Anda di halaman 1dari 3

Nama

: Marisa

Nim

: 07121401046

Jurusan

: Adminsitrasi Negara

Matkul

: pengantar ilmu antropologi

C. Ilmu-Ilmu Bagian Dari Antropologi


1.

Lima Ilmu Bagian Dari Antropologi


Ilmu Antropologi Mengenal Ilmu-Ilmu Bagian, Yaitu :
1.
2.
3.
4.
5.

Paleo-Antropologi
Antropologi Fisik
Etnolinguistik
Prehistori
Etnologi

Paleo-Antropologi Adalah Ilmu Bagian Yang Meneliti Asal-Usul Atau Terjadinya Dan
Evolusi Manusia Dengan Mempergunakan Sisa-Sisa Tubuh Yang Telah Membatu (Fosil-Fosil
Manusia) Tersimpan Dalam Lapisan-Lapisan Bumi Yang Harus Didapat Oleh Peneliti
Dengan Berbagai Metode Penggalian.
Antropologi Fisik Dalam Arti Khusus Adalah Bagian Dari Ilmu Antropologi Yang Mencoba
Mencapai Suatu Pengertian Tentang Sejarah Terjadinya Beragam Manusia Dipandang Dari
Sudut Ciri-Ciri Tubuhnya. Bahan Penelitiannya Adalah Ciri-Ciri Tubuh, Baik Yang Lahir
(Fenotipe) Maupun Yang Dalam (Genotipe).
Etnolinguistik Adalah Suatu Ilmu Bagian Yang Asal Mulanya Berkaitan Erat Dengan Ilmu
Antropolog. Bahan Penelitiannya Berupa Daftar Kata-Kata, Pelukisan Tentang Ciri Dan Tata
Bahasa Dan Beratus-Ratus Bahasa Suku Bangsa.
Prehistori, Mempelajari Sejarah Perkembangan Dan Penyebaran Semua Kebudayaan
Manusia Di Bumi Sebelum Manusia Mengenal Huruf.
Etnologi Adalah Ilmu Bagian Yang Mencoba Mencapai Pengertian Mengenai Asas-Asas
Manusia, Dengan Mempelajari Kebudayaan-Kebudayaan Dalam Kehidupan Masyarakat Dari

Sebanyak Mungkin Suku Bangsa Yang Tersebar Di Seluruh Muka Bumi Pada Masa Sekarang
Ini.
2.

Spesialisasi Antropologi

Spesialisasi Sub Ilmu Antropologi Pembangunan Masyasarakat Baru Dikembangkan Setelah


Ada Ilmu Etnopsikologi Sekitar Tahun 1930 :
1)

Economic Anthropology, Ilmu Ini Dimulai Dengan Meneliti Metode-Metode

Antropologi, Gejala-Gejala Ekonomi Pedesaan, Penghimpunan Modal, Pengerahan


Tenaga, Sistem Prodeuksi Dan Pemasaran Lokal Dari Hasil Pertanian Dan Prikanan.
2)

Development Anthropology, Antropologi Pembangunan Mempelajari Hal-Hal

Yangberkaitan Dengan Pembangunan Masyarakat Desa, Masalah Petani Terhadap


Teknologi Baru Dan Sebagainya.
3)

Educational Anthropology, Meneliti Masalah Pendidikan Yang Di Banyak Negara

Berkembang Mengalami Perkembangan.


4)

Medical Anthropology, Spesialsasi Ilmu Ini Timbul Karena Para Ahli Antropolog

Sering Diminta Para Dokter Atau Ahli Gizi Untuk Membantu Mereka Dalam Hal
Meneliti Atau Memberi Data Mengenai Masalah Konsepsi Dan Sikap Penduduk Desa
Mengenai Kesehatan, Tentang Sakit, Tentang Dukun, Terhadapa Obat-Obatan
Tradisional.
5)

Population Anthropology, Antropologi Penduduk Mempelajari Tentang

Pertumbuhan Penduduk.
6)

Political Anthropology, Antropologi Politik Mempelajari Dan Mnyelami

Kejadian-Kejadian Dan Gejala-Gejala Politik Serta Persaingan, Dan Kerja Sama


Antara Kekuatan Dan Partai-Partai Politik Di Negara-Negara Yang Sedang
Berkembang.
7)

Anthropology In Mental Health, Sub Ilmu Antropologi Untuk Psikiatri, Penelitian

Mengenai Masalah Latar Belakang Sosial Budaya Dan Penyakit-Penyakit Jiwa.

F. Metode Ilmiah Dan Antropolgi


1. Metode Ilmiah Dan Pengumpulan Fakta
Metode Ilmiah Dari Suatu Ilmu Oengetahuan Dalah Segala Cara Yang
Digunakan Dalam Ilmu Tersebut,Untuk Mencapai Suatu Kesatuan Pengetahuan.Tanpa
Metode Ilmiah, Suatu Ilmu Pengetahuan Bukanlah Suatu Ilmu Melainkan Suatu
Himpunan Pengetahuan Saja, Tentang Berbagai Gejala Alam Atau Masyarakat, Tanpa
Ada Kesadaran Tentang Hubungan Antara Gejala-Gejala Yang Terjadi. Kesatuan
Pengetahuan Itu Dapat Dicapai Oleh Para Sarjana Ilmu Yang Bersangkutan Melalui
Tiga Tingkatan, Yaitu: 1) Pengumpulan Data, 2) Penentu Ciri-Ciri Umum Dan Sistem,
3) Verifikasi
2. Penentuan Ciri-Ciri Umum Dan Sistem
Ini Adalah Tingka Dalam Cara Berfikir Ilmiah Yang Bertujuan Untuk
Menentukan Ciri-Ciri Umum Dan Sistem Dalam Himpunan Fakta Yang Dikumpulkan
Dalam Suatu Penelitian. Proses Berfikir Secara Ilmiah Pada Tahap Ini, Menimbulkan
Metode-Metode Yang Hendak Mencari Ciri-Ciri Yang Sama Dan Umum, Diantara
Beragam Fakta Dalam Kehidupan Masyarakat Dan Kebudayaan Umat Islam.
3. Verikfikasi
Metode Ini Terdiri Dari Dari Cara-Cara Menguji Rumusan Kaidah-Kaidah
Atau Memperkuat Pengertian Yang Telah Dicapai, Dilakukan Dalam KenyataanKenyataan Alam Atau Masyarakat Yang Hidup.
Metode Yang Digunakan Adalah Metode Kualitatif, Dan Lawan Dari Mrtode Ini
Yakni Keantitatif Yang Mencoba Menguji Kebenaran Dari Pengertian Dan KaidahKaidah Dengan Mengumpulkan Sebanyak Mungkin Fakta Mengenai Kejadian Dan
Gejala-Gejala Sosial Budaya Yang Menunjukkan Asas-Asas Persamaan.