Anda di halaman 1dari 68

Review Sistem

Pendingin
Pelatihan :
Aplikasi Hydrocarbon Refrigerant Pertamina (Musicool) Pada Mesin
Pendingin Untuk Para Instruktur Upt Pelatihan Kerja
Disnaker Prov Jawa Timur
Surabaya, 19 Juli 2011
Oleh : Windy Hermawan Mitrakusuma
akang.windyhm@gmail.com
windyhm@polban.ac.id

Hk. 0 Termodinamika
Laju Perpindahan
Panas bergantung pada
beda temperatur

Hukum Termodinamika

Hukum 0 Termodinamika : panas mengalir


dari temperatur tinggi ke temperatur
rendah

Hukum I Termodinamika : Energi tidak


dapat diciptakan atau dimusnahkan
3

Fenomena alam yang menarik


Temperatur saturasi
fluida (titik didih) akan
turun bila tekanan
yang dialaminya turun.
(Demikian juga
sebaliknya)

Dingin ????

Adalah suatu keadaan yang


mana temperatur suatu benda
lebih rendah dari temperatur
lingkungannya.
Bila terdapat beda temperatur
akan terjadi perpindahan energi
(kalor)
5

Bagaimana Supaya Bisa Dingin ?


Menghembuskan udara atau
menyiramkan air hanya
menghasilkan perasaan dingin,
tapi tak membekukan.

Untuk mendapatkan dingin, kita


harus berada pada lingkungan atau
dekat dengan benda yang lebih
rendah temperaturnya.
6

Siklus Refrigerasi Kompresi Uap


Sederhana

P/T

Evaporator

Refrigeran Cair
Te < T kabin

Te

Refrigeran Uap

Qe
7

Siklus Refrigerasi Kompresi Uap


Q
Sederhana
P/T
c

Tk > T Lingkungan
3

Condenser

Refrigeran Cair

Tk

Refrigeran Uap

P/T

Evaporator

Refrigeran Cair
Te < T kabin

Te

Refrigeran Uap

Qe
8

Siklus Refrigerasi Kompresi Uap


Q
Sederhana
P/T
c

Tk > T Lingkungan
3

Condenser

Refrigeran Cair

Tk

Refrigeran Uap
W

P/T

Compressor

Throttling Device
1

Evaporator

Refrigeran Cair
Te < T kabin

Te

Refrigeran Uap

Qe
9

Tekanan
P

Pabsolut

Pgauge
Patm= 0 gauge

Pvakum

1 Atm = 76 cmHg
= 101,3 kPa

0 absolut

Pabsolut Pgauge Patm


Low Pressure Gauge
10

Tekanan (4) : Manifold Gauge

Ke High Pressure
Side / Discharge
Compresor
Ke Low Pressure
Side / Suction
Compresor

Ke Vacuum Pump
atau
Tabung Refrigeran
11

Siklus Refrigerasi Kompresi Uap


Q
Sederhana
P/T
c

Tk > T Lingkungan
3

Condenser

Refrigeran Cair

Tk

Refrigeran Uap
W

P/T

Compressor
1

Evaporator

Refrigeran Cair
Te < T kabin

Te

Refrigeran Uap

Qe
12

Temperatur (1)
Ukuran yang menyatakan potensi perpindahan panas.
Celcius
100 o

Kelvin
373

Fahrenheit
212 o

Rankine
672
Air Mendidih pada 1 Atm

0o

273

32 o

492
Es membeku pada 1 Atm

Nol Mutlak

13

Temperatur
Ukuran yang menyatakan potensi perpindahan panas.
Celcius

Kelvin

TKelvin tCelcius 273


Celcius

t Fahrenheit

Fahrenheit

9
tCelcius 32
5

Celcius

tCelcius

Fahrenheit

5
t Fahrenheit 32
9
Rankin

TRankine t Fahrenheit 460


14

Istilah lapangan
Liquid
line

Daya
kompresor
(PK) atau (kW)

Suction
line

Kapasitas
Pendinginan
(Btuh) atau (kW)

Cold Storage

16

AC Otomotive (mobil)

17

Contoh aplikasi Sistem Refrigerasi


Temperatur akan naik
condensation = Kalor dilepas

qout

qout = qint +
qcomp
TP
TP

qin = evaporasi = Kalor diserap

Temperatur akan turun


18

Sistem AC Split

Indoor Unit
atau
Cooling
Unit
Suction
Line

Liquid
Line
Outdoor Unit
atau
Condensing
Unit

19

Komponen : Kompresor
Kompresor
Kondensor
Alat ekspansi (metering/throttling device)
Evaporator

20

Perbandingan Jenis Kompresor


RECIPROCATING

SCREW

ROTARY

SCROLL

CENTRIFUGAL

Compresion
Process

Positive
Displacement

Positive
Displacement

Positive
Displacement

Positive
Displacement

Non Positive
Displacement

CAPASITY
TR

<200

50-1500

Komersial <4
Industrial < 150

Sampai 60

100-1800

REFRIGERANT

R-22
R-134a
R-12
HC

R-22
R-134a
R-717
R-12
HC

R-22
R-134a
R-717
R-12

R-22

R-123
R-134a
R-717
R-11
R-12

Compressor
Efisiensy

0.75-0.83

0.67-0.82

0.87

5-10%>Recip

0.87

Capasity
Control

On off cyl unloader


step control

Sliding value
stepless
inverter

Inverter

Inletvanes
inverter

Jumlah
Komponen

Banyak

Sedikit

Sedikit

Sedikit

Sedikit

KW/TR

0.8-0.9

0.8-0.9

0.5-0.7

Aplikasi

Kecil
Medium

Medium
Besar

Kom. Kecil
Ind. Sedang

Kecil

Medium
Besar

21

Kompresor Hermetik
(Fully Welded Compresor) - 1

Screw Hermetic Compressor

22

Kompresor Hermetik
(Fully Welded Compresor) - 2

Reciprocating Hermetic

Scroll Hermetic

Rotary Hermetic
23

Air Cooled Condenser


propeller
fan

outdoor
air
condenser
coil

subcooler
24

Kondensor Shell and Tube


95F

hot, refrigerant vapor

[35C]

cooling water
85F

[29C]

subcooled, liquid
refrigerant

subcooler

25

Kondensor Shell and Tube

26

Thermostatic Expansion Valve


(TXV)

27

Koil Evaporator Bersirip

(a) Sirip datar


(b) Sirip berlekuk
Spasi fin bervariasi antara 40 500 fin
per meter.
Untuk Free Convection, Sirip lebih
jarang.
Untuk Forced convection, sirip dapat
lebih rapat.
28

H. Kekekalan Energi pada siklus

Energi yang keluar sistem = energi yang masuk sistem

Qk Qe W
29

T konstan

x konstan
s konstan

P konstan

Subcooled
(Cair)

h konstan

Mixture
(Campuran cair-gas)

Superheated
(Uap)

v atau
konstan

30

Siklus pada diagram P-h


Asumsi :
Refrigeran keluar kondensor
adalah cair jenuh,
Refrigeran keluar Evaporator
berfasa uap jenuh.
Proses ekspansi secara isentalpi
Kompresi secara isentropi
Proses di kondensor dan di
evaporator adalah isobar

31

Contoh
Jika suatu sistem refrigerasi dengan menggunakan
refrigeran MUSICool-22, bekerja pada temperatur
penguapan (evaporasi) sebesar -5 oC, dan temperatur
pengembunan 45 oC. Bila jumlah kalor yang harus
diserap di evaporator sebesar 3,5 kW, tentukanlah

a)
b)
c)
d)
e)
f)

Gambar dari sistem dan besaran entalpi pada diagram P-h.


Laju aliran refrigeran yang bersirkulasi dalam sistem.
Laju aliran volume refrigeran saat masuk kompresor.
Panas dibuang di kondensor
COP dan Efisiensi refrigerasi dari sistem
Rasio kompresi dari kompresor

32

45 oC

Pk =15,3 bar

4
Ps = 4,0 bar

1
- 5 oC

1 = 0.112367 m3/kg

h2 = 630 kJ/kg

h3 = h4 = 319 kJ/kg
h1 = 568 kJ/kg

33

Jawab
Qe = 3,5 kW
b)
Laju aliran massa = m = Qe/qe = 0.01407452 kg/s

e)

Laju aliran volume refrigeran di suction kompresor


adalah = m.v = 5.6934 m3/jam = 1,58 L/s
Panas yang dibuang di kondensor adalah = Qk = m.qk
= 4.377 kJ per detik (4.377 kW)
COPa = Qe/W = 3,99 dan COPCarnot = Te/(Tk-Te) = 5,36

f)

efisiensi refrigerasinya = COPa/COPCarnot = 74,4%

g)

rasio kompresi Rc= Pd/Ps = sebesar 3,,8

c)
d)

34

35

Untuk Siklus Sederhana


Energi termanfaatkan
COP
energi yang digunakan sebagai kerja
COP untuk sistem refrigerasi adalah :

COP

Qe m qe m h1 h4 h1 h4

h2 h1
W mq

m
h

h
w
2
1

36

Kalau EER itu apa ?


ARI (STANDARD 1200 : Performance Rating Of Commercial Refrigerated
Display Merchandisers And Storage Cabinets, hal. 1 ) :
A ratio of the cooling capacity in Btu/h to the power input values in watts at any
given set of Rating Conditions expressed in Btu/(Wh)
.
ASHRAE (2008 HVAC Systems and Equipment Chapter 49 hal 49.2) :
Efficiency is capacity in watts divided by input in watts. For room air conditioners, it
may be called energy efficiency ratio (EER) or coefficient of performance (COP).
To convert EER to COP, multiply EER 0.2931
.
Wikipedia (http://en.wikipedia.org/wiki/SEER) :
which is the ratio of output cooling in Btu/Hr and the input power in watts W at a
given operating point and also to the coefficient of performance (COP) commonly
used in thermodynamics .
37

Prestasi/Kinerja Mesin Pendingin


dan Pompa Kalor
Definisi Coefficient Of Performance (COP) :

Energi termanfaatkan
COP
energi yang digunakan sebagai kerja
Maka prestasi/kinerja mesin Pendingin (COP)

Qe
Qe
COPR

W Qk Qo
38

COP vs EER

COP = EER 0.2931

EER = COP 3.413

COP : Unitless [W/W]


EER : Btu/h.W

39

Nilai COP (atau EER)


COP bergantung pada :
Tekanan/temperatur evaporasi
Tekanan/temperatur
kondensasi
Efisiensi kompresor
Efektivitas kondensor
Efektivitas evaporator

Contoh COP tipikal

Sistem AC Split

Outdoor Unit

Indoor Unit

Pemasangan Sambungan Pipa


Flare

2-Ways & 3-Ways Valve

Pumping Down

Mem-vakum Sistem

Re-Installing
(menambah Refrigeran)

Re-Balanced
(mengeluarkan kelebihan)

Air Purging (mengeluarkan Udara)

Reclaiming Refrigerant

Remote Control

Indoor Wiring

Compressor Wiring

Pemilihan Unit AC Paket

Pemilihan Outdoor (1)

Pemilihan Outdoor (2)


Pilih Cooling Capacity sedikit
diatas Cooling Load

Perbandingan Cooling capacity


thd Daya kompresor

Ingat Daya dan Tegangan serta


Power Factor dari Listrik yang
harus disediakan

Perhatikan jika punya masalah


dengan tata ruang

Pemilihan Indoor (dan Outdoor


pasangannya)

Siklus refrigerasi sebenarnya

61

Pengukuran Kelembaban Udara

Dengan sederhana dapat dilakukan dengan


menggunakan 2 (dua) termometer.
termometer

termometer

Aliran
udara

Tdb

Aliran
udara

Twb

kasa
Pengukuran Temperatur bola kering
(dry bulb Temperatur = Tdb) dan
Temperatur bola basah (wet bulb Temperatur = Twb)

air
62

Contoh :

Tentukan kelembaban relatif, entalpi, dan volume spesfiik udara jika


diketahui temperatur tabung kering 25 0C dan temperatur tabung basah
18 0C.

Jawab:
Gunakan diagram psikrometrik. Buat garis vertikal dari temperatur
tabung kering 25 0C. Potongkan dengan garis temperatur tabung basah
18 0C. Tandai hasil perpotongan dengan titik. Dari titik tersebut

a. Tarik garis kelembaban relatif konstan dan baca RH = 50.7%


b. Tarik garis volume spesifik konstan dan baca v = 0.85 m3/kg
c. Tarik garis entalpi konstan dan baca h = 50.8 kJ/kg
d. Tarik garis horisontal ke kanan dan baca W = 10 gram uap air per kilogram
udara kering

Sling Psikrometer

Berfungsi untuk mengukur kelembaban udara dengan


mengukur temperatur tabung basah dan temperatur
tabung kering.
Pengukuran dilakukan dengan memutar sehingga
kecepatannya 2-3 m/s (400-600 fpm)
Tdb

Twb

64

Kelembaban relatif = 0,010 kg/kg

Entalpi = 50,5 kJ/Kg

RH = 50%
Tdp = 14oC

18 oC

Volume Spesifik = 0,86 m3/kg

25 oC

Latihan

Contoh

Suatu tempat diukur temperatur tabung basah dan tabung


keringnya, dan didapatkan :
Tdb = 30 oC = 86 F
Twb = 25 oC = 77 F

Tentukan Kelembaban udara pada tempat tersebut

66

Contoh Perhitungan (jawab)

Tdp = 23,2 oC

25

RH = 67 %

30
67

Tabel Konversi Satuan


Besaran

Panjang
Luas
Volume
Debit volume
Massa
Debit massa
Volume Spesifik
Rapat massa
Kecepatan
Tekanan

Gaya
Kerja/Energi
Daya

Dari

Ke

inch (in.)
foot (ft)
ft2
in2
ft3
galon (US)
ft3/min (cfm)
gpm
lb
lb/min
ft3/lb
lb/ft3
ft/s
mph
mH2O (pd 4oC)
bar
1 atm
lb
ft.lb
Btu
Btu/h
hp
Ton.Ref (TR)

meter (m)
meter (m)
m2
cm2
m3
L
m3/s
L/s
kg
g/s
m3/kg
kg/m3
m/s
m/s
Pa
Pa
Pa
N
J
J
J/s (Watt)
W
W

Dikalikan
dengan
0,0254
0,3048
0,0929
6,4516
0,0283
3,785
0,000472
0,06309
0,45359
7,55987
0,062428
16,0185
0,00508
0,44704
9806,65
100000
101325
4,44822
1,355818
1055,06
0,293067
745,6999
3516,8
68