Anda di halaman 1dari 2

ANAMNESA

a. Sesak 1 bulan
b. Batuk berdahak 2
bulan
c. Demam menggigil 2
minggu
d. Riwayat kontak
batuk lama (BTA
belum diperiksa)
dari keluarga

PEMERIKSAAN FISIK
a. Keadaan umum
sesak, dengan
Respiratory Rate 42
x / menit
b. Pemeriksaan paru,
retraksi (-) gerak
napas simetris,
ditemukan rhonki
dan wheezing pada
kedua lapang paru

ANAMNESA
a. Peremuan usia 14 tahun
b. Karena batuak lama, nafsu makan
menurun
c. Setiap kali makan 1-2 sendok
sekali makan, makan bisa sekali
sampai dua kali per harinya
d. Jika makan, hanya makan lontong
atau mie instan.
a. Oksigen Masker 5 lpm
b. Nebulisasi ventolin 1 ampul
dan 2 cc NaCl
c. Rawat inap

d. Infus D51/2 NS 1500 cc


e. Pemberian Obat Anti
Tuberkulosis Milier
f. Injeksi Gentamycin 1x80 mg

a.
b.
-

Infus D51/2 NS 1500 cc


Terapi Diit
Tinggi kalori
Tinggi protein
Lemak cukup
Karbohidrat cukup

PEMERIKSAAN PENUNJANG
Dilakukan foto thorax PA,

ditemukan gambaran
perselubungan inhomogen
pada kedua paru dan
gambaran khas (mili) yang
tersebar (difus) di seluruh
lapangan paru

PEMERIKSAAN FISIK
a. Tinggi badan 139 cm
b. Berat Badan 24 kg
c. BMI 12,4 kg/m2
d. Wajah pucat
e. Kulit kurang kencang

Mencukupi kebutuhan oksigen pada


paru-paru sehingga mengurangi sesak
Mengurangi bronkospasme sehingga
sesak berkurang dan mengencerkan
dahak

Bed rest untuk mengurangi sesak, mencegah


terjadinya komplikasi dan mencukupi
kebutuhan nutrisi.

Terdiri dari 2HRZ/4HR


Mencegah terjadinya infeksi sekunder,
misalnya pneumonia
Mencukupi nutrisi tubuh melalui parental
Memberikan makanan secukupnya untuk
memperbaiki dan mencegah kerusakan
jaringan tubuh serta memperbaiki status
gizi

- Vitamin dan mineral


c. F75 4x200cc
d. Zinc Sirup 2xcth I
e. Asam Folat 1x1 tablet

Manifestasi
klinis
Sesak dan batuk
lama

Sebagai energy kalori, diberikan selama


2 hari kemudian dilanjutkan F100
Untuk memenuhi kebutuhan gizi mikro

Patofisiologi

kuman TB sudah menyebar ke saluran pernapasan, meningkatnya


produksi mucus, sehingga menyumbat perrnapasan

Hemoptoe

infeksi kuman yang masih aktif menyebabkan kelainan struktur paru,


jika pasien batuk dengan keras, terjadi tekanan rongga dada yang
tinggi dan menjadi pencetus batuk darah

Demam

akibat peran dari sel makrofag dan sel dendritik yang terinfeksi oleh
kumanTB sehingga memproduksi sitokin pro-inflamasi seperti TNF, IL-1b, IL-6, IL-8,IL-12, IL-15 dan IFN-.

Penurunan berat
badan

Akibat menurunnya imunitas, nafsu makan menurun sehingga


melami penurunan berat badan drastic.

PEMERIKSAAN FISIK
c. Keadaan umum
sesak, dengan
Respiratory Rate 42
x / menit
d. Pemeriksaan paru,
retraksi (-) gerak
napas simetris,
ditemukan rhonki
dan wheezing pada
kedua lapang paru

PEMERIKSAAN PENUNJANG
Dilakukan foto thorax PA,

ditemukan gambaran
perselubungan inhomogen
pada kedua paru dan
gambaran khas (mili) yang
tersebar (difus) di seluruh
lapangan paru