Anda di halaman 1dari 2

Model Keperawatan Tim

Model ini menggunakan tim yang terdiri dari anggota yang berbeda-beda dalam
memberikan asuhan keperawatan terhadap kelompok klien. Perawat ruangan dibagi menjadi 2
tim

yang jumlah 11 orang bekerja sebagai suatu tim dan terdiri dari tenaga professional,

teknikal, dan pembantu dalam satu grup kecil yang saling membantu. Ketua tim sebagai
penanggung jawab melaksanakan fungsi perencanaan, koordinasi, supervisi dan evaluasi
perawatan. Pengembangan dan revisi rencana perawatan dilakukan melalui konferensi secara
rutin 15 20 menit setiap hari.
1) Kelebihan
Kelebihan metoda tim adalah memungkinkan pelayanan keperawatan yang menyeluruh,
mendukung pelaksanaan proses keperawatan, memungkinkan komunikasi antar tim
sehingga konflik mudah diatasi dan memberikan kepuasan kepada anggota tim.
2) Kelemahan
Kelemahan metoda tim adalah komunikasi yang baik antar anggota tim sulit terbentuk
terutama dalam konferensi tim, yang bisa membutuhkan waktu dimana sulit untuk
melaksanakan di waktu-waktu sibuk.
3) Konsep Metode Tim
-

Ketua tim sebagai perawat profesional harus mampu menggunakan berbagai teknik
kepemimpinan.

Pentingnya komunikasi yang efektif agar kontinuitas rencana terjamin.

Anggota tim harus menghargai kepemimpinan ketua tim.

Peran kepala ruangan penting dalam model tim. Model tim akan berhasil baik bila
didukung oleh kepala ruangan.

4) Tanggung Jawab Ketua Tim


-

Membuat perencanaan.

Membuat penugasan, supervisi dan evaluasi.

Mengenal atau mengetahui kondisi klien dan dapat menilai tingkat kebutuhan klien.

5) Tanggung Jawab Anggota Tim


-

Memberikan asuhan keperawatan pada klien di bawah tanggung jawabnya.

Kerjasama dengan anggota tim dan antar tim.

Memberikan laporan.

Mengembangkan kemampuan anggota.

Menyelenggarakan konferensi.