru,
pengkajian, membuat perencanaan perawatan, implementasi, discharge planning)
E. CARA PELAKSANAAN
1. Membuat alur kerja metode tim
2. Melakukan FGD sebanyak 2 kali dengan materi pelaksanaan metode tim
3. Melakukan simulasi metode tim saat FGD
4. Membuat papan pembagian tim (meliputi pasien, perawat dan praktikan)
5. Membuat label perawat yang bertanggung jawab sesuai tim yg berisi foto dan nama
perawat
6. Mempraktekkan metode tim selama 3 hari
7. Mengevaluasi keefektifan program
F. SASARAN
1. Meningkatkan pengetahuan perawat tentang pelaksanaan metode tim
2. Meningkatkan kualitas pelayanan keperawatan dengan metode tim
3. Mengoptimalkan pelaksanaan metode tim
G. JADWAL PELAKSANAAN
N

Kegiatan

September 2012

13

Membuat alur kerja metode tim

Membuat Papan pembagian tim

Membuat label perawat yang bertugas

FGD tahap I

FGD Tahap II

Mempraktekkan metode tim

Mengevaluasi keefektifan program

14

15

16

17

18

19

20

H. EVALUASI DAN TINDAK LANJUT


1. Setiap bulannya Ketua Tim mencatat kemajuan pelaksanaan metode tim.
2. Setiap 1 (satu) bulan sekali tim melakukan konfrensi kasus yang berkaitan dengan pasien
yang pernah di kelola
3. Supervisi dokumentasi keperawatan dilaksananakan secara berkala (per bulan )

21