Anda di halaman 1dari 16

B.

Gambaran
Umum
Wilayah
3.1.

Gambaran Wilayah Kota Tegal

3.1.1.

Kondisi Umum
Kota Tegal terletak di pantai utara Jawa Tengah dengan wilayah pantai

dan laut yang berbatasan dengan Kabupaten Tegal oleh Sungai Ketiwon
disebelah timur dan dengan Kabupaten Brebes oleh Sungai Gangsa di sebelah
barat. Kota Tegal secara wilayah adminstratif berbatasan langsung dengan
Kabupaten Brebes dan Kabupaten Tegal Batas wilayah Kota Tegal secara
administratif dapat diuraikan sebagai berikut :

Sebelah Utara

: Laut Jawa

Sebelah Timur

: Kabupaten Tegal

Sebelah Selatan : Kabupaten Tegal

Sebelah Barat

: Kabupaten Brebes

Secara adminstratif sebagaimana ditunjukkan pada gambar 3.1


menunjukkan bahwa Kota Tegal terbagi ke dalam 4 kecamatan dengan 27
Kelurahan.

III-1
Laporan Akhir
Studi Kelayakan (Feasibility Study) Pembangunan Islamic Center Kota Tegal

Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 1986 tentang


perubahan Batas Wilayah Kotamadya Daerah Tingkat II Tegal dan Kabupaten
Daerah Tingkat II Tegal, Luas Wilayah Kota Tegal adalah 38,50 Km atau
3.850 Hektar. Namun demikian secara Defacto luas wilayah Kota Tegal
mengalami perubahan sejak tanggal 23 Maret 2007 dengan ditetapkannya
Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 2007 tentang Perubahan Batas
Wilayah Kota Tegal dengan Kabupaten Brebes Provinsi Jawa Tengah di Muara
Sungai Kaligangsa., sehingga luas wilayah Kota Tegal menjadi 39,68 Km atau
3.968 Hektar. Kecamatan Tegal Barat memiliki wliayah paling luas sekitar
15,13 km disusul kecamatan Margadana seluas 11,76 km, kecamatan Tegal
Selatan seluas 6,34 km dan kecamatan Tegal Timur seluas 6,36 km.
Kota Tegal secara geografis terletak diantara 10908 - 10910 Bujur
Timur dan 650 - 653 Lintang selatan, dengan wilayah seluas 39,68 Km
atau kurang lebih 3.968 Hektar. Kota Tegal berada di Wilayah pantai utara,
dari peta orientasi Provinsi Jawa Tengah berada di Wilayah Barat, dengan
bentang terjauh utara ke Selatan 6,7 Km dan Barat ke Timur 9,7 Km. Dilihat
dari Letak Geografis, Posisi Kota Tegal sangat strategis sebagai Penghubung
jalur perekonomian lintas nasional dan regional di wilayah Pantai Utara Jawa
( Pantura ) yaitu dari barat ke timur (Jakarta-Tegal-Semarang-Surabaya)
dengan wilayah tengah dan selatan Pulau jawa (Jakarta-Tegal-PurwokertoYogyakarta-Surabaya) dan sebaliknya.

III-2
Laporan Akhir
Studi Kelayakan (Feasibility Study) Pembangunan Islamic Center Kota Tegal

Sumber: RTRW Kota Tegal 2011-2031

Gambar 3.1. Peta Administratif Kota Tegal

Topografi Kota Tegal termasuk dalam kategori dataran rendah, yaitu


memiliki ketinggian antara 0-3 meter diatas permukaan air laut (dpal),
membentang dari wilayah Timur hingga ke Barat dan Wilayah Selatan hingga
ke Utara. Batuan pembentuk lahan di Kota Tegal terbagi dalam dua jenis
batuan pembentuk, yaitu tanah liat dan pasir. Batuan pasir banyak tersebar
di sepanjang daerah pesisir mulai dari Kecamatan Tegal Barat dan Tegal
Timur

yaitu

Kelurahan

Muarareja,

Kelurahan

Tegalsari,

Kelurahan

III-3
Laporan Akhir
Studi Kelayakan (Feasibility Study) Pembangunan Islamic Center Kota Tegal

Mintaragen, dan Kelurahan Panggung. Adapun persebaran tanah liat berada


di hampir keseluruhan Kecamatan di Kota Tegal.
Terdapat 5 (lima) sungai yang mengalir di wilayah administratif Kota
Tegal. Kelima sungai tersebut yaitu Sungai Ketiwon, Sungai Gung, Sungai
Gangsa, Sungai Kemiri, dan Sungai Sibelis.
Iklim di Kota Tegal termasuk kedalam kondisi iklim tropis kering.
Kondisi ini disebabkan oleh kondisi geografis Kota Tegal yang berada di
daerah pesisir dengan suhu antara 24,9 Celcius hingga 31,6 Celcius dan
tingkat kelembaban antara 71% 86%. Musim hujan di Kota Tegal terjadi
antara bulan Januari hingga bulan Juli dengan curah hujan tertinggi pada
bulan Januari sebesar 459 mm dan paling rendah pada bulan Juli sebesar 82
mm.
3.1.2.

Kependudukan
Salah

satu

masalah

yang

perlu

diperhatikan

dalam

proses

pembangunan adalah aspek penduduk yang mencakup antara lain jumlah,


komposisi dan distribusi penduduk. Untuk itu dari sisi sosial diperlukan data
tentang jumlah menurut lokasi, kelompok umur, umur tunggal, pendidikan,
mata pencaharian dan mutasi.
Tabel 3.1 tentang Jumlah Penduduk

Kota Tegal Tahun 2009-2013

menunjukkan bahwa pada Tahun 2013 sebanyak 245.202 jiwa terdiri dari
121.712 penduduk laki-laki dan 123.490 penduduk perempuan dengan rasio
jenis kelamin sebesar 99. Angka ini relatif stagnan dalam periode tahun
2010-2013. Hal ini mengindikasikan bahwa pertumbuhan penduduk laki-laki
lebih kecil dibanding penduduk perempuan. Angka pertumbuhan penduduk
Kota Tegal pada Tahun 2013 tercatat sebesar 0,6 persen. Angka ini relatif
lebih kecil dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Sejalan dengan hal itu,

III-4
Laporan Akhir
Studi Kelayakan (Feasibility Study) Pembangunan Islamic Center Kota Tegal

kenaikan jumlah penduduk Kota Tegal dari Tahun 2012 hingga Tahun 2013
adalah 1.472 jiwa.

Tabel 3.1. Jumlah Penduduk


Kota Tegal Tahun 2009-2013

Tah
un

Lakilaki

Peremp
uan

Jumla
h

Year

Male

Female

Total

200
9
201
0
201
1
201
2
201
3

126.7
35
119.3
67
119.8
99
121.0
70
121.7
12

126.540

253.2
75
240.5
40
241.7
10
243.7
30
245.2
02

121.173
121.811
122.660
123.490

Population
Growth
1,83

Rasio
Jenis
Kelami
n
Sex
Ration
100,00

-5,03

99,00

0,49

98,00

0,84

99,00

0,6

99,00

Pertumbuha
n Penduduk

Sumber : Kota Tegal dalam Angka Tahun 2014

Persebaran penduduk Kota Tegal terbesar berada di Kecamatan Tegal


Timur yaitu mencapai 76.224 jiwa (30,82 persen) dan persebaran terendah di
wilayah Margadana yaitu 45.788 jiwa (18,84 persen). Persebaran ini masih
relatif sama dengan tahun sebelumnya, di mana Kecamatan Tegal Timur
memiliki distribusi terbanyak dan terendah adalah Kecamatan Margadana.
Pada tahun 2013, kepadatan penduduk rata-rata di Kota Tegal adalah 6.146
jiwa/km2. Kepadatan penduduk tertinggi berada di Kelurahan Debong Kidul

III-5
Laporan Akhir
Studi Kelayakan (Feasibility Study) Pembangunan Islamic Center Kota Tegal

Kecamatan Tegal Selatan yaitu 14.520 jiwa/km2, sedangkan kepadatan


penduduk terendah berada di Kelurahan Muarareja Kecamatan Tegal Barat
sebesar 696 jiwa/ km2.
Tabel 3.2. Luas Daerah, Kepadatan, Jumlah Penduduk, dan Rumah Tangga
Menurut Kecamatan/Kelurahan di Kota Tegal Tahun 2013
Luas
Daerah

Penduduk

Kecamatan/Kelurahan
Sub Districts/Villages

Jumlah

Area
2

(km )

Number of

Kepadatan
Penduduk
per km2
Population

1.

TEGAL SELATAN
Kalinyamat Wetan

6.43
0.89

Populatio
n
58,592
3,946

2.

Bandung

0.59

5,194

8,803

3.

Debong Kidul

0.35

5,082

14,520

4.

Tunon

0.75

5,670

7,560

5.

Keturen

0.62

4,268

6,884

6.

Debong Kulon

0.74

4,549

6,147

7.

Debong Tengah

1.11

12,668

11,413

8.

Randugunting

1.38

17,215

12,475

II
1.

TEGAL TIMUR
Kejambon

6.36
0.86

76,224
11,862

11,985
13,793

2.

Slerok

1.39

15,423

11,096

3.

Panggung

2.23

28,661

12,852

4.

Mangkukusuman

0.47

4,710

10,021

5.

Mintaragen

1.41

15,568

11,041

III
1.

TEGAL BARAT
Pesurungan Kidul

15.13
0.72

63,256
5,045

4,181
7,007

2.

Debong Lor

0.56

3,708

6,621

3.

Kemandungan

0.56

3,657

6,530

4.

Pekauman

0.96

7,643

7,961

5.

Kraton

1.23

14,267

11,599

6.

Tegalsari

2.19

22,734

10,381

7.

Muarareja

8.91

6,202

696

IV
1.

MARGADANA
Kaligangsa

45,788
9,135

3,894
3,611

2.

Krandon

1.20

4,415

3,679

3.

Cabawan

1.28

4,355

3,402

4.

Margadana

2.41

11,858

4,920

11.76
2.53

Density
9,112
4,434

III-6
Laporan Akhir
Studi Kelayakan (Feasibility Study) Pembangunan Islamic Center Kota Tegal

5.

Kalinyamat Kulon

1.52

4,457

2,932

6.

Sumurpanggang

1.00

6,569

6,569

7.

Pesurungan Lor

1.82

4,999

2,747

JUMLAH
2012

39.68
39.68

243,860
242,605

6,146
6,114

2011

39.68

241,402

6,084

2010

39.68

240,020

6,049

Sumber : Kota Tegal dalam Angka Tahun 2014

3.1.3.

Perekonomian

3.1.3.1. Struktur Perekonomian


Ketersediaan faktor-faktor produksi yang ada di suatu daerah dalam
periode tertentu, biasanya satu tahun dinyatakan dalam suatu angka Produk
Domestik Regional Bruto (PDRB). PDRB Kota Tegal Tahun 2012 atas dasar
harga berlaku mencapai Rp 3.081 milyar dan atas dasar harga konstan
mencapai Rp 1.408 milyar. Nilai tersebut adalah jumlah faktor produksi yang
tersedia di wilayah Kota Tegal, sehingga Pendapatan Regional per Kapita Kota
Tegal Tahun 2012 mencapai Rp. 10,78 juta rupiah.
Distribusi persentase PDRB menunjukkan struktur ekonomi yang
terjadi di suatu wilayah dalam suatu periode tertentu. Sektor dengan
distribusi tertinggi adalah sektor Perdagangan 23,49 persen dan Sektor
Industri Pengolahan 20,18 persen. Hal ini menggambarkan bahwa Kota Tegal
sangat potensial untuk melakukan kegiatan yang tercakup dalam sektorsektor tersebut.
Tabel 3.3. PDRB Atas Harga Konstan Kota Tegal Tahun 2008-2012
Lapangan Usaha
Industrial Origin

2008

2009

Tahun/ Year
2010

2011

2012

III-7
Laporan Akhir
Studi Kelayakan (Feasibility Study) Pembangunan Islamic Center Kota Tegal

1 Pertanian
Agriculture
2 Pertambangan dan
Galian
Mining and Quarring
3 Industri Pengolahan
Manufacturing Industry
4 Listrik, Gas dan Air
Bersih
Electricity, Gas and
Water Supply
5 Bangunan
Construction
6 Perdagangan, Hotel dan
Resto
Trade, Hotel and
Restaurant
7 Pengangkutan dan
Konstruksi
Transport and
Construction
8 Keuangan, Persewaan
dan Jasa Perusahaan
Financial, Ownership
and Business Services
9 Jasa-jasa
Services
Produk Domestik
Regional Bruto
Gross Regional
Domestic Product

121.480.0
35,81

121.918.0
63,16

121.493.1
83,97

122.121.8
16,77

119.124.6
12,25

0,00

0,00

0,00

0,00

0,00

259.874.6
80,10

268.710.9
61,82

278.466.6
25,78

289.214.5
07,04

300.359.5
15,28

27.355.49
7,15

29.191.58
5,99

31.532.95
6,34

32.704.58
5,71

34.800.43
6,28

105.048.5
94,84

114.746.8
62,43

121.008.6
52,55

128.450.1
61,31

135.935.8
88,55

271.995.5
26,95

287.359.1
54,03

302.191.3
35,79

318.490.8
61,77

342.418.8
59,79

161.221.9
47,95

172.510.4
35,14

182.386.3
32,99

192.020.9
18,56

205.312.4
74,15

110.178.3
21,61

117.489.8
35,10

125.177.5
42,52

133.820.8
33,82

144.162.7
24,21

109.433.2
70,22

113.175.2
09,24

119.271.5
71,45

123.404.0
59,51

126.029.5
84,83

1.166.58
7.874,63

1.225.10
4.115,91

1.281.53
0.211,39

1.340.22
9.755,49

1.408.146
.107,34

Sumber : Kota Tegal dalam Angka Tahun 2014

Gambar 3.2. Struktur Perekonomian Kota Tegal

III-8
Laporan Akhir
Studi Kelayakan (Feasibility Study) Pembangunan Islamic Center Kota Tegal

Sumber : Kota Tegal dalam Angka Tahun 2014

3.1.3.2. Laju Pertumbuhan Ekonomi


Pertumbuhan
perekenomian

dari

berkesinambungan

ekonomi
suatu
dapat

merupakan
daerah.

gambaran

keadaan

suatu

Pertumbuhan

ekonomi

yang

meningkatkan

kemakmuran

masyarakat.

Pertumbuhan ekonomi merupakan suatu gambaran mengenai dampak


kebijaksanaan pemerintah yang dilaksanakan khususnya dalam bidang
ekonomi.

Pertumbuhan

ekonomi

merupakan

laju

pertumbuhan

yang

dibentuk dari berbagai macam sektor ekonomi yang secara tidak langsung
menggambarkan tingkat pertumbuhan ekonomi yang terjadi. Bagi daerah,
indikator ini penting untuk mengetahui keberhasilan pembangunan di masa
yang akan datang. Pertumbuhan ekonomi ditandai dengan meningkatnya
jumlah barang dan jasa (output) yang dihasilkan oleh suatu daerah.

III-9
Laporan Akhir
Studi Kelayakan (Feasibility Study) Pembangunan Islamic Center Kota Tegal

Pertumbuhan merupakan ukuran utama keberhasilan pembangunan,


dan hasil pertumbuhan ekonomi akan dapat pula dinikmati masyarakat
sampai di lapisan paling bawah, baik dengan sendirinya maupun dengan
campur tangan pemerintah. Pertumbuhan harus berjalan secara beriringan
dan terencana, mengupayakan terciptanya pemerataan kesempatan dan
pembagian hasil-hasil pembangunan dengan lebih merata.
Tabel 3.4. Pertumbuhan Ekonomi Kota Tegal

TAHU KOTA
JAWA
N
TEGAL
TENGAH
2009
5,02
5,14
2010
4,61
5,84
2011
4,58
6,01
2012
5,07
6,34
2013
4,93
5,81
Sumber : Bappeda Kota Tegal Tahun 2014

Pertumbuhan ekonomi memberikan gambaran mengenai dampak dari


kebijaksanaan pembangunan yang telah diambil oleh pemerintah, khususnya
dalam bidang ekonomi. Pertumbuhan ekonomi juga menggambarkan tingkat
perubahan ekonomi yang terjadi. Pertumbuhan yang tinggi menjadi salah
satu tolok ukur keberhasilan pembangunan daerah. Pertumbuhan ekonomi
secara riil dari tahun ke tahun tergambar dari pertumbuhan PDRB atas
dasar harga konstan.
Tabel 3.4. dan gambar 3.3. menunjukkan bahwa tren pertumbuhan
ekonomi Kota Tegal selama periode 2009-2013 cenderung menurun. Pada
tahun 2009 pertumbuhan ekonomi Kota Tegal sebesar 5,02%, pada tahun
2013 menurun menjadi sebesar 4,93%. Pertumbuhan ekonomi meningkat
hanya pada tahun 2012 sebesar 5,07%. Jika dibandingkan dengan Provinsi
Jawa Tengah, Kota Tegal memiliki pertumbuhan yang selalu lebih rendah.

III-10
Laporan Akhir
Studi Kelayakan (Feasibility Study) Pembangunan Islamic Center Kota Tegal

Pertumbuhan ekonomi Kota Tegal melambat meski masih menunjukkan


angka positif.

Gambar 3.3. Perbandingan Pertumbuhan Ekonomi Kota


Tegal dengan Jawa Tengah 2009-2013 (%)

Sumber: BPS Jawa Tengah dan Kota Tegal, 2014

3.2.

Gambaran Umum Kegiatan

3.2.1.

Banyaknya Penduduk Beragama Islam (Muslim)


Mayoritas penduduk Kota Tegal adalah beragama Islam. Pada tahun

2013, jumlah muslim di Kota Tegal mencapai 232.492 jiwa atau sebesar 95 %
dari jumlah penduduk di Kota Tegal, sebagaimana ditunjukkan pada tabel
3.5. Berdasarkan pembagian wilayah, nampak bahwa Kecamatan Tegal Timur
adalah wilayah dengan jumlah penduduk muslim terbanyak (71.755 jiwa
Dari keadaan tersebut, sudah sepantasnya di Kota Tegal disediakan

III-11
Laporan Akhir
Studi Kelayakan (Feasibility Study) Pembangunan Islamic Center Kota Tegal

(dibangun) Islamic Center sebagai pusat kegiatan umat muslim di bidang


keagamaan di Kota Tegal.

Tabel 3.5. Jumlah Penduduk Menurut Jenis


Di Kota Tegal Tahun 2013
Kecamatan/
Islam
Katoli Kristen Budh
Kelurahan
k
a
Sub
Mosle Cathol Protest Budd
Districts/Village
m
ics
ant
ha
s

I
1
2
3
4
5
6
7

TEGAL
SELATAN
Kalinyamat
Wetan
Bandung
Debong Kidul
Tunen
Keturen
Debong Kulon
Debong Tengah

8 Randugunting
II

TEGAL TIMUR

1 Kejambon
2 Slerok
3 Panggung
4 Mangkukusumen

Agama
Hin
du
Hin
du

Kongh
ucu
Kongh
ucu

Jumla
h
Total

58.59
2
3.946

57.62
4
3.940

405

397

115

51

5.190
5.079
5.670
4.265
4.543
12.57
6
16.36
1
71.75
5
11.68
1
14.54
4
27.57
2
3.575

0
3
0
3
2
31

4
0
0
0
4
100

0
0
0
0
0
0

0
0
0
0
0
19

0
0
0
0
0
0

360

347

115

32

1.456

1.741

871

332

69

40

129

12

396

478

478

331

185

95

383

168

399

185

5.194
5.082
5.670
4.268
4.549
12.72
6
17.21
5
76.22
4
11.86
2
15.42
3
28.66
1
4.710

III-12
Laporan Akhir
Studi Kelayakan (Feasibility Study) Pembangunan Islamic Center Kota Tegal

Kecamatan/
Kelurahan
Sub
Districts/Village
s

5 Mintaragen
II TEGAL BARAT
I
1 Pesurungan
Kidul
2 Debong Lor
3 Kemandungan
4 Pekauman
5 Kraton
6 Tegalsari
7
I
V
1
2
3
4

Muarareja
MARGADANA
Kaligangsa
Krandon
Cabawan
Margadana

5 Kalinyamat
Kulon
6 Sumurpanggang
7 Pesurungan Lor
JUMLAH
2012
2011
2010

Islam
Mosle
m

14.38
3
57.41
5
5.036
3.571
3.280
7.215
12.02
9
20.15
9
6.125
45.69
8
9.127
4.415
4.355
11.84
8
4.448
6.506
4.999
232.4
92
232.2
84
230.1
98
228.0
99

Katoli
k
Cathol
ics

Kristen
Protest
ant

Budh
a
Budd
ha

Hin
du
Hin
du

Kongh
ucu
Kongh
ucu

Jumla
h
Total

159

635

272

50

69

2.239

2.411

687

452

52

15.56
8
63.25
6
5.045

61
130
221
758

47
141
80
1.059

25
88
103
320

3
14
7
89

1
4
17
12

1.040

1.027

151

339

18

27
65

50
25

0
0

0
0

0
0

1
0
0
10

7
0
0
0

0
0
0
0

0
0
0
0

0
0
0
0

45
0
4.165

18
0
4.574

0
0
1.673

0
0
835

0
0
121

4.222

4.582

1.686

835

121

4.159

4.750

1.657

820

126

4.431

5.027

1.987

996

3.708
3.657
7.643
14.26
7
22.73
4
6.202
45.78
8
9.135
4.415
4.355
11.85
8
4.457
6.569
4.999
243.8
60
243.7
30
241.7
10
240.5
40

Sumber : Kota Tegal dalam Angka Tahun 2014

3.2.2.

Banyaknya Sarana Ibadah


III-13

Laporan Akhir
Studi Kelayakan (Feasibility Study) Pembangunan Islamic Center Kota Tegal

Kondisi Kota Tegal yang mayoritas penduduknya beragama muslim,


berimplikasi pada jumlah sarana dan prasarana di bidang keagamaan yang
tersedia. Hingga tahun 2013 jumlah masjid yang ada di seluruh Kota Tegal
sebesar 187 unit,

jumlah mushola sebesar 351 unit, sebagaimana

ditunjukkan pada Tabel 3.6. Jumlah kedua fasilitas tersebut yang semakin
bertambah dari Tahun 2010 hingga Tahun 2013.
Tabel 3.6. Jumlah Sarana & Prasarana Ibadah
Di Kota Tegal Tahun 2013

Kecamatan/
Kelurahan
Sub
Districts/Villa
ges
TEGAL
SELATAN
Kalinyamat
Wetan
Bandung
Debong Kidul
Tunen
Keturen
Debong Kulon
Debong
Tengah
Randugunting
TEGAL TIMUR
Kejambon
Slerok
Panggung
Mangkukusum
en
Mintaragen
TEGAL BARAT
Pesurungan
Kidul
Debong Lor
Kemandungan

Masji
d

Musho
la

Gereja
Kristen

Gereja
Katholik

Pura

Viha
ra

Lainn
ya

Mosq
ue

Prayer
House

Protestan
t Church

Chatolic
Church

Pura

Viha
ra

Othe
rs

49

85

7
3
3
4
6
10

7
8
9
4
5
19

0
0
0
0
0
0

0
0
0
0
0
0

0
0
0
0
0
0

0
0
0
0
0
0

0
0
0
0
0
0

14
56
11
10
22
2

27
87
18
18
25
12

0
1
0
0
0
0

0
0
0
0
0
0

0
1
0
0
1
0

0
0
0
0
0
0

0
0
0
0
0
0

11
48
5

14
99
9

1
7
0

0
2
0

0
0
0

0
1
0

0
1
0

4
2

5
10

0
0

0
0

0
0

0
0

0
0
III-14

Laporan Akhir
Studi Kelayakan (Feasibility Study) Pembangunan Islamic Center Kota Tegal

Kecamatan/
Kelurahan
Sub
Districts/Villa
ges
Pekauman
Kraton
Tegalsari
Muarareja
MARGADANA
Kaligangsa
Krandon
Cabawan
Margadana
Kalinyamat
Kulon
Sumurpangga
ng
Pesurungan
Lor
JUMLAH
2012
2011
2010
2009

Masji
d

Musho
la

Gereja
Kristen

Gereja
Katholik

Pura

Viha
ra

Lainn
ya

Mosq
ue

Prayer
House

Protestan
t Church

Chatolic
Church

Pura

Viha
ra

Othe
rs

7
10
16
4
34
5
3
3
7
5

15
15
39
6
80
14
8
5
26
6

4
1
1
1
0
0
0
0
0
0

0
2
0
0
0
0
0
0
0
0

0
0
0
0
0
0
0
0
0
0

0
0
1
0
0
0
0
0
0
0

0
0
1
0
0
0
0
0
0
0

13

187
187
180
180
166

351
366
367
367
369

8
5
12
12
11

2
3
1
1
1

1
1
2
2
2

1
2
1
1
2

Sumber : Kota Tegal dalam Angka Tahun 2014

3.2.3.

Jumlah Penduduk Naik Haji


Salah satu fungsi Islamic Center

diharapkan bisa menjadi tempat

pemberangkatan masyarakat (transit) ketika menunaikan ibadah Haji di Kota


Tegal. Selama ini jemaah haji yang berasal dari Kota Tegal memiliki tren yang
fluktuatif. Gambar 3.4 menunjukkan jumlah jemaah haji yang berangkat ke
Mekah dari Kota Tegal selama 3 tahun terakhir. Dari 307 jemaah haji yang
berangkat ke Mekah di tahun 2011, kemudian meningkat di tahun 329
jemaah, dan menurun menjadi 280 jemaah.
III-15
Laporan Akhir
Studi Kelayakan (Feasibility Study) Pembangunan Islamic Center Kota Tegal

Gambar 3.4. Jumlah Jemaah Haji yang Berangkat ke Mekah


Dari Kota Tegal Tahun 2009-2013

Sumber : Kota Tegal dalam Angka Tahun 2014

III-16
Laporan Akhir
Studi Kelayakan (Feasibility Study) Pembangunan Islamic Center Kota Tegal