Anda di halaman 1dari 20

Oleh:

Dr. Hj. Mintarsih Tontowi, MM

PENGERTIAN

Berdasar Survei Kesehatan Rumah Tangga (SKRT)


tahun 2001, data Pola Penyebab Kematian Umum di
Indonesia, penyakit jantung dan pembuluh darah
dianggap sebagai penyakit pembunuh nomor 1 di
Indonesia
Tekanan darah dalam kehidupan seseorang bervariasi
secara alami. Bayi dan anak-anak secara normal
memiliki tekanan darah yang jauh lebih rendah
daripada dewasa.
Tekanan darah dipengaruhi oleh aktivitas fisik, dimana
akan lebih tinggi pada saat melakukan aktivitas dan
lebih rendah ketika beristirahat.
Tekanan darah dalam satu hari juga berbeda; paling
tinggi di waktu pagi hari dan paling rendah pada saat
tidur malam hari.

Cont..
Pemeriksaan tekanan darah akan didapat dua
. angka.
Angka yang lebih tinggi diperoleh pada saat

jantung berkontraksi (sistolik), angka yang lebih


rendah diperoleh pada saat jantung berelaksasi
(diastolik).
Tekanan darah ditulis sebagai tekanan sistolik garis
miring tekanan diastolik, misalnya 120/80 mmHg
Dikatakan tekanan darah tinggi jika pada saat
duduk tekanan sistolik mencapai 140 mmHg atau
lebih, atau tekanan diastolik mencapai 90 mmHg
atau lebih, atau keduanya.
Pada tekanan darah tinggi, biasanya terjadi
kenaikan tekanan sistolik dan diastolik.

Klasifikasi Tekanan Darah


Pada Dewasa

PENYEBAB
Pada sekitar 90% penderita hipertensi,

penyebabnya tidak diketahui dan keadaan ini


dikenal sebagai hipertensi esensial atau
hipertensi primer.
Jika penyebabnya diketahui, maka disebut
hipertensi sekunder.
Pada sekitar 5-10% penderita hipertensi,
penyebabnya adalah penyakit ginjal.
Pada sekitar 1-2%, penyebabnya adalah
kelainan hormonal atau pemakaian obat
tertentu (misalnya pil KB).

Cont...
Penyebab hipertensi lainnya yang jarang adalah

feokromositoma, yaitu tumor pada kelenjar


adrenal yang menghasilkan hormon epinefrin
(adrenalin) atau norepinefrin (noradrenalin).
Kegemukan (obesitas), gaya hidup yang tidak
aktif (malas berolah raga), merokok, stres,
alkohol atau garam dalam makanan; bisa memicu
terjadinya hipertensi pada orang-orang memiliki
kepekaan yang diturunkan.
Stres cenderung menyebabkan kenaikan tekanan
darah untuk sementara waktu, jika stres telah
berlalu, maka tekanan darah biasanya akan
kembali normal.

GEJALA
Pada sebagian besar

penderita, hipertensi tidak


menimbulkan gejala; meskipun
secara tidak sengaja beberapa
gejala terjadi bersamaan dan
dipercaya berhubungan
dengan tekanan darah tinggi.
Gejala yang dimaksud adalah
sakit kepala, perdarahan dari
hidung, pusing, wajah
kemerahan dan kelelahan;
yang bisa saja terjadi baik pada
penderita hipertensi, maupun
pada seseorang dengan
tekanan darah yang normal.

Jika hipertensinya berat

atau menahun dan tidak


diobati, bisa timbul
gejala berikut:
- sakit kepala
- kelelahan
- mual
- muntah
- sesak nafas
- gelisah
- pandangan menjadi
kabur yang terjadi
karena adanya
kerusakan pada otak,
mata, jantung dan
ginjal.

Kadang penderita hipertensi berat mengalami


penurunan kesadaran dan bahkan koma karena
terjadi pembengkakan otak.
Keadaan ini disebut ensefalopati hipertensif,
yang memerlukan penanganan segera.

CONT.
..

Tekanan darah diukur setelah


DIAGNOSA
seseorang duduk atau berbaring

selama 5 menit.
Angka 140/90 mmHg atau lebih dapat
diartikan sebagai hipertensi, tetapi
diagnosis tidak dapat ditegakkan
hanya berdasarkan satu kali
pengukuran.
Jika pada pengukuran pertama hasilnya tinggi, maka
tekanan darah diukur kembali sebanyak 2 kali pada 2 hari
berikutnya untuk meyakinkan hipertensi.
Hasil pengukuran bukan hanya menentukan adanya
tekanan darah tinggi, tetapi juga digunakan untuk
menggolongkan beratnya hipertensi.

PEMERIKSAAN
LABORATORIUM

Panel

Pemeriksaan Hipertensi ( Evaluasi


Awal )
Manfaat dan tujuan

Mencari penyabab khusus

Menilai ganguan fungsi organ target

Memperkirakan perjalanan penyakit

( prognosis )
Menentukan adanya faktor lain yang

mempertinggi risiko komplikasi

Jenis pemeriksaan
Hemotologi rutin
Urine rutin
Glokosa puasa & 2 jam PP
Colesterol total, colesterol HDL,

Cholesterol LDL, Trigliserida


Kreatin,asam urat, Mikro albumin

(kualitatif )

Mencegah dan Mengatasi


Darah Tinggi
Kurangi konsumsi garam dalam makanan
Anda.
Konsumsi makanan yang
mengandung kalium, magnesium
dan kalsium. Kalium, magnesium
dan kalsium mampu mengurangi
tekanan darah tinggi.
Kurangi minum minuman atau makanan
beralkohol

Olahraga secara
teratur

Cont...
Makan sayur dan buah
yang berserat tinggi
Mengurangi
stres dan
mampu
mengendalika
n emosi

Pertahankan
berat badan
ideal

Menurunkan Tekanan
Darah Secara Alami

Bagi penderita hipertensi,

menurunkan tekanan darah tinggi


hingga 2 mm/Hg dapat mengurangi
risiko stroke sebesar 14 persen
dan penyakit jantung sebesar 6
persen. Itu artinya sekitar 70.000
kehidupan terselamatkan setiap
tahunnya.
Obat saja tidak cukup untuk

menurunkan tekanan darah.


Setidaknya diperlukan cara alami
yang dapat membantu
menurunkan tekanan darah.

Menurunkan berat badan.


Lakukan diet untuk menghentikan

hipertensi.
Batasi asupan garam. Rekomendasi

yang diberikan adalah 1.500 mg sodium


per hari. Sebagai gambaran, setengah
sendok teh garam (sdt) mengandung
1.200 mg sodium.
Batasi konsumsi alkohol.
Batasi asupan kafein.
Belajar mengendalikan diri. Meditasi dan

teknik rileksasi lainnya seperti yoga,


nyatanya dapat menurunkan tekanan
darah secara signifikan.

YANG HARUS DILAKUKAN


PENDERITA HIPERTENSI
Konsultasi Dokter

Merupakan langkah awal yang harus


dilakukan pasien
hipertensi. Pada saat
konsultsasi ini umumnya dokter akan
melakukan :

Anamnesa

Pemeriksaan
Meminta

fisik

pasien melekukan
pemeriksaan laboratorium

Beberapa hal yang perlu dilakukan

oleh penderiata hipertensi untuk


mempertahankan kualitas hidup
agar tetap baik yaitu :
Melakukan

pemeriksaan

tekanan darah dan konsultasi


dokter secara teratur

Mengubah gaya hidup yang


memburuk kondisi hipertensi

Melakukan pemeriksaan
laboratorium secara berkala
yang sangat penting untuk
meningkatkan efisiensi dan
efektifitas pengobatan bagi
pasien yang bersangkutan