Anda di halaman 1dari 4

PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN BOYOLALI

DINAS PEKERJAAN UMUM


DAN ENERGI SUMBER DAYA MINERAL

Jalan Merbabu No. 43 Telp. (0276) 321049 Fax. (0276) 3287428 BOYOLALI

BERITA ACARA RAPAT PCM


Nomor :
Pada hari ini Senin tanggal Lima Belas bulan Oktober tahun Dua Ribu Lima Belas (15-10-2015)
telah diadakan rapat Pra Construction Meeting ( PCM ) Pekerjaan Pembangunan Pembangunan Jalan
Sudirman (Lanjutan) Kabupaten Boyolali, yang intinya membahas masalah penyamaan persepsi awal
pekerjaan dan persiapan serta fase pelaksanaan pekerjaan konstruksi.
Rapat dibuka dan dipimpin oleh Pejabat Pembuat Komitmen ( PPK ).
Yang diwakili oleh Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK)

Adapun isi atau materi rapat adalah sebagai berikut :


Masukan dari PPK dan PPTK :
- Pelaksanaan Pekerjaan Pembangunan Jalan Sudirman (Lanjutan) pemerintah Kabupaten
Boyolali Tahun Anggaran 2015 dilaksanakan oleh PT. SARANA TEKNIKINDO Surat
Perjanjian / Kontrak No. K.E/247.11/BM.20/2015, Tanggal 15 September 2015 dengan
nilai kontrak Rp. 3.641.851.000,00,- PT. SARANA TEKNIKINDO selaku kontraktor pelaksana kegiatan tersebut diharapkan
dapat melaksanakan pekerjaan dengan sebaik-baiknya dan sesuai dengan ketentuan yang
ada. Bilamana ada permasalahan-permasalahan sebaiknya dikoordinasikan dengan pihak
proyek, PPK, PPTK, PPHP, Staff Teknis dan Konsultan Pengawas.
- Selama pelaksanaan konstruksi agar disiapkan semua data-data lapangan, data pengukuran
dan pelaporan - pelaporan guna menunjang administrasi proyek.
- Mengingat sistem kontrak adalah Unit Price maka perhitungan pembayaran yang dilakukan
adalah pembayaran terhadap pekerjaan yang dilaksanakan. Oleh karenanya diharapkan
sebelum dan sesudah pelaksanaan pekerjaan agar dihitung secara benar dan dilengkapi
dengan data pendukungnya.
- Membuat surat surat pemberitahuan mulai kerja di wilayah Mojosongo, meliputi Kelurahan,
Koramil dan Polsek.
- Pembuatan gambar shopdrawing sebelum pelaksanaan mulai.
- Perbaikan schedul sesuai keadaan lapangan.
- Koordinasi kontraktor pelaksana,PPK,PPTK, Staff Teknis dan Pengawas Lapangan.
- Untuk format laporan dan tanda tangan yang ada dilaporan sesuai yang disepakati.
- Untuk tanda tangan pada schedule meliputi : Kontraktor Pelaksana, Konsultan Pengawas,
PPHP, PPTK dan PPK.
- Kelengkapan pada Direksi Keet segera dipenuhi meliputi : kotak P3K, gambar kerja, helm
dll.

Masukan dari PPHP :


- Pembahasan situasi, langkah langkah awal, keadaan lingkungan di Jalan Sudirman Kemiri
Mojosongo.
STA 0+000
a. Seng yang dihilangkan (koordinasi dengan kepala desa dan atap seng yang punya rumah)
b. STA 0+000 berawal dari bundaran aspal lama yang sudah di FHO ada kontruksi LPA yang
ambles/menurun diganti baru.
c. Gorong gorong pengairan harus didahulukan berfungsi untuk irigasi.
d. mulai perempatan sta 0+450 ada beton cor yang pecah dikemudian ditutup dengan jalan
baru.
f. STA 0 +550 ada pelebaran jembatan (koordinasi dengan yang punya sawah, kelurahan dll)
g. STA 1+075 jembatan tidak dirubah.
h. STA 1+300 elevasi berlaku tebal kemiringan 12 %(persen)menggunakan galian alat.
i. STA 2 +185 Pembangunan box culvert karena exiting sempit.
j. STA 2+125 sampai 2+200 dimungkinkan pasangan batu kali, untuk timbunan diambilkan
dari STA 1+300.
k. Diperhatikan galian di setelah kandang ayam didaerah Kedung Lengkong Klego
disesuaikan sesuai rencana.
l. STA 2+500 daerah tanjung dan kedunglengkong karena medan sempit harap koordinasi
dengan warga dan kelurahan.
n. Diperhatikan potongan typical melintang jalan, sirtu kemudian LPA kelas B kemudian
aspal.
untuk kontruksi pelebaran rencana tetap 5 meter.
o. Untuk pasangan batu kali typical kiri dan kanan sama untuk ketinggian variatif sesuai
lapangan dengan perhitungan sesuai terpasang.
l. Konstruksi baru berlaku didaerah keprasan meliput :
- timbunan pilihan berbutir 20 cm.
- galian drainase hendaknya tidak di pakai exavator digunakan dengan galian manual.
Masukan dari tim teknis
- Untuk ketebalan LPA kelas B tebal 20 cm (posisi padat) kemiringan 2 persen, sesuai shop
drawing.
- Pasangan batu kali untuk talud batu kali finish di siar dan diberi tudung plesteran talud.
- Galian dimensi saluran 120 cm(berdasar dari tepi jalan baru kedalam 60 cm) sedang untuk
lebar saluran bervariasi.
- Koordinasi jika ada saluran baru, atau ada perubahan dimensi pasangan talud.
- Pengukuran menggunakan alat dan minimal ada Konsultan Pengawas.
- Untuk kemiringan jalan yang digali menggunkan alat disepakati 12% juga berpedoman
elevasi perencana.
- Untuk masjid yang berada pada daerah milik jalan, koordinasikan dengan pihak pihak
terkait.

- Untuk schedul diperbaiki karena tidak sesuai dengan keadaan agar diperbaiki dan
disesuaikan.
- PT. SARANA TEKNIKINDO selaku kontraktor pelaksana kegiatan tersebut diharapkan
dapat melaksanakan pekerjaan dengan sebaik-baiknya dan sesuai dengan ketentuan yang
ada. Bilamana ada permasalahan - permasalahan sebaiknya dikoordinasikan dengan pihak
proyek, PPK, PPTK, PPHP, Staff Teknis dan Konsultan Pengawas.
- Selama pelaksanaan konstruksi agar disiapkan semua data-data lapangan, data pengukuran
dan pelaporan - pelaporan guna menunjang administrasi proyek.
- Mengingat sistem kontrak adalah Unit Price maka perhitungan pembayaran yang dilakukan
adalah pembayaran terhadap pekerjaan yang dilaksanakan. Oleh karenanya diharapkan
sebelum dan sesudah pelaksanaan pekerjaan agar dihitung secara benar dan dilengkapi
dengan data pendukungnya.
- Konsultan Pengawas harus ada di lokasi setiap ada pekerjaan dan dapat dihubungi setiap saat
apabila diperlukan.
Masukan dari Konsultan Pengawas :
-

Pembangunan jalan yang melintasi area masjid diperhatikam


Dilakuakan perhitungan MC 0 secepatnya.
Pembuatan shopdrawing.
Setiap langkah kegiatan menggunakan pengajuan ijin kerja.
Segera dilakukan koordinasi dilapangan untuk melaksanakan pekerjaan.

Masukan dari Kontraktor Pelaksana :


-

Untuk pengecekan lapangan dilakukan bersama sama.


Akan segera melakukan penghitungan ulang untuk MC 0.
Untuk standart laporan dan tanda tangan mohon segera di tentukan.
Tanda tangan yang tertera didalam pembuatan shopdrawing untuk di tentukan.
Akan segera dilakukan pembuatan schedule sesuai dengan keadaan lapangan.

Setelah itu rapat dilanjutkan dengan acara diskusi membahas persiapan pelaksanaan pekerjaan.
Diskusi ini menghasilkan kesimpulan sebagai berikut :
1) Selama pelaksanaan pekerjaan harus terjaga koordinasi antara semua unsur proyek mulai
dari PPK, PPTK, PPHP, Staff Teknis, Konsultan Pengawas maupun Kontraktor
Pelaksana, khusunya dalam menuju tertib administrasi dan tertib pelaksanaan. Harus
disiapkan izin pelaksanaan, request, gambar shop drawing dsb.
2) Rapat evaluasi lapangan di adakan secara rutin 2 mingguan namun apabila ada kondisi
urgent maka dapat dilakukan rapat lapangan pada saat itu juga.
3) Segera disiapkan perhitungan MC0 nya ( disepakati sesuai kontrak ), namun demikian
diharapkan agar semua pihak mempersiapkan dan menghitung kembali sesuai kondisi

dan kebutuhan di lapangan sehingga apabila ada volume-volume atau item pekerjaan
yang tidak sesuai dengan BQ dapat segera di komunikasikan dan diselesaikan.
4) Mengingat kontrak pelaksanaan adalah unit price maka pembayaran pekerjaan di hitung
berdasarkan MC / sertifikat bulanan yang diajukan oleh pihak kontraktor dan dilengkapi
dengan data pendukungnya.
5) Pekerjaan timbunan biasa harus diadakan pengujian pemadatan dan harus memenuhi
batasan syarat yang ditentukan dalam dokumen spec.

Demikian notulen rapat PCM ini disusun untuk dapat disepakati bersama.
1. Pejabat Pembuat Komitmen

: Nyoto Widodo, ST, MT


NIP. 19650816 198709 1 001

( .......................... )

2. PPTK

: Sugiyarto, ST
NIP. 19670211 199503 1 004

( .......................... )

3. Koordinator dan pengawas Lapangan

: Paimin

( .......................... )

Herlina S. Amd
Sri Wahyono

( .......................... )
( .......................... )

4. Konsultan Pengawas
CV. CAHAYA KONSULTAN

: Faisal Mahyudani, ST
Team Leader

( .......................... )

5. Kontraktor Pelaksana
PT SARANA TEKNIKINDO

: N. Irwanto Djuartono
Site Manager

( .......................... )