Anda di halaman 1dari 22

JOURNAL READING

The utilization of hospice


care among patients with
motor neuron diseases:
The experience in Taiwan
from 2005 to 2010
Oleh:
ELSA GIATRI
1110313060
Periode: 3 Februari 2015 4 Maret 2015

Pembimbing : Prof. Dr. dr. Darwin


Amir, Sp.S (K)

Latar
Belaka
ng

Di Taiwan sifat dan tingkat pemanfaatan


perawatan rumah sakit terhadap pasien dgn
MND masih belum jelas
Tujuan : mengetahui bagaimana
penggunaan perawatan rumah sakit oleh
pasien MND di Taiwan dan mengetahui
faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat,
biaya, dan kualitas pengobatan dan
perawatan di rumah sakit.

Metod
e

Desain analitik retrospektif claimbased : National Health Insurance


Reserch Database (NHIRD) dari 2005
hingga 2010.

ABSTRAK

Terdapat 30 pasien dari awalnya 58 pasien


terdaftar, 13 laki-laki, 17 orang perempuan dengan
rata-rata umur 58,3 tahun.
27 orang (90%) amyotrophic lateral scleroris,
3 orang penyakit kanker komorbiditas.
Perawatan ventilasi noninvasif hanya dilakukan
pada 13 orang (22,4%).
intubasi nasogastrik pada 40 orang (69%)
Dokter keluarga pada rumah sakit rawat inap
(74,1%).
Masalah pernapasan adalah penyebab utama
kematian (70,6%)
Biaya rata-rata prawatan rumah sakit rawat inap
berkurang dari biaya rata-rata nasional.

Ha
sil

ABSTRAK

Perawatan rumah sakit lebih hemat biaya


untuk pasien dengan MND terminal
Dokter keluarga memainkan perananan
penting dalam merawat pasien dengan MND.
Masalah pernapasan dan masalah intake
makanan masih menjadi masalah yang paling
banyak, meskipun sudah ada manfaat dari
perawatan non-invasf ventialasi.

Hasil

ABSTRAK

LATAR BELAKANG
Motor
Neuro
n
Disea
se

kurangn
ya
pengoba
tan
kuratif
yang
tersedia

neuro
degen
eratif

Progresif
,
irreversi
bel

saraf
motorik
dan
fungsi
saraf
sensorik

LATAR BELAKANG
Akhir tahun
1990-an, Pi
Yuan-Wu
penelitian
deskriptif:
perawatan
pada pasien
dengan MND
menggunakan
data tunggal
rumah sakit.

Tahun 2000, Lai


dan Tseng
melaporkan data
epidemiologi
pertama MND di
Taiwan hasil:
peningkatan
insiden
dihubungkan
dengan usia, dan
peningkatan biaya
rawat inap yang
meningkat setiap
tahunnya

Tujuan: mengetahui bagaimana


penggunaan perawatan rumah
sakit oleh pasien MND di Taiwan
dan mengetahui faktor-faktor yang
mempengaruhi tingkat, biaya, dan
kualitas pengobatan dan perawatan
di rumah sakit

Prevalensi
dan insiden
tahunan
MND di
Taiwan :
sekitar 1,632,79/105
populasi

Karakteristik
pemanfaatan
perawatan rumah
sakit antara pasien
dengan MND masih
belum jelas

Metode Penelitian
Desain dan Sumber
Penelitian
desain analitik
retrospektif claim-based
Data dikumpulkan dari
surat keluar rumah sakit
sampel pada pasien
dengan MND di National
Health Insurance
Reserch Database
(NHIRD) dari 2005
hingga 2010.

Parameter
Komorbid akut dan
kronik di skrining
dengan menggunakan
koresponding kode ICD-9
Penyebab dari kematian
didapatkan menurut
coresponding lethal
kode ICD-9 dan
hubungan sebab-akibat
Rata-rata biaya
perawatan dari prumah
sakit di kalkulasikan
dalam New Taiwan
Dollars (NTD).

National Health Research Institute of Taiwan


memfasilitasi penelitian ini dengan menyediakan
klaim data anonim dan yang sudah dikoding NHI
untuk peneliti lokal.

Di bawah pengawasan NHIRD, telah dilakukan skrining pada


data klaim pasien lebih dari 6 tahun (DD2005.DAT,
DD2006.DAT, DD2007.DAT, DD2008.DAT, DD2009.DAT, dan
DD2010.DAT) dan surat keluar rumah sakit sampel dengan
MND sesuai dengan International Classification of Disease,
Edisi Kesembilan (ICD-9) dengan kode 335.2x.

Detail dari prosedur terapeutik pasien didapatkan


dengan
menghubungkan
sesuai
dengan
coresponding file yang ada (DO2005.DAT,
DO2006.DAT,
DO2007.DAT,
DO2008.DAT,
DO009.DAT, dan DO2010.DAT).

HASIL
Didapatkan total
akhir 30 orang pasien
dari 58 pasien pada
awal penelitian, 13
orang laki-laki dan 17
orang perempuan
dengan rata-rata
umur 58,3 tahun
(rentang umur 3286).

Tujuh belas orang


meninggal selama
perawatan rumah
sakit.
Diantara 58 orang
pasien dengan MND,
penyakit pernapasan
akut (31%) dan gagal
napas (20,7%)
menjadi penyakit
yang paling banyak
menyebabkan
kematian.

Dua puluh tujuh pasien


(90%) memiliki
amyotrophic lateral
sclerosis; penyakit
progresif bulbar palsy,
pseudobulbar palsy, dan
MND lainnya. Empat
pasien (13,3%)
menderita kanker
komorbiditas, dimana
satu orang menderita
kanker lambng dan tiga
orang menderita kanker
ovarium

HASIL
Biaya rata-rata
untuk perawatan
inap rumah sakit
sekitar 47.18042.009 dollar
taiwan. Biaya ini
jauh lebih murah
dibandingkan biaya
rata-rata nasional
yang telah di
laporkan (121.393
180,897) dollar
taiwan.

Perawatan
ventilasi
noninvasif dan
trakeostomi
hanya dilakukan
pada 13 pasien
(22,4%),

Sebagian besar
pasien yang dirawat
di rumah sakit
dengan MND dirawat
oleh dokter keluarga
(74,1%) dan hanya
5,2% yang dirawat
oleh dokter spesialis
saraf

HASIL

HASIL

HASIL

DISKUSI
Amyotrophic lateral
sclerosis adalah jenis
yang paling umum dari
MND dan hampir 60%
pasien MND menderita
Amyotrophic lateral
sclerosis di Taiwan

Dalam penelitian ini,


distribusi amytrophic
lateral sclerosis
sebanyak 90% pada
pasien yang
mendapatkan perawatan
rumah sakit

Berbeda dengan
distribusi jenis kelamin
yang ditunjukkan daam
studi kasus sebelumya,
pasien perempuan lebih
banyak dibandingkan
dengan laki-laki pada
MND

Bagi pasien dengan


MND teminal, terdapat
masalah seperti
kesulitan menelan,
kelemahan tungkai,
perawatan kulit, dan
komplikasi respiratori.

Menariknya, rendahnya
angka komorbiditas
kronik pada pasien kami
yang mendapatkan
perawatan rumah sakit,
kecuali untuk
komorbiditas kanker
(sampai 13.3%).

VENTILASI NON-INVASIF

kurangnya
pemanfaatan pada
non-invasif ventilasi
(22.4%).

Menurut hasil yang


SARAN: perawatan
didapatkan dari
ventilasi non-invasif
penelitian, prosedur
seharusnya dapat
ventilasi non-invasif
dipromosikan
ini tidak berefek
sebelum trakeostomi
pada prognosis
pada pasien dengan
perawatan dirumah
MND di Taiwan.
sakit

INTAKE MAKANAN
69% pasien
yang dirawat
dirumah
sakit
menggunaka
n nasogastrik
intubasi

PERBEDAAN :
konsep
gambaran
akhir hidup
pasien

TIDAK
SATUPUN
Perkutaneus
endoskopi
gastrotomi
atau
jejenustomi

BEGITU JUGA
dengan
rendahnya
kejadian
trakeostomi

INTAKE MAKANAN

Disfagia
dan
malnutisi
dikaitkan
dengan
buruknya
prognosis
pada
pasien.

Pada
negara
maju,
paliatif
gastrotomi
memperting
gi kualitas
hidup

Pada penelitian
ini : tidak ada
satupun pasien
yang
menggunakan
gastrotomi/jeje
nostomi
sebagai paliatif
untuk pasien
MND

SARAN :
paliatif
gastrotomi/jeje
nostomi
seharusnya
lebih
dipromosikan
bagi pasien
dengan MND di
Taiwan.

KOMORBID AKUT
ALRC merupakan
menyumbang
serpertiga dari
riwayat keluhan
pada pasien yang
dirawat dirumah
sakit
komplikasi
pernapasan dan
infeksi tetap
menjadi tantangan
utama bagi pasien
dirumah sakit.

PELAYANAN
KESEHATAN
dokter keluarga
sebagian besar
melayani pasien
MND di rumah
sakit
Hanya 5,2%
spesialis saraf.

Pasien yang menderira


MND akan cenderung
akan mengeluarkan
biaya medis yang
mahal,

Di Amerika Serikat,
sebuah studi sampel
sitemik, menunjukkan
bahwa biaya rawat
inap untuk MND lebih
tinggi dibandingkan
penyakit non-MND.

Dari penelitian studi


kohort lainnya, biaya
inap akan cendereng
meningkat pada pasien
MND.

Pemanfaatan
perawatan rumah sakit
masih sangat rendah
pada pasien dengan
MND di Taiwan

simptomatik paliatif
dapat menghemat
biaya, sebaiknya
disediakan ruang untuk
mempromosikan
perawatan rumah sakit
untuk pasie terminal.

KETERBATASAN PENELITIAN

Terbatasnya pasien

Bias skrining ICD -09,


untuk komorbiditas
kronis

penyelidikan awal
yang
menggambarkan
karakteristik pasien
dengan MND di
bawah perawatan
rumah sakit di Taiwan

Masalah psikologis
tidak bisa diteliti

Diperlukan penelitian
yang lebih.

KESIMPULAN
penelitian ini
menyajikan sebuah
pendekatan awal
untukpemanfaatan
perawatan rumah
sakit antara pasien
dengan MND

Masalah :
1. Pernapasan
2. Intake makanan

mempromosikan
perawatan ventilasi
non invasif
gastrostomy /
jejunostomy

Dokter keluarga terus


memiliki peran
penting dalam
perawatan rumah
sakit untuk pasien
dengan MND.

TERIMA KASIH