Anda di halaman 1dari 15

Gender

Differences
in
Anxiety
Disorders: Prevalence, Course of Illness,
Comorbidity, and Burden of Illness.

Pembimbing: dr. Nur Dwi Esthi, Sp.Kj

Kepaniteraan Ilmu Kesehatan Jiwa


RSJ. Prof. Dr. Soerojo Magelang
Periode 05 Oktober 06 November 2015
Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Indonesia
Jakarta

Abstrak

Wanita memiliki prevalensi lebih tinggi secara


konsisten terhadap gangguan ansietas.
Perbedaan gender pada gangguan ansietas sesuai
DSM-IV diperiksa dalam sampel besar dengan
partisipan dewasa (N = 20,013) di Amerika Serikat
menggunakan data dari Collaborative Psychiatric
Epidemiology Studies (CPES).
Rasio prevalensi seluruh jenis gangguan ansietas
pada pria : wanita dalam jangka waktu seumur hidup
dan 12 bulan adalah masing-masing 1 : 1,7 dan 1 :
1,79.

Abstrak

Gangguan ansietas berhubungan dengan morbiditas


penyakit yang lebih besar pada wanita dibandingkan
pria, khususnya di kalangan wanita Amerika Eropa
dan tampak juga meluas di kalangan wanita
Hispanik.
Hasil ini menunjukkan bahwa gangguan ansietas
tidak hanya lebih umum tetapi juga lebih
menyebabkan disabilitas pada wanita dibandingkan
pada pria.

Latar belakang

The National Comorbidity Survey (NCS, 19901992) tingkat prevalensi seumur hidup untuk
setiap gangguan ansietas sebesar 30,5% wanita dan
19,2% pria .
Tingkat prevalensi juga lebih tinggi pada wanita
dibandingkan pria untuk setiap gangguan ansietas
yang telah diteliti berikut ini, PD 5.0% vs 2,0%, AG
7,0% vs 3,5%), fobia spesifik 15,7% vs 6,7%, SAD
15,5% vs 11,1%, GAD; 6,6% vs 3,6%, PTSD 10,4%
vs 5,0%, dan OCD 3,1% vs 2,0%.

Mengidentifikasi perbedaan gender dalam parameter


epidemiologi sangat penting untuk pemahaman kita
terhadap banyaknya gangguan ansietas yang terjadi
di kalangan wanita.
Secara klinis, informasi ini mungkin membantu
mengembangkan pengenalan dan pengobatan yang
pengaruh dari gangguan ansietas dan gangguan
komorbiditas.

Tujuan khusus dari penelitian ini adalah :


1) menyajikan data epidemiologis berdasarkan
gender
2) menilai perbedaan gender dalam onset,
perjalanan dan pola komorbiditas pada gangguan
ansietas,
3) menguji tingkat gangguan fisik dan pekerjaan
terkait gangguan ansietas pada masing-masing
gender
4) menyelidiki apakah ras / etnis berinteraksi
dengan gender dan berpengaruh signifikan pada
temuan.

Metode
RESPONDEN

CPES Integrasi dari tiga survei


nasional kesehatan mental penduduk
Amerika Serikat: NCS-R, NSAL, dan
NLAASMH.

Data dikumpulkan antara Mei 2002


dan November 2003

National Comorbidity
Survey Replication (NCS-R)

Sampel NCS-R termasuk orang dewasa (berusia


18 tahun), bertempat tinggal di rumah di area
perbatasan AS.
Wawancara skrining NCS-R dilakukan pada
banyak orang dengan 9.282 responden (47,4%
pria; 52,6% wanita) dengan usia rata-rata 44,73
tahun (SD = 17,5), dan tingkat respon 70,9%.

National Study of
American Life (NSAL)

Survei sampel probabilitas rumah tangga yang


terintegrasi dari 3570 orang Afrika Amerika, 1006
orang Amerika Eropa non-Hispanik, dan 1623 orang
dewasa Amerika Afrika Keturunan Karibia

National Latino and


Asian American Study of
Mental Health (NLAAS)

Survei nasional yang representatif dari orang dewasa


Latino dan Asia Amerika (usia18 tahun) di
perbatasan AS, Alaska, dan Hawaii.
Ini adalah satu-satunya survei di CPES yang
digunakan pewawancara bilingual terlatih.
Untuk memastikan kontrol kualitas di setiap survei,
responden kembali dihubungi secara acak untuk
memvalidasi data.

INSTRUMEN

World Mental Health Survey


Initiative Version of the World
Health Organization Composite
International Interview (WMHCIDI) Wawancara diagnostik
yang sepenuhnya terstruktur dan
terkelola
yang
menghasilkan
diagnosa DSM-IV.

ANALISIS STATIK

SPSS 17.0 digunakan untuk semua analisis


perhitungan Berfokus pada perbandingan
gender, regresi logistik (untuk prevalensi
seumur
hidup
dan
prevalensi
tahun
sebelumnya dari gangguan ansietas pada
wanita dibandingkan dengan pria.

Analisis sekunder menguji pengaruh gender


dalam diagnosa komorbiditas yang paling
sering ditemukan di antara responden.

hasil

diskusi

THANKYOU