Anda di halaman 1dari 51

CEDERA PLEKSUS

BRACHIALIS

kasus
A man with paresis of right lower arm with pain radiating to the
right shoulder and scapula area.

Latar belakang
Menurut Office of Rare Disease of
National Institutes of Health, brachial
plexus injury termasuk dalam penyakit
yang jarang terjadi.
Kejadiannya kurang dari 200.000 jiwa per
tahun dihitung pada populasi di Amerika
Serikat.Sebagian besar korbannya adalah
pria muda yang berusia 15-25 tahun.
Penelitian oleh Foad SL, et al mencatat
insiden obstetrical brachial plexus injury
di Amerika Serikat sebesar 1-2 kasus per
1000 kelahiran

ANATOMI
Pleksus brakhialis dibagi menjadi :
Roots :berasal dari akar saraf di leher dan thorax pada
levelC5-C8, T1
Trunks :dariRootsbergabung menjadi3 thrunks
Divisions :dari3 thrunksmasing-masing membagi 2
menjadi6division
Cords :6 divisiontersebut bergabung menjadi 3cords
Branches
:
cordstersebut
bergabung
menjadi
5branches,yaitu
:
n.musculocutaneus,
n.axilaris,n.radialis,n. medianus, dan n.ulnaris

Pleksus
Brakhialis

N.
Medianus
N.
Musculocutan
eus

C 5, C 6

C7

Trunkus
Superior

Trunkus
Medius

Fasikulus
Lateralis

C 8, seluruh T 1

Trunkus
Inferior
N.
Medianus
Fasikulus
Medialis

Cabang posterior
ketiga truncus
membentuk Fasikulus
posterior

N. kutaneus
medialis brakii
N. ulnaris
N.
Radialis

ANATOMI
Pleksus brakialis adalah pangkal dari
serabut-serabut saraf yang dibentuk
oleh ramus anterior nervus spinalis C5,
6,7,8 dan T1.
Berada di dalam regio colli posterior
Dibatasi di sebelah caudal oleh
clavicula dan berada di sebelah
postero-lateral
m.sternocleidomastoideus
Berada di sebelah cranial dan dorsal
arteria subklavia disilangi oleh
m.omohyoideus venter inferior.

C5

C6

C7

Nervus
dorsalis
scapulae

mempersara
f

Nervus
subclavius

mempersara
f

Nervus
suprascapulari
s

mempersara
f

Nervus
thoracicus
longus

mempersara
f

rhomboideus
major dan
minor
m.levator
scapulae

m. subclavius
m.
supraspinatus
dan
infraspinatus
m. Seratus
anterior

Dalam perjalanannya, ketika berada dorsal


dari tulang klavikula, masing-masing trunkus
akan membentuk divisi anterior dan posterior
Enam divisi menyatu dan membentuk
fasikulus
Cabang anterior
dari trunkus
superior dan
trunkus medius

Cabang
anterior dari
trunkus
inferior
Cabang
posterior
dari ketiga
trunkus

fasikulus
lateralis

di sebelah
lateral arteri
axillaris

fasikulus
medialis

di sebelah
medial dari
arteri axillaris

fasikulus
posterior

di bagian
posterior arteri
axillaris.

Fasikulus
lateralis

mempercabangkan

nervus
pectoralis
lateralis
mempersaraf

C5,C6

Nervus
musculocutaneu
s
mempersara
f

m.pectoralis
major dan m.
pectoralis minor
m.Coracobrachial
is
m. Brachialis
m. biceps brachii
nervus
cutaneus
lateralis dari
lengan atas

Fasikulus
posterior

mempercabang
kan

nervus
subscapularis
superior
mempersar
af
m.
subscapularis

Nervus
musculocutane
us

mempersar
af
m.latissimus
dorsi

Nervus
subscapulari
s superior

mempersar
af
m.Subscapular
is
m.teres major

SARAF TERBESAR DARI PLEXUS

Nervus
axillaris

mempersara
f
m.deltoideus
m.teres minor,
sendi bahu, dan
kulit diatas bagian
inferior deltoideus

Nervus
radialis

mempersaraf

kulit bagian posterior


lengan atas dan
lengan bawah m.
triceps brachii,
m.anconeus,
m.brachioradialis dan
m. estensor lengan
bawah

Fasikulus
medialis

Cabang medial
nervus
medianus

mempersaraf

Memberi
cabang
C8,T1

Nervus
cutaneus
brachii medialis

nervus
pectoralis major
dan
m.pectoralis
minor

mempersara
f

nervus
medianus

kulit sisi medial


lengan atas

Nervus
cutaneus
antebrachii
medialis

Nervus
ulnaris

mempersara
f
kulit sisi
medial lengan
bawah

mempersara
f

satu setengah
m.fleksor lengan
bawah dan otot-otot
kecil tangan, dan kulit
tangan di sebelah
medial.

Menurut letaknya terhadap clavicula


percabangan plexus brachialis dibagi :

PARS
SUPRACLAVICULARIS
N.thoracalis
posterior
N.subclavius
N. suprascapularis

PARS INFRACLAVICULARIS
Nn.thoracales anteriores
Nn.subscapulares
N.thoraco dorsalis
N.axillaris
N.cutaneus brachii
medialis
N.cutaneus antebrachii
medialis

NERVUS MEDIANUS
Tersusun oleh belahan fasikulus lateralis dan
belahan fasikulus medialis
Membawakan serabut-serabut radiks ventralis
dan dorsalis C.6, C.7, C.8 dan T.1
OTOT YANG DIPERSARAFI
Otot yang melakukan pronasi lengan
bawah (m.pronator teres dan m.prona
tor kuadratus),
Fleksi falangs paling ujung jari
telunjuk, jari tengah dan ibu jari
Fleksi jari telunjuk, jari tengah dan
ibu jari pada sendi
metakarpofalangeal
Fleksi jari sisi radial di sendi
interfalangeal
Oposisi dan abduksi ibu jari

KAWASAN SENSORIK
kulit yang menutupi telapak
tangan, kecuali daerah
ulnar selebar 11/2 jari
dorsum manus, kulit yang
menutupi falangs kedua
dan falay ujung jari
telunjuk, jari tengah dan
separuh jari manis

NERVUS ULNARIS
cabang utama dari fasciculus medialis
berada di sebelah medial a.axillaris berjalan terus hingga di
dalam sulcus nervi ulnaris humeri
n.ulnaris ditutupi oleh kulit sehingga dapat dipalpasi
n.ulnaris berjalan berdampingan dengan arteria ulnaris,
a.ulnaris berada di sebelah lateral

NERVUS
MUSCULOCUTANEUS
Merupakan cabang dari fasciculus lateralis dan berpusat pada
medulla spinalis segmen C 5-7
Saraf ini berjalan meninggalkan tepi lateral m.biceps brachii
melanjutkan sebagai nervus cutaneus antebrachii lateralis,
yang mempersaraf facies lateralis regio antebrachium

NERVUS AXILLARIS
(= N.CIRCUMFLEXUS)
Merupakan cabang yang besar dari fasciculus posterior
N.axilaris letak bersandar pada collum chirurgicum humeri

DAERAH MOTORIKNYA
m. deltoideus dan m.teres minor,
SENSORIKNYA
terletak di bagian medial lengan atas
dari akromion sampai pertengahan
lengan atas

NERVUS RADIALIS
Merupakan cabang yang terbesar dari plexus brachialis dan
adalah lanjutan dari fasciculus posterior
pada sisi lateral brachium n.radialis di sebelah ventral
epicondylus lateralis humeri, terbagi dua menjadi ramus
superficialis dan ramus profundus

Kelumpuhan akibat lesi di saraf


perifer yang berinduk pada pleksus
brakialis
N. aksilaris
jarang dijumpai
Neuritis yang melanda n.aksilaris tersendiri dapat terjadi setelah
pencacaran atau penyuntikan serum imunisasi
kelemahan otot deltoid yang cepat menjadi atrofk
lengan tidak dapat diabduksikan dan dieksorotasikan

N. radialis
sering mengalami trauma pada
1/3 bagian bawahnya
otot-otot ekstensor karpi
radialis dan ulnaris lumpuh.
maka tangan tidak dapat
melakukan gerakan dorsofleksi
pada sendi pergelangan tangan
'drop hand'.

N.medianus
Kelumpuhan yang menyusulnya
melanda ketiga jari sisi radial,
sehingga ibu jari, jari telunjuk dan
jari tengah tidak dapat difleksikan,
baik di sendi metakarpofalangeal,
maupun di sendi interfalangeal. Ibu
jari tidak dapat melakukan oposisi
dan abduksi
Atrof otot-otot tenar akan cepat
menyusul kelumpuhan tersebut.

N. ulnaris
Otot-otot yang disarafnya ialah
m.fleksor karpi ulnaris, kedua
m.digitorum profundus sisi ulnar,
m.palmaris brevis, kedua
m.lumbrikalis sisi ulnar, kedua
m.interosei dorsalis sisi ulnar,
m.aduktor polisis dan bagian ulnar
m.fleksor polisis brevis
Kelumpuhan pada otot otot
tersebut disebut 'clawhand'

DEFINISI
Cedera plexus brachialis adalah cedera jaringan saraf yang
berasal dari C5-T1.
Plexus brachialis adalah persarafan yang berjalan dari leher
ke arah axilla yang dibentuk oleh ramus ventral saraf
vertebra C5-T1.

EPIDEMIOLOGI
Narakas menuliskan mengenai rule of seven seventies:
Kira-kira 70% disebabkan oleh kecelakan kendaraan bermotor.
Dari kecelakaan kendaraan bermotor
disebabkan oleh sepeda motor.
Dari pengendara-pengendara
dengan multiple injuries.

tersebut,

tersebut,
70%-nya

70%-nya
disertai

Dari kejadian multiple injuries tersebut, 70%-nya termasuk


dalam supraclavicular injuries.
Dari kejadian supraclavicular
didapati root avulsed.

injuries

tersebut,

70%-nya

Dari kejadian avulsed roots tersebut, 70%-nya termasuk lower


C7, C8, T1.
Dari kejadian avulsed roots tersebut, 70%-nya berhubungan
dengan nyeri kronik.

ETIOLOGI
1. Trauma
2. Trauma
persalinan
3. Sindroma
kompresi
4. Tumor

Klasifkasi

Gejala klinis
1.

Total Plexus Injury

2.

Root and Trunk Injury


Upper Radicular Syndrome (Erb-Duchenne Palsy)
Middle Radicular Syndrome
Lower Radicular Syndrome (Klumpkes Palsy)
Nervus Thoracicus Longus Injury
Nervus Suprascapularis Injury

3. Cord Injury
4. Terminal Branches Injury
Nervus Musculocutaneous Injury
Nervus Axillaris Injury
Nervus Medianus Injury
Nervus Radialis Injury
Nervus Ulnaris Injury

Differential Diagnosis
Guillen Barre Syndrom
Multiple Sclerosis

DIAGNOSIS
1.

Anamnesa

2.

Pemeriksaan fsik

3.

Px.motorik

Px.sensorik

Px.khusus

Pemeriksaan penunjang

X-ray

MRI dan CT-Scan

.CT Myelography
.Angiography
.Electrophysiology
EMG (Electromyography):
NCV (Nerve-Conduction Velocity)
SNAPs (Sensory Nerve Action Potentials):
SSEP (Somato-Sensory Evoked Potensials):

TATA LAKSANA

1. obstetric brachial plexus injury.


2. Adult brachial plexus injury

Adult brachial plexus injury


Donor saraf yang digunakan (supraclavicular, infraclavicular
dissection, dan donor nerve dissection)
Strategi rekonstruktif (fungsi pergerakan yang menjadi
prioritas rekonstruktif)
Teknik pembedahan: Setidaknya terdapat 5 teknik
pembedahan untuk brachial plexus injury:

Nerve transfer

Functioning free muscle


transplantation

Neurolysis

Nerve repair

Nerve grafting