Anda di halaman 1dari 26

PENGABDIAN MASYARAKAT GB 5

Nama

: Vulky Dermawan

NIM

: N11115702

GB

: 5

Tema

: Berbagi, Belajar dan Bermain

Hari/Tanggal Pengabdian
Tempat Pengabdian

: Senin, 21 Desember 2015

: Panti Asuhan Muthadina, Telkomas Makassar

Jumlah Anak Panti Asuhan : +_ 40 Orang


1. Pengertian pengabdian kepada masyarakat

Pengabdian adalah bagaimana cara seseorang menjalani hidupnya


dengan cara melaksanakan kewajiban-kewajiaban yang sudah dia tetapkan
untuk dilaksanakan. Pengabdian masyarakat merupakan perbuatan baik
yang berupa pikiran pendapat ataupun tenaga sebagai perwujudan kesetiaan,
cinta, kasih sayang, hormat atau satu ikatan dan semua itu dilakukan dengan
ikhlas kepada masyarakat yang membutuhkan.

2. Tujuan pengabdian kepada masyarakat

Tujuan yang hendak kami capai dalam pengabdian masyarakat di


Panti Asuahan Muthadina antara lain :
Sebagai wujud pengamalan Tri darma perguruan tinggi pada sub yang
ketiga
Berbagi kepada masyarakat yang tidak mampu/membutuhkan
Mengembangkan dan menumbuhkan jiwa sosial kepada para
mahasiswa
Mengajarkan sepenggal ilmu yang kami tahu kepada para anak-anak
pati asuhan, seperti cara mencuci tangan dengan baik menurut WHO
dan sosialisasi mengenai adab makan dan minum.
Menumbuhkan kreatifitas kepada para anak-anak panti dalam berkarya
dalam hal ini kami GB 5 berbagai ilmu tentang kerajianan tangan kami
tahu kepada anak-anak panti yang mempunyai nilai ekonomis yang
cukup tinggi
Menumbuhkan jiwa sportifitas kepada para anak panti dalam hal ini
kami GB 5 melakukan games. Menang kalah sesuatu hal yang tidak
terpisahkan dalam suatu permainan, yang terpenting jiwa sportifitas
dari anak-anak itu sendiri.

Cerita Singkat Kami dalam Melakukan Pengabdian Masyarakat


Di panti Asuhan Muthadina, Perumahan Telkomas Makassar

Pada tanggal 21 desember 2015 tepatnya jam 1 lewat kami berangkat ke


pantia asuhan Muthadina untuk melakukan suatu kegiatan sosialisasi atau
pengabdian masayarakat, sebelum kami pergi berhari hari sebelumya kami telah
mempersiapakan sembako, snack dan hadiah kepada bagi anak-anak panti. Saya
dengan Mahmud Aldi Kurniawan naik motor semetara teman-teman saya yang
lain naik mobilnya Siska Desiani Sultan besama kak Sabrina dan kak Muslim

sebagai mentor kami pada saat itu. Semetara kak Adhan telah menunggu kami di
lokasi pengabdian. Pada saat kami sampai di lokasi pengabdian kami disambut
puluhan anak panti yang penuh kegirangan dan ibu panti itu sendiri. Agenda kami
dalam pengabdian yaitu memberikan sosialisasi kepada adik-adik panti mengenai
cara mencuci tangan yang baik dan benar menurut WHO, sosialisasi mengenai ada
makan dan minum, berbagi ilmu kepada tentang kerajinan tangan yang
mempunyai nilai ekonomi dalam hal ini kami mengajarkan cara membuat bross
dari kain berwarna dan di selah-selah sosialisai tadi kami berikan games serta yang
terakhir yaitu penyerahan sembako.
Pada saat pembukaan yang berbicara pada saat itu ialah siska, dimuai
dengan perkenalan diri dari anak-anak panti itu sendiri dan di lanjukan dengan
pengenalan kami sendiri sebagai GB 5 Fakultas Farmasi Universitas Hasanuddin.
Acara di lanjutkan dengan sosialisasi cara mencuci tangan yang baik dan benar
oleh teman saya Filke lay dan Cica. Disini kami mengajarkan bagaimana cara
mencuci tangan yang baik dan benar, dan kami tekankan kepada adi-adik panti
bahwa cuci tangan itu sangat penting terutama pada sebelum makan agar bakteri
dan kuman-kuman yang ada di tangan itu sendiri dapat hilang dan tangan menjadi
bersih, saat itu adik-adik panti sangat berantusias untuk mengikuti sosialisasi
tersebut terutama saat kita memutarkan video senam mencuci tangan dan mencuci
tangan memakai Dettol di luar oleh Filke dan Aldi.
Setelah itu kami mengadakan games dan menentukan pemenangnya,
kegiatan dilanjutkan dengan sosialisasi Adab Makan dan Minum yang di
bawahkan oleh Siska dan Della. Disini kami mengajarkan cara makan dan minum
yang baik, serta etika pada saat makan dan minum. Kemudian kami memberiakan
sedikit ilmu mengenai cara membuat bross dari kain berwarna yang dilengkapi
dengan manik-manik cantik kepada adik adik panti. Sebelum kami melakukannya
terlebih dahulu kami membagi beberapa kelompok untuk membuat kerajinan
tangan tersebut. PJ pada saat itu ialah Jasmin dan husna. Sementara saya dan
teman-teman GB lain mengawasi dan memberikan pengarahan kepada adik-adik
panti bagaimana cara membuatnya. Setelah Bross selesai di buat oleh masing-

masing kelompok, lalu dipililah Bross tercantik oleh kak Sabrina. Pemenang pada
saat itu ialah Bross yang dibuat oleh kelompok yang di awasi oleh Aldi.
Akhir dari rangkaian kegiatan kami yaitu pembacaan doa, foto bersama
serta pemberian sembako, snack dan hadiah kepada pemenang-pemenang games.
Kami merasa bahagia karena dapat melihat senyum yang terpancar dari anak-anak
panti itu sendiri. Taklupa kami ucapkan terimah kasih kepada semua anak-anak
dan ibu panti Muthadina yang telah bekerja sama dan menerima kami dengan baik.
Sekitar jam 5 lewat kami pulang dan pengabdian kami pada saat itu selesai serta
sukses tanpa kendala yang cukup berarti.
NAMA

: MAHMUD ALDI KURNIAWAN

NIM : N11115352
GB

: 5 (LIMA)
PENGABDIAN DI MUHTADINA TELKOMAS
Pada tanggal 21 Desember 2015 kami dari GB 5 mengadakan pengabdian

masyarakat di panti asuhan dan kami GB 5 mendapat lokasi di sekitar telkomas


yang bernama panti asuhan muhtadina dan anak-anak pantiny sekitar 40 orang,
sebelum kami ke panti asuhan, kami mempersiapkan sembako dan jajanan untuk
anak-anak panti, setelah kami mempersiapakan segalah hal yang kami butuhkan,
kami melanjutkan perjalan ke panti asuhan muhtadina telkomas, ketika kami
sampai di panti tersebut, kami di sambut dengan bahagia dengan anak-anak panti
dan ibu panti.
Di panti asuhan muhtadina telkomas kami melakukan kegiatan semacam
cara membersihkan tangan dengan menurut WHO dan kami melakukan senam cuci
tangan yang kami perlihatkan lewat video, kami juga mengajak anak-anak panti
bermain game setelah kami melakukan sosialisasi kepada anak-anak panti tersebut,
ada juga anak-anak panti tidak bersekolah karena kekurangan dana dari pemerintah
terhadap panti tersebu, setiap kami melakukan pertanyaan apa kah kalian masih
mau melanjutkan sekolah?? jawab mereka saya masih mau sekolah jika ada yang

mau biayai kami, betapa keinginan untuk sekolah sunggu besar sekali, kami
bangga melihat anak-anak bersemangat dan berbahagia.
Setelah kami main games, kami mengajarkan adab makan dan adab minum
karena hal itu penting ketika kita makan atau minum mengharuskan untuk berbaca
doa sebelum makan dan minum atau sesudah makan dan minum. Setelah kami
mengajarkan adab makan dan minum kami mengajak bermain games lagi, setelah
kami selesai bermain games, kami membuat kerajinan yaitu bross karena mereka
belum di ajarkan membuat kerajinan tangan dan kami yang mengajarkannya, kami
bagi kelompok agar mereka bisa kompok dan kreatif melakukan pengerjaan
kerajinan, ketika kami membuat bross anak-anak sangat semangat sekali membuat
kerajinan tersebut.
Setelah kami selesai membuat kerajinan tersebut kami dari GB 5 menilai
mana yang paling kreatif ternyata anak-anak panti semua kreatif dan kami sampai
bingung yang mana terbaik jadi kami memilih dan ternyata dari kelompok saya
yang lebih bagus tapi menurut saya semua yang mereka buat bagus dan kreatif,
setelah kami membagikan jajanan dan hadiah yang mereka memenangkan saat
game tersebut, setelah itu kami melakukan foto bareng bersama anak panti dan ibu
panti, ketika kami selesai melakukan kegiatan di panti muhtadina telkomas kami
membrikan sembako yang kami bawah dan kami berterimakasih kepada anak-anak
panti dan ibu panti atas bisa meluangkan waktu untuk kami, kami. Kami dari GB
5 sangat senang dan bahagia melakukan pengabdian masyarakat di Panti Asuhan
Muhtadina Telkomas.

Nama : Jasmine Istighfarina Hasan


GB : 5
Resume Pengabdian Masyarakat
PENGERTIAN
Pengabdian kepada masyarakat merupakan pelaksanaan pengamalan ilmu
pengetahuan, teknologi dan seni budaya langsung pada masyarakat secara
kelembagaan melalui metodologi ilmiah sebagai penyebaran Tri Dharma Perguruan
Tinggi serta tanggung jawab yang luhur dalam usaha mengembangkan kemampuan
masyarakat, sehingga dapat mempercepat laju pertumbuhan tercapainya tujuan
pembangunan nasional.
TUJUAN
Tujuan yang hendak dicapai melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat
adalah sebagai berikut:
a. Bertambahnya kecepatan proses peningkatan kemampuan sumber daya
manusia sesuai dengan laju pertumbuhan pembangunan.
b. Bertambahnya kecepatan upaya pengembangan masyarakat ke arah
terbinanya masyarakat yang harmonis serta dinamis yang siap menempuh
perubahan-perubahan menuju perbaikan dan kemajuan sesuai dengan nilainilai sosial budaya dan norma-norma dalam kehidupan masyarakat
berkembang dalam kehidupan masyarakat yang berlaku.
c. Bertambahnya kecepatan usaha pembinaan institusi dan profesi masyarakat
sesuai dengan laju pertumbuhan proses modernisasi dalam kehidupan
masyarakat itu sendiri.
d. Untuk memperoleh umpan balik dan masukan bagi fakultas dalam rangka
meningkatkan relevansi pendidikan, diperlukan adanya ahli-ahli yang
memiliki kemampuan secara interdisipliner dan multidisipliner.

SASARAN
Sasaran pengabdian kepada masyarakat adalah sebagai berikut:
a. Masyarakat luar kampus yang memerlukan bantuan dan petunjuk untuk
meningkatkan kemampuan dalam pemecahan masalah untuk menunjang
pembangunan. Yang diutamakan adalah mereka yang memiliki kedudukan
diutamakan strategis dalam lapiran masyarakat, yaitu antara lain unsurunsur pimpinan, pemuda atau remaja yang mampu melipatgandakan dan
menyebarluaskan hasil kegiatan pengabdian pada masyarakat.
b. Masyarakat pendidikan khusus, yang sesuai dengan prioritas dalam bidang
sains, kependudukan dan lingkungan hidup, serta lembaga pendidikan dan
lembaga masyarakat yang memerlukan pembinaan dan pengembangan
secara khusus.
RUANG LINGKUP
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat secara umum meliputi ruang lingkup
sebagai berikut:
a. Pengembangan ilmu pengetahuan teknologi dan seni menjadi produk yang
secara langsung dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.
b. Penyebarluasan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni budaya menjadi
produk yang perlu diketahui dan dimanfaatkan oleh masyarakat. Usaha ini
dapat dilakukan melalui berbagai cara seperti memberikan penyuluhan,
menyediakan percontohan, memperagakan, dan menerbitkan media
publikasi.
c. Penempatan ilmu pengetahuan dan teknologi secara benar dan tepat sesuai
dengan situasi masyarakat dan tuntutan pembangunan.
d. Pemberian bantuan kepada masyarakat dalam mengidentifikasi masalah
yang

dihadapi

serta

mencari

mempergunakan pendekatan ilmiah.

alternatif

pemecahannya

dengan

e. Pemberian jasa pelayanan profesional kepada masyarakat dalam berbagai


bidang permasalahan yang memerlukan penanganan secara cermat dengan
menggunakan keahlian dan keterampilan yang belum dimiliki oleh
masyarakat yang bersangkutan.
BENTUK KEGIATAN
Berdasarkan tujuan-tujuan yang ingin dicapai, program pengabdian kepada
masyarakat dapat dibedakan menjadi lima bentuk, sebagai berikut:
a. Pendidikan Pada Masyarakat
Kegiatan pendidikan pada masyarakat dapat berbentuk pendidikan nonformal
dalam rangka pendidikan kesinambungan (contuining education). Pelaksanaan
dapat dilakukan dalam berbagai jenis, baik yang bersertifikat maupun yang tidak.
Jenis-jenis program pengabdian pada masyarakat meliputi penataan, loka karya,
kursus-kursus, penyuluhan-penyuluhan, kampanye, publikasi-publikasi, proyekproyek, percontihan, dan demonstrasi seperti pameran.
b. Pelayanan Pada Masyarakat
Pelayanan pada masyarakat di sini ialah pemberian pelayanan secara
profesional oleh perguruan tinggi kepada masyarakat yang memerlukannya.
Pelayanan profesional yang dimaksud, bukan penelitian ilmiah tetapi lebih berupa
pekerjaan

rutin

yang

penanganannya

perlu

oleh

tenaga

profesional.

Jenis-jenis program pengabdian pada masyarakat yang termasuk dalam


bentuk pelayanan pada masyarakat meliputi konsultasi , bimbingan karier,
pelayanan olah raga, pembinaan kesadaran terhadap lingkungan hidup, pembinaan
koperasi, pembinaan kewiraswastaan dan sumber daya, pelayanan rintisan dalam
bentuk-bentuk keahlian khusus dan sejenisnya.

c. Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM)


Kuliah kerja mahasiswa merupakan bentuk kegiatan pada masyarakat yang
bersifat khusus karena dalam kuliah kerja mahasiswa dharma pendidikan dan
penelitian dipadukan ke dalamnya serta melibatkan sejumlah mahasiswa dan staf
pengajar yang banyak. Jenis-jenis program pengabdian pada masyarakat yang
termasuk dalam bentuk program kuliah kerja mahasiswa meliputi bidang
kewiraswastaan (ekonomi), sarana dan prasarana, produksi, pendidikan, sosial
budaya, akuntansi dan kependudukan.
d. Pengembangan Wilayah Secara Terpadu
Pengembangan wilayah secara terpadu merupakan bentuk kegiatan
pengabdian pada masyarakat yang menghasilkan konsep atau pola perencanaan
pembangunan wilayah secara terpadu dan bersifat komprehensif yang secara
langsung menunjang proses pembangunan. Untuk melaksanakan kegiatan semacam
ini fakultas memiliki ahli yang telah memiliki ilmu pengetahuan secara baik, dan
dapat menghimpun berbagai ahli untuk bekerja sama secara baik, dan bekerja sama
secara interdisipliner dan multidisipliner.
Jenis-jenis program pengembangan wilayah secara terpadu yaitu kerjasama
antara fakultas dengan pemerintah daerah dalam rangka perumusan masalah
pembangunan, kerjasama antara fakultas dengan pemerintah daerah dalam
memecahkan masalah-masalah pembangunan secara komprehensif dalam kegiatankegiatan nyata, kerjasama nyata, kerjasama dalam membina masyarakat pedesaan.
f. Pengembangan Hasil Penelitian
Karena semua hasil penelitian terjadi dalam bentuk yang siap untuk
dilaksanakan dan dimanfaatkan oleh masyarakat, perlu ada upaya-upaya untuk
mengembangkan hasil penelitian tersebut menjadi produk baru yang lebih siap
untuk dimanfaatkan oleh masyarakat. Produk hasil pengembangan itu dapat
berupa pengetahuan terapan atau teknologi yang siap pakai dan hasilnya
dirasakan oleh masyarakat pemakai. Jenis-jenis program pengabdian pada

masyarakat yang berbentuk program pengembangan hasil penelitian meliputi


program kaji tindak atau action research, program yang dikembangkan dari
hasil penelitian sehingga menghasilkan produk baru yang berupa pengetahuan
terapan, atau teknologi dan seni siap pakai.
Pengabdian masayarakat yang dilakkan oleh GB saya dilaksanakan pada
tanggal 21 Desember 2015 bertempat di panti asuhan Muhtadina, Perumahan
Telkomas. Adapun pengabdian yang saya lakukan berupa sosialisasi bagaimana
cara mencuci tangan yang baik dan benar, adab makan dan minum, dan
mengajarkan keterampilan untuk membuat bros cantik serta games yang
bertaburkan banyak hadiah.
Kendala yang kami hadapi selama proses pengabdian adalah ketika barang
yang akan kami angkut cukup banyak ditambah lagi jumlah kami juga banyak dan
hanya menggunakan mobil sehingga kami harus rela bersempit-sempitan di dalam
mobil, dimana juga ketika panti tersebut berada di sebuah gang sempit sehingga
kami harus berjalan lagi untuk mengangkat semua barang bawaan kami ditambah
pula dengan cuaca yang tidak menguntungkan. Awalnya kami juga lumayan
canggung di hadapan para anak-anak panti takut nanti apa yang kami bawakan
kurang disenangi atau membosankan, karena anak-anak disana terdiri dari dua
kategori jenjang yang cukup mencolok yakni SD dan SMP. Anak-anak dengan
kategori jenjang SMP belum bisa berbaur dengan kami sehingga kami kesulitan
ketika menyampaikan materi sosialisasi sehingga kami melakukan pendekatan
secara personal ketika anak-anak dengan kategori jenjang SD melakukan games
alhasil mereka akhirnya lebih terbuka dan tidak begitu malu lagi kepada kami.
Namun, semua kendala yang kami hadapi itu terbayarkan ketika melihat
wajah bahagia mereka ketika tertawa bahagia pada saat mereka bermain dan
antusiasme mereka ketika untuk menerima materi yang kami bawakan.

NAMA : NURFADILA
NIM : N111 15 004
GB : 5
PENGABDIAN MASYARAKAT
(BERBAGI ITU INDAH)
Dalam pengbdian masyarakat ,kami melakukannya di suatu tempat yaitu di
Panti Asuhan tepatnya di panti asuhan Muh Tadina yang terterletak di Telkomas .
Dalam pengabdian kami,kami mensosialisasikan beberapa tema/hal yaitu tentang
Tata cara Cuci tangan yang baik, Adab Makan dan Minum,dan juga
melakukan/membuat kerajinan tangan yaitu Bros. Dalam pengabdian kami kali ini
,kami dari GB 5 Fakultas Farmasi Universitas Hasanuddin di pantau oleh kakakkakak mentor kami yaitu kakak Sabrina dan juga kakak Adhan.
Di panti Asuhan tersebut kami mensosialisasikan tema-tema atau hal-hal di
atas tadi kepada anak-anak panti yang terdiri dari anak TK,SD,SMP,dan juga SMA.
Antusias mereka dalam mendengarkan ataupun menyimak materi yang kami
bawakan cukup baik dan sangat bersemangat terutama yang anak TK dan SD,

meskipun tidak semuanya karena pasti kakak-kakaknya sudah mengetahuinya


seperti yang sudah SMP dan juga SMA.
Adapun kendala yang sempat kami temui dalam melakukan pengabdian ini
yaitu dalam penyampain materi adad cuci tangan yang baik. Pada saat salah satu
teman kami mengalami kesulitan dalam penyampaian praktik cuci tangan yang baik
karena hujan ,karena WC nya itu di luar dan tidak ada penutupnya diatas.
Dalam pengabdian kami ini ,kami tidak hanya sekedar mensosialisaikan
tentang cara cuci tangan yang baik,adab makan dan minum,dan mengajari membuat
kerajinan tangan. Tetapi kami juga menyelinginya dengan bermain game yang
insya Allah juga menambah wawasan-wawasan adik-adik panti. Didalam sesi game
ini sangat seru karena kami selau memancing mereka bahwa pemenangnya akan
mendapatkan piala

Jadi ,mereka sangat bersemangat untuk memenangkan

permainan yang kami berikan.


Dan,pada saat semua susunan acara telah kami sampaikan ataupun lakukan
tibalah saatnya kami membagi-bagikan hadiah semacam snack kepada semua anakanak panti. Dan tak lupa pula hadiah untuk sang juara di tiap sesi permainan yaitu
hadiahnya sebuah celengan yang insya Allah akan bermanfaat untuk mereka semua.
Lalu ,pada saat kami ingin pamit untuk pulang kami semua berkumpul dan
duduk dengan rapi untuk melakukan doa bersama. Kemudian ,tak lupa juga kita
semua foto-fotoo setelah itu.
Kesan dalam pengabdian kami kali ini yang saya rasakan yaitu seru,sangat
lucu,dan juga kakak-kakak yang ada di panti itu kurang memerhatikan apa yang
kami sampaikan. Tapi ,kami paham akan hal itu semua. Tetapi intinya semua
kegiatan dari awal sampainya penutupan semuanya asyik dan menyenangkan.
Pesan saya untuk adik-adik Panti Asuhan

tetap semangat jangan pernah

menyerah kalian pasti bisa sukses melebihi mereka-mereka yang berkehidupan


serba ada.
Terima kasih untuk Ibu dan adik-adik panti Asuhan Muh Tadina karena
telah menerima,mengijinkan dan memberi kami kesempatan untuk melakukan

pengabdian di tempat kalian. Dan semoga apa yang kita semua doakan dan citacitakan dapat tarkabul, Amin Ya Allah ..

Nama

: ANDI HERNI YUNITA

NIM

: N111 15 502

GB

:5

Tugas Resume
Pengabdian kepada masyarakat merupakan pelaksanaan pengamalan ilmu
pengetahuan, teknologi dan seni budaya langsung pada masyarakat secara
kelembagaan melalui metodologi ilmiah sebagai penyebaran Tri Dharma Perguruan
Tinggi serta tanggung jawab yang luhur dalam usaha mengembangkan kemampuan
masyarakat, sehingga dapat mempercepat laju pertumbuhan tercapainya tujuan
pembangunan nasional.
Sebagai seorang mahasiswa sudah menjadi tugas kita untuk melaksanakan
tri dharma sebagai bentuk penghargaan kita kepada masyarakat. Oleh karena itu,
kami dari GB 5 Fakultas Farmasi Universitas Hasanuddin melakukan pengabdian
di salah satu panti asuhan di Makassar, tepatnya panti asuhan Muhtadina di Jl. Poros
Perumahan Telkom Mas Lanraki Lorong III. Setelah melakukan beberapa kali
observasi dibeberapa panti asuhan kami merasa panti asuhan tersebut yang sangat
membutuhkan uluran tangan.

Panti asuhan Muhtadina terdapat 35 orang anak dengan berbagai tingkatan


umur dari SD, SMP, dan SMA. Pada pengabdian ini kami melakukan sosialisasi
mengenai cara mencuci tangan yang baik dan adab makan dan minum serta kami
menyelipkan beberapa games disela-sela sosialisasi. Pada saat melakukan observasi
bapak panti mengatakan bahwa anak-anak panti masih kurang mengetahui tentang
keterampilan sehingga kami pun berinisiatif untuk mengajarkan kepada mereka
keterampilan membuat bros dari kain flannel. Kami memberikan panti tersebut
sembako, pakaian yang sudah tidak kami pakai, alat tulis menulis serta makanan
ringan dan hadiah yang akan kami berikan kepada anak-anak yang menang bermain
games.
Ketika hari pengabdian kami sedikit kecewa karena jumlah anak-anak panti
yang ada saat itu tidak sesuai dengan yang kami harapkan, ibu pantinya mengatakan
bahwa ada beberapa anak yang sekolah siang jadi mereka tidak bisa hadir. Diawali
dengan sosialisasi cara mencuci tangan yang baik, kami mengajarkan kepada adikadik cuci tangan yang baik dengan bahasa yang mudah mereka mengerti, kami juga
menayangkan video senam cuci tangan dan kami pun mengajak adik-adik untuk
ikut senam cuci tangan. Menurut kami tidak lengkap jika kami hanya memberikan
materi, jadi kami pun mempraktekkan kepada adik-adik cuci tangan yang baik
dengan menggunakan sabun. Setelah materi pertama kami bermain games yang
menimbulkan canda tawa bersama adik-adik. Materi kedua mengenai adab makan
dan minum yang baik, pada saat menjelaskan kami sedikit sulit menjelaskan karena
ada beberapa adik-adik yang kurang mengerti, itu karena bahasa kami yang
gunakan terlalu tinggi seperti kata-kata pencernaan, lambung dan lain-lain sehingga
kami harus mencari kata yang dapat membuat mereka mengerti. Setelah itu kami
lanjutkan lagi dengan games dan bermain.
Setelah melakukan sosialisasi dan berbagi pengetahuan, kami lanjutkan
dengan mengajarkan keterampilan. Kami membagi adik-adik dalam sebuah
kelompok dimana kami gabung mereka antar SD,SMP dan SMA. Kami melihat
bagaimana antusias mereka untuk belajar mengenai keterampilan sehingga kami
pun semangat untuk mengajarkan mereka. Selama proses membuat keterampilan

saya sempat bertanya-tanya kepada salah satu adik panti yang bernama Andhika
dan Adrianyah, mereka baru kelas 4 SD dan mereka sangat aktif pada saat kami
sosialisasi tadi. Saya bertanya kepada mereka mengenai apa cita-citanya jika besar
nanti, dan Adriansya menjawab jika ia ingin bekerja dan mendapatkan uang sebesar
25.000 rupiah , dan pada saat itu hati saya terassa terketuk bahwa anak sekecil ini
saja bisa berpikir untuk segera bekerja dan mendapatkan uang. Mereka yang tidak
punya orang tua masih bisa tersenyum bahkan tidak pernah mengeluh, sedangkan
kita yang masih lengkap memiliki orang tua terkadang kita lupa akan bersyukur
bahkan sering mengeluh.
Semua rangkaian acara pengabdian yang telah kami susun berjalan lancar,
kemudian kami memberikan hadiah kepada adik-adik yang menang dalam games
serta adik-adik yang membuat bros paling kreatif kami beri hadiah pula. Kami
membagikan juga kepada adik-adik berupa snack-snack. Sebagai penutup kami
mengadakan doa bersama, dimana salah satu anak panti memimpin doa, dan
akhirnya kami tutup dengan penyerahan sembako serta alat tulis menulis kepada
panti tersebut.
Usai sudah rangkaian pengabdian yang telah kami lakukan dari GB 5
dengan kakak-kakak mentor yaitu kak Sabrina dan kak Adhan. Semuanya dapat
berjalan lancar berkat kerja sama teman-teman GB 5 serta dengan bimbingan kakak
mentoring kami. Semoga apa yang telah kami lakukan dapat bermanfaat kepada
adik-adik panti terkhususnya kepada kami sendiri untuk sadar bahwa kami
memiliki kewajiban untuk mengabdi kepada masyarakat.

Nurazizah
N11115072
Gb 5
Artikel pengabdian kepada masyarakat
Indahnya berbagi dipanti asuhan Muhtadinah
Pengabdian kepada masyarakat merupakan salah satu dari tri darma
perguruan tinggi . Pengabdian kepada masyarakat juga merupakan kegiatan yang
memanfaatkan ilmu pengetahuan dalam upaya memberikan sumbangan demi
kemajuan masyarakat . Salah satu bentuk dari pengabdian kepada masyarakat yaitu
dengan mengunjungi panti asuhan . Di era globalisasi ini, sudah jarang ada yang
peduli atau memperhatikan orang lain , khususnya anak-anak yang ada di panti
asuhan yang kurang dalam segala hal . dan melalui pembinaaan ini , kita diberi
kesempatan untuk menjadi seorang relawan yang memberikan bantuan kepada
orang-orang yang membutuhkan .
Jenis kegiatan pengabdian yang kami GB 5 lakukan adalah melakukan
pengabdian kepada anak-anak panti asuhan khususnya dipanti asuhan Muhtadinah
yang letaknya di telkomas. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari senin tepatnya
tanggal 21 desember 2015, pukul 14.00 17.00 WITA dengan bimbingan kakak
mentor. Manfaat dari Kegiatan ini dilakukan untuk mendekatkan diri antara
mahasiswa dan anak-anak dipanti asuhan juga kepada masyarakat, juga sebagai
motivasi bagi mereka agar kedepannya juga dapat menjadi mahasiswa yang
berguna bagi masyarakat lainnya.
Pengabdian yang kami lakukan dipanti asuhan, memiliki beberapa konsep
diantaranya, kami menyalurkan beberapa materi yang cukup penting untuk
diketahui oleh anak-anak. Materi yakni cara mencuci tangan yang baik menurut
who dan adab makan yang baik dan benar. Selain materi, kami juga memberikan
pengetahuan mengenai kerajinan dan beberapa games yang bertujuan untuk
menghibur adik-adik yang berada dipanti asuhan tersebut. Setelah itu, kami

memberikan apresiasi kepada adik-adik berupa hadiah kecil yang bermanfaat


kepada adik-adik dan beberapa snack untuk anak panti serta sembako yang
kedepannya dapat berguna bagi panti asuhan tersebut.

Meskipun kegiatan mengabdi kepada masyarakat khususnya mengabdi


dipanti asuhan Muhtadinah dapat dikatakan lancar , namun masih terdapat kendala
dalam melaksanakan kegiatan ini , diantaranya adalah kurangnya anak panti yang
dapat hadir pada waktu itu disebabkan masih ada yang berada di sekolah .

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat merupakan kegiatan yang sangat


bermanfaat. Panti asuhan menjadi tempat pengabdian kami, karena kami ingin
mengenal dan bersosialisaasi dengan anak-anak yang hidup mandiri tanpa adanya
kepedulian tersendiri dari orang tua kandungnya.

Filke Lay
N11115306
GB 5
PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Pengabdian kepada masyarakat (PKM) adalah salah satu dari
tiga unsur Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu pendidikan, penelitian
dan pengabdian pada masyarakat. Kegiatan ini lebih mengutamakan
kepada aktivitas nyata yang dilakukan oleh mahasiswa, sehingga
keberadaannya di tengah masyarakat dapat memberikan manfaat,
khususnya warga masyarakat yang berada di lokasi PKM itu sendiri.
Tujuan utama Pengabdian kepada masyarakat (PKM) adalah
mengembangkan kepribadian mahasiswa "Personality Development,
adapun salah satu unsur penunjang untuk mewujudkannya adalah
pengembangan segi persepsi, kognisi dan sikap mahasiswa terhadap
masyarakat (lingkungannya). Selain itu, tujuan Pengabdian kepada
masyarakat (PKM) adalah mendekatkan lembaga pendidikan dengan
masyarakat, sehingga perguruan tinggi dapat membantu pemerintah
dalam mempercepat gerak pembangunan dan mempersiapkan kaderkader pelaku pembangunan yang berkualitas. Pengabdian ini juga
dilakukan untuk menyalurkan pengetahuan mahasiswa agar menambah
wawasan masyarakat.
Sasaran kegiatan Pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini
adalah panti asuhan, sehingga kegiatan yang dilakukan berdasarkan
tingkat pemahaman anak-anak dari panti asuhan itu sendiri.
Kegiatan ini dilakukan untuk mendekatkan diri antara
mahasiswa dan anak-anak dipanti asuhan juga kepada masyarakat, juga
sebagai motivasi bagi mereka agar kedepannya juga dapat menjadi
mahasiswa yang berguna bagi masyarakat lainnya.
Jenis kegiatan yang kami lakukan adalah melakukan
pengabdian kepada anak-anak panti asuhan yang letaknya tidak jauh
dari Universitas Hasanuddin. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari senin

tepatnya tanggal 21 desember 2015 dipanti asuhan Muhtadinah yang


letaknya di telkomas.
Pengabdian yang kami lakukan dipanti asuhan, memiliki
beberapa konsep diantaranya, kami menyalurkan beberapa materi yang
cukup penting untuk diketahui oleh anak-anak. Materi yang kami
paparkan diantarannya ialah materi tentang bagaimana cara mencuci
tangan yang baik menurut WHO. Selain itu dalam kegiatan ini juga
dipaparkan materi mengenai adab makan dan minum yang baik dan
benar serta mengajarkan kepada anak-anak panti untuk membuat
sebuah kerajinan yang nantinya bisa menjadi modal yang dapat dijual.
Kerajinan ini berupa kerajinan dalam membuat sebuah bros, yang
dimana pembuatannya sangat mudah dan tidak membutuhkan waktu
yang lama. Selain materi dan kerajinan, kami juga memberikan
beberapa games diantaranya; Indonesi pintar dan pesan berantai.
Games ini bertujuan untuk menghibur adik-adik yang berada dipanti
asuhan tersebut. Setelah itu, kami memberikan apresiasi kepada adikadik yang memenangkan games berupa hadiah yang bermanfaat kepada
adik-adik. Kegiatan kami ini juga menyediakan beberapa snack untuk
anak panti serta sembako yang kedepannya dapat berguna bagi panti
asuhan tersebut.
Adapun beberapa kendala yang kami hadapi dalam kegiatan
ini yaitu anak-anak panti masih dalam keadaan tidur ketika kami
datang. Selain itu beberapa dari anak-anak panti tidak bisa hadir
bersama disebabkan beberapa anak panti ada yang masuk rumah sakit
dan ada sebagian yang masih sekolah. Sehingga anak-anak panti
tersebut tidak cukup banyak.
Namun walaupun terdapat beberapa kendala yang kami hadapi
pada akhirnya kami dapat melaksanakan kegiatan kami ini dengan baik
dan sesuai dengan harapan kami.

SISKA DESIANA SULTAN


N111 15 056
GB 5

Pengabdian masyarakat
Senin, 21 Desember 2015 pukul 14.30 hingga 17.30, kami GB 5 Fakultas
Farmasi Universitas Hasanuddin melaksanakan kegiatan social yang merupakan
salah satu proses dari pembinaan kami selaku Mahasiswa Baru yakni Reformulasi
Sikap Etika dan Pola Pikir berupa kegiatan Pengabdian Masyarakat. Pada kegiatan
ini, kami memilih untuk melaksanakannya di Panti Asuhan Muhtadina yang terletak
di Perumahan Telkomas Makassar. Mengapa kami memilih panti asuhan? Karena
kami berpikir akan lebih mudah dalam persiapan-persiapan yang khendak ingin
dilengkapi dan pemberian materinya pun yang kami dapat sampaikan sesuai dengan
kemampuan kami, kami merasa tidak cukup lebih dewasa untuk memberikan
arahan atau materi kepada orang-orang yang lebih tua dari kami. Maka dari itu kami
tidak memilih panti jompo.
Langkah pertama yang kami lakukan sebelum melakukan kegiatan tersebut
dan turun langsung ke lapangan adalah membuat sebuah perencanaan apa-apa yang
khendak ingin kami siapkan sebelumnya. Dari hal penentuan lokasi pengabdian
masyarakat, orang-orang yang dihadapi pada saat pengabdian, materi-materi yang
ingin kami sosialisasikan, permainan-permainan yang ingin kami sajikan, dan
sumbangan-sumbangan yang ingin kami hanturkan.
Hal pertama yang kami lakukan adalah penentuan lokasi kegiatan
pengabdian masyarakat. Seperti yang sudah saya paparkan sebelumnya, kami
memilih panti asuhan sebagai lokasi kami melakukan kegiatan ini. Beberapa dari
teman GB 5 melakukan observasi di berbagai panti asuhan agar dapat dilakukan
pengecekan jumlah anak panti dan kisaran umur yang berada didalamnya untuk
disesuaikan dengan materi yang ingin di sosialisasikan dan games yang ingin
disajikan nantinya. Dalam langkah ini, kami mengalami kendala berupa panti yang

kami cek tempat-tempatnya sudah ada dari GB lain ataupun dari Fakultas lain yang
memesannya untuk melakukan kegiatan yang sama. Namun pada akhirnya kami
menemukan panti yang pas untuk kegiatan kami ini. Panti yang beranak panti 35
orang berkisar umur 2th s/d 16th dan bagunan yang tidak layak untuk mewadahi
mereka serta kebersihan yang tidak menjamin membuat kami memilih panti ini
untuk melakukan kegiatan Pengabdian Masyarakat. Setelah melakukan observasi
dan sedikit berbincang-bincang dengan bapak pemilik panti ini, kami sedikit
mendapat gambaran mengenai anak-anak yang diasuhnya. Mereka cukup disiplin
dan sopan. Sepulangnya sekolah, mereka berkumpul untuk makan bersama dan
melakukan kegiatan-kegiatan positif yang sudah bapak dan ibu panti sediakan.
Seperti mengaji, menonton televisi, tidursiang, dsb. Mereka tidak diizinkan untuk
bermain diluar karena ibu panti merasa gelisah ketika mereka akan terkontaminasi
pergaulan yang negatif nantinya. Maka dari itu kami akan menyelipkan
penyampaian sosialisasi berupa kerajinan tangan agar mereka dapat lebih kreatif
dengan berdiam dirinya didalam panti.
Langkah kedua, kami menentukan materi apa yang ingin disosialisasikan
kepada mereka. Dengan menyesuaikan waktu yang kami rencanakan 180 menit
melakukan kegiatan ini, kami hanya dapat menyampaikan 2 materi yang akan kami
selipkan games tiap materinya. 3 materi dan 3 games kami tentukan penanggung
jawab dari teman kami GB 5, yang dimana penanggung jawab materi mencari
materi apa yang ingin disampaikan juga kelengkapan lainnya yang khendak ingin
disiapkan ketika memaparkan materi. Begitu juga dengan penanggung jawab games
yang akan bertanggung jawab mengenai games apa yang ingin dimainkan dan
kelengkapan-kelengkapannya. Untuk materi, kami memberikan sosialisasi
mengenai cucitangan dengan baik, adab makan&minum, dan kerajinan tangan.
Untuk games, kami menyajikan games Indonesia Pintar, bisik berantai, dan bom
angka.
Langkah ketiga, kami membuat daftar belanjaan yang ingin kami
sumbangsikan ke panti tersebut berupa snack untuk hiburan peranak, sembako, dan
hadiah-hadiah bagi para pemenang. Setelah kami bicarakan dan kami catat apa yang

perlu kami belanjakan, kami dari GB 5 menyumbang tunai sebagai dana yang kami
gunakan untuk kegiatan ini. Adapun beberapa dari teman kami yang pergi belanja
kelengkapan kerajinan, adapun yang berbelanja sembako, dan hadiah-hadian
dengan orang yang berbeda-beda. Setelah semua lengkap kami sediakan, kami pun
berbagi tugas ada yang membungkus snack, ada yang membungkus hadiah dan ada
yang mencari kelengkapan lainnya seperti LCD. Dapat dikatakan koordinasi kami
dengan sesama teman GB sudah cukup baik karena kami dapat menyelesaikannya
dengan cepat dan tidak mengulur-ngulur waktu.
Setelah semua pelengkapan selesai disiapkan, kami menentukan tanggal
untuk melaksanakan kegiatan ini dan bersiap diri menghadapi anak-anak. Dari
kesiapan kami disini dapat kami petik kerjasama yang kami bangun sangat
menyenangkan dan membuat perasaan sangat bahagia tersendiri. Setelah hari itu
tiba, kami berangkat bersama dengan perasaan tidak sabar membagi kebahagiaan
kepada mereka-mereka yang kami rindukan senyumannya. Setiba disana, kami
membuka kegiatan ini dengan sedikit perkenalan antar anak panti dengan kakakkakak dari GB 5 Fakultas Farmasi Universitas Hasanuddin. Setelah itu kami lanjut
dengan materi cucitangan dengan baik, pada materi ini, kami memutarkan video
senam cucitangan dengan diikuti dengan kami panitia serta para adik-adik panti.
Dari anak yang paling aktif kami beri hadiah karena semangatnya yang luarbiasa.
Setelah materi, kami bermain games dengan memainkan adik-adik yang masih
berpendidikan Sekolah Dasar. Dengan keluguan mereka yang baru mendapati
games ini, banyak hal yang terjadi yang dapat merupakan hal tersebut menjadi
sebuah lelucon sehingga semua menikmati kelucuan-keluacuan yang terjadi tanpa
direncanakan. Setelah games kami lanjut materi adab makan dan minum kemudian
kami selipkan lagi games selanjutnya. Materi selanjutnya kerajinan tangan, pada
sosialisasi ini kami langsung membagi kelompok yang sudah terbagi rata
1kelompok terdapat anak kecil dan anakbesarnya. Disini lah kami juga membangun
kerjasama mereka dalam menyelesaikan suatu hal yang menarik bersama-sama.
Dari hasil kerajinan terbaik mendapatkan hadiah dari penanggung jawab. Setelah
itu kami bermain lagi games penutup. Dari setiap games yang kami sajikan, kami
pun merasa sangat bahagia melihat mereka menikmati dan mereka pun terhibur

dengan tiap-tiap gamesnya. Setelah rangkaian acara selesai, kami membagikan


snack secara merata dan pemberian sembako kepada ibu panti. Tiap kegiatan yang
kami lakukan, tak lupa dan tak akan pernah lupa kami menginputnya dalam bentuk
dokumentasi.
Sekian dari resume yang saya paparkan mengenai kegiatan yang kami
lakukan selama Pengabdian Masyarakat, mohon maaf apabila ada salah-salah kata
yang tak sengaja saya sampaikan. Semoga pemaparan ini dapat bermanfaat bagi
tiap orang yang membacanya.
Wassalamualaikum Wr. Wb.

NAMA

: HUSNA

NIM

: N111 15 021

GB

:5
MARI BERBAGI
MARI BERINVESTASI
Tak ada yang lebih menggembirakan selain menyenangkan hati orang lain,

kembali menyadarkan diri sendiri bahwa banyak manusia-manusia di sekeliling kita


yang membutuhkan uluran tangan dari kita, menyadarkan diri yang begitu sombong
untuk kembali merendah diri. Disamping karena merupakan salah satu agenda dari
syarat menjadi KEMAFAR-UH, dengan kesadaran yang telah saya sebutkan
sebelumnya, maka berangkatlah saya bersama anggota keluarga GB 5 dalam
rangka PENGABDIAN, salah satu dari tiga TRIDARMA mahasiswa menuju
tempat yang telah ditentukan sebelumnya untuk melaksanakan agenda yang telah
diatur sebelumnya. PANTI ASUHAN MUHTADINA tepatnya di TELKOMAS,
tempat yang ditunjukkan Allah untuk kami agar bisa BERBAGI kepada anak-anak
panti disana juga BERINVENTASI ilmu di tempat itu. Sungguh menyejukkan hati
saat awalnya hati ciut karena cuaca saat itu tidak mendukung tapi saat tiba dipanti
itu sendiri Subhanallah muka ceria dari anak panti tersebut lalu membuat senyum
kami melebar dan air mata seakan-akan beradu keluar dari singgahsananya, melihat
anak-anak kecil dati umur 2 tahun sampai 15 tahun telah merasakan bagaimana
nyerinya hati di tinggal orang tua, tinggal bersama orang-orang yang tidak mereka
kenal di umur mereka yang belum tahu bagaimana bersosialisasi dengan orang lain.
Sungguh menakjubkan ketegaran hati mereka. Pengabdian yang kami lakukan dari
jam dua sampai jam lima tersebut, kami rasa belum cukup untuk lebih mendekatkan
diri kami dengan mereka adik-adik panti.
Agenda yang kami lakukan pada hari itu kami bagi dalam tiga segmen yaitu
: Sosialisasi tentang cuci tangan yang baik, sosialisasi tentang adab makan dan
minum serta membuat kerajinan tangan. Tak lupa pula kami menyisipkan game

didalam agenda tersebut agar adik-adik dipanti tersebut tidak bosan dengan materi
juga untuk mengembalikan konsentrasi dari adik-adik panti.
Sosialisasi cuci tangan kami masukkan dalam agenda pengabdian karena
kami sadar bahwa adik-adik dari panti tersebut harus kami ajarkan bagaimana
menjaga kebersihan diri mereka disamping mereka juga tinggal bersama-sama agar
mereka lebih peduli kepada sesama mereka yang tinggal disana. Penanggung jawab
dari sosialisasi cuci tangan awalnya memberikan materi tentang pentingnya cuci
tangan yang benar itu, bagaimana mencuci tangan yang baik serta menjelaskan
langkah-langkah mencuci tangan yang baik dan benar. Selain itu, kami juga
bersama-sama melakukan senam bersama senam cuci tangan yang baik dan benar
agar adik-adik panti lebih mudah memahami materi yang kami sampaikan.
Kemudian untuk mengakhiri sosialisasi tersebut, kami dan adik-adik langsung
menuju kesumur untuk mempraktekkan langsung cara cuci tangan yang baik dan
benar juga untuk mengetahui bagaimana mereka menangkap materi yang telah di
berikan.
Setelah melakukan sosialisasi cuci tangan, kami kemudian melakukan
game. Setelah game berakhir, kami langsung melangkah ke materi yang kedua yaitu
sosialisasi adab makan dan minum. Sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan
gambaran kepada mereka bagaimana sebenarnya adab/sopan santun mereka dalam
makan ataupun minum. Kami memberikan beberapa tips bagaimana seharusnya
adab sebelum maupun sesudah makan ataupun minum. Materi ini dibawakan oleh
dua orang dari gb kami dan juga dibawakan dengan kata-kata yang sesuai dengan
umur mereka, agar mereka tidak mengantuk saat menerima materi.
Dan setelah selesai dengan sosialisasi adab makan dan minum, kami selingi
lagi game yang kami buat semenarik mungkin agar perhatian adik-adik kepada
kami kembali. Setelah game kami lalu melangkah ke agenda ketiga yaitu membuat
kerajinan tangan bersama. Adapun kerajinan yang kami buat yaitu bros dari bahan
dasar kain flannel. Dalam pembuatan kerajinan tersebut kami membagi mereka
dalam lima kelompok yang masing-masing dari kelompok didampingi oleh masingmasing dari kami. Setelah kami mengajarkan mereka langkah-langkah dalam

membuat kerajinan, kami lalu memberikan kebebasan bagi mereka membuat bros
dengan bentuk sesuai keinginan mereka atau bisa juga mengikuti apa yang telah
kami ajarkan. Maka setelah mereka menyelesaikan kerajinan dari masing-masing
kelompok mereka, kami mengadakan penilaian kepada hasil kerajinan yang
menurut kakak mentor kami paling menarik.
Tak lupa pula setiap materi yang kami bawakan, kami melakukan kuis untuk
mengetahui daya ingat dari adik-adik panti asuhan tersebut. Dan pada akhirnya,
setelah agenda terakhir yaitu membuat kerajinan tangan kami kembali
mengumpulkan mereka dalam rangka memberikan sedikit bingkisan dari kami serta
memberikan hadiah kepada pemenang dan kepada adi-adik yang menurut kami
sangat aktif dan sangat menyimka apa yang kami sampaikan. Kami juga
memberikan sembako kepada panti asuhan tersebut yang kami berikan melalui ibu
panti yang berupa sandang dan pangan yaitu beras, minyak goreng, telur, mie, sirup
dan lain-lain.
Senyum merekah dari adik-adik panti asuhan muhtadina saat kami
memberikan kepada mereka sedikit bingkisan kecil, membuat hati saya bergetar
membuat saya kembali sadar bahwa banyak orang disekelling kita yang
memerlukan bantuan kita. Bagaimana kita selalu merasa kurang dengan apa yang
kita miliki sedangkan mereka harus selalu mersa cukup dan bersyukur dengan apa
yang mereka miliki.
Semoga apa yang kami berikan kepada mereka tidak membuat mereka
kecewa dan semoga investasi ilmu yang kami berikan selalu mereka amalkan dan
menjadi amal jariyah bagi kami.