Anda di halaman 1dari 8

PENDIDIKAN

KEWARGANEGARAAN
REVA RINANDA SIREGAR, S.IP

Hak dan Kewajiban Warga Negara


Warga negara adalah rakyat yang menetap disuatu

wilayah dan rakyat tertentu dalam hubungannya dengan


negara;
Hak-hak warga negara:
Pasal 27 ayat (2) : Pekerjaan dan Penghidupan yang layak;
Pasal 31 ayat (1) : Mendapat Pengajaran;
Sumber legitimasi kekuasaan politik yaitu: Transedens
(dari atas), dan Imandens (dari bawah).

WAWASAN KEBANGSAAN
FENOMENA
PERGESERAN
WAWASAN
KEBANGSAAN DISEBABKAN OLEH FAKTORFAKTOR:
EKSTERNAL (Pengaruh globalisasi dan lembagalembaga internasional);
INTERNAL (Krisis Ekonomi, politik, sosial-budaya,
serta keanekaragaman suku, adat istiadat, agama,
bahasa yang dapat mengakibatkan disintegrasi
bangsa).

Konsekuensi lunturnya wawasan kebangsaan:

Krisis kepercayaan diri (self-confident);


2. Krisis rasa hormat diri (self-esteem).
1.

3.
4.
5.
6.
7.

Faktor-faktor pembentuk jiwa kebangsaan (Ernest


Renan):
Kejayaan dan kemuliaan dimasa lampau;
Suatu keinginan hidup bersama baik dimasa sekarang
maupun dimasa akan datang;
Penderitaan bersama;
Pembentukan dan pembinaan paham kebangsaan;
Berani berkorban.

Hak Asasi Manusia


Macam-macam HAM:
1.
2.
3.
4.
5.
6.

Personal rights (kebebasan berpendapat, memeluk agama,


bergerak);
Property rights (hak memiliki, menjual, membeli serta
memanfaatkannya);
Rights of legal equality (persamaan dalam hukum dan
pemerintahan);
Political rights (ikut dalam pemerintahan, hak pilih dan mendirikan
partai);
Social and culture rights (memilih pendidikan dan mengembangkan
kebudayaan);
Procedural rights (tata cara peradilan dan perlindungan dalam
penangkapan, penggeledahan).

BELA NEGARA
Adalah tekad, sikap dan tindakan warga negara yang

dilandasi kecintaan tanah air, serta kesadaran hidup


berbangsa dan bernegara.
Latar belakang:

Landasan hukum serta pelaksanaan bela negara sejalan


dengan perkembangan situasi dan kondisi serta
ancaman terhadap negara balance of power.

Ketahanan Nasional
Adalah suatu kondisi dinamis bangsa Indonesia berisi

keuletan dan ketangguhan sebagai cerminan kemampuan


bangsa dalam mengembangkan kekuatan nasionalnya.
Konsepsi:
Konsep ketahanan nasional menggunakan kerangka
berpikir komprehensif integralistik, yaitu:
1. Segala
permasalahan dipandang sebagai suatu
keseluruhan;
2. Segala gejala eksistensinya dalam keadaan serba
terhubung;
3. Tata laku adalah hasil interaksi isi dengan tempat.

Fungsi Ketahanan Nasional:

Pola dasar pembangunan nasional, yakni sebagai


arah pedoman setiap proses pembangunan;
2. Sistem nasional, yakni pola masyarakat dimana
falsafah bangsa diterapkan didalamnya;
3. Sebagai metoda menggunakan metoda komprehensif
integral.
1.

Asas Ketahanan nasional:


Asas kesejahteraan keamanan,
integral, asas kekeluargaan.

komprehensif