Anda di halaman 1dari 5

RONDE KEPERAWATAN

PADA KLIEN DENGAN REUMATHOID ARTHRITIS


DI RUANG A BED 03 RS M SURABAYA
Topik
Sasaran
Waktu
Hari/tanggal

: Perawatan klien dengan Reumathoid arthritis


: Klien Nn. D
: 60 Menit (Pukul 11.00 12.00 wib)
: Kamis, 18 Desember 2014

1. Tujuan Ronde Keperawatan


a.
Tujuan Umum :
Menyelesaikan masalah-masalah klien yang belum teratasi.
b. Tujuan Khusus :
1) Menjustifikasi masalah yang belum teratasi.
2) Mendiskusikan penyelesaian masalah dengan perawat primer lain.
2. Sasaran
Klien Nn. D , Umur 20 tahun yang dirawat diruang A /Bed III RS M
Surabaya.
3. Materi
a. Teori Perawatan Reumathoid arthritis
b. Masalah-masalah Keperawatan yang muncul pada klien dengan Reumathoid
arthritis
4. Metode
Diskusi + Bed side teaching
5. Media
a. Papan White Board
b. Spidol
c. Penghapus
d. Materi yang disampaikan secara lisan.
6. Proses Ronde
NO
1

TAHAP

Pra Ronde:
Menentukan kasus & topik
Menentukan Tim ronde
Informed Consent
Membuat Pra planning
Diskusi
Mencari Sumber Literatur
Ronde :
Penyampaian Masalah
Diskusi
Post Ronde :
Evaluasi Pelaksanaan Ronde
Revisi & Perbaikan

WAKTU

PENANGGUNG
JAWAB

5 Des 2015
(12.00 13.00 wib)
8 Des 2015
( 12.00 13.30 wib)

Kepala Ruangan
Kepala Ruangan
PP
PP
PP
PP & Konselor

11 Des 2015
(11.00 12.00 wib)

Kelompok 1B
Gerb. I

11 Des 2015
12.00 12.45 wib

PP & Konselor

7. Kriteria Evaluasi
Bagaimana Koordinasi persiapan dan pelaksanaan Ronde
Bagaimana peran PP saat Ronde
Bagaimana PA berperan dalam pelaksanaan ronde keperawatan.
8. Pengorganisasian
Perawat Primer
Perawat Associated

: Bejo
: Gareng

9. Kepustakaan
Gillies (1989). Managemen Keperawatan suatu pendekatan Sistem. EGC. Jakarta
PPNI Propinsi Jawa Timur (2000). Materi Pelatihan Kepemimpinan dan
Managemen Keperawatan. PPNI. Surabaya
Sjamsuhidajat.R; De Jong, Wim (1997). Buku Ajar Ilmu Bedah.ed. Revisi.EGC.
Jakarta
Sobiston (1994). Buku Ajar Bedah.Buku 2. EGC.Jakarta

Kepala Ruangan

Surabaya,
Des 2015
Perawat Primer

SURAT PERSETUJUAN
Yang bertanda tangan dibawah ini :
Nama
Umur
Jenis Kelamin
No.KTP/SIM/lainnya
Alamat

:
:
:
:
:

Untuk

: Diri sendiri
Anak

Nama Klien
Umur
Jenis Kelamin
Alamat

Isteri
Orang Tua

Suami
Lainnya

:
:

Ruangan
:
Rekam Medis No.
:
Dengan ini menyatakan sesungguhnya telah :
Memberikan Persetujuan dan telah mendapatkan penjelasan yang
sejelasnya tentang maksud dilakukan Ronde keperawatan dan tidak
akan melakukan tuntutan/ gugatan dikemudian hari atas tindakan
tersebut.
Demikianlah persetujuan ini diberikan agar dipergunakan
sebagaimana mestinya.
Surabaya,

Desember 2015

Perawat Yang Menerangkan

Nama Perawat

Saksi-saksi :
1. ..
2. ..

Nama Jelas

Tanda Tangan
1.
2..

KONSEP DASAR TEORI KEPERAWATAN PADA KLIEN


DENGAN FISTULA RECTO SIGMOID
A. Pengertian
Fistula Recto Sigmoid adalah Suatu visera berongga sebagai akibat dari perforasi
atau pengaliran abses diantara colon sigmoid dan rectum.
B. Etiologi
Kadang fistula disebabkan oleh colitis disertai oleh praktitis seperti
TBC,Amobiasis, dan morbus crohn.
C. Gambaran Klinik
Ada riwayat kekambuhan disertai pengeluaran nanah/pus didaerah sekitar
fistula.
Demam
Keluhan nyeri
D. Penatalaksanaan
1. Medis
Fistulotomi Membuka fistel dari lobang asalnya sampai kelobang kulit
Fistulektomi mengangkat/mengikat fistel.
Kadang dibutuhkan operasi 2 tahap untuk menghindari terpotongnya
sfingter anus.
2. Perawatan luka secara aseptic
E. Masalah-masalah Keperawatan yang muncul pada klien dengan fistula recto
sigmoid :
1. Nyeri
2. Infeksi/sepsis
3. Integritas kulit dan jaringan
4. Nutrisi
5. Penurunan mobilitas fisik
6. Penurunan perawatan diri
7. Konsep diri/Body Image
8. Kurang pengetahuan
F. Persiapan Perawatan klien dan informed consent
G. Prosedur tindakan keperawatan yang dilakukan
1. Nyeri
HE,Kaji tentang konsep nyeri & penanganannya,istirahat,metode distraksi
selama nyeri,relaksasi,stimulasi kutan,Kolaborasi pemberian analgesik
2. Infeksi/sepsis
Kaji terhadap predicator,Rawat luka secara aseptic,kurangi organisme yang
masuk,kaji factor yang memperparah,kolaborasi pemberian antibiotik
3. Integritas kulit dan jaringan
Rawat luka dengan tehnik aseptic,pertahankan kecukupn masukan cairan &
nutrisi yang adekuat
4. Nutrisi
Menentukan kebutuhan kalori,protein dan vitamin,menimbang BB,pantau
pemeriksaan Lab.kaji kemampuan klien u/memenuhi kebutuhan nutrisinya
5. Penurunan mobilitas fisik

Kaji kemampuan mobilitas,Mobilisasi secara bertahap,


6. Penurunan perawatan diri
Kaji factor penyebab,tingkatkan partisipasi optimal,motivasi klien
7. Konsep diri/Body Image
Beri kesempatan klien u/ mengekspresikan perasaan,berikan informasi yang
dapat dipercaya,berikan semangat dan motivasi
8. Kurang pengetahuan
Memberikan informasi yang dapat dipahami,hindari pengertian yang
salah,HE
H. Kepustakaan
Carpenito.Lynda Juall (2000). Buku Saku Diagnosa Keperawatan. Ed.8.EGC.
Jakarta
Doenges.Marilynn. E (2000).Rencana asuhan Keperawatan Pedoman Untuk
Perencanaan dan PendokumentasianPasien.Ed 3. EGC.Jakarta
Rothrock.Jane C (2000).Perencanaan Asuhan Keperawatan Perioperatif. EGC.
Jakarta.
Sjamsuhidajat.R; De Jong, Wim (1997). Buku Ajar Ilmu Bedah.ed. Revisi.EGC.
Jakarta
Sobiston (1994). Buku Ajar Bedah.Buku 2. EGC.Jakarta