Anda di halaman 1dari 17

Hadits Tentang Kesehatan

Hadits Ke-1
SEHATNYA HATI, SEHATNYA JASMANI

( )


Artinya:
Dari Amir dari Abdullah bin Numan bin Basyir r.a. beliau berkata: Saya mendengar
Rasulallah bersabda, sesungguhnya yang halal itu jelas dan yang haram jelas. Di antara
keduanya terdapat perkara-perkara yang subhat (samara-samar) yang tidak diketahui oleh
orang banyak. Maka siapa yang takut terhadap subhat berarti dia telah menyelamatkan
agamanya dan kehormatannya. Dan siapa yang terjerumus dalam perkara subhat, maka
akan terjerumus dalam perkara yang diharamkan. Sebagaimana penggembala yang
menggembala hewan gembalaannya di sekitar (ladang) yang dilarang untuk memasukinya,
maka lambat laun dia akan memasukinya. Ketahuilah bahwa setiap raja memiliki larangan
dan larangan Allah apa yang Dia haramkan. Ketahuilah bahwa dalam diri ini terdapat
segumpal daging, jika dia baik maka baiklah seluruh tubuh ini dan jika dia buruk, maka
buruklah seluruh tubuh; ketahuilah bahwa dia adalah hati. (HR al-Bukhari dan Muslim
-redaksi lafazh dari al-Bukhari-)
Hadits Ke-2
NIKMATNYA SEHAT

:














()
Dari Ibn Abbas ra beliau berkata: Nabi Muhammad SAW bersabda Dua kenikmatan yang
dapat memperdaya banyak manusia adalah sehat dan waktu luang (HR. al-Bukhari)




. (






























(




Dari Ibn Umar radliallahu anhuma berkata: Rasulullah saw. memegang kedua pundak saya
seraya bersabda: Hiduplah engkau di dunia seakan-akan orang asing atau pengembara,
Ibnu Umar berkara: Jika kamu berada di sore hari jangan tunggu pagi hari, dan jika kamu
berada di pagi hari jangan tunggu sore hari, gunakanlah kesehatanmu untuk (persiapan
saat) sakitmu dan kehidupanmu untuk kematianmu.(HR.al-Bukhari)
Hadits Ke-3
MEMAKAN MAKANAN YANG BAIK







. (



Artinya:
Dari Abu Hurairah r.a. dia berkata: Rasulallah saw. bersabda: Sesungguhnya Allah taala itu
baik, tidak menerima kecuali yang baik. Dan sesungguhnya Allah memerintahkan kepada
orang yang beriman sebagiamana Ia memerintahkan kepada para Rasul-Nya dengan firmanNya: Wahai para Rasul makanlah yang baik-baik dari apa yang Kami rizkikan kepada
kalian. Kemudian beliau menyebutkan ada seseorang yang melakukan perjalanan jauh
dalam keadaan kusut dan berdebu. Dia menganngkatkan tangannya ke langit seraya
berkata: Ya Tuhanku, padahal makanannya haram, minumannya haram, pakaiannya haram
dan kebutuhannya dipenuhi dari sesuatu yang haram, maka (jika begitu keadaannya)
bagaimana doannya akan dikabulkan. (HR. Muslim)
Hadits Ke-4
ANJURAN BEROBAT
Dari Jabir bin Abdullah radhiallahu anhu, bahwa Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam
bersabda:

Setiap penyakit pasti memiliki obat. Bila sebuah obat sesuai dengan penyakitnya maka
dia akan sembuh dengan seizin Allah Subhanahu wa Taala. (HR. Muslim)
Dari Abu Hurairah radhiallahu anhu, bahwa Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam
bersabda:


Tidaklah Allah menurunkan sebuah penyakit melainkan menurunkan pula
obatnya. (HR. Al-Bukhari dan Muslim)
Dari Usamah bin Syarik radhiallahu anhu, bahwa beliau berkata:









:


.












:
:

Aku pernah berada di samping Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam. Lalu datanglah
serombongan Arab dusun. Mereka bertanya, Wahai Rasulullah, bolehkah kami berobat?
Beliau menjawab: Iya, wahai para hamba Allah, berobatlah. Sebab Allah Subhanahu wa
Taala tidaklah meletakkan sebuah penyakit melainkan meletakkan pula obatnya, kecuali
satu penyakit. Mereka bertanya: Penyakit apa itu? Beliau menjawab: Penyakit
tua. (HR. Ahmad, Al-Bukhari dalam Al-Adabul Mufrad, Abu Dawud, Ibnu Majah, dan AtTirmidzi, beliau berkata bahwa hadits ini hasan shahih. Syaikhuna Muqbil bin Hadi AlWadii menshahihkan hadits ini dalam kitabnya Al-Jami Ash-Shahih mimma Laisa fish
Shahihain, 4/486)

Dari Ibnu Masud radhiallahu anhu, bahwa Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam
bersabda:


Sesungguhnya Allah Subhanahu wa Taala tidaklah menurunkan sebuah penyakit
melainkan menurunkan pula obatnya. Obat itu diketahui oleh orang yang bisa
mengetahuinya dan tidak diketahui oleh orang yang tidak bisa mengetahuinya. (HR.
Ahmad, Ibnu Majah, dan Al-Hakim, beliau menshahihkannya dan disepakati oleh AdzDzahabi. Al-Bushiri menshahihkan hadits ini dalam Zawa`id-nya. Lihat takhrij Al-Arnauth
atas Zadul Maad, 4/12-13)
Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam dalam sabdanya:













Sesungguhnya Allah telah menurunkan penyakit dan obatnya, demikian pula Allah
menjadikan bagi setiap penyakit ada obatnya. Maka berobatlah kalian dan janganlah
berobat dengan yang haram. (HR. Abu Dawud dari Abud Darda` radhiallahu anhu)

6. Abu Hurairah radhiallahu anhu berkata:











Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam melarang dari obat yang buruk (haram). (HR.
Abu Dawud, At-Tirmidzi, dan Ibnu Majah. Asy-Syaikh Al-Albani menshahihkannya dalam
Shahih Ibnu Majah, 2/255) [Lihat kitab Ahkam Ar-Ruqa wa At-Tama`im karya Dr. Fahd AsSuhaimi, hal. 21)

Hadits Ke-5
TIDAK BERLEBIH DALAM MAKAN



Artinya:
Dari Miqdam bin Madikariba berkata: Saya pernah mendengar Rasulullah SAW
bersabda tidak ada bejana yang diisi oleh manusia yang lebih buruk dari perutnya,
cukuplah baginya memakan beberapa suapan sekedar dapat menegakkan tulang
punggungnya (memberikan tenaga), jika tidak bisa demikian, maka hendaklah ia memenuhi
sepertiga lambungnya untuk makanan, sepertiga untuk minuman dan sepertiga untuk
bernafas (HR. At-Tirmidzi)
Hadits Ke-6
LARANGAN MENIUP TEMPAT MAKAN/MINUM

- -



.


Artinya:
Dari Ibn Abbas Bahwa Rasulullah Shalallahu Alaihi Wasallam Telah Melarang Bernafas
Di Dalam Bejana Atau Melarang Untuk Meniup Padanya. (HR. AT-TIRMIDZI
Hadits Ke-7
PENAWAR PADA SAYAP LALAT














Artinya:
Dari Abu Hurairah r.a beliau berkata bahwa Rasulullah pernah bersabda: Apabila seekor
lalat masuk ke dalam minuman salah seorang kalian, maka celupkanlah ia, sebab pada salah
satu sayapnya terdapat penakit dan pada sayap lainnya ada obat penawarnya, maka dari itu
)celupkan semuanya. (HR. Abu Daud
Hadits Ke-8
MENJILATI TANGAN














Artinya:
Dari Ibn Abbas bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda: "Apabila salah seorang kamu
makan makanan, janganlah dia mengelap tangannya hingga menjilatinya atau meminta orang
menjilatinya. Dan janganlah dia mengangkat piringnya hingga menjilatinya atau meminta
) orang untuk menjilatinya., karena pada makanan terakhir terdapat barakah." (HR. Bukhari
Hadits Ke-9
MENCUCI TANGAN SEBELUM TIDUR




Artinya:
Dari Abu Hurairah, Nabi Muhammad SAW bersabda: Barangsiapa tertidur dan
ditangannya terdapat lemak (kotoran bekas makan) dan dia belum mencucinya lalu dia
tertimpa oleh sesuatu, maka janganlah dia mencela melainkan dirinya sendiri. (HR. Abu
)Daud
Hadits Ke-10
BERSUCI SEBAGIAN DARI IMAN

.








Artinya:
Dari Abi Malik Al Haritsi bin Ashim Al Asyari r.a. telah berkata, bersabda Rosulullah saw. :
Kebersihan itu sebagian dari iman, Alhamdulillah memenuhi (memberatkan) timbangan,
Subhanallah dan Alhamdulillah keduanya memenuhi ruang yang ada di langit dan bumi.
Shalat itu adalah nur, shodaqoh itu adalah dalil dan sabar itu adalah cahaya serta Al Quran
itu hujjah (bukti) untuk membelamu atau menentangmu. Setiap manusia adalah bekerja,
maka ada yang menjual dirinya, untuk menyelamatkan dirinya atau mencelakakannya. (HR.
)Muslim
Hadits Ke-11
BERSYIWAK


: }








.


Artinya:
Dari Zaid bin Khalid al-Juhanni, beliau berkata saya mendengar Rasulullah SAW. berkata:
jika saja tidak memberatkan umatku maka sungguh akan ku perintah mereka untuk
bersyiwak setiap akan mendirikan shalat. (HR: Malik, Ahmad dan An-Nasai. Ibnu
)Khuzaimah menshahihkannya
Hadits Ke-12
MENCUCI TANGAN SETELAH TIDUR


:
,





,










.
[
]






:






:
[

]



Artinya:
Dari Abu Hurairah ra, bahwa Rasulullah saw bersabda; Apabila seseorang dari kalian

berwudlu, hendaklah memasukkan air ke dalam hidungnya, kemudian menyemburkannya.


Dan barangsiapa beristijmar, hendaklah mengganjilkan. Dan jika seseorang dari kalian
bangun dari tidurnya maka hendaklah mencuci kedua (telapak) tangannya sebelum
memasukkannya ke dalam bejana, tiga kali, maka sesungguh-nya seseorang dari kalian tidak
mengetahui ke mana tangannya bermalam. (HR. al-Bukhari, Muslim, dan Abu Daud)
Di riwayat Muslim menggunakan lafal, maka hendaklah memasukkan air ke dalam kedua
(lobang) hidungnya.
Di dalam riwayat yang lain dengan lafal, barangsiapa berwudlu hendaklah beristinsaq
(memasukkan air ke hidung).


- -

























Dari Abu Hurairah radhiya allh anh, sesungguhnya Nabi Muhammad shallallhu alaihi wa
sallam bersabda: Jika salah seorang diantara kalian bangun dari tidurnya, maka janganlah ia
membenamkan tangannya ke dalam bejana sehingga ia mencucinya tiga kali, karena ia tidak
tahu dimanakah tangannya waktu tidur itu berada. (HR. Imam Muslim)
Lafazh Abu Daud










"Jika salah seorang kalian bangun dari tidurnya, maka jangan (langsung) memasukkan
tangannya ke dalam bejana sampai dia mencucinya tiga kali, karena salah seorang kalian
tidak tahu di mana tangannya bermalam." (HR. At-Tarmidzi)
Hadits Ke-13
MANDI

- -






Artinya:
Dari Abu Hurairah, Nabi bersabda: Haknya Allah atas setiap muslim adalah mandi di setiap
tujuh hari, yaitu memandikan kepala dan jasadnya. (HR. Muslim)
Hadits Ke-14
KEBERSIHAN FITRAH

)

(






















Fithrah itu ada lima: khitan, mencukur bulu kemaluan, memotong kuku, mencabut bulu
ketiak, dan mencukur kumis. [HR. Al-Bukhoriy (5889), Muslim (257), Abu Dawud (4198),
dan An-Nasa'iy (9)]
1. Khitan alias Sunatan

Buanglah darimu rambut kekufuran, dan berkhitanlah. [HR. Abdur Razzaq (9835 &
19224), Ahmad (15470), Abu Dawud (356), Al-Baihaqiy (781 &17335), Ath-Thobroniy
dalam Al-Kabir (982). Hadits ini di-hasan-kan oleh Syaikh Al-Albaniy dalam Ash-Shohihah
(2977)]
2. Mencukur Bulu Kemaluan

Nabi -Shallallahu alaihi wa sallam- telah menetapkan waktu bagi kami dalam mencukur
kumis, memotong kuku, mencabut bulu ketiak, dan mencukur bulu kemaluan, yaitu agar
kami tak membiarkannya lebih dari 40 malam. [HR. Muslim (258), Abu Dawud (4200),
At-Tirmidziy (2759), An-Nasa'iy (14), dan Ibnu Majah (295)]
3. Memotong Kuku
Kebiasaan memanjangkan kuku banyak dilakukan oleh orang-orang kafir dan fasik
serta menyalahi sunnah Rasulullah.



Barang siapa yang menyerupai suatu kaum maka dia termasuk kaum tersebut (HR. Abu Dawud
(4031), Ahmad (5114), Ath-Thobroniy dalam Al-Ausath (8327), Ibnu Manshur dalam As-Sunan (2370).
Di-hasan-kan oleh Al-Albaniy dalam Takhrij Al-Misykah (4347)
4. Mencabut Bulu Ketiak
Nabi sangat menjaga kebersihan badan terutama dari bau yang menyebabkan
terganggunya orang lain, salah satu sumber bau badan adalah ketiak, mencabut bulu
ketiak merupakan upaya untuk menjaga tubuh senantiasa bersih.








Barang siapa yang memakan pohon (tanaman) yang busuk ini, maka janganlah ia
mendekati masjid kami, karena malaikat terganggu oleh sesuatu yang mengganggu
manusia. [HR. Muslim dalam Kitab Al-Masajid (1252)]

Kumis 5. Mencukur











(5553), Al-Bukhoriy [HR. Potonglah (tepi) kumis, dan biarkanlah (panjangkan) jenggot.
])(259 Muslim dan

Hadits Ke-15
LARANGAN KENCING DI AIR TENANG




- -








Artinya:
Dari Jubair ra dari Nabi SAW, sesungguhnya Nabi melarang kencing di air yang tidak
mengalir. (HR an-Nasai).
Hadits Ke-16
KEBERSIHAN HATI DAN JIWA




- :










Artinya:
Dari Abu Hurairah r.a. berkata: Ketika Rasulullah SAW takbiratul ikhram maka setelahnya
beliau diam, yakni di antara takbir dan membaca al-Fatikhah. Kemudian aku bertanya
kepadanya. Demi bapakku, anda, dan ibuku,kenapa engkau diam di antara takbir dan
bacaan al-fatikhah? Beritahu kepadaku apa yang engkau baca? Beliau menjawab: Ya
Allah, jauhkanlah diriki dari kesalahan-kesalahanku sebagaimana Engkau telah menjauhkan
timur dari Barat. Ya Allah, bersihkanlah aku dari kesalahan-kesalahanku seperti kain putih
yang dibersihkan dari kotoran. Ya Allah, cucilah diriku dari kesalahan-kesalahanku dengan
)air, es, dan embun. (H.R Abu dawud
Hadits Ke-17
YANG KUAT YANG DICINTAI ALLAH









Artinya:
Dari Abu Hurairah, Nabi Muhammad SAW berabda: Mukmin yang kuat lebih baik dan
lebih disukai oleh Allah daripada mukmin yang lemah, tetapi di tiap-tiap (seorang mukmin)
itu ada kebaikan, maka berkeinginanlah (optimis) kepada apa-apa yang memberi manfaat
dan minta tolonglah kepada Allah dan jangan merasa lemah, dan jika engkau tertimpa
musibah janganlah berkata seandainya saya berbuat seperti ini seperti ini seperti ini, tapi
katakan ketetapan Allah, apa yang Dia kehendaki maka Dia kerjakan, karena perkataanmu
tadi kamu telah membuka pintu untuk perbuatan syaitan. (HR. Muslim)
Hadits Ke-18
PERMAINAN YANG DIPERBOLEHKAN




















Artinya:
Setiap sesuatu yang bukan termasuk dzikir kepada Allah adalah Lahw dan Lab kecuali
pada empat hal, yaitu bermainnya sang suami dengan istrinya, pengajarannya seseorang
terhadap kudanya, larinya seseorang di antara dua garis (start dan finish) dan seoranng
yang mempelajari renang. (HR. An-Nasai)
Hadits Ke-19
OLAHRAGA RENANG












.
Artinya:
dari Bakar bin Abdillah bin Rabi al-anshari berkata :berkata Rasulullah SAW. ajarilah anak
anakmu berenang dan melempar lembing, termasuk juga perempuan perempuan di rumahnya
menenun, dan apabila kedua orangtuamu memanggil maka utamakan ibumu.
Hadits Ke-20
OLAHRAGA PANAH

-





:



:


.
Artinya:
Dari Uqbah bin Amr berkata: Saya mendengar Rasulullah SAW bersabda Sesungguhnya
Allah SWT akan memasukan tiga kelompok ke dalam Sorga karena sebab panah satu, yaitu
pembuat panah yang mengharapkan kebaikan dari panah buatannya, pemanah dan pelontar
anak panah, maka memanahlah dan naikilah (kuda) kalian semuanya, adapaun memanah
lebih aku sukai dari pada naik kuda. Bukanlah suatu lahw kecuali pada tiga hal; Seorang
yang mengajari kudanya, permainannya terhadap istrinya dan permainan busur dan anak
panahnya, barang siapa meninggalkan olahraga panah setelah mempelajarinya karena
benci maka (ketahuilah) bahwa sesungguhnya ia adalah suatu nikmat yang telah dia
)tinggalkan atau Nabi berkata yang telah ia kufuri. (HR. Abu Daud



-


















-









Artinya:
Dari Uqbah bin Amir al-Juhani berkata: Saya mendengar Rasulullah bersabda, Barang
siapa belajar memanah kemudian meninggalkannya, maka dia telah menyakitiku (HR. Ibnu
)Majah
Hadits Ke-21
HABBAH SAUDAH






Artinya:
Telah menceritakan kepada kami Abdullah bin Abu Syaibah telah menceritakan kepada kami

'Ubaidullah telah menceritakan kepada kami Isra`il dari Manshur dari Khalid bin Sa'd dia
berkata; Kami pernah bepergian yang di antaranya terdapat Ghalib bin Abjar, di tengah jalan
ia jatuh sakit, ketika sampai di Madinah ia masih menderita sakit, lalu Ibnu Abu 'Atiq
menjenguknya dan berkata kepada kami; Hendaknya kalian memberinya habbatus sauda'
(jintan hitam), ambillah lima atau tujuh biji, lalu tumbuklah hingga halus, setelah itu
teteskanlah di hidungnya di sertai dengan tetesan minyak sebelah sini dan sebelah sini, karena
sesungguhnya Aisyah pernah menceritakan kepadaku bahwa dia mendengar Nabi shallallahu
'alaihi wasallam bersabda: Sesungguhnya habbatus sauda' ini adalah obat dari segala macam
penyakit kecuali saam. Aku bertanya; Apakah saam itu? beliau menjawab: Kematian.. (HR.
al-Bukhari dan Muslim)
Hadits Ke-22
BEROBAT DENGAN MINYAK ZAITUN



: -














Artinya:
Dari Umar, beliau berkata bahwa Nabi Muhammad SAW pernah bersabda:Berobatlah
dengan minyak zaitun dan minyakilah dengannya, karena ia berasal dari pohon yang penuh
barakah
Hadits Ke-23
KURMA AJWAH








:
















:



.






Artinya:
Diriwayatkan oleh Sad bin Abi Waqash, beliau berkata bahwa saya mendengar Rasulallah
SAW pernah bersabda: Barang siapa pada pagi harinya makan 7 (tujuh) butir kurma ajwa,
maka pada hari itu tidak akan membahayakannya segala bentuk sihir dan racun. (HR. Abu
Uwanah dan Baihaqi)
Hadits Ke-24
BEROBAT DENGAN MADU

Artinya:
Dari Abi Said: Ada seseorang menghadap Nabi Shallallahu alaihi wa sallam, ia
berkata: Saudaraku mengeluhkan sakit pada perutnya. Nabi berkata: Minumkan ia madu.
Kemudian orang itu datang untuk kedua kalinya, Nabi berkata: Minumkan ia madu. Orang
itu datang lagi pada kali yang ketiga, Nabi tetap berkata: Minumkan ia madu.Setelah itu,
orang itu datang lagi dan menyatakan: Aku telah melakukannya (namun belum sembuh juga
malah bertambah mencret). Nabi bersabda: Allah Mahabenar dan perut saudaramu itu
dusta. Minumkan lagi madu. Orang itu meminumkannya lagi, maka saudaranya pun
sembuh. (HR. Al-Bukhari dan Muslim redaksi dari al-Bukhari-)
Hadits Ke-25
MENURUNKAN PANAS DEMAM




)




Diceritakan dari Aisyah r.a. bahwa Nabi Muhammad SAW pernah bersabda: Panas demam
itu berasal dari didihan api neraka jahanam, karena itu dinginkanlah panasnya dengan
air. (HR. al-Bukhari dan Muslim)
Hadits Ke-26
BERBEKAM














Dari Ibnu Abbas, beliau berkata, Nabi shallallahu alaihi wa sallam berbekam dan
memberikan upah kepada tukang bekam. Seandainya Nabi shallallahu alaihi wa sallam
mengetahui bahwa hal tersebut terlarang, tentu Nabi shallallahu alaihi wa sallam tidak akan
memberi upah kepadanya. (Hr. Bukhari, no. 2159)













Dari Ibnu Abbas, beliau berkata, Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam pernah dibekam
dan beliau memberi upah kepada tukang bekam. Seandainya beliau mengetahui bahwa upah
bekam itu khabits/kotor, tentu beliau shallallahu alaihi wa sallam tidak akan
memberikannya. (Hr. Abu Daud, no. 3423; Dinilai shahih oleh al-Albani)

Dari Anas, beliau ditanya tentang hukum mendapatkan upah dari membekam. Beliau
menjawab, Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam berbekam. Yang membekamnya adalah
Abu Thaibah. Nabi shallallahu alaihi wa sallam memberikan dua sha gandum kepadanya.
(Hr. Bukhari no. 5371, dan Muslim no. 62)
Hadits Ke-27
GURAH










Artinya:
Dari Ibnu Abbas r.a. bahwa Nabi Muhammad SAW pernah melakukan bekam dan
memberinya upah kemudian melakukan Gurah (memasukan obat ke dalam hidung). (HR. AlBukhari dan Muslim)
Hadits Ke-28
BEROBAT DENGAN SUSU DAN AIR SENI ONTA

























Artinya:
dari Anas radliallahu 'anhu bahwa sekelompok orang sedang menderita sakit ketika berada
di Madinah, maka Nabi shallallahu 'alaihi wasallam memerintahkan mereka supaya
menemui penggembala beliau dan meminum susu dan kencing unta, mereka lalu pergi
menemui sang penggembala dan meminum air susu dan kencing unta tersebut sehingga
badan-badan mereka kembali sehat, setelah badan mereka sehat mereka justru membunuh
penggembala dan merampok unta-untanya, setelah kabar itu sampai ke nabi shallallahu
'alaihi wasallam, beliau pun memerintahkan untuk mengejar mereka, kemudian mereka di
bawa ke hadapan Nabi, lantas Nabi memotong tangan dan kaki mereka serta mencongkel
mata mereka. Qatadah berkata; telah menceritakan kepadaku Muhammad bin Sirin bahwa
peristiwa tersebut terjadi sebelum turunnya ayat tentang hudud (hukuman). (HR. Bukhari)
Hadits Ke-29
BEROBAT DENGAN POHON PACAR









Artinya:
Dari Ali bin Ubaidillah dari Kakeknya yang sedang melayani Nabi Muhammad SAW
berkata: Ketika Rasulullah SAW terkena luka yang bernanah dan luka parah selalu
memerintahku untuk meletakkan pohoh pacar di atas luka tersebut. (HR. At-Tirmidzi)
Hadits Ke-30
LARANGAN BEROBAT DENGAN BENDA NAJIS



Artinya:
Dari Abu Hurairah, beliau berkata: Rasulullah saw. melarang berobat menggunakan sesuatu
yang kotor/najis. (HR. Abu Daud Turmudzi, Ahmad bin Hambal, dan Ibn Majah)
Hadits Ke-31
LARANGAN BEROBAT DENGAN KHAMR
Dari Thariq bin Suwaid Al-Jufi bahwa:












Dia pernah bertanya kepada Nabi shallallahu alaihi wasallam mengenai khamar, maka
beliau pun melarangnya atau benci membuatnya. Lalu dia berkata, Saya membuatnya hanya
untuk obat. Maka beliau bersabda, Khamar itu bukanlah obat, akan tetapi dia adalah
penyakit. (HR. Muslim no. 1984)
Hadits Ke-32
LARANGAN BEROBAT DENGAN BESI YANG DIPANASKAN

(




Artinya:
Dari Ibnu Abbas, dari Nabi Muhammad SAW bersabda: Obat terdapat dalam tiga hal,

yaitu pada ketentuannya tukang bekam, minuman madu, atau besi yang dipanaskan, akan
tetapi aku melarang umatku berobat menggunakan besi yang dipanaskan (HR. Al-Bukhari)
Hadits Ke-33
ANTISIPASI WABAH PENYAKIT

:
: ) (


)

(



Artinya:
Dari Abu Hurairah r.a dia berkata bahwa Rasulullah SAW pernah bersabda: la adwa
(tidak ada penyakit menular). Abu Salah bin Abdurrahman berkata: Saya mendengar Abu
Hurairah berkata: Dari Nabi SAW bersabda: Janganlah kalian campur hewan sakit
dengan yang masih sehat. (HR. Al-Bukhari)






Artinya:
Jika kalian mendengar ada wabah penyakit di suatu daerah maka kalian jangan memasuki
daerah tersebut, dan jika wabah tersebut mengenai suatu daerah dan kalian berada di
dalamnya maka janganlah kalian keluar dari daerah tersebut.(HR. Al-Bukhari)
Hadits Ke-34
DOA UNTUK ORANG SAKIT


Dari Aisyah r.a. bahwa Rasulullah SAW ketika menjenguk orang sakit atau ada orang sakit
yang mendatangi beliau maka Nabi berdoa Pergilah penyakit yang parah, Wahai Tuhan
semua manusia, Sembuhkanlah sungguh Engkaulah Dzat Yang Menyembuhkan, tidak ada
kesembuhan kecuali kesembuhan yang berasal dari-Mu yaitu kesembuhan yang tidak
meninggalkan sakit sedikitpun (HR. Al-Bukhari)
Hadits Ke-35
LEBURNYA DOSA KARENA SAKIT
















:








)







(










Artinya:
Aisyah r.a istri Nabi berkata, bahwa Rasulullah SAW bersabda: Tidak ada musibah yang
mengenai seorang muslim melainkan karena sebab musibah itulah Allah akan melebur dosadosanya, sekalipun ia terkena duri. (HR. Al-Bukhari)
Hadits Ke-36
LARANGAN MENGAHARAP KEMATIAN



















Artinya:
Dari Anas bin Malik r.a. Nabi Muhammad SAW bersabda: Janganlah salah satu diantara
kalian mengharap kematian sebab penyakit yang menimpanya. Kalaupun sangat mendesak,
maka berdoalah Ya Allah, hidupkanlah hamba jika hidup itu lebih baik bagiku dan
matikanlah hamba jika kematian itu baik bagiku. (HR. Al-Bukhari dan Muslim)
Hadits Ke-37
RUQYAH





: -




















.






Artinya:
Dari Abi Said, dia berkata bahwa Rasulullah SAW senantiasa meminta perlindungan dari
beberapa Jin dan penyakit ain manusia sampai turunlah surat al-muawidatani, ketika
kedua ayat itu telah turun maka nabi meminta perlindungan dengan kedua ayat tersebut dan
meninggalkan yang selainnya. (HR. At-Tirmidzi)