Anda di halaman 1dari 8

INSTALASI GIZI RS DR WAHIDIN SUDIROHUSODO MAKASSAR

PROSES ASUHAN GIZI TERSTANDAR


Nama Penderita

: Ny. L

Nama Petugas

Jenis kelamin

: Perempuan

Tanggal

No. Register

: 482156
NUTRITION ASSESSMENT

DATA DASAR
1.
2.

Diagnosa Medis
Hipertensi + obesitas
Keluhan Utama
Masuk dengan keluhan
pusing, sakit kepala, sesak
nafas dan cepat lelah.

3.

Riwayat Penyakit
Dahulu
Pasien masuk dengan
sesak nafas dan pusing

IDENTIFIKASI
MASALAH
Intake lebih

DIAGNOSA GIZI

RENCANA TERAPI

NI 1.5

Diet : ENERGI

Kelebihan intake
energidisebabkan
karenaBMI > 25 dan
peningkatan berat
badan.
E =97,2%;
P =90,6 %;
L =98,5%;
KH= 101%

RENDAH
PADAT

2.
3.
4.

5.

mempertahankan
status gizi sesui

6.

dengan umur,

180/100 mmHg. Dan

1.

Tujuan Diet:
Mencapai dan

kebutuhan fisik.
Mencapai IMT

7.

normal yaitu 18

dokter mendiagnosa

NC 3.3

pasien mengalami

IMT diatas batas yang

penyakit hipertensi.

dianjurkan untuk usia dan jenis

asupan energi,

Sejak itulah pasien

kelamin, berat per tinggi badan

sehingga tercapai

lebih tinggidari batas yang

penurunan berat

25 kg/m2
Mengurangi

RENCANA
MONITORING
EVALUASI

TERAPI EDUKASI

Bentuk Makanan :

gender, dan

saat itu tensi darahnya

menderita hipertensi.

: 10 Oktober 2011

NUTRITION INTEVENTION

pada tahun 2000. Pada

tahu bahwa dirinya

: Desi Wulandari

8.

Topik :
Menu Seimbang
Sasaran :
Pasien dan keluarga pasien
Waktu
15 menit
Tempat
Infeksi Center Kamar 1 kelas 3
Metode
Ceramah, tanya jawab
Alat bantu
Leaflet dan lembar bahan makanan

Asupan

penukar

Tensi : 150/90

Materi
Menu makanan seimbang
Menjelaskanbahanmakanan yang
dianjurkandantidakdianjurkan
Evaluasi
Bertanya kembali tentang materi
yang diberikan
Melihatkepatuhanpasienmenjalani
diet

Makanan
Recall 3 hari
terapi

Fisik klinis
Keadaan
umum: baik
mmHg

Monitoring
BB sebelum
dan sesudah
intervensi

4.

Sekarang
Hipertensi dan

dianjurkan

-1

Status gizi lebih

obesitas
Riwayat penyakit
keluarga

5.

Skrining Gizi
a. Data Antropometri
TB : 150 cm
BB : 70 kg
BBI : TB 100
10%(TB-100)
= 150 100

Kebiasan
makan yang
salah

NB.1.4

yang berkurang

Kurangnya kemampuan

adalah sel lemak

memonitoring diri sendiri

dengan mengukur

disebabkan kesenjangan yang

tebal lemak

menyebabkan kurangnya

lipatan dan

perbaikan kebiasaan yang

lingkar pinggang.

ditandai dengan

Syarat Diet :

pasiensukamengkonsumsidagin

1.

Energi rendah,

g yang berlemak tinggi dengan

ditujukan untuk

menggunakan minyak dan

menurunkan berat

santan kental.

badan,
pengurangan

NB.2.3.

dilakukan secara

0-100)
= 45kg
IMT : BB/(TB)2
= 70 / (1,50)2
= 31,2

Ketidakmampun dalam

bertahap dengan

mengatur diri sendiri disebabkan

mempertimbang-

kesenjangan yang menyebabkan

kan kebiasaan

jadwal makan kadang tidak

makan. Dari segi

Data Fisik/Klinis
Awal masuk :
KU : BAIK
Tensi : 150/90 mmHg

teratur.

kualitas. Untuk

10%(15

c.

kg/ minggu.

Pastikan bahwa

b.

badan sebanyak

Riwayat Gizi
Sekarang
Nafsu makan

menurunkan berat
badan sebanyak
-1 kg /minggu,
asupan energi
dikurangi

pasien baik,

sebanyak 500-

memiliki

1000 kkal/hari

kebiasaan makan

dari kebutuhan

Status Gizi

yang baik, dan

normal.

sering

Perhitungan

mengkomsumsi

kebutuhan energi

makanan gorengan

normal dilakukan

tapi diolah

berdasarkan berat

bersama dengan

badan ideal,

mie instan, jadwal

dengan

makan kadang

memperhitungkan

tidak teratur.

faktor aktifitas

Pasien tidak
mempunyai alergi

makanan.
Dahulu
Sebelum pasien
tahu menderita
hipertensi. Pola
makan pasien tidak
teratur, sering
makan diluar
rumah makan
makanan pesta
atau hajatan,
daging yang
berlemak tinggi
dan yang diolah
dengan
menggunakan
minyak dan santan
kental.

2.

dan faktor stress.


Protein sedikit
lebih tinggi, yaitu
1-1,5 g/kgBB/hari
atau 15-20% dari
kebutuhan energi

3.

total.
Lemak diberikan
20-25% dari
kebutuhan energi
total. Usahakan
sumber lemak
berasal dari
makanan yang
mengandung
lemak tidak jenuh
ganda yang

4.

kadarnya tinggi.
KH sedikit lebih
rendah, yaitu 55-

d.

Data sosial Ekonomi


Pasien sudah menikah

65% dari

dan memiliki 3 orang

kebutuhan energi

anak. Pasien bekerja

total. Gunakan

sebagai karyawan

lebih banyak

swasta di sebuah

sumber

perusahaan.

karbohidrat
kompleks untuk
memberi rasa
kenyang dan
mencegah
konstipasi.
Sebagai alternatif,
bisa digunakan
gula buatan
sebagai pengganti
5.

gula sederhana.
Serat dianjurkan
25-30 g/hari,
terutama serat

6.

larut air.
Vitamin dan
mineral cukup
sesuai dengan

7.

kebutuhan.
Dianjurkan untuk
3x makan utama
dan 2-3x makan

8.

selingan
Cairan cukup,
yaitu 8-10 gelas
sehari.

Diet : rendah garam


Bentuk makanan :
padat
Tujuan diet :
Membantu
menghilangkan
retensi garam air
dalam jaringan
tubuh.
Menurunkan tekanan
darah pada pasien
hipertensi.
Syarat diet :
1.

Energi sesuai
kebutuhan normal
dengan
memperhitungkan
faktor aktivitas
dan faktor stress

2.

umur
Protein 10-15 %
dari kebutuhan

3.

energi total
Lemak 20 25 %
dari kebutuhan

4.

energi total
Karbohidrat 6070 % dari
kebutuhan energi

5.

total
Natrium dibatasi

200-1200 mg
NA,disesuaikan
berat ringannya
retensi garam, air
dan hipertensi.
Perhitungan
Kebutuhan Energi
dan Zat Gizi
BBP =

BBA + BBI
2
70+ 45
2

= 57,5
BM = (I)x(II)x24 jam
=1,65x36,5x24
jam
= 1445,4 kkal (a)
Koreksi tidur
= 10%xBBPx8 jam
=10%x57,5x8jam
= 46 kkal (b)
c = a-b
= 1445,4 - 46
= 1399,4 kkal

Aktivitas
= (III)xjamxBBP
= 1,7x8jamx57,5
= 782 kkal (d)
e=c+d
= 1399,4 + 782
= 2181,4 kkal
Koreksi iklim
= 7,5%x e
= 7,5%x2181,4
= 163,605 kkal (f)
g=e+f
= 2181,4 + 163,605
= 2345,005 kkal
SDA = 6-10% x g
= 8%x2345,005
= 187,6004 kkal
(h)
Energi total
=g+h
= 2345,005 +
187,6004
=2532,66 kkal.
P=

15 x 2532,66
4

379,899
=
4
= 94,98 g
L=

20 x 2532,66
9

506,532
9

= 56,29 g

KH
=

65 x 2532,66
4

1646,229
4

= 411,56 g