Anda di halaman 1dari 7

MAKALAH FUNCTIONAL DEPENDENCY

Makalah ini disusun untuk memenuhi salah satu tugas Mata Kuliah Basis Data
PROGRAM STUDI DIPLOMA III TEKNIK INFORMATIKA
di Jurusan Teknik Komputer dan Informatika

Oleh
Kelas 2-A

JURUSAN TEKNIK KOMPUTER DAN INFORMATIKA


POLITEKNIK NEGERI BANDUNG
2015

DAFTAR ISI

DAFTAR ISI........................................................................................................................................ii
BAB I....................................................................................................................................................3
PENDAHULUAN................................................................................................................................3
A.

Latar Belakang.........................................................................................................................3

B.

Batasan Masalah......................................................................................................................3

C.

Tujuan.......................................................................................................................................3

BAB II..................................................................................................................................................4
FUNCTIONAL DEPENDENCY........................................................................................................4
B.

C.

Macam-Macam Functional Dependency................................................................................4


1.

Full Dependency...................................................................................................................4

2.

Partially Dependency...........................................................................................................5

3.

Transitive Dependency........................................................................................................5
Kegunaan Functional Dependency.........................................................................................6

BAB III.................................................................................................................................................7
KESIMPULAN....................................................................................................................................7

BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Functional Dependency adalah generalisasi dari konsep kunci(key) dan merupakan
konsep dasar normalisasi yang menjelaskan hubungan antar atribut, atau lebih khususnya
menjelaskan nilai suatu atribut yang menentukan nilai atribut lainnya. Fungsinya menjadi acuan
dekomposisi data ke dalam bentuk yang lebih efisien.
Sebuah batasan pada hukum hubungan antar himpunan yang mengungkapkan fakta
tentang perusahaan untuk pemodelan database.

B. Batasan Masalah
Batasan-batasan Functional Dependency berasal dari makna dan keterkaitan antar atribut
data.

C. Tujuan
-

Functional Dependency atau ketergantungan fungsional digunakan untuk menentukan ukuran


formal dari kebaikan desain relasional.
Functional Dependency dan kunci(key) digunakan untuk mendefinisikan bentuk normal untuk
relasi.

BAB II
FUNCTIONAL DEPENDENCY
A. Pengertian Functional Dependency
Functional dependency merupakan relasi yang menggambarkan ketergantungan antar
attribute dalam suatu relasi. Suatu attribute dikatakan functional dependency pada yang lain jika
kita menggunakan nilai attribute tersebut untuk menentukan nilai attribute yang lain.Simbol yang
digunakan adalah untuk mewakili functional dependency.

Cara baca : A menentukan B atau B bergantung pada A

B. Macam-Macam Functional Dependency


1. Full Functional Dependency
Ketergantungan penuh. Full dependency menunjukkan atribut A dan B dalam satu
relasi, dimana B bergantung penuh terhadap A, maksudnya penuh di sini adalah B hanya
ditentukan oleh A dan hanya A saja yang menentukan B bukan subset dari A. Sebagai contoh
dibawah ini :

Contoh :
NIM
141511001
141511003
141511009
141511019
141511028

Nama
Agy Dzulfikar
Amar Nasrullah
Galih Ayu Kinanti
Rivalda Alfandiaz
Tyodor Sianturi

Ipk
3,20
3,10
3.50
3,00
3,60

IdRuang
301
602
302
301
602

Dosen
Yudhi
Ferry
Joe
Santi
Nurjannah

Dikatakan full dependency jika hanya A yang menentukan B dalam hal ini adalah
NIM idRuang. Jika Nama dan NIM yang menentukan idRuang maka hal ini tidak dapat
dikatakan sebagai full dependency.

2. Partially Dependency
Ketergantungan parsial atau sebagian. Partionally dependency ini memiliki 2 atribut
dari A untuk menentukan B, namun untuk menentukan B tidak harus 2 atribut artinya jika
salah satu atribut A yang menentukan B dapat dihilangkan namun tidak merubah arti relasi
dan masih tetap berelasi ketergantungan.

Contoh :
NIM
141511001
141511003
141511009
141511019
141511028

Nama
Agy Dzulfikar
Amar Nasrullah
Galih Ayu Kinanti
Rivalda Alfandiaz
Tyodor Sianturi

Ipk
3,20
3,10
3.50
3,00
3,60

IdRuang
301
602
302
301
602

Dosen
Yudhi
Ferry
Joe
Santi
Nurjannah

Ketergantungan sebagian {NIM, Nama} idRuang dimana jika Nama dihilangkan


maka ketergantungan tetap ada.

3. Transitive Dependency
Transitive dependency biasanya terjadi pada tabel hasil relasi, atau kondisi dimana
terdapat tiga atribut A,B,C. Kondisinya adalah A B dan B C. Maka C dikatakan sebagai
transitive dependency terhadap A melalui B.

Contoh :
NIP
10.002.
1
11.089.2
11.098.1
12.101.
3
12.110.1

Nama
Sita

Jabatan
Qualitu Control

Gaji(jt)
2

KodeCabang
01

AlmtCabang
Semarang

Medi
Faisal
Paijo

Supervisor
Qualitu Control
Cleaning Service

3
2
1

02
01
03

Bandung
Semarang
Tangerang

Kinanti

Qualitu Control

01

Semarang

NIP {Nama, Jabatan, Gaji, KodeCabang, AlmtCabang}


KodeCabang AlmtCabang
NIP menentukan semua atribut dan atribut AlmtCabang ditentukan oleh NIP namun melalui
KodeCabang.

C. Kegunaan Functional Dependency


FD adalah batasan terhadap gugus relasi yang berlaku. Diperoleh berdasarkan hubungan
antar atribut data.
Kegunaan FD :
1. Untuk memeriksa keabsahan apakah semua relasi sesuai dengan ketergantungan fungsional
yang diberikan
2. Untuk menetapkan batasan gugus relasi yang berlaku
3. Untuk menentukan kunci relasi
4. Untuk melakukan normalisasi atas suatu tabel relasional

BAB III
PENUTUP
Fungsional dependensi merupakan relasi yang menggambarkan ketergantungan antar attribute
dalam suatu relasi.
Fungsional dependensi memiliki tiga macam, yaitu :
1. Full dependensi
2. Parsial dependensi
3. Transitive dependensi