Anda di halaman 1dari 41

PENILAIAN HASIL BELAJAR

Pementah Kota Tasikmalaya


Dinas Pendidikan
1

KONDISI REAL PENILAIAN


Hasil monitoring dan evaluasi pelaksanaan
Kurikulum 2013 pada tingkat SMP pada tahun 2014
menunjukkan bahwa
1. Guru masih kesulitan dalam melaksanakan
penilaian.
2. Lebih dari 50% responden guru menyatakan
bahwa mereka belum dapat merancang,
melaksanakan, dan mengolah hasil penilaian
dengan baik.
3. Kesulitan yang utama adalah dalam
merumuskan indikator, menyusun butir-butir
instrumen dan melaksanakan penilaian sikap
dengan berbagai macam teknik.
4. Guru yang kurang percaya diri dalam

KONDISI REAL PENILAIAN


6. Mengolah data penilaian dan
melaporkan/menuliskan hasil penilaian dalam
rapor. Kesulitan tersebut yang utama berkaitan
dengan penulisan deskripsi capaian sikap,
pengetahuan, dan keterampilan
7. belum percaya diri dalam mengembangkan
butir-butir soal pengetahuan. Mereka kurang
memahami bagaimana merumuskan indikator
dan menyusun butir-butir soal untuk
pengetahuan faktual, konseptual, dan procedural
yang dikombinasikan dengan keterampilan
berfikir tingkat rendah hingga tinggi.
2

PENILAIAN HASIL BELAJAR


OLEH PENDIDIK
Penilaian hasil belajar oleh pendidik
dilaksanakan dalam bentuk penilaian
autentik dan non-autentik.
Bentuk penilaian autentik mencakup
penilaian berdasarkan pengamatan, tugas
ke lapangan, portofolio, proyek, produk,
jurnal, kerja laboratorium dan unjuk kerja,
serta penilaian diri.
Bentuk penilaian non-autentik mencakup
tes, ulangan, dan ujian.

FUNGSI PENILAIAN
Penilaian Hasil Belajar oleh Pendidik
dilaksanakan untuk memenuhi fungsi
formatif dan sumatif dalam penilaian.
Penilaian Hasil Belajar oleh Pendidik
berfungsi untuk memantau kemajuan
belajar, memantau hasil belajar, dan
mendeteksi kebutuhan perbaikan hasil
belajar peserta didik secara
berkesinambungan.
3

TUJUAN PENILAIAN
Penilaian Hasil Belajar oleh Pendidik
bertujuan untuk:
a. mengetahui tingkat penguasaan
kompetensi;
b. menetapkan ketuntasan penguasaan
kompetensi;
c. menetapkan program perbaikan atau
pengayaan berdasarkan tingkat
penguasaan kompetensi; dan
4

PRINSIP-PRINSIP PENILAIAN
Penilaian Hasil Belajar oleh Pendidik
dilakukan terhadap penguasaan
tingkat kompetensi sebagai capaian
pembelajaran
Penilaian dalam bentuk deskripsi : tidak/
atau kompeten, cukup kompeten,
kompeten, sangat kompeten
(tidak/kurang mengusasai, cukup
Sangat
A 86 100
mengusasai, menguasai,
sangat
Baik
menguasai)
Baik
B
71 85
Cukup
C
56-70
Nilai dalam bentuk:
Kurang

55

PRINSIP UMUM PENILAIAN


Sahih
Objektif
Adil
Terpadu
Terbuka
Holistik dan
Berkesinambung
an
Sistematik
Akuntabel
Edukatif
6

PRINSIP KHUSUS PENILAIAN


AUTENTIK
1.
2.
3.
4.
5.
6.

Materi penilaian dikembangkan dari kurikulum.


Bersifat lintas muatan atau mata pelajaran.
Berkaitan dengan kemampuan peserta didik.
Berbasis kinerja peserta didik.
Memotivasi belajar peserta didik.
Menekankan pada kegiatan dan pengalaman belajar peserta
didik.
7. Memberi kebebasan peserta didik untuk mengkonstruksi
responnya.
8. Menekankan keterpaduan sikap, pengetahuan, dan
keterampilan.
9. Mengembangkan kemampuan berpikir divergen.
10. Menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari pembelajaran.
11. Menghendaki balikan yang segera dan terus menerus.
12. Menekankan konteks yang mencerminkan dunia nyata.
13. Terkait dengan dunia kerja.

Capaian Tingkat
Kompetensi
Pencapaian kompetensi SIKAP dinyatakan
dalam deskripsi kualitas tertentu,
Pencapaian kompetensi PENGETAHUAN
dinyatakan dalam skor tertentu untuk
kemampuan berpikir dan dimensi
pengetahuannya,
Pencapaian kompetensi KETERAMPILAN
dinyatakan dalam deskripsi kemahiran
dan/atau skor tertentu

TEKNIK PENILAIAN
Observasi
Penilaian diri
Penil. antar PD
Jurnal

KETERAMPILAN

SIKAP
PENGETAHUAN

Tes Praktik/Kinerja
Proyek
Portofolio

Tes Tulis

Tes Lisan
Penugasan
Portofolio

Pengertian Penilaian Sikap

Penilaian sikap adalah kegiatan untuk


mengetahui kecenderungan perilaku spiritual
dan sosial siswa dalam kehidupan sehari-hari
di dalam dan di luar kelas sebagai hasil
pendidikan. Penilaian sikap ditujukan untuk
mengetahui capaian/perkembangan sikap
siswa dan memfasilitasi tumbuhnya perilaku
siswa sesuai butir-butir nilai sikap dalam KD
dari KI-1 dan KI-2.

Teknik Penilaian Sikap


Penilaian sikap dilakukan dengan menggunakan teknik
1. observasi oleh guru mata pelajaran (selama proses pembelajaran
pada jam pelajaran), guru bimbingan konseling (BK), dan wali kelas
(selama siswa di luar jam pelajaran) yang ditulis dalam buku jurnal
(yang selanjutnya disebut jurnal). Jurnal berisi catatan anekdot
(anecdotal record), catatan kejadian tertentu (incidental record),
dan informasi lain yang valid dan relevan. Jurnal tidak hanya
didasarkan pada apa yang dilihat langsung oleh guru, wali kelas,
dan guru BK, tetapi juga informasi lain yang relevan dan valid yang
diterima dari berbagai sumber.
2. Penilaian diri
3. Penilaian antarteman dapat dilakukan dalam rangka pembinaan dan
pembentukan karakter siswa, yang hasilnya dapat dijadikan sebagai
salah satu data konfirmasi dari hasil penilaian sikap oleh pendidik

Contoh Indikator Spiritual


berdoa sebelum dan sesudah melakukan kegiatan
menjalankan ibadahsesuai dengan agamanya;
memberi salam pada saat awal dan akhir kegiatan;
bersyukur atas nikmat dan karunia Tuhan Yang Maha Esa;
mensyukuri kemampuan manusia dalam mengendalikan diri;
bersyukur ketika berhasil mengerjakan sesuatu;
berserah diri (tawakal) kepada Tuhan setelah berikhtiar atau
melakukan usaha;
8. memelihara hubungan baik dengan sesama umat ciptaan Tuhan
Yang Maha Esa;
9. bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa sebagai bangsa
Indonesia;
10.menghormati orang lain yang menjalankan ibadah sesuai
dengan agamanya.
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.

Contoh Penilaian Sosial


1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.

menghargai,
menghayati, dan
Jujur,
disiplin,
tanggung jawab,
peduli (toleransi, gotong royong),
santun,
percaya diri,

Contoh Indikator Jujur


Jujur, yaitu perilaku dapat dipercaya dalam
perkataan, tindakan, dan pekerjaan, misalnya:
1. tidak menyontek dalam mengerjakan ujian/ulangan;
2. tidak menjadi plagiat (mengambil/menyalin karya
orang lain tanpa menyebutkan sumber);
3. mengungkapkan perasaan apa adanya;
4. menyerahkan barang yang ditemukan kepada yang
berwenang
5. membuat laporan berdasarkan data atau informasi
apa adanya;
6. mengakui kesalahan atau kekurangan yang dimiliki.

Indikator Disiplin
Disiplin, yaitu tindakan yang
menunjukkan perilaku tertib dan patuh
pada berbagai ketentuan dan peraturan,
misalnya:
1. datang tepat waktu;
2. patuh pada tata tertib atau aturan
bersama/sekolah;
3. mengerjakan/mengumpulkan tugas sesuai
dengan waktu yang ditentukan, mengikuti
kaidah berbahasa tulis yang baik dan benar.

Indikator Tanggung Jawab


Tanggung jawab, yaitu sikap dan perilaku seseorang untuk
melaksanakan tugas dan kewajibannya, yang seharusnya
dia lakukan, terhadap diri sendiri, masyarakat, lingkungan
(alam, sosial dan budaya), negara dan Tuhan Yang Maha
Esa,misalnya:
1. melaksanakan tugas individu dengan baik;
2. menerima resiko dari tindakan yang dilakukan;
3. tidak menyalahkan/menuduh orang lain tanpa bukti yang akurat;
4. mengembalikan barang yang dipinjam;
5. mengakui dan meminta maaf atas kesalahan yang dilakukan;
6. menepati janji;
7. tidak menyalahkan orang lain untuk kesalahan karena tindakan
dirinya sendiri;
8. melaksanakan apa yang pernah dikatakan tanpa disuruh/diminta.

Indikator Toleransi
Toleransi, yaitu sikap dan tindakan yang menghargai
keberagaman latar belakang, pandangan, dan keyakinan,
misalnya:
1. tidak mengganggu teman yang berbeda pendapat;
2. menerima kesepakatan meskipun berbeda dengan pendapatnya;
3. dapat menerima kekurangan orang lain;
4. dapat mememaafkan kesalahan orang lain;
5. mampu dan mau bekerja sama dengan siapa pun yang memiliki
keberagaman latar belakang, pandangan, dan keyakinan;
6. tidak memaksakan pendapat atau keyakinan diri pada orang
lain;
7. bersedia untuk belajar dari (terbuka terhadap) keyakinan dan
gagasan orang lain agar dapat memahami orang lain lebih baik;
8. terbuka terhadap atau kesediaan untuk menerima sesuatu yang
baru.

Indikator Gotong Royong


Gotong royong, yaitu bekerja bersama-sama dengan orang
lain untuk mencapai tujuan bersama dengan saling berbagi
tugas dan tolong menolong secara ikhlas, misalnya:
1. terlibat aktif dalam bekerja bakti membersihkan kelas atau
sekolah;
2. kesediaan melakukan tugas sesuai kesepakatan;
3. bersedia membantu orang lain tanpa mengharap imbalan;
4. aktif dalam kerja kelompok;
5. memusatkan perhatian pada tujuan kelompok;
6. tidak mendahulukan kepentingan pribadi;
7. mencari jalan untuk mengatasi perbedaan pendapat/pikiran
antara diri sendiri dengan orang lain;
8. mendorong orang lain untuk bekerja sama demi mencapai
tujuan bersama.

Indikator Santuan-Sopan
Santun atau sopan, yaitu sikap baik dalam pergaulan baik
dalam berbahasa maupun bertingkah laku. Norma
kesantunan bersifat relatif, artinya yang dianggap
baik/santun pada tempat dan waktu tertentu bisa berbeda
pada tempat dan waktu yang lain, misalnya:
1. menghormati orang yang lebih tua;
2. tidak berkata-kata kotor, kasar, dan takabur;
3. tidak meludah di sembarang tempat;
4. tidak menyela pembicaraan pada waktu yang tidak tepat;
5. mengucapkan terima kasih setelah menerima bantuan orang lain;
6. bersikap 3S (salam, senyum, sapa);
7. meminta ijin ketika akan memasuki ruangan orang lain atau
menggunakan barang milik orang lain;
8. memperlakukan orang lain sebagaimana diri sendiri ingin
diperlakukan.

Indikator Percaya Diri


Percaya diri, yaitu suatu keyakinan atas
kemampuannya sendiri untuk melakukan
kegiatan atau tindakan, misalnya:
1. berpendapat atau melakukan kegiatan tanpa
ragu-ragu;
2. mampu membuat keputusan dengan cepat;
3. tidak mudah putus asa;
4. tidak canggung dalam bertindak;
5. berani presentasi di depan kelas;
6. berani berpendapat, bertanya, atau menjawab
pertanyaan.

Indikator kompetensi
pengetahuan
1) mengingat: menyebutkan, memberi label, mencocokkan, memberi nama,
mengurutkan, memberi contoh, meniru, dan memasangkan;
2) memahami: menggolongkan, menggambarkan, membuat ulasan,
menjelaskan, mengekspresikan, mengidentifikasi, menunjukkan,
menemukan, membuat laporan, mengemukakan, membuat tinjauan,
memilih, dan menceritakan;
3) menerapkan: menuliskan penjelasan, membuatkan penafsiran,
mengoperasikan, merancang persiapan, menyusun jadwal, menyelesaikan
masalah, dan menggunakan;
4) menganalisis: menilai, menghitung, mengelompokkan, menentukan,
membandingkan, membedakan, membuat diagram, menginventarisasi,
memeriksa, dan menguji;
5) mengevaluasi: membuat penilaian, menyusun argumentasi atau alasan,
menjelaskan apa alasan memilih, membuat perbandingan, menjelaskan
alasan pembelaan, memperkirakan, dan memprediksi;
6) mencipta (create): mengumpulkan, menyusun, merancang, merumuskan,
mengelola, mengatur, merencanakan, mempersiapkan, mengusulkan, dan
mengulas.

Pengertian Penilaian
Keterampilan
Penilaian keterampilan adalah penilaian yang
dilakukan untuk mengetahui kemampuan siswa
dalam menerapkan pengetahuan untuk melakukan
tugas tertentu di dalam berbagai macam konteks
sesuai dengan indikator pencapaian kompetensi.
Penilaian keterampilan dapat dilakukan dengan
berbagai teknik, antara lain penilaian kinerja,
penilaian proyek, dan penilaian portofolio. Teknik
penilaian keterampilan yang digunakan dipilih
sesuai dengan karakteristik KD pada KI-4.

Indikator pencapaian
keterampilan
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.

menghitung,
merancang,
membuat sketsa,
memperagakan,
menulis laporan,
menceritakan kembali,
mempraktikkan,
mendemonstrasikan, dan
menyajikan.

LINGKUP PENILAIAN HASIL BELAJAR


Proses Pembelajaran

Capaian pembelajaran
Sikap

Pengetahuan Keterampilan

Mengamati

Menerima

Mengingat

Mengamati

Menanya
Mengumpulk
an
informasi
Mengasosiasi

Menjalankan

Memahami

Menanya

Menghargai

Menerapkan

Mencoba

Menghayati,

Menganalisis

Menalar

Mengkomunikasikan

Mengamalkan Mengevaluasi Menyaji

3
4
5

Mencipta

26

Mencipta

WAKTU PENILAIAN
N
O

PENILAIAN

Ulangan Harian

Ujian Tengah
Semester
Ujian Akhir
Semester
Ujian Sekolah

Penilaian Proses

WAKTU
Setiap akhir pembelajaran
suatu KD atau beberapa
bagian KD
Pada minggu 7 suatu
semester
Pada akhir suatu semester
Pada akhir tahun belajar
Satuan Pendidikan
Dilaksanakan selama proses
pembelajaran sepanjang
9
tahun ajaran

PENGOLAHAN
Penilaian kompetensi sikap, pengetahuan, dan
keterampilan dapat dilakukan secara terpisah,
karena karakternya berbeda tetapi dapat juga
melalui suatu kegiatan atau peristiwa penilaian
dengan instrumen penilaian yang sama
Hasil pekerjaan peserta didik harus segera
dianalisis sehingga diketahui apakah seorang
peserta didik memerlukan pembelajaran
remedial atau program pengayaan
Penilaian hasil belajar oleh Pendidik untuk
kompetensi sikap, pengetahuan, dan
keterampilan menggunakan SKALA PENILAIAN
1

CONTOH PERHITUNGAN NILAI


PENGETAHUAN
N
o

Nama

Penil. ke
1

Penil ke 2

Penil ke 3

Penil ke 4

Dst

KD

KD

KD

KD

3.
1

3.
2

3.
3

3.
1

3.
2

3.
3

3.
4

3.2

3.
3

3.
4

3.
5

3.3

3.4

3.
5

Ani

Budi

Candra

dst


Keterangan:
.
.
.

4
3
2
1

=
=
=
=

sangat menguasai
menguasai
cukup menguasai
kurang menguasai

REKAPITULASI
HASIL PENILAIAN KE
NO

NAMA

1.

ANI

KD
3.1
3.2

1
3
2

2
2
3

3.3

3.4

3.5

Rapor
2.

UJANG

LILIS

.
.

2,50
3,00

C+
B

3,50

B+

3.67

A-

3,00

3.13

3.1

2,50

C+

3.2

3,00

3.3

3,00

3.4

3,00

3.5

3,00

2.90

Rapor
3.

dst

RATA- PREDIKA
RATA
T

3.1

3,00

3.2

3.75

A-

3.3

2,75

B-

DESKRIPSI KOMPETENSI PENGETAHUAN


NO

NAMA

DESKRIPSI

ANI

BAIK dalam memahami, menjelaskan, menerapkan,


dan menganalisis pengetahuan faktual, konseptual,
prosedural tentang . (mapel) yang berkaitan
dengan . (sesuai KD 3.4) amat baik, dan (KD 3.2),
. ( 3.3,), serta . (KD 3.5) baik, dan . (KD 3.1)
cukup.

2.

BUDI

Memahami, menjelaskan, menerapkan, dan


menganalisis pengetahuan faktual, konseptual,
prosedural tentang . (mapel) yang berkaitan
dengan . (sesuai KD 3.4) , . (KD 3.2), . ( 3.3,),
serta . (KD 3.5) baik, dan . (KD 3.1) cukup

CANDRA

Memahami, menjelaskan, menerapkan, dan


menganalisis pengetahuan faktual, konseptual,
prosedural tentang . (mapel) yang berkaitan
dengan . (sesuai KD 3.2) dan . (KD 3.5) amat
baik, serta . (KD 3.1), . ( 3.3,), dan . (KD 3.5)
baik.
31

CONTOH PERHITUNGAN NILAI


KETERAMPILAN
N
o

Nama

Penil. ke
1

Penil ke 2

Penil ke 3

Penil ke 4

Ds
t

KD

KD

KD

KD

4.
1

4.
2

4.
3

4.
1

4.
2

4.
3

4.
4

4.
1

4.
2

4.
3

4.
4

4.
2

4.
3

4.
4

Ani

Budi

Candra

dst

Keterangan:
4
3
2
1

=
=
=
=

sangat terampil
terampil
cukup terampil
kurang terampil

REKAPITULASI
KD

Nilai
opti
mum

KD 4.1

KD 4.2

KD 4.3

KD 4.4

3,50

B+

Penilaian ke
Nama

ANI

Rapor
BUDI

Dst

Predikat

33

DESKRIPSI KOMPETENSI KETERAMPILAN


NO NAMA
1

ANI

2. BUDI

DESKRIPSI
Sangat terampil dalam .... (sesuai
KD 4.1 dan 4.4), serta memiliki
keterampilan yang baik dalam....
(sesuai KD 4.2, dan 4.3)
.....

34

CONTOH PERHITUNGAN NILAI SIKAP


Mata Pelajaran: ..........

Nama

ANI
BUDI
CITR
A

KD 1.1 penilaian ke
1 2 3 4 5 6 7

KD
1.1

v v v v v v
v v v v v
v 2.2
penilaian
v v ke
KD

B
B
C

Nama 1 2 3 4 5 6

KD 2.2

v v v v
BUDI v v v v
CITR v v v v v

v
v
v

B
B
B

ANI

KD 2.1 penilaian ke
1 2 3 4 5 6 7

KD 2.1

v v
v v v v
v KD 2.3
v penilaian
v vke
1 2 3 4 5 6

v
v
v

C
B
B

KD
2.3

v
v
v

v
v
v

SB
B
B

v
v

v
v
v

v
v
v

35


Nama

KD 2.4 penilaian
ke
KD 2.4
1 2 3 4 5 6 7

ANI

BUDI

CITRA

36

REKAPITULASI
Hasil penilaian sikap
N
o

Nam
a

KD
1.1

K
D
2.
1

K
D
2.
2

K
D
2.
3

KD
2.4

Profil
sikap
secara
umum

RAPOR

Ani

SB

Budi

Citra

37

DESKRIPSI KOMPETENSI SIKAP DALAM


MAPEL
N Nam
Deskripsi sikap
o
a
1 Adi
Sikapnya secara umum baik, sangat baik
dalam .... (KD 2.3) sangat baik, perlu
memperbaiki sikap .... (KD 2.1).
2 Budi Sikapnya secara umum baik, untuk ......
(semua KD).
3 Citra

Sikapnya secara umum baik, dan dalam


sikap .... (KD 1.1) dan dalam ..... (KD 2.4)
perlu diperbaiki.

38

PELAPORAN PENCAPAIAN KOMPETENSI


PESERTA DIDIK
Pelaporan oleh Pendidik
Laporan hasil penilaian oleh pendidik dapat
berbentuk laporan hasil ulangan harian, ulangan
tengah semester, ulangan akhir semester.
Pelaporan oleh Satuan Pendidikan, meliputi:
a. hasil pencapaian kompetensi dan/atau tingkat
kompetensi kepada orangtua/wali peserta didik
dalam bentuk buku rapor;
b. pencapaian hasil belajar tingkat satuan pendidikan
kepada dinas pendidikan kabupaten/kota dan
instansi lain yang terkait; dan
c. hasil ujian Tingkat Kompetensi kepada orangtua/wali
peserta didik dan dinas pendidikan.

PENGISIAN RAPOR
Pengisian rapor
menggunakan aplikasi yang
terintegrasi/sinkron dengan
Data Pokok Pendidikan
Menengah (Dapodikmen).
2

Terimakasih
Semoga
Bermanfaat
2