Anda di halaman 1dari 2

Meskipun penyebab pasti skizofrenia paranoid tidak diketahui, faktor-faktor tertentu

tampaknya meningkatkan risiko seseorang terserang skizofrenia paranoid. faktor tersebut


antara lain:

Adanya faktor genetik dari keluarga

Terpapar virus saat dalam rahim yang menyebabkan gangguan perkembangan otak

Mengalami gizi buruk saat dalam rahim terutama pada trimester pertama

Menurunnya auto-immune saat masa kehamilan

Usia ayah yang sudah dapat dikatakan lanjut usia saat istri mengalami kehamila

Minum obat-obatan psikoaktif selama masa remaja

Ketidakseimbangan jumlsh dopamin dalam otak

Malnutrisi

Stress

DAFTAR PUSTAKA
Jiwo, Tirto. 2013 .Skizofrenia Papanoid : Faktor Resiko Dan Komplikasi. Purworejo : Pusat
Pemulihan dan Pelatihan Bagi Penderita Gangguan Jiwa. Diakses pada 24
februari 2016 dari : http://tirtojiwo.org/?p=1241
Muhyi, Ahmad. 2011. Prevalensi Penderita Skizofrenia Paranoid dengan Gejala Depresi di
RSJ Dr. Soeharto Heerdjan Jakarta Tahun 2010. Jakarta : Universitas Islam
Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta. Diakses pada 24 februari dari :
http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/25485/1/Ahmad
%20Muhyi%20-%20fkik%20.pdf
Yosep, Iyus. 2008. Proses Terjadinya Gangguan Jiwa. Diakses pada 24 februari dari :
http://blogs.unpad.ac.id/irmamayandra/files/2011/05/Proses-Terjadinya-gg.jiwa.pdf