Anda di halaman 1dari 173

Sistem Kerja Alam Tempat

Kita Tinggal
1.
2.
3.
4.
5.
6.

Fitria Nurina
Jihan Azmi
Mustikawati
Nisa Auliani
Novia Aulia Nugraha
Satria Aji

HG 2

Outline
Bumi
Geografi Grid dan Proyeksi
Peta
Waktu Dunia dan Revolusi
Bumi
Radiasi Elektromagnetik,
Insulasi, Panas dan
Komposisi Atmosfer Bumi
Energi Global, Radiasi Ratarata, Latitude dan
Keseimbangan Energi

BUMI

Bentuk Bumi
Bentuk

bumi

ternyata

tidak

bulat

sempurna, melainkan berbentuk cangkang


telur.

Hal

ini

karena,

pepat

disetiap

kutubnya. Ini terjadi karena sesuatu yang


terus berputar akan tertarik ke dalam
karena mengalami gaya sentripetal. Bentuk
bumi yang pepat pada kedua kutubnya ini
disebut
Pemepatan

dengan
di kedua

GEOIDA.
kutubnya

sekitar 21 km, sangat kecil di


bandingkan

jari-jari

bumi

khatulistiwa 6.378,4 km.

di

http://s1227.photobucket.com/user/bobbyfa
hreza/media/bumi5.jpg.html

Rotasi Bumi
Rotasi bumi mengakibatkan:
1. Peristiwa siang dan malam
2. Siklus suhu udara harian
3. Gerak atmosfer
4. Sistem cuaca dan arus laut

Rotasi dan grafitasi bulan mengakibatkan pasang


surut air laut, sehingga mempengaruhi timbuhan,
hewan, dan aktifitas manusia

Rotasi bumi terlihat berlawanan


dengan arah jarum jam, ketika
terlihat dari atas Kutub Utara
Sebaliknya, ketika dilihat dari tepat
di Kutub Utara maka arah rotasi
bumu dari Barat ke Timur

https://scele.ui.ac.id/berkas_kolaborasi/konten/mpktb_20
15genap/040.pdf

Alam Semesta dan Benda Langit


Alam Semesta terdiri dari jutaan galaksi,
salah satunya yaitu Galaksi Bimasakti
Di dalam Galaksi terdapat Sistem Tata
Surya yaitu matahari sebagai pusatnya
dan 8 planet yang mengitarinya
termasuk Bumi

Benda Langit
Bintang
Benda langit yang mampu memancarkan cahaya sendiri.

Meteor
Kilatan cahaya yang terlihat di langit malam hari.

Asteroid
Benda langit yang berukuran lebih kecil daripada planet,
tetapi lebih besar daripada meteorit, dan mengorbit
diantara orbit planet Mars dan Jupiter

Komet
Benda langit yang terbentuk dari gas dan debu yang membeku
serta memiliki lintasan berbentuk elips.

Pada daerah beriklim


suptropis yaitu musim
panas, musim gugur,
musim dingin, dan
musim semi
5. Bumi berotasi selama 23
jam 56 menit (satu hari)
Rotasi bumi
menyebabkan
terjadinya pergantian
siang dan malam dan
perbedaan waktu dunia

Manusia juga membuat garis


khayalan untuk mempermudahkan
pemetaan dunia.
1. Garis lintang : menentukan
lokasi di bumi terhadap garis
khatulistiwa (utara atau selatan)
atau membagi bumi dalam arah
horisontal.
2. Garis bujur : menggambarkan
posisi dibagian barat atau timur
meridian utama atau membagi
bumi secara vertikal. Meridian
utama (Greenwich ) merupakan
bujur 00. Garis bujur ini lah yang
membagi zona waktu dunia

Komponen Penyusun Bumi


1.Litosfer (Lapisan Batuan)
A. Struktur Bumi
. Kerak terdiri dari lempeng benua
dan lempeng samudera.
. Mantel
. Inti luar
. Inti dalam
B. Dinamika
Pergerakan lempeng bumi yang
menyebabkan terjadi perubahan baik
bentuk maupun struktur kerak bumi

2. Atmosfer (Lapisan Udara)


A. Struktur
Troposfer : Bagian terbawah atmosfer, lapisan
dimana fenomena cuaca terjadi,semakin tinggi
tempat maka semakin tendah suhu, batasnya
bernama tropopause.
Stratosfer : Mengandung mayoritas ozon
atmosfer (O3), suhu bertambah sesuai ketinggian.
Mesosfer : Suhu menurun ketika semakin tinggi,
atmosfer mencapai suhu terendah, tempat
meteor terbakar.
Termosfer : merupakan lapisantempat terjadinya
peningkatan suhu secara signifikan. Terdiri dari
Ionosfer sebagai penghantar gelombang radio,
dan eksosfer yang merupakan lapisan terluar.

B. Komposisi
A. Mayor : Nitrogen (78,1%) dan Oksigen
(20,9%)
B. Minor : Hidrogen, Kripton, Helium, Neon,
Argon
C. Variabel : Ozon, Metana, Karbondioksida,
Uap Air.

C. Fenomena
.Angin : pergerakan udara akibat
perbedaan tekanan
.El Nino : musim kemarau panjang
.La Nina : musim penghujan yang panjang.

3. Hidrosfer (Lapisan Air)


A. Siklus Hidrologi
Meliputi presipitasi, koleksi, evaporasi, dan
kondensasi

B. Klasifikasi
Berdasarkan tempat air dibagi menjadi:
1. Laut, meliputi laut dan samudera
2. Tanah dibagi menjadi:
a. Air bawah tanah
b. Air permukaan, terbagi menjadi air
permukaan yang mengalir contohnya
sungai dan air permukaan tidak
mengalir contohnya danau.

Geografi Grid
dan Proyeksi
Peta

Garis Lintang
Merupakan sudut antara titik paralel,
pusat bumi dan titik khatulistiwa.

Longitudinal
Merupakan sudut antara titik
meridian di Equator (P) & pada
merdian utama di Equator (Q) diukur
di pusatbumi.

Paralel terpanjang lintang adalah Equator ,


terletak di tengah-tengah kutub. Equator
digunakan sebagai garis referensi untuk
posisi mengukur.

Proyeksi Peta
Menampilkan permukaan bumi, yang
terdiri atas proyeksi polar, proyeksi
mercator, dan proyeksi
winkelarah
tripel.
Menampilkan
angin yang biasa
Proyeksi Mercator digunakan pada garis
kompas.

Proyeksi Winkle Tripel


Proyeksi Polar

Meminimalkan distori di
daerah.

Berpusat pada utara


atau kutub selatan.

Bumi dan Kehidupan


1. Bumi sebagai planet yang memiliki air
permukaan.
2. Suhu rata-rata 15 derajat Celcius
3. Memiliki sebuah satelit alam bernama
Bulan.
4. Bumi mengorbit matahari/berevolusi selama
365.25 hari (satu tahun).
. Menyebabkan terjadinya perubahan musim
di Bumi.
. Pada daerah beriklim tropis yaitu musim
penghujan dan kemarau

Waktu Dunia dan Revolusi


Bumi

Waktu
Dunia

Waktu
Standard
Zona waktu
dunia
Batas
penanggalan
internasional
Waktu musim
panas
Ketepatan
waktu

Waktu Standard
Waktu standar
adalah
sinkronisasi jam
dalam wilayah
geografis atau
wilayah untuk
standar satu
waktu.

Zona Waktu Dunia


Waktu maju satu hari apabila
berpergian ke arah timur

Batas Penanggalan Internasional


Suatu garis khayal di
permukaanbumi yang
berfungsi untuk mengimbangi
penambahan waktu apabila
bepergian menuju arah timur.

Sebagian besar garis ini


berada pada bujur 180, di
bagian Bumi yang berhadapan
dengangaris Bujur Utama
(Prime Meridian)

Waktu Musim Panas


Waktu resmi dimajukan satu jam lebih awal
darizona waktu standar dan diberlakukan
selama musim semi dan musim panas.

BIRU
:WMP diterapkan.
ORANGE : WMP tidak lagi
diterapkan.
MERAH
:WMP tidak pernah

Ketepatan Waktu
Hukum waktu standar diakui oleh
semua bangsa yaitu waktu universal
terkoordinasi, yang terletak di dekat
Paris Bureau International de IHeure

Kondisi
titik balik
matahari

Pergerak
an bulan

Kemiring
an dari
sumbu
bumi

Revolusi
Bumi
Terhada
p
Matahari

Empat
musim

Lamanya
waktu
siang dan
malam

Pergerakan Bulan
Mempunyai dampak terhadap bumi yaitu fase
bulan yang ditentukan oleh orbit bulan
mengelilingi bumi dengan waktu 29,5 hari.

Rotasi dan Revolusi bulan sama arahnya seperti


rotasi dan revolusi bumi terhadap matahari

Kondisi titik Balik Matahari


Titik subsolar pada 23
terjadi pada 21 Juni

utara

Titik subsolar pada 23 o selatan


terjadi pada 21 Desember

Kemiringan dari Sumbu


Bumi
Untuk dapat mengorbit mengelilingi
matahari maka bumi mempunyai
kemiringan 23 0 .

Lamanya Waktu Siang dan


Malam

Semua lokasi memiliki 12 jam di


sinari matahari dan 12 jam dalam
kondisi gelap

Terjadinya Empat Musim

Radiasi Elektromagnetik,
Insulasi, Panas dan
Komposisi Atmosfer Bumi

penjelasan

Semua benda memancarkan radiasi


Bumi dan matahari memancarkan radiasi
Radiasi bumi berupa gelombang panjang
Radiasi matahari berupa gelombang
pendek
Bumi selalu memacarkan dan menyerap
energi agar seimbang
Atmosfer dibutuhkan bumi untuk
menyaring radiasi matahari

penjelasan
Radiasi matahari dibagi menjadi 7 jenis
gelombang eletromagnetik
Dari ke-7 gelombang, yang bisa dilihat
manusia adalah cahaya tampak
Matahari memancarkan panas
Panas ada 2 jenis: sensible dan
tersembunyi
Panas sensible berpindah dengan
konveksi dan konduksi

penjelasan
Panas tersembunyi berpindah seiring
dengan perubhan keadaan air
Radiasi matahari mempengaruhi
insulasi
Insulasi adalah rata-rata radiasi
matahari
Posisi insulasi mempengaruhi luas
daerah dan intensitas terkena radiasi
matahari.

Energi Global, Radiasi Rata-rata,


Latitude dan Keseimbangan
Energi

Energi Global
Energi Global diantaranya memiliki
Energi Gelombang panjang dari
radiasi di atmosfer yang kembali ke
ruang permukaan yang disebut
penghitung radiasi yang akan
memproduksi efek rumah kaca

Energi Global
Dalam energi global pun terdapat
suatu albedo, yaitu persentase
refleksi dari energi solar yaitu pada
salju segar yang memiliki albedo
yang tinggi, serta pada paving aspal
dan air yang memiliki albedo yang
rendah.

Radiasi rata-rata, latitude &


Keseimbangan Energi
Radiasi rata-rata, latitude &
Keseimbangan Energi memiliki energi
yang defisit
Radiasi rata-rata adalah perbedaan
antara pemasukan dan pengeluaran
dari radiasi
Panas mentransfer energi yang
surplus dari latitude yang rendah ke
tinggi

Radiasi rata-rata, latitude &


Keseimbangan Energi
Lapisan Ozon (O3) terbentuk dari
oksigen dengan 3 atom Oksigen
yang merupakan tempat berlindung
permukaan bumi dari Radiasi
Ultraviolet
Lapisan Ozon semakin menipis
selama musim semi di bagian bumi
selatan
Lapisan Ozon dapat dihancurkan oleh
bahan kimia sintetik yaitu karbon,

Gabungan Peta Konsep

PEMANASAN GLOBAL
Pemanasan global (Inggris : global
warming) adalah proses peningkatan
suhu rata-rata atmosfer, laut, dan
daratan Bumi.Suhu rata-rata global
pada permukaan Bumi telah
meningkat 0.74 00:18 C ( 01:33
00:32 F) selama seratus tahun
terakhir.

Ringkasan peta konsep fg 2

ATMOSFER

PENGERTIAN
Atmosfer adalah lapisan udara yang
terdiri dari campuran gas yang
menyelubungi suatu planet. Tidak
hanya bumi yang memiliki atmosfer
namun planet lain juga, namun kadar
gas dan lapisannya berbeda.

http://jurnalonline.um.ac.id/data/artikel/artikel4EB2793801A
DAEC61983ED32EE7D31F7.pdf

LAPISAN ATMOSFER

Troposfer: ketinggian rata-rata 11 km.


suhu sekitar 15C diatas permukaan laut,
suhu mecapai --56C di bagian paling atas
troposfer.
Statosfer: memiliki suhu yang rata-rata
naik dari -56C sampai -2C dikarenakan
penyerapan ultra violet oleh ozon.
Mesosfer: pada mesosfer suhu menurun
sampai bagian teratas lapisan. Di lapisan
mesosfer terdapat meteor berjatuhan,
tugas mesosfer melindungi bagian bawah
agar meteor tidak jatuh ke bumi.
Termosfer: pada lapisan ini suhu
cemderung naik sampai 1200C
dikarenakan penyerapan radiasi
Eksosfer: yaitu lapisan terluar pada bumi
di lapisan ini terdapat refleksi cahaya
matahari

https://pesonageo
grafi.wordpress.co
m/2011/01/22/ko
mposisi-danlapisan-atmosfer/
http://personal.its.ac.id
/files/material/3795assomadi-PU-II-(a)
%20Atmosfer%20Bumi
%20(Pengayaan

Kegunaan lapisan atmosfer


bumi
Sebagai media cuaca. Media cuaca terjadi di
lapisan troposfer
Melindungi dari bahaya UV terjadi di lapisan
statosfer. Yang berperan dalam menangkal sinar
UV adalah gas ozon. Jikalau gas ozon atau lapisan
statosfer menipis yang diakibatkan global warming
akan mengancap kehidupan mahkluk hidup.
Melindungi dari benda luar angkasa yang ingin
masuk ke dalam bumi. Yang terjadi di mesosfer.
Karena itu, meteor hanya sampai pada lapisan
mesosfer dan tidak kita rasakan.
Memantulkan gelombang radio yang terjadi di
lapisan termosfer.
Mengandung gas yang diperlukan mahkluk hidup

Atmosfer dan
pemanasan global
Peman
asan
Global

O2
Nit
ro
ge
n
C
O2

Penebangan
hutan,
penggunaan
lahan
rumput
Diseba
bkan

Pembakar
an bahan
bakar
fosil

Menyebabk
an

Menin
gkat

C
O2

Menyeb
abkan

DAMPAK
PENINGKATAN SUHU
BUMI

http://informasitips.com

Dampak
Peningkatan Suhu
Bumi

Ekologis

http://www.asienreisender.de
http://img.carapedia.com
https://duniasirkusdannie.files.wordpress.com
https://upload.wikimedia.org

Biologis

Dampak pada Ekologis


Gunung es
mencair

http://reps-id.com

Permukaan
air laut naik

http://www.tanjungpinangpos.co.

Kemarau, hama dan penyakit


tanaman
Iklim tidak
stabil

https://nasa88.files.wordpress.co

http://belivitabumin.com

http://bedicorporation.com

Dampak pada Biologis


Manusia terserang
berbagai penyakit.
Misalnya penyakit
jantung, dehidrasi,
kanker kulit, dll.

http://mulaisehat.com

Hewan & tumbuhan


mengalami kepunahan
jika tidak dapat
beradaptasi.

http://www.fws.gov

http://www.asienreisender.de
ttp://panduanhidupsehat.com

PERUBAHAN IKLIM

Perubahan Iklim adalah


naiknya suhu air laut
meningkatnya penguapan
di udara
berubahnya pola curah
hujan dan tekanan udara

Penyebab
Peningkatan suhu permukaan bumi,
dipengaruhi oleh:
jumlah sinar matahari yang diterima
bumi
jumlah sinar matahari yang
dipantulkan bumi
retensi panas oleh atmosfer,
Evaporasi dan kondensasi uap air.

Fenomena Perubahan Iklim

winter yang
semakin
dingin

summer
yang
semakin
panas

Kekeringan

gunung es
yang mulai
mencair

Perubahan Iklim
dipengaruhi oleh:

Debu hasil letusan gunung berapi


Mendinginkan
iklim
Debu hasil aktivitas manusia
Variasi aliran samudera
Fenomena alam El Nino kekeringan

Dampak Perubahan Iklim


perubahan mempengaruhi
ketahanan pangan pada
dan
pergeseran sektor pertanian
seperti gagal panen
musim
penyebara
n penyakit

seperti malaria dan


demam berdarah di
Indonesia.

Mencegah Perubahan Iklim melalui


Mitigasi
Eliminasi
Pengurang
an
Substitusi
Offset
UNEP (2008)

Penyebab pemanasan
global

Pemanas
an global

alamiah
Nonalamiah

Penyebab Alamiah
pemanasan global

Penyebab alamiah pemanasan


global

Variasi Energi Matahari


Keadaan Bumi sudah Tua
Aktifitas Gunung Berapi
Lapisan Ozon yang Bocor

Variasi
energy
matah
ari

Perubah
an Iklim
Aktivit
as
gunun
g
berapi

Variasi
Energi
Mataha
ri

Keada
an
Bumi
sudah
Tua

Fenomena variasi matahari dengan


aktivitas gunung berapi mungkin telah
mempengaruhi perubahan iklim,
sebagai contoh selama Maunder
Minimum. Energy matahari
memanaskan stratosfer,
berkebalikan dengan efek rumah kaca
yang mendinginkan stratosfer.

bumi yang telah berusia 4,6 miliar


tahun memiliki kemungkinan besar
terjadinya kerusakan pada bumi.
Kerusakan akibat usia bumi ini
adalah pemanasan global dan hujan
asam, dimana pemasanan global
mempengaruhi perubahan iklim.

aktivitas gunung merapi pun dapat


mendinginkan iklim dengan dua cara,
Aktivit
yaitu: debu atmosfer memantulkan
as
Gunun sinar matahari ke ruang angkasa ; dan
partikel debu yang lebih kecil
g
menyebabkan kondensasi air permukaan
Berapi
dan pembentukan awan.

matahari memancarkan sinarnya ke


bumi tidak secara langsung, tapi
Lapisa
melalui filter oleh lapisan ozon. Hal
n Ozon itu terjadi saat keadaan ozon masih
yang
normal, sedangkan saat ini lapisan
Bocor
ozon sudah mulai menipis bahkan
dikatakan bocor sehingga
menyebabkan pemanasan global.

Penyebab non-alamiah
pemanasan global

Penyebab non-alamiah pemanasan


global
Ulah
manusia

Penggundu
lan hutan

Peningkayt
an zat-zat
berbahaya

Efek rumah kaca

Banyakny
a emisi
gas CO2
dan gas
lainnya

Sinar
matahari
dipantulk
an ke
zngkasa

Tertahan
oleh CO2

Dipantulk
an ke
permuka
an bumi

Peningkat
an suhu
bumi

Solusi Pemanasan
global

Mitigasi
Serangkaian upaya untuk
mengurangi risiko bencana, baik
melalui pembangunan fisik
maupun penyadaran dan
peningkatan kemampuan
menghadapi ancaman bencana
(Pasal 1 ayat 6 PP No 21 tahun
2008 Tentang Penyelenggaraan
Penanggulangan bencana)

Rencana
Toronto 1998 : rekomendasi ilmuwan dengan
penurunan sebesar 20% emisi CO2 pada
tahun 2005
Perjanjian Kyoto 1997: mengumpulkan
batasan emisi secara legal di Earth
Summit, Brazilia

Partisipasi
A. Individu
. Mengurangi CO2 :
-Bersepeda
- naik angkutan umum
. Penghijauan :
-Menanam pohon disekitar rumah
. Gaya hidup hemat :
-Hemat Listrik
-Hemat Air
-Hemat bahan bakar

Partisipasi
B. Negara
Amerika :
-Menjaga koridor habitat tumbuhan dan hewan
yang sudah hampir punah
Norwegia :
-Menginjeksikan CO2 ke sumur minyak untuk
memancing minyak keluar ke permukaan
Belanda :
-Mengurangi bahan bakar fosil dengan cara
menanam lebih banyak pohon dan mengkordinir
warganya untuk bersepeda atau naik angkutan
umum ketika beraktivitas

KESIMPULAN
Pemanasan global adalah proses peningkatan suhu
rata-rata atmosfer, laut, dan daratan bumi.
Pemanasan global dapat menyebabkan
peningkatan suhu bumi.
Pemanasan global juga menyebabkan perubahan
Iklim.
Pemanasan global dapat merusak lapisan atmosfer.
Pemanasan global disebabkan karena faktor
alamiah dan non alamiah.
Solusi untuk mengatasi pemanasan global berasal
dari berbagai pihak baik individu maupun
pemerintah.

REFERENSI
Atmosfer Bumi dan Iklim.
http://scele.ui.ac.id/berkas_kolaborasi/konten/mpktb-2015genap/041
(14 Februari 2016)
Adib, Moh. (2014). Pemanasan Global, Perubahan Iklim,Dampak, dan
Solusi. Jurnal Geograf, (Online), Vol. 3, No. 2,
(http://journal.unair.ac.id/pemanasan-global,-perubahan-iklim,dampak,-dan-solusinya-di-sektor-pertanian-article-8626-media-133category-8.html,diakses 19 Februari 2016).
Eko, Waluyo. (2007). Pengaruh Pemanasan Global Terhadap
Lingkungan Bumi. LAPAN, (Online), Vol. 8, No. 2 hlm. 28-30,
http://journal.unair.ac.id/filerPDF/Artikel%20Jurnal%20%20Dhani
%20Ulan%20070810666%20(AB).doc, diaksses 19 Februari 2016).
Lingkup Sub Pokok Bahasan 2 : Sistem Kerja Atmosfer
http://web.archive.org/web/20070203164304/http://www.ipcc.ch/SPM2
feb07.pdf Summary for Policymakers (PDF). Climate Change 2007: The
Physical Science Basis. Contribution of Working Group I to the Fourth
Assesment Report of the Intergovermental Panel on Climate Change.
Diakses tanggal 19-02-2007

Material Bumi
dan Lempeng Lektonik
Batu dan Mineral dari
Kulit Bumi
Bentuk Relief Utama
dari Permukaan Bumi
Lempeng Tektonik

Peta Konsep

Inferior Bumi
terbagi atas kulit (crust), lapisan (mantle),
inti luar (liquid) dan inti dalam (solid).
Kulit bumi memiliki dua jenis, yaitu kulit
benua dan kulit samudera.
Mantle Bumi terdiri dari lapisan Astenosfer
dan Lapisan Litosfer.
Lapisan Astenosfer memiliki sifat panas,
lemah dan elastis. Sedangkan Litosfer
memiliki sifat dingin, kaku dan rapuh.
Batu dan Mineral dari Kulit Bumi

Batuan dan Mineral


Terletak di kerak bumi.
Batuan terdiri dari 3 jenis yaitu sedimen,
metamorphic dan vulkanik.
Proses pembentukan batu melalui pelapukan,
pengikisan, peleburan dan pajanan oleh panas dan
tekanan.
Mineral terbagi menjadi 2, yaitu felsic dan malfc.
Mineral felsic memiliki warna merah dengan tekstur
yang kurang tebal, dan mineral malfc berwarna
gelap serta lebih tebal. Mineral felsic yaitu Quartz,
Potash Feldspar dan Plagioclase.
Mineral Malfc contohnya adalah Biotite, Amphibole
Group, Pyroxene Group dan Olivine.

Batu dan Mineral dari Kulit Bumi

Batuan Vulkanik
terbentuk ketika peleburan bahan-bahan
dingin dan pembentukan silikat kristal
mineral.
Batuan vulkanik terdiri dari 2 macam, yaitu
extrusive dan intrusive.
Batuan extrusive lebih cepat dingin pada
permukaan daratan/lautan serta tampak
kristal sangat kecil. Sedangkan intrusive
lebih lambat dingin dan tampak kristal
mineral
Batu dan Mineral dari Kulit Bumi

Batuan Sedimen dan


Batuan Metamorf

Komposisi dari batuan


sedimen, yaitu organik,
kimia yang diendapkan,
dan klastik.
Batu metamorf terbagi
menjadi batu tulis / slate,
schist, kuarsit, marmer,
dan gneiss
Batu dan Mineral dari Kulit Bumi

Siklus Perubahan Batuan

Batu dan Mineral dari Kulit Bumi

Skala Geologi Waktu


dibagi berdasarkan perkembanggan dan
zaman kehidupan.
Di dalam perkembangan kehidupan berada di
masa paleozoikum (waktu kuno), mesozokium
(era kehidupan tengah didominasi oleh
dinosaurus), dan kenozoikum (terbaru, ketika
fitur lansekap terlihat hari ini dibentuk).
Sedangkan dalam zaman kehidupan berada di
zaman permian, kambrium, kapur dan kuarter.

Batu dan Mineral dari Kulit Bumi

Skala Geologi Waktu


Berdasarkan zaman kehidupan

Kambrium - Multi bersel


hewan mengembangkan
Permian - reptil primitif, nenek
cangkang keras (dibuktikan
moyang mamalia
dalam fosil). Rencana tubuh
mendominasi. Akhir periode
hewan modern yang
Permian, kepunahan
berkembang, termasuk
menghancurkan menyapu
beberapa senjata dari bintang
bersih lebih dari 90 persen
laut, kaki serangga dan labakehidupan laut bercangkang
laba, dan tulang punggung
keras dan meninggalkan
vertebrata. Makhluk hidup di
Eropa gurun selama jutaan
laut dangkal yang hangat.
tahun.
Kapur - Dinosaurus
Kuarter - Mamalia
memerintah selama lebih
memerintah. Mammoth
dari 150 juta tahun. Burung
dan mastodon yang
berevolusi dari dinosaurus
raksasa Ice Age yang
predator kecil, tanaman
bertahan sampai 10.000
berbunga melimpah. hewan
tahun yang lalu, sekarat
kecil bersembunyi di setelah
ketika es mundur dan
dampak meteorit dan
populasi manusia
muncul.
Batu dan menyebar.
Mineral dari Kulit Bumi

Skala Geologi Waktu


dibagi berdasarkan perkembanggan dan
zaman kehidupan.
Di dalam perkembangan kehidupan berada di
masa paleozoikum (waktu kuno), mesozokium
(era kehidupan tengah didominasi oleh
dinosaurus), dan kenozoikum (terbaru, ketika
fitur lansekap terlihat hari ini dibentuk).
Sedangkan dalam zaman kehidupan berada di
zaman permian, kambrium, kapur dan kuarter.

Batu dan Mineral dari Kulit Bumi

Litosfer dan Astenosfer


Litosfer adalah lapisan batuan/kulit bumi yang
bulat dengan ketebalan kurang dari 1200 km.
Pada lapisan litosfer terdapat beberapa tipe
litosfer, antara lain ialah Litosfer samudra dan
litosfer benua.
Litosfer memiliki 2 lapisan utama, antara lain
lapisan sial; dan lapisan sima. Lapisan sial sendiri
memiliki sifat kerak yang padat dan terdiri dari
logam silium dan alumunium. Sedangkan lapisan
sima terdiri dari magnesium dan logam silium
yang memiliki berat jenis yang sama karena
mengandung besi dan magnesium.
Bentuk relief Utama dari Permukaan Bumi

Litosfer dan Astenosfer


Astenosfer adalah lapisan dibawah litosfer dan
diatas mantel bumi dimana terdiri dari bahan
campuran dari berbagai bahan yang bersifat cair,
padat dan gas bersuhu tinggi berkisar antara
1.400oC sampai 3.000oC dengan tebal 100-400
km.
Dengan suhu yang sangat tinggi sehingga diguga
sebagai tempat formasi magma (magma induk).
Astenosfer lebih banyak dikenal sebagai lapisan
plastik.
Sifat dari lapisan batuan ini ialah lebih lembut dan
lebih mudah cacat daripada di litosfer di atas.
Bentuk relief Utama dari Permukaan Bumi

Bentuk Benua
terdapat beberapa bentuk, antara lain basin,
ambang laut, punggung laut, mid oceanic ridge,
palung laut, lembah dangkal bekas alur sungai
(paparan).
Bentuk benua ada 2 macam daerah, yaitu pasif
dan aktif. Pasif adalah stable rocks include
continental shields & ancient mountain roots and
it have a side Continental shields is low-lying
areas of old igneous and metamorphic rock.
Bentuk benua memiliki accumulate thick deposits
of continental sediments. Bentuk benua memiliki
fitur batuan regions of old dan stable rock.
Bentuk relief Utama dari Permukaan Bumi

Bentuk Cengkungan Laut


Cekungan Laut memilki 2 macam, antara lain lubuk laut
(basin) dan palung (trench atau trough).
Lubuk laut (basin) ialah depresi laut yang bentuknya
bulat atau lonjong, contohnya lubuk laut banda, lubuk
laut sulu, lubuk laut sulawesi, lubuk laut di eropa, dan
cape verde mediterania.
Sedangkan palung (trench atau trough) ialah lembah
yang sangat dalam dan memanjang di dasar laut serta
memiliki lereng yang curam.
Palung memiliki dua tipe, antara lain trench penampang
sampingnya berbentuk V dan trough penampang
sampingnya berbentuk U. Contoh dari palung ini, antara
lain palung barlett (7.204 meter), palung puerto rico
(9.175 meter), palung jepang (9.755 meter),
palung
aleut (7.679 meter), palung laut jawa (7.415 meter), dan
palung mindanau (10.475 meter).

Bentuk relief Utama dari Permukaan Bumi

Batas dan Lempengan


Batasan lempeng terdiri dari 3 submateri diantaranya
batas divergen, batas transform dan batas konvergen.
Batas divergen terjadi ketika dua lempeng bergerak
menjauh satu sama lain ke arah yang berlawanan.
Batas transform terjadi jika lempeng bergerak dan
mengalami gesekan satu sama lain secara
menyamping.
Batas konvergen terjadi jika dua lempeng bergerak
mendekat satu sama lain.
Batas konvergen terbagi menjadi 3: dua lempeng
samudera saling mendekat yang akan membentuk
kepulauan, dua lempeng benua saling mendekat akan
membentuk pegunungan lipatan dan ketika lempeng
samudera dan benua saling mendekar akan
membentuk pegunungan uplift.

Bentuk relief Utama dari Permukaan Bumi

Sistem global lempengan litosfer


Lempeng pasifik menyusun litosfer
samudera.
lempeng Amerika menyusun litosfer benua
Amerika Utara dan Selatan.
Eurasia menyusun sebagian besar dari
benua seperti Eropa dan Asia.
Lempeng Afrika yang memiliki inti pusat
litosfer benua Afrika.
lempeng Austral-India yang menyusun
benua Australia dan negara India.
Bentuk relief Utama dari Permukaan Bumi

Pemisahan benua dan lengkungan


laut baru
Pertama, batas divergen yang akan membentuk
lembah yang kemudian lembah tersebut terisi
dengan air.
Kerak benua semakin menjauh namun terangkat
miring.
Pelebaran di batas divergen yang menyebabkan
magma dari mantel bumi naik mengisi pelebaran
sehingga akan membentuk kerak baru di dasar laut.
Setelah kerak benua semakin melebar, air akan
terus mengisi lembah yang akan menyebabkan
sedimentasi pada kemiringan kerak benua.
Bentuk relief Utama dari Permukaan Bumi

Busur benua dan tumbukkan dari


litosfer samudra
Terjadi tabrakan antar lempeng litosfer
samudra yang terletak pada batas-batas
subduksi.
sedimen-sedimen dasar laut menumpuk
dan mengendap pada litosfer samudra dan
accretionary wedge.
Subduksi sedimen meleleh kemudian naik
dan membentuk busur kepulauan.
Subduksi dasar laut sedimen mencair akan
naik membentuk busur kepulauan vulkanik.
Tumbukan Benua dan Samudra

Tumbukkan Busur Benua


Tumbukan dasar benua: pegunungan
yang terbentuk dari gunung berapi
kuno pada satu sisi, batuan
metamorf pada sisi tengah, dan
dorongan dan lipatan tanjung pada
sisi lainnya.
Terbentuk kompresi sedimen dari
landas benua dan lereng benua
membentuk lipatan dan thrust
sheets.
Tumbukan Benua dan Samudra

Tumbukan-tumbukan benua
Dari tabrakan benua terbentuk
tumbukan-tumbukan benua disebut
orogeny.
Orogeny: tabrakan yang berasal dari
dua benua lempeng litosfer, batuan
benua silang, dan overthrust.

Tumbukan Benua dan Samudra

Siklus wilson dan benua super


Siklus Wilson terdiri dari: pembentukan
awal cekungan samudra, cekungan
samudra baru, cekungan samudra tua,
permulaan penutupan cekungan samudra,
munculnya busur pulau baru dan
perkembangan rantai kepulauan vulkanik,
kelanjutan penutupan samudra,
tertutupnya cekungan laut.
Super benua mengalami proses: dispersal,
konvergensi, supercontinent Formation.
Struktur Bumi dan Lempeng Tektonik

Sumber kekuatan dari perpindahan


lempengan
Berasal dari sumber panas dari
radioaktivitas:
Energi (panas radiogenik) diserap oleh
materi sekitarnya
Panas radiogenik dilepaskan pada batubatuan yang berada dibawah benua
konveksi pada lapisan mantel bumi yang
panas

Struktur Bumi dan Lempeng Tektonik

Benua lampau
Gondwana: terletak pada belahan
bumi selatan yang menjadi
benuaAntartika, Afrika, Amerika
Selatan, Australia, Pulau Irian,
Selandia Baru, India, dan
Madagaskar.
Laurasia: terletak pada belahan bumi
utara yang menjadi
benuaAsia,EropadanAmerika
Utarapada masa
ini. Bumi dan Lempeng Tektonik
Struktur

Ekosistem dan
Keragaman
Hayati

Ekosistem
Ekosistem mempunyai peran dan tempat makhluk hidup.
Peran (relung ekologi/niche) adalah apa yang
makhluk hidup lakukan dalam kehidupan, sedangkan
habitat adalah tempat dimana makhluk hidup tinggal.
Habitat dapat hancur bila relung ekologi yang diperlukan
makhluk hidup tidak memungkinkan.
Relung ekologi dapat diukur dengan saling berbagi atau
berkompetisi antar spesies.
Contoh : Dua individu cacing pipih yang hidup pada
temperatur yang berbeda. Maka temperatur berperan
sebagai faktor pembatas. Bila dua cacing pipih tersebut
hidup bersama, akan terjadi kompetisi dua spesies bilamana
masing-masing spesies berusaha saling mempertahankan
diri.

Simbiosis

Simbiosis adalah hubungan antara


dua organisme yang digunakan dalam
keberlangsungan hidupnya.
Simbiosis dibedakan menjadi :
1. Simbiosis fakultatif/ semu
2. Simbiosis obligatif/mutlak
Simbiosis digunakan makhluk
hidup dalam mempertahankan diri di
suatu habitat

Kesinambungan
Kehidupan

Ekosistem merupakan tempat penting dalam


kesinambungan kehidupan karena didalamnya
terdapat individu yang bersatu membentuk
sebuah spesies untuk saling melakukan interaksi.
Ekosistem memiliki karakter dasar berupa :
1.
Struktur yang terdiri dari faktor biotik dan
abiotik
2.
Perubahan
3.
Proses
Perubahan dalam ekosistem tidaklah stabil,
apabila perubahan terus meningkat maka
ekosistem akan mencapai suatu sukses. Dan
proses dalam ekosistem dibagi menjadi dua yaitu
siklus kimia dan siklus energi.

Contoh nyata pada


proses dan perubahan
di dalam ekosistem
dapat berupa jaring
makanan

Energi
Aliran energi pada ekosistem berpola satu arah artinya tidak dapat diulang.
Hal ini berhubungan erat dengan energi sebagai peran utamanya untuk aktivitas
makhluk hidup.
Energi memiliki dua hukum:
1. Hukum I yaitu hukum thermodinamika yang menyatakan bahwa energi tidak
dapat diciptakan dan dimusnahkan, namun dapat berubah wujud dari satu
bentu ke bentuk lain.
2. Hukum II yaitu hukum entorpi, dimana energi dapat berubah dari bentuk
yang efesinsinya tinggi dan komplek ke bentuk yang efesiensinya rendah dan
sederhana.
Energi dapat diproduksi oleh produsen primer dan produsen sekunder.
Produsen Primer (autrotof) dapat menghasilkan bahan makanan dari diri sendiri,
sedangkan Produsen Sekunder membutuhkan bantuan organisme lain dalam
menghasilkan bahan makanan. Selain itu energi dapat diproduksi melalui produksi
kotor dan produksi bersih.

Keragaman Hayati

Ekologi
Pulau

Keragam
an
Hayati

Evolusi
Biologi

Evolusi Biologi
Teori munculnya keragaman biologi dikenal dengan sebutan teori evolusi biologi,
yang dikemukakan oleh Charles Darwin pada abad 19.
Teori ini juga dipicu oleh beberapa faktor yaitu mutasi, seleksi alam, migrasi, dan aliran
gen.
1.

Mutasi terjadi dikarenakan adanya kesalahan dalam penggandaan DNA, yang


menyebabkan individu tersebut tidak dapat bertahap hidup di lingkungannya karena
kalah dengan keturunan yang adaptif untuk bertahan hidup. Dimana hal tersebut
biasa dikenal dengan seleksi alam.

2.

Karena adanya seleksi alam , menyebabkan invidu yang tidak adaptif melakukan
migrasi dan menyesuaikan diri dengan tempat yang barunya. Dalam proses
penyusuaian itu terjadilah perkawinan antar 2 individu yang berbeda atau disebut
dengan evolusi divergen.

3.

Evolusi biologi juga dapat terjadi karena adanya aliran gen yaitu perubahan frekunsi
karena kebetulan yang menjadikan terjadinya perubahan yaitu kelompok yang
minoritas menjadi dominan.

Ekologi Pulau
Jumlah organisme (jenis) pada suatu pulau lebih sedikit
daripada benua. Dari pernyataan tersebut maka, semakin
kecil dan jauh suatu pulau, semakin sedikit pula jumlah jenis
organisme di pulau itu.
Terdapat dua teori dalam Ekologi Pulau yaitu :
1.Teori Biogeografi Dalam teori biogeografi, jumlah spesies
yang ada di sebuah pulau ditentukan oleh angka imbang
antara kepunahan local dan imigrasi.
2.Teori Kirtlands Warbler.

Disversitas Biologi
Diservitas Biologi adalah variasi kehidupan di semua
tingkat organisasi biologis yang dibagi menjadi
1.Disversitas genetika
2.Disversitas habitat
3.Disversitas spesies yang meliputi :
. Kekayaan jenis - jumlah total jenis
. Kemerataan jenis - kepadatan relatif jenis
. Dominansi jenis - jenis yang paling dominan

Hal yang dapat meningkatkan


biodisversitas :
1. Kompleksitas habitat
2. Kompleksitas topografi
3. Gangguan atau bencana
4. Keragaman hidup
Hal yang dapat menurunkan
biodiversitas :
5. Urbanisasi
6. Tindakan Manusia

Kepunahan terbagi dua:


1. Kepunahan local yaitu dimana suatu
spesies menghilang di habitat atau
kawasan tertentu.
2. Kepunahan global yaitu saat spesies
tidak lagi ditemukan dimanapun.
.

Ketinggian dan kesuburan suatu wilayah


juga mempengaruhi kekayaan spesies
didalamnya. Semakin tinggi suatu
wilayah, semakin berkurang kekayaan
spesies didalamnya.

Pengaruh Manusia terhadap


Kepunahan
Polusi

Pemburuan
Hewan

Pengambilan
Tumbuhan
secara besarbesaran

Penghilangan
Habitat

Introduksi
spesies

Biogerografi Global

Sejarah biogeografi, dan Biodiversitas

Biogeografi adalah pola sebaran spasial yang terjadi


pada ruang dan waktu. Pola yang terbentuk pada
benua dan skala global.
Pola tersebut antara lain yaitu evolusi, spesiasi,
kepunahan, dan penyebaran.
Keempat hal tersebut nantinya akan membentuk
sebuah pola pesebaran, yang dibagi menjadi dua
wilayah biogeografi yaitu wilayah tumbuhan dan
hewan.
Tetapi ada pula pola negative yang terbentuk, yaitu
kepunahan. Kepunahan dapat disebabkan oleh
berkurangnya biodiversitas akibat ulah aktivitas
manusia.

Biodiversitas adalah variasi dari


kehidupan biologi.
aktivitas manusia dapat berdampak pada
siklus karbon yang dapat dibagi menjadi
dua yaitu pembakaran bahan bakar fossil
dan perubahan tutupan lahan.
Kedua hal tersebut nantinya akan
berujung pada pelepasan CO2 ke
atmosfer dan menyebabkan pemanasan
global

Proses Biogerografi
Ekologi Biogeografi berkaitan dengan
Suksesi Ekologi. Suksesi ekologi terbentuk
setelah melewati masa ekologi
biogeografi.
Ekologi Biogeografi merupakan pola
sebaran tumbuhan dan hewan dari sudut
pandang fisiologis.
suksesi ekologi merupakan pola komunitas
tumbuhan dan hewan pada bentang alam
yang terdiri dari suksesi primer dan
suksesi sekunder

Hal-hal yang bisa digunakan sebagai


indicator dalam melihat penyebaran
hewan dan tumbuhan antara lain :
factor iklim
suhu
interaksi di antara spesies
factor edafik
kebutuhan air
factor geomorfik, dan
gangguan.

Vegetasi Alami
Biogeografi global membahas mengenai
ekosistem, bioma, dan vegetasi alami
Dimana ekosistem dibagi menjadi perairan
dan daratan
Seperti yang diketahui daratan sebagian
besar ditumbuhi oleh berbagai jenis
tumbuhan.
Aktivitas manusia juga dilakukan di
daratan, untuk memenuhi kebutuhan
manusia maka diperlukan lahan untuk
aktivitas manusia

Aliran energy dan materi di


ekosistem
Aliran energi dan materi yang terdapat
di ekosistem merupakan salah satu
proses dalam biogeografi.
komponen penentu :
1. jaring-jaring makanan yang meliputi
produsen primer, konsumen primer,
konsumen sekunder dan dekomposer.
2. terdapat fotosintesis yang menyusun
senyawa sederhana menjadi kompleks

Aliran energy dan materi di


ekosistem

3. terdapat produktivitas primer


bersih yang merupakan tingkat
akumulasi karbohidrat oleh
produsen primer.
4. terdapat siklus karbon atau
disebut juga dengan siklus
biogekimia dalam bentuk gas,
cair dan padat.

BIOMA HUTAN , SAVANA , DAN


PADANG RUMPUT

BIOMA HUTAN ,
SAVANa , DAN
PADANG RUMPUT

BIOMA HUTAN
Terdiri dari :
1. Hutan Hujan Daratan Rendah
2. Hutan Monsoon
3. Hutan Evergreen Subtropis
4. Hutan Gugur Daun Midlatitude
5. Hutan Sklerofil

BIOMA SAVANA
Terdapat di daerah beriklim tropis
basah-kering 3 di Afrika dan Amerika
Selatan.
Vegetasi padang semak sampai
rumput, pepohonan tidak rapat karena
kondisi tanah yang tidak lembab
sehingga kurang dapat mendukung
pertumbuhan pohon yang rapat.
Contoh hewan : wildebeest , hyena ,
dan singa.

BIOMA PADANG RUMPUT


1. Padang rumput tinggi (prairie)
Prairie merupakan lahan
pertanian yang sangat cocok
untuk kegiatan kultivasi dan
peladangan.
Vegetasi Prairie (Tall-grass
prairie vegetation)jenis-jenis
rumput termasuk tumbuhan liar
(wildflowers). Akar sangat dalam

BIOMA PADANG RUMPUT


2. Padang rumput rendah (stepa)
stepa terdapat luas di daerah
semigurun dan sesuai untuk
ladang penggembalaan.
Padang stepa di Amerika
dicirikan dengan tumbuhnya
rumput kerbau, bunga matahari
dan gulma , diselingi dengan
semak dan pohon rendah.

BIOMA GURUN
Transisi antara padang rumput dan savana
Desert biome terdiri dari :
a. Semigurun (semidesert) didominasi
oleh pohon xerofit dan semak yang
teradaptasi terhadap iklim
b. Gurun kering (dry desert) formasi
vegetasi tersebar luas pada bagian kecil
dari tanah. Tumbuhan khasnya: sukulen,
semak kecil berdaun keras, dan rumput
(hard grasses)

Desert biome terletak di beberapa


zona:
Lintang sedang
Zona iklim kering tropis
Subtropis
Ioccupies the tropical
Subtropical

Hewan-hewannya :
a. Sandpiper : burung kecil
b. Caribou : pemakan liken ,
tumbuhan lain di tundra dan zona
boreal.
c. Musk oxen herbivor tundra berbulu
tebal, berkerabat dengan kambing.
Pemakan rumput, sedges, dan
tumbuhan kecil lainnya. Hewan ini
hampir punah.

Pemetaan Tutupan Lahan Global


dengan satelit
Sudah ada contoh 17 jenis tutupan
lahan sebanyak 2500 telah akurat
75% higga 80%
Cara menggunakan satelitnya ini
adalah menggunakan program
komputer disajikan dengan gambar
dari setiap jenis tutupan lahan. Ini
"belajar" contoh dan
mengklasifikasikan piksel tergantung
pada pola spektral dan temporal.

DAYA
DUKUNG
BUMI

Daya Dukung Bumi?


Merupakan
jumlah
maksimum
individu/spesies yang mampu ditopang
bumi tanpa mengurangi kemampuan
bumi
untuk
menopangsejumlah
spesies tersebut dimasa depan

Daya dukung bumimerupakan jumlah


maksimum dari spesies yang dapat ditopang
oleh bumi tanpa mengurangi kemampuan
lingkungan atau bumi untuk menopang spesies
tersebut di masa yang akan datang
Bumi sering disebut planet air/planet biru
Bumi terdiri dari 4 spheres utama, yaitu
atmosphere, geosphere, hydrosphere, dan
biosphere
Diameter rata-rata bumi yaitu 12.756 km dan
jari-jari bumi sekitar 6.400 km
Kehidupan di bumi didukung oleh makhluk
hidup

Makhluk hidup tinggal di bumi, di


berbagai habitat yang sesuai untuk hidup
Makhluk hidup perlu makanan, pakaian,
bereproduksi, dan tempat tinggal
Makhluk hidup perlu bereproduksi guna
mempertahankan spesies dan menjaga
ketersediaan alam
Terdapat 3 domain makhluk hidup, yaitu
bacteria, archaea, dan eukarya
Bacteria terdiri atas proteobacteria,
chlamydia, spirochetes, cyanobacteria,
dan gram-positive bacteria

Archaea di daerah yang ekstrim


(berkadar garam yang sangat tinggi
atau tempat bertemperatur tinggi)
Kingdom protista, fungi, plantae, dan
animalia termasuk eukarya
Keseimbangan energi perlu dijaga
melalui siklus biogeokimia
Siklus biogeokimia harus berjalan secara
kontinu dan setiap bagian dari siklus
tersebut harus terjaga keberadaannya,
baik dari segi tempat, jumlah, dan waktu

Daya dukung bumidapat dihitung melalui


perhitungan populasi manusia dan perhitungandaya
dukung bumiyang digunakan oleh para peneliti.
Perhitungan populasi manusia dan perhitungandaya
dukung bumi, keduanya merupakan estimasi, karena
adanya faktor pembatas daya dukung bumi
Faktor pembatas daya dukung bumi antara lain,
makanan, ruang, penyakit, dan predator
Metode perhitungan daya dukung bumi memakai
persamaan logistik dan data densitas populasi
maksimum
Perubahan ukuran populasi dapat dihitung melalui
persamaan:
Perubahan ukuran populasi = kelahiran + imigran
yang masuk populasi kematian emigran yang
meninggalkan populasi

ENERGI
DAN
LINGKUNG
AN

Konversi Energi

kimia
listrik
radiasi
mekani
k
nuklir

Ener
gi

Sumber energi
Pada
mulanya
air
angin
api

Abad 18
Energi
fosil

Energi Alternatif dan Masa


Depan
Air

Sinar
Matahari

Angin

Pasang
Surut

Geotermal

Hidrogen
fuel
cell

Biomass
Kandidat
sumber energi
masa depan

Sel Bahan Bakar (Fuel Cells)


Jenis fuel cell berdasarkan jenis
Phosphoric Acid Menggunakan asam fosforik cair
elektrolit:
sebagai
Fuel Cell
Molten
Carbonate Fuel
Cell
Solid Oxide Fuel
Cell (SOFC)
Proton
Exchange
Membrane Fuel
Cell (PEMFC)

elektrolitnya
Menggunakan campuran garam
karbonat cairsebagai elektrolitnya
Menggunakan keramik, atau elektrolit
padat

Menggunakan membran penukar


proton sebagai elektrolitnya

Sel Bahan Bakar (Fuel


Cells)
Solid Oxide
Fuel Cell
(SOFC)

kandidat sumber
energi masa depan

Proton
Exchange
Membrane
Fuel
Cell (PEMFC
kandidat
sumber energi
kendaraan bermotor,
menggantikan bensin

RESTORAS
I EKOLOGI

Restorasi Ekologi
Pemulihan kembali ekosistem di alam yang
mulai terganggu. Restorasi ekologi dapat
dilakukan dalam beberapa langkah yaitu,
1. Menyadari pentingnya sebuah pemulihan
ekosistem.
2. Mengetahui penjelasan mengenai ekologi
yang akan dilakukan restorasi.
3. Membuat daftar tujuan pemulihan.
4. Mencari strategi pemulihan dan
pemeliharaan dalam jangka panjang.
5. Melakukan monitoring proyek restorasi.

Beberapa wilayah yang sudah dilakukan


pemulihan yaitu,
1. Pemulihan padang rumput di USA, dilakukan
dengan metode uplowed dan plowed. Uplowed
adalah pemulihan yang mengenalkan kembali
spesies tanaman dan binatang asli daerah
tersebut. Plowed adalah pemberian biji kembali
di tanah yang luas dan pengelolaan api.
2. Pemulihan Florida Everglades, pemulihan ini
bertujuan untuk pemulihan aliran air,
peningkatan spesies asli dan langka,
memperbaiki kualitas air, dan memperbaiki
habitat satwa liar.
3. Pemulihan Californias Channel Island, bertujuan
untuk mengganti spesies eksotik dan melindungi
spesies asli.

Restorasi ekologi dapat dilakukan melalui dua cara:


1. Pertama melalui suksesi dan
2. Kedua melalui tinjauan gangguan siklus kimia.
. Suksesi adalah proses alami yang dilakukan
ekosistem terganggu dalam memperbaiki kembali
ekosistem tersebut.
. Suksesi terdiri dari dua jenis:
1. Pertama suksesi primer adalah awal dari
keberadaan dan perkembangan sebuah
ekosistem dimana suatu ekosistem belum pernah
ada.
2. Kedua suksesi sekunder, yaitu terbentuknya
kembali ekosistem diikuti dengan adanya
gangguan-gangguan

Gangguan lingkungan dapat berdampak


mengubah siklus kimia suatu daerah.
Contoh dari gangguan lingkungan yaitu,
1. Kebakaran hutan, kebakaran hutan
dapat meningkatkan zat kimia yang
tersimpan dalam tanah.
2. Meningkatkan pertumbuhan tanaman
menyediakan sumberdaya untuk
generasi selanjutnya dalam rantai
makanan.
3. Angin topan dan badai, menghasilkan
efek yang sama pada ketersediaan zat
kimia.

Dapat disimpulkan bahwa, restorasi ekologi


merupakan sebuah cara untuk melakukan
pemulihan kembali ekosistem yang telah
terganggu. Restorasi ekologi dapat dilakukan
melalui proses suksesi dan gangguan
lingkungan. Suksesi adalah proses alami
pemulihan ekosistem yang terganggu.
Gangguan lingkungan yaitu sebuah proses
dimana apa yang terjadi di alam dapat
mengubah siklus kimia di ekosistem.

KESIMPUL
AN

DAFTAR PUSTAKA
Keller, E.A. & D.B. Botkin. 2008. Essential
Environmental Science. John Wiley & Sons:
xxvi+454.
Materi sub pokok 6: Restorasi Ekologi.
Scele.ui.ac.id
Purbaningsih, Susiani. Daya Dukung Bumi.
Universitas Indonesia.
https://scele.ui.ac.id/berkas_kolaborasi/konte
n/mpktb_2015genap/047.pdf
(Diakses pada tanggal 11 Februari 2016)
Sumber : Energi oleh Djoko Triyono.
Scele.ui.ac.id

Daftar pustaka
Stahler Alan. 2011. Introducing Physical Geography.
https://scele.ui.ac.is/course/view.php?id=3596 18 Februari 2016 pk 17.10
http://earthguide.edu/eoc/teachers/t_tectonics/pseafloorspreading.html 18
Februari 2016 pk 18.00
http://oceanexplorer.noaa.gov/facts/plate-boundaries.html 18 Februari 2016
pk 18.33
https://sites.google.com/a/maine207.org/2012-z12a/home/plate-tectonics 18
Februari 2016 pk 20.17
http://www.stylepinner.com/describe-a-transform-boundary/ZGVzY3JpYmUt
YS10cmFuc2Zvcm0tYm91bmRhcnk/
18 Februari 2016 pk 20.31
http://www.extremescience.com/everest.htm 18 Februari 2016 pk 20.54
http://www.passmyexams.co.uk/GCSE/physics/convergent-boundaries.html
18 Februari 2016 pk 21.22
https://en.wikipedia.org/wiki/Red_Sea 18 Februari 2016 pk 21.35
http://www.geologyclass.org/cambrian_concepts81.htm 18 Februari pk 21.54
18 Februari 2016 pk 21.55
https://publikasiilmiah.ums.ac.id/handle/11617/1923 19 Februari 2016 pk
17.00