Anda di halaman 1dari 23

LAPORAN PRAKTIKUM BIOMETRI

VARIASI DATA
PENGUKURAN LUAS DAUN AKASIA

Disusun oleh:

MAXIMUS TIGO (F05112047)


KELOMPOK I (SATU)

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN


JURUSAN PENDIDIKAN MATEMATIKA & ILMU PENGETAHUAN
ALAM
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI
UNIVERSITAS TANJUNGPURA
PONTIANAK
2015

BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Didalam suatu penelitian, kita seringkali mendengarkan istilah
data. Data adalah catatan atas kumpulan fakta yaitu suatu pernyataan yang
diterima secara apa adanya. Pernyataan ini adalah hasil pengukuran atau
pengamatan suatu variabel yang bentuknya dapat berupa angka, kata-kata,
atau citra.Dalam keilmuan (ilmiah), fakta dikumpulkan untuk menjadi data.
Data kemudian diolah sehingga dapat diutarakan secara jelas dan tepat
sehingga dapat dimengerti oleh orang lain yang tidak langsung mengalaminya
sendiri, hal ini dinamakan deskripsi (Anonim, 2010).
Apabila telah diperoleh suatu data, data pengamatan kemudian
dianalisa sesuai dengan tujuan sehingga dapat membuat tampilan data
menarik untuk dibaca. Cara sederhana analisis dari beberapa pengulangan
data adalah dengan mencari mean, median, standar deviasi ataupun standar
eror (Anonim a, 2007).
Namun seringkali dari perhitungan terdapat variasi data yaitu
keanekaragaman atau ketidaksamaan nilai yang diperoleh dari tiap
pengulangan pengukuran. Variasi data dapat terjadi dari kurangnya ketelitian
dan/atau keterampilan, alat yang berbeda atau prosedur yang tidak sama.
Namun variasi dapat juga terjadi karena adanya perbedaan antarindividu,
umur, berat dan tinggi badan (Anonim c, 2010).
Untuk membuktikan hal ini, maka perlu dilakukan praktikum
untuk membuktikan adanya variasi data agar mengetahui tingkat ketelitian
dan/atau keterampilan seseorang dan melaporkan dengan pilihan tampilan
data yang sesuai dengan projek (Anonim c, 2010).
B. Permasalahan
Adapun permasalahan dari praktikum kali ini yang akan dibahas adalah :
1. Berapa mean dan standar deviasi pada luas daun akasia ?
2. Adakah perbedaan antardaun pada bagian yang sama ?
3. Apakah yang menyebabkan luas daun berbeda yang dikaitkan antara
ukuran luas yang dihasilkan dengan konsep biologi yang mungkin terjadi ?
C. Tujuan Praktikum
Adapun tujuan praktikum kali ini adalah :
1. Menghitung mean dan standar deviasi pada luas daun akasia.
2. Mengetahui adanya perbedaan antardaun pada bagian yang sama.

3. Mengetahui penyebab luas daun berbeda.

BAB II
KAJIAN PUSTAKA
Data adalah catatan atas kumpulan pernyataan yang diterima secara apa
adanya. Pernyataan ini adalah hasil pengukuran atau pengamatan suatu
variabel yang umumnya berbentuk angka (Anonim c, 2010).
Varian adalah simpangan baku yang dikuadratkan. Kalau kita perhatikan
pada rumus simpangan baku yang asli. Maka mencari varian tinggal
menghilangkan akarnya.
Koefisien variasi merupakan persentase simpangan baku dari nilai rataratanya. Kegunaan koefisien variasi adalah untuk mengukur keragaman suatu
hal (Furchan, Arief. H, 2007).
Variasi data adalah suatu fenomena yang sering terjadi dalam suatu
pengukuran. Variasi data dapat terjadi dari kurangnya ketelitian dan/atau
keterampilan, alat yang berbeda atau prosedur yang tidak sama. Namun
variasi dapat juga terjadi karena adanya perbedaan antarindividu, umur, berat
dan tinggi badan (Anonimc, 2010).
Variasi data terbagi atas beberapa jenis, yaitu :
1. Variasi Total
Yaitu jumlah total kuadrat selisih data dengan rata-rata total seluruh data
(grand mean).
2. Variasi Antar Sampel (Variasi karena Perlakuan)
Jumlah total kuadrat selisih rata-rata tiap sampel terhadap rata-rata total
(grand mean).
3. Variasi Random
Jumlah total kuadrat selisih data dengan rata-rata sampel yang terkait.
(Agoes. 2010)
Nilai yang dihasilkan dari variasi data ini akan menunjukkan tingkat
penyebaran/variasi data sehingga data dapat dikategorikan sebagai :
1. Data homogen
2. Data relatif homogen
3. Data heterogen
(Agoes. 2010)

Pengukuran adalah penentuan angka yang menggambarkan suatu


sifat tertentu kepada suatu benda. Sistem pengukuran merupakan kesatuan
dari prosedur, peralatan, personil yang digunakan untuk menentukan angka
yang menggambarkan suatu sifat tertentu kepada suatu benda (Ibrohim,
2008).
Pertanyaan sekarang adalah bagaimana mengukur penyebaran data
atau variasi?
Varians dan Deviasi Standar
Cara

kedua

untuk

menghindari

deviasi

nol

total

oleh

mengkuadratkan nilai deviasi masing-masing sebelum mengambil


penjumlahan tersebut. Sekali lagi, untuk menghapus pengaruh jumlah
data, bagi jumlah deviasi persegi dengan jumlah data untuk menghasilkan
rata-rata jumlah kuadrat deviasi.

"Panjang nama" rata-rata jumlah kuadrat deviasi memiliki


namaVarians juga dikenal sederhana. Varians adalah indikator yang sangat
baik

untuk

mengukur

penyebaran

data

karena

varians

sudah

mempertimbangkan

penyimpangan data masing-masing dari kecenderungan pusat

pengaruh jumlah data

fungsi halus.
Untuk menghindari masalah unit, kita mengambil akar kuadrat dari

varians dan kita mendapatkan apa yang disebut standar deviasi

(Teknomo, 2006 ).
Untuk menguji variasi data biasanya digunakan daun. Hal ini
dikarenakan daun adalah objek yang paling mudah didapatkan. Selain itu,
pada satu jenis pohon bahkan pada ranting yang sama akan mudah
menemukan variasi bentuk dan luas daun sehingga akan membantu jika ingin
dilakukan pengujian variasi data (John, 1999).
Didalam melakukan suatu pengukuran daun, digunakan beberapa
metode yaitu :
1. Metode Kertas Milimeter
Metode ini menggunakan kertas milimeter untuk mengukur luas daun.
Metode ini dapat diterapkan cukup efektif pada daun dengan bentuk daun
relatif sederhana. Daun digambar pada kertas milimeter yang dapat dengan
mudah dikerjakan dengan meletakkan daun diatas kertas milimeter dan
pola daun diikuti. Luas daun ditaksir berdasarkan jumlah kotak yang
terdapat dalam pola daun. Waktu yang dibutuhkan pada metode ini relatif
2.

lama, sehingga ini tidak praktis diterapkan apabila jumlah sampel banyak.
Gravimetri
Metode ini menggunakan timbangan dan alat pengering daun (oven). Pada
prinsipnya luas daun ditaksir melalui perbandingan berat (gravimetri). Ini
dapat dilakukan pertama dengan menggambar daun yang akan ditaksir
luasnya pada sehelai kertas, yang menghasilkan replika (tiruan) daun.
Replika daun kemudian digunting dari kertas yang berat dan luasnya sudah
diketahui. Luas daun kemudian ditaksir berdasarkan perbandingan berat

3.

replika daun dengan berat total kertas.


Planimeter
Planimeter merupakan alat yang digunakan untuk mengukur suatu luasan
dengan bentuk yang tidak teratur dan berukuran besar seperti peta. Alat ini
digunakan untuk mengukur luas daun apabila bentuk daun tidak terlalu
rumit. Jika daun banyak dan berukuran kecil, metode ini kurang praktis
karena membutuhkan banyak waktu. Penggunaan planimeter adalah
dengan menggeserkan alat yang searah dengan jarum jam sehingga
merupakan faktor yang menentukan tingkat ketelitian pengukuran. Ini
sering menjadi masalah pada pengukuran daun secara langsung karena

pinggiran daun yang tidak dapat dibuat rata dengan tempat pengukuran
4.

sekalipun permukaan tempat pengukuran telah dibuat rata dan halus.


Metode Panjang Kali Lebar
Metode yang dipakai untuk daun yang bentuknya teratur, luas daun dapat
ditaksir dengan mengukur panjang dan lebar daun.
(Honolulu. 2010)
Didalam suatu pengukuran, standar deviasi biasanya juga dihitung.
Standar deviasi adalah pengukuran yang digunakan secara luas keragaman
atau keragaman yang digunakan dalam statistik dan teori probabilitas. Ini
menunjukkan bagaimana atau variasi 'banyak dispersi 'ada dari rata-rata'.
Sebuah standar deviasi rendah menunjukkan bahwa titik data cenderung
sangat dekat dengan rata-rata, sedangkan standar deviasi yang tinggi
menunjukkan bahwa data tersebut tersebar (Tsividis, 2001)
Rumus yang biasanya digunakan adalah

x = mean atau rata-rata nilai


x i = apapun nilai tunggal
N = jumlah total nilai-nilai yang diamati
(Anonim, 2009)
Jika data kuantitatif telah terkumpul, tahap berikutnya adalah
mengorganisir atau mengelumpokkan fakta dari data tersebut guna tujuan
penelitian. Tahap ini sebenarnya lebih banyak berhubungan dengan proses
pengolahan dan penataan data. Penyajian data dapat berupa tabel maupun
grafik. Penyajian sedemikian itu bersama-sama dengan pengukuran nilai-nilai
deskriptif merupakan proses penyederhanaan data atau informasi ke dalam
bentuk yang berguna bagi analisa (Anto, 1986 : 26-29).

BAB III
METODOLOGI
A. Alat dan Bahan
Alat yang digunakan pada praktikum adalah alat tulis, timbangan dan
kalkulator. Sementara bahan yang digunakan adalah kertas milimeter book,
dan berbagai macam daun akasia.
B. Cara Kerja
Alat dan bahan dipersiapkan.
Daun akasia dengan berbagai ukuran diambil diambil secara acak dengan
jumlah 1 orang 10 daun akasia, jika dalam kelompok ada 3 anggota
kelompok maka jumlah daun akasia yang diambil ada 30
Luas standar dan berat standar ditentukan terkebih dahulu.
Daun yang telah diambil, digambar pada kertas milimeter book
menyesuaikan dengan bentuk daun tersebut.
Daun tersebut dipotong bagian tangkainya.
Daun yang telah dipotong ditimbang dengan menggunakan timbangan.
Masing-masing daun dihitung luasnya dengan menggunakan rumus :
Berat contoh daun( gram)
x Luas standar (cm2 )
Luas =
Berat Standar(gram)
C. Prosedur Pengamatan
Pengamatan dilakukan secara langsung dengan mengikuti cara kerja yang
telah tertera di atas.

BAB IV
DATA DAN PEMBAHASAN
A. Data Hasil Pengamatan
1. Luas Daun Akasia Data Perorangan
Nama

Siti Holilah

Sampel Daun

Berat Daun (gr)

Daun 1
Daun 2
Daun 3
Daun 4
Daun 5
Daun 6
Daun 7
Daun 8
Daun 9
Daun 10

0,41
0,45
0,46
0,40
0,58
0,44
0,49
0,43
0,59
0,42

Jumlah
LuasDaun
Rata- rata luas
daun akasia

Olga

Luas Daun Akasia


(cm2)
54,6
60
61,3
53,3
77,3
58,6
65,3
57,3
78,6
56
622,3 cm2
62,23 cm2

Daun 1
Daun 2
Daun 3
Daun 4
Daun 5
Daun 6
Daun 7
Daun 8
Daun 9
Daun 10

0,49
0,49
0,39
0,94
0,41
0,45
0,50
0,55
0,51
0,41

Jumlah Luas
Daun

65,33
65,33
52
54,67
78,67
60
66,67
73,33
68
54,67
638,7 cm2

63,87 cm2

Rata- rata luas


daun akasia
Daun 1
Daun 2
Daun 3
Daun 4
Daun 5

0,62
0,51
0,71
0,66
0,43

82,6
68
94,6
88
57,3

Niagara

Daun 6
Daun 7
Daun 8
Daun 9
Daun 10

0,55
0,55
0,50
0,61
0,73

73,3
73,3
66,6
81,3
97,3
782,3 cm2

Jumlah Luas
Daun
Rata- rata luas
daun akasia

Maximus Tigo

78,23 cm2
Daun 1
Daun 2
Daun 3
Daun 4
Daun 5
Daun 6
Daun 7
Daun 8
Daun 9

0,61
0,41
0,43
0,71
0,43
0,49
0,41
0,50
0,55
0,44

Daun 10

81,3
54,6
57,3
94,6
57,3
65,3
54,67
66,6
73,33
58,6
663,6

Jumlah Luas
Daun
Rata- rata luas
daun akasia

66,36 cm2

2. Luas Daun Akasia dengan Data Kelompok


Luas Daun
(cm2)
Xi
82,6
68
94,6
88
57,3
73,3
73,3
66,6
81,3
97,3
54,6
60
61,3
53,3

(Xi - Xrata-rata)

(Xi-Xrata-rata)2

14,92
0,32
26,92
20,32
-10,38
5,62
5,62
-1,08
13,62
29,62
-13,08
-7,68
-6,38
-14,38

222,6
0,1
724,69
412,9
107,7
31,59
31,58
1,16
185,5
877,3
171,1
58,91
40,7
206,78

77,3
58,6
65,3
57,3
78,6
56
65,33
65,33
52
54,67
78,67
60
66,67
73,33
68
54,67
81,3
54,6
57,3
94,6
57,3
65,3
54,67
66,6
73,33
58,6
xi =2706,9

Rata-rata luas
daun (cm2)

9,62
-9,08
-2,38
-10,38
10,92
-11,68
-2,35
-2,35
-15,68
-13,01
10,99
-7,68
-1,01
5,65
0,32
-13,01
13,62
-13,08
-10,38
26,92
-10,38
-2,38
-13,01
-1,08
5,65
-9,08

92,54
82,44
5,66
107,74
119,24
136,42
5,52
5,52
245,86
169,26
120,78
58,98
1,01
31,92
0,1
169,26
185,5
171,1
107,74
724,68
107,74
5,66
169,26
1,16
31,92
82,44

(Xi-Xrata-rata)2 =6012,06

Xratarata=

X
n

78,23+ 62,23+ 63,87+66,36


4

= 67,68cm2
Standar
Deviasi

1.

Xratarata

Diketahui : X

= 2706,9 , n=40

Ditanyakan X rata-rata ?

14,4

Jawab : X rata-rata

62,23+ 63,87+78,23+66,36
4

2706,9
= 67,68
4

2. Standar deviasi
Diketahui: (Xi-Xrata-rata)2 = 6012,06, n = 40
Ditanyakan :SD

SD =

Xratarata
Xi
( 2) =
( n1 )

6012,06
( 401 )

6012,06
=
39

154,15 = 12.42

B. Pembahasan
Lampiran Perhitungan
3.

Xratarata

Diketahui : X

= 2706,9 , n=40

Ditanyakan X rata-rata ?
Jawab : X rata-rata

62,23+ 63,87+78,23+66,36
4

2706,9
= 67,68
4

4. Standar deviasi
Diketahui: (Xi-Xrata-rata)2 = 6012,06, n = 40
Ditanyakan :SD

SD =

Xratarata
Xi
( 2) =
( n1 )

6012,06
( 401 )

6012,06
=
39

154,15 = 12.42

1. Perhitungan Luas Daun Akasia Data Perorangan


Dengan menggunakan rumus :

Luas daun sebenarnya =

Berat daun replika( gr )


Berat kertas kontrol(gr)

X Luas kertas

2
kontrol ( cm )
2
2
Dengan sisi kertas kontrol = 2 cm X 2 cm , Luas kertas kontrol
2
adalah 1 cm

Data Pertama ( Siti Holilah )


1. Dik.

Berat daun replika


Berat kertas kontrol
Luas kertas kontrol

= 0,41 gr
= 0,03 gr
2
= 4 cm

Jawab :
Luas daun sebenarnya
kontrol ( cm

Berat daun replika(gr )


Berat kertas kontrol( gr)

0,41 gr
0,03 gr

= 54,6 cm
2. Dik.

X Luas kertas

Berat daun replika


Berat kertas kontrol
Luas kertas kontrol

X 4 cm

= 0,45 gr
= 0,03 gr
2
= 4 cm

Jawab :
Luas daun sebenarnya
kontrol ( cm

Berat daun replika(gr )


Berat kertas kontrol( gr)

0,45 gr
0,03 gr

2
= 60 cm

3. Dik.

Berat daun replika


Berat kertas kontrol
Luas kertas kontrol

Jawab :

= 0,46 gr
= 0,03 gr
2
= 4 cm

X 4 cm

X Luas kertas

Luas daun sebenarnya

Berat daun replika(gr )


Berat kertas kontrol( gr)

0,46 gr
0,03 gr

X Luas kertas

2
kontrol ( cm )
2
X 4 cm

2
= 61,3 cm

4. Dik.

Berat daun replika


Berat kertas kontrol
Luas kertas kontrol

= 0,40 gr
=0,03 gr
2
= 4 cm

Jawab :
Luas daun sebenarnya

Berat daun replika(gr )


Berat kertas kontrol( gr)

0,40 gr
0,03 gr

X Luas kertas

2
kontrol ( cm )
2
X 4 cm

2
= 53,3 cm

5. Dik.

Berat daun replika


Berat kertas kontrol
Luas kertas kontrol

= 0,58gr
=0,03gr
2
= 4 cm

Jawab :
Luas daun sebenarnya

Berat daun replika(gr )


Berat kertas kontrol( gr)

0,58 gr
0,03 gr

X Luas kertas

2
kontrol ( cm )
2
X 4 cm

2
= 77,3 cm

6. Dik.

Berat daun replika


Berat kertas kontrol
Luas kertas kontrol

= 0,44 gr
= 0,03gr
2
= 4 cm

Jawab :
Luas daun sebenarnya
2
kontrol ( cm )

Berat daun replika(gr )


Berat kertas kontrol( gr)

X Luas kertas

0,44 gr
0,03 gr

X 4 cm

2
= 58,6 cm

7. Dik.

Berat daun replika


Berat kertas kontrol
Luas kertas kontrol

= 0,49 gr
= 0,03, gr
2
= 4 cm

Jawab :
Luas daun sebenarnya
kontrol ( cm

Berat daun replika(gr )


Berat kertas kontrol( gr)

0, 49
0,03

)
2
X 4 cm

= 65,3 cm
8. Dik.

X Luas kertas

Berat daun replika


Berat kertas kontrol
Luas kertas kontrol

= 0,43 gr
= 0,03 gr
2
= 4 cm

Jawab :
Luas daun sebenarnya
kontrol ( cm

Berat daun replika(gr )


Berat kertas kontrol( gr) X Luas kertas

0, 43
0.03

)
2
X 4 cm

= 57,3 cm
9. Dik.

Berat daun replika


Berat kertas kontrol
Luas kertas kontrol

= 0,59 gr
= 0,03 gr
2
= 4 cm

Jawab :
Luas daun sebenarnya

Berat daun replika(gr )


Berat kertas kontrol( gr)

0,59
0,03

2
kontrol ( cm )

X 4 cm

X Luas kertas

78,6 cm
10. Dik.

Berat daun replika


Berat kertas kontrol
Luas kertas kontrol

= 0,42 gr
= 0,03 gr
2
= 4 cm

Jawab :
Luas daun sebenarnya

Berat daun replika(gr )


Berat kertas kontrol( gr) X Luas kertas

0, 42
0,03

2
kontrol ( cm )

X 4 cm

2
= 56 cm

Data Kedua (Olga)


11. Dik.

Berat daun replika


Berat kertas kontrol
Luas kertas kontrol

= 0,49 gr
= 0,03 gr
2
= 4 cm

Jawab :
Luas daun sebenarnya

Berat daun replika(gr )


Berat kertas kontrol( gr) X Luas kertas

0,49
0,03

2
kontrol ( cm )

X 4 cm

2
=65,33 cm

12. Dik.

Berat daun replika


Berat kertas kontrol
Luas kertas kontrol

= 0,49 gr
= 0,03 gr
2
= 4 cm

Jawab :
Luas daun sebenarnya
kontrol ( cm

Berat daun replika(gr )


Berat kertas kontrol( gr) X Luas kertas

0,49
0,03

)
2
X 4 cm

=65,33 cm
13. Dik.

Berat daun replika


Berat kertas kontrol
Luas kertas kontrol

= 0,39 gr
= 0,03 gr
2
= 4 cm

Jawab :
Luas daun sebenarnya

Berat daun replika(gr )


Berat kertas kontrol( gr) X Luas kertas

0 ,39
0,0 3

2
kontrol ( cm )

=52 cm
14. Dik.

Berat daun replika


Berat kertas kontrol
Luas kertas kontrol

X 4 cm

= 0,41 gr
= 0,03 gr
2
= 4 cm

Jawab :
Luas daun sebenarnya
kontrol ( cm

Berat daun replika(gr )


Berat kertas kontrol( gr) X Luas kertas

0, 4 1
0,03

)
2
X 4 cm

=54,67 cm
15. Dik.

Berat daun replika


Berat kertas kontrol
Luas kertas kontrol

= 0,59 gr
= 0,03 gr
2
= 4 cm

Jawab :
Luas daun sebenarnya

Berat daun replika(gr )


Berat kertas kontrol( gr) X Luas kertas

0,59
0,03

2
kontrol ( cm )

X 4 cm

2
= 78,67 cm

16. Dik.

Berat daun replika


Berat kertas kontrol

= 0,45 gr
= 0,03 gr

Luas kertas kontrol

= 4 cm

Jawab :
Luas daun sebenarnya
kontrol ( cm

Berat daun replika(gr )


Berat kertas kontrol( gr) X Luas kertas

0, 45
0,03

)
2
X 4 cm

2
=60 cm

17. Dik.

Berat daun replika


Berat kertas kontrol
Luas kertas kontrol

= 0,5 gr
= 0,03 gr
2
= 4 cm

Jawab :
Luas daun sebenarnya

Berat daun replika(gr )


Berat kertas kontrol( gr) X Luas kertas

0,5
0,03

2
kontrol ( cm )

X 4 cm

2
=66,67 cm

18. Dik.

Berat daun replika


Berat kertas kontrol
Luas kertas kontrol

= 0,55 gr
= 0,03 gr
2
= 4 cm

Jawab :
Luas daun sebenarnya

Berat daun replika(gr )


Berat kertas kontrol( gr) X Luas kertas

0,55
0,03

2
kontrol ( cm )

X 4 cm

2
=73,33 cm

19. Dik.

Berat daun replika


Berat kertas kontrol

= 0,51 gr
= 0,03 gr

Luas kertas kontrol

= 4 cm

Jawab :
Luas daun sebenarnya

Berat daun replika(gr )


Berat kertas kontrol( gr) X Luas kertas

0,51
0,03

kontrol ( cm
2
X 4 cm

2
=68 cm

20. Dik.

Berat daun replika


Berat kertas kontrol
Luas kertas kontrol

= 0,41 gr
= 0,03 gr
2
= 4 cm

Jawab :
Luas daun sebenarnya

Berat daun replika(gr )


Berat kertas kontrol( gr)

0 , 41
0,03

X Luas kertas

2
kontrol ( cm )

X 4 cm

2
=54,67 cm

Data Ketiga (Niagara)


21. Dik.

Berat daun replika


Berat kertas kontrol
Luas kertas kontrol

= 0,62 gr
= 0,03 gr
2
= 4 cm

Jawab :
Luas daun sebenarnya

Berat daun replika(gr )


Berat kertas kontrol( gr)

0,62
0,03

2
kontrol ( cm

=82,6
22. Dik.

Berat daun replika


Berat kertas kontrol

2
X 4 cm

cm 2

= 0,51 gr
= 0,03 gr

X Luas kertas

Luas kertas kontrol

= 4 cm

Jawab :
Luas daun sebenarnya
kontrol ( cm

Berat daun replika(gr )


Berat kertas kontrol( gr)

0,51
0,03

X Luas kertas

)
2
X 4 cm

2
=68 cm

23. Dik.

Berat daun replika


Berat kertas kontrol
Luas kertas kontrol

= 0,71 gr
= 0,03 gr
2
= 4 cm

Jawab :
Luas daun sebenarnya

Berat daun replika(gr )


Berat kertas kontrol( gr) X Luas kertas

0,71
0,03

2
kontrol ( cm

X 4 cm

2
= 94,6 cm

24. Dik.

Berat daun replika


Berat kertas kontrol
Luas kertas kontrol

=0,66 gr
= 0,03 gr
2
= 4 cm

Jawab :
Luas daun sebenarnya

Berat daun replika(gr )


Berat kertas kontrol( gr) X Luas kertas

0,66
0,03

kontrol ( cm

= 88 cm
25. Dik.

Berat daun replika


Berat kertas kontrol
Luas kertas kontrol

2
X 4 cm
2

= 0,43 gr
= 0,03 gr
2
= 4 cm

Jawab :
Luas daun sebenarnya

Berat daun replika(gr )


Berat kertas kontrol( gr)

0, 43
0,03

X Luas kertas

kontrol ( cm
2
X 4 cm

= 57,3 cm
26. Dik.

Berat daun replika


Berat kertas kontrol
Luas kertas kontrol

= 0,55 gr
=0,0 3 gr
2
= 4 cm

Jawab :
Luas daun sebenarnya

Berat daun replika(gr )


Berat kertas kontrol( gr) X Luas kertas

0,55
0,03

kontrol ( cm
X 4 cm

2
= 73,3 cm

27. Dik.

Berat daun replika


Berat kertas kontrol
Luas kertas kontrol

=0,55 gr
= 0,03 gr
2
= 4 cm

Jawab :
Luas daun sebenarnya

Berat daun replika(gr )


Berat kertas kontrol( gr) X Luas kertas

0,55
0,03

kontrol ( cm

= 73,3 cm
28. Dik.

Berat daun replika


Berat kertas kontrol
Luas kertas kontrol

Jawab :

= 0,50 gr
= 0,03 gr
2
= 4 cm

2
X 4 cm
2

Luas daun sebenarnya

Berat daun replika(gr )


Berat kertas kontrol( gr) X Luas kertas

0,50
0,03

2
kontrol ( cm
2
X 4 cm

2
= 66,6 cm

29. Dik.

Berat daun replika


Berat kertas kontrol
Luas kertas kontrol

= 0,61 gr
=0,0 3 gr
2
= 4 cm

Jawab :
Luas daun sebenarnya

Berat daun replika(gr )


Berat kertas kontrol( gr)

0,6 1
0,03

X Luas kertas

2
kontrol ( cm
2
X 4 cm

2
= 81,3 cm

30. Dik.

Berat daun replika


Berat kertas kontrol
Luas kertas kontrol

= 0,73 gr
=0,0 3 gr
2
= 4 cm

Jawab :
Luas daun sebenarnya

Berat daun replika(gr )


Berat kertas kontrol( gr)

0,73
0,03

X Luas kertas

2
kontrol ( cm
2
X 4 cm

2
= 97,3 cm

X rata-rata

L 1+ L2+ L 3+ L 4+ L5+ L 6+ L 7+ L 8+ L 9+ L10


10

Data Pertama

54,6+ 60+61,3+53,3+77,3+58,6+65,3+ 57,3+ 78,6+56 622,3


=
10
10

= 62,23

Data kedua

65,33+ 65,33+ 52+ 54,67+78,67+60+66,67+ 73,33+68+54,67


=
10

638,7
10

= 63,87

Data ketiga

82,6 +68+94,6+ 88+57,3+73,3+73,3+66,6+ 81,3+ 97,3 782,3


=
10
10

X rata-rata

62,23+ 63,87+78,23
3

204,33
= 68,11
3

= 78,23