Anda di halaman 1dari 15

Asuhan Keperawatan Keluarga Ny.

K Dengan Rematik
Pengkajian tanggal
I. Data Umum
1. Nama KK

: Ny. K

2. Usia

: 61 Tahun

3. Pendidikan

: SD/ Sederajat

4. Pekerjaan

: IRT

5. Alamat

: Jl. Pelanduk Dalam RT 06/ RW 10 Kel. Malabar Kec.

Lengkong
6. Komposisi
N
o
1
2
3
4
5
6

Nama
Tn. N
Ny. I
Ny. E
Ny. I
Tn. A
Nn. M

Um
ur
41
38
36
31
28
15

Jk
L
P
P
P
L
P

Statu
s
Anak
Anak
Anak
Anak
Anak
Anak

Pendidikan

Pekerjaan

Imunisasi

SLTA
SLTA
SLTA
SLTA
SLTA
SLTP

Swasta
IRT
IRT
IRT
Swasta
Pelajar

Lengkap
Lengkap
Lengkap
Lengkap
Lengkap
Lengkap

Genogram : dibuat tiga generasi dan penjelasannya.

8
5

6
1

41

3
8

Keterangan

3
6

3
1

28

1
5

Status
Kesehatan
Sehat
Sehat
Sehat
Sehat
Sehat
Sehat

= Laki-laki
= Perempuan
= Tinggal Serumah
= Klien
= Meninggal
7. Tipe Keluarga :
Tipe keluarga Ny. K adalah keluarga inti yaitu dalam satu keluarga terdiri dari, ibu
dan dua anak
8. Agama ;
Seluruh anggota Ny. K adalah beragama islam dan taat beribadah, sering mengikuti
pengajian yang ada di lingkungan sekitar.
9. Aktivitas Rekreasi Keluarga :
Rekreasi yang rutin di lakukan adalah menonton TV bersama, adapun untuk rekreasi
keluar ke anaknya di jl. pangkur.
II. Riwayat dan Tahap perkembangan Keluarga
12. Tahap Perkembangan Keluarga Saat ini :
Keluarga Ny. K berada pada tahap perkembangan dewasa, tugas perkembangan
keluarga pada tahap ini :
1. Memperluas keluarga inti menjadi keluarga besar.
2. Mempertahankan keintiman pasangan.
3. Membantu orang tua memasuki masa tua.
4. Membantu anak untuk mandiri di masyarakat.
5. Penataan kembali peran dan kegiatan rumah tangga
13. Tahap Perkembangan Keluarga Yang belum terpenuhi :

Keluarga Ny. K belum mapu memenuhi fungsi keluarga: Memperluas keluarga inti
menjadi keluarga besar karena anak pertama belum menikah dan masih tinggal
dengan orang tua.
14. Riwayat Keluarga Inti :
Menurut Ny K, tidak pernah menderita penyakit yang serius, pernah menderita
batuk, pilek dan flu yang sembuh dengan berobat ke dokter. Keluarga Ny. K tidak
ada yang menderita penyakit keturunan seperti: Hipertensi, Diabetes mellitus dan
asma.
Ny K mengeluh menderita rematik sejak 3 tahun terakhir, Nyeri dirasakan
bertambah ketika banyak jalan dan udara dingin. Nyeri berkurang dengan diberi
obat gosok. Ny K pernah berobat di posyandu lansia untuk masalah rematiknya.
Menurut Ny K, anak-anaknya jarang sakit, walaupun ada paling panas, pilek dan
batuk. Jika sakit dibawa berobat ke puskesmas.
15. Riwayat Keluarga Sebelumnya
Hubungan antara keluarga pihak keluarga Ny. K dan almarhum suaminya saat ini
baik. Orang tua Ny K tinggal dalam satu lingkungan dengannya.
III. Lingkungan
16. Karakteristik Rumah
Luas lahan rumah yang ditempati Tn D yaitu 4 x 4 meter yang merupakan rumah
pribadi.Ny. K sudah tinggal diwilayah ini sejak kecil. Rumah yang ditempati
keluarga Ny. K rumah permanen yang terdiri dari 3 lantai, penerangan oleh listrik
dan air bersih dari ledeng. Ventilasi berasal dari 2 jendela yang berda di bagian
depan rumah, bagian belakang rumah berbatasan langsung dengan rumah tetangga
(dempet), Pembuangan sampah dibuang ke tempat pengumpulan sampah yang
berada di RW 10.
17. Karakteristik tetangga dan Komunitas :
Mayoritas tetangga Ny. K adalah penghuni tetap dan dari suku, Sunda. Jarak antara
rumah sangat sempit dan berada dalam gang dengan leber 1 meter. Hubungan
antara tetangga cukup baik, hal ini terlihat dari seringnya antar penghuni mengobrol
di pintu masuk gang terutama pada sore hari. Mayoritas kondisi ekonomi disekitar
rumah Ny. K menengah kebawah.

Di lingkungan rumah Ny. K terdapat masjid, posyandu.


18. Mobilitas Geografis Keluarga :
kerabat keluarga Ny. K tinggal dalam satu komunitas yang

sama. Untuk

komunikasi dengan keluarga kalau tidak menggunakan telepon seluler terkadang


jika tidak sedang sibu diumah Ny. K pergi bersilaturahim dengan keluarganya.
19. Perkumpulan keluarga dan Interaksi dengan Masyarakat
Ny. K serinng mengikuti kegiatan pengajian,. Adapun kegiatan berkumpul dengan
keluarga yang berlokasi disekitar rumah Ny. K.
20. Sistem Pendukung Keluarga
Bila ada masalah dengan keluarga Ny. K selalu membicarakan dengan keluarga.
Fasilitas kesehatan yang biasa dikunjungi keluarga Ny. K adalah puskesmas.
IV. Struktur Keluarga
21. Pola Komunikasi Keluarga
Pola komunikasi yang digunakan adalah pola komunikasi terbuka. Setiap anggota
keluarga bebas menyampaikan keluhan, jika ada masalah mereka selalu
mengkomunikasikannya bersama.
22. Struktur Kekuatan Keluarga
Pemegang keputusan dalam keluarga adalah di Ny. K sendiri yang merupakan atau
sebagai kepala keluarga.
23. Struktur Peran
Identitas masing-masing peran dalam klg :
Peran Tn. N dan Tn. A sebagai anak yang membantu perekonomian keluarga. Ny K
sebagai ibu yang mengatur urusan rumah , seperti memasak dan mengatur ruangan..

24. Nilai dan Norma Budaya

Fungsi nilai dan budaya yang dianut keluarga adalah saling menghormati antara
anggota keluarga.nilai yang ada di keluarga merupakan nilai agama yang dianutnya
yaitu agama Islam.
V. Keluarga
25. Fungsi Afektif
Orang tua menyadari adanya kebutuhan pada anggota keluarga, seperti kebutuhan
terhadap makan, perhatian dan kasih sayang untuk anak.
26. Fungsi sosial
Setiap hari keluarga selalu berkumpul di rumah, hubungan dalam keluarga baik dan
selalu mentaati norma yang ada.
27. Fungsi Perawatan Keluarga
a. Kemampuan mengenal masalah
Menurut Ny K beliau menderita rematik sejak 3tahun yang lalu, menurut Ny. K
penyakit rematik dapat menyebabkannya tidak bisa jalan atau lumpuh.
b. Kemampuan mengambil keputusan
Menurut Ny K jika rasa nyeri di kaki akan istirahat dan membaurkan minyak
gosok di kaki yang sakit. Jika masih terasa nyeri baru minum obat yang di dapat
dari posyandu.
c. Kemampuan merawat
Ny K mengatakan beliau belum berobat ke puskesmas untuk rematiknya. Ny K
mengatakan dengan membaurkan minyak gosok nyerinya juga akan hilang.
d. Kemampuan memodifikasi Lingkungan
Jika banyak jalan kaki akan nyeri, makanya Ny K selalu mengusahakan untuk
istirahat jika banyak aktivitas. Ny K mengatakan hampir setiap malam
membaurkan minyak gosok di kakinya supaya tidak nyeri.
e. Kemampuan memanfaatkan fasilitas kesehatan
Ny K mengatakan rutin datang ke posyandu lansia yang berada di RW 10 tetapi
belum pernah berobat khusus untuk rematiknya.

28. Fungsi Reproduksi

Jumlah anak 6 orang, anak pertama sampai kelima sudah bekerja dan yang keenam
masih SMP.
29. Fungsi Ekonomi
Keluarga dapat memenuhi kebutuhan makan 3 kali sehari, pakaian untuk anak dan
biaya untuk berobat.
VI. Stres dan Koping keluarga
30. Stresor Jangka pendek dan jangka panjang
(1) Stressor jangka pendek
Ny. K mengatakan sering mengeluh nyeri di eprsendian kaki
(2) Stressor jangka panjang
Ny. K khawatir tensinya bertambah parah
31. Kemampuan Keluarga Berespon terhadap Masalah
Keluarga selalu memeriksakan anggota keluarga yang sakit ke Puskesmas atau
petugas kesehatan
32. Strategi Koping yang Digunakan
Anggota keluarga selalu bermusyawarah untuk menyelesaikan masalah yang ada
33. Strategi adaptasi Disfungsi
Ny. K bila sedang sakit maka dibuat tidur atau istirahat.
VII. Harapan keluarga
keluarga berharap pada petugas kesehatan agar selalu meningkatkan mutu
pelayanan dan membantu masalah Ny. K.
VIII. Data Tambahan
34. kebutuhan Biologi
a. Nutrisi
Nutrisi yang di konsumsi keluarga sangat sederhana seperti sayur, telur, tempe dan
tahu terkdang ikan atau daging, frekuensimakan pun 3 kali dalam sehari.
b. Eliminasi
Dalam pola eliminasi BAB maupun BAK keluarga Ny. K dan Kedua orang anaknya
tidak mengalami masalah dalmam eliminasi.

c. Tidur dan Istirahat

Untuk istirahat dan tidur, seperti di waktu siang hari tidak tentu sedangkan istirahat
dan tidur di malam hari durasi tidur 6-8 jam dari jam 21.00 s.d jam 04.00 pagi, dan
kualitas tidak tidak mengalami gangguan
d. aktivitas sehari-hari
Aktivitas Ny. K memasak dan mengurusi urusan dirumah seperti bersih, mencuci
dan lain-lain. sedangkan kedua anak yang tinggal bersama pergi bekerja.
35. Pemeriksaan Fisik Keluarga
Tabel 1. Pengkajian Fisik Keluarga Ny. K
No
1

Komponen
Pemeriksaan
Kepala

Mata

Telinga

Hidung

Mulut

Leher dan
Tenggorokan

Dada dan paru

Ny. K

Tn. N

Tn. A

Rambut hitam dan


putih lurus, kulit
kepala bersih tidak
ada luka
Sklera tidak ikterik,
konjungtiva tidak
anemis

Rambut hitam
lurus, kulit kepala
bersih tidak ada
luka
Sklera tidak
ikterik,
konjungtiva tidak
anemis
Bersih, tidak ada
serumen, tidak ada
tanda-tanda
peradangan tidak
ada pengeluaran
cairan
Bersih, tidak ada
sekret, tidak ada
tanda-tanda
peradangan
Kebersihan rongga
mulut cukup
bersih, Tidak ada
stomatitis, gigi
lengkap
kekuningan bibir
hitam, ada karies
Tidak ada
pembesaran
kelenjar limfe dan
tiroid
Pergerakan dada
simetris,

Rambut hitam
lurus, kulit kepala
bersih tidak ada
luka
Sklera tidak
ikterik,
konjungtiva tidak
anemis
Bersih, tidak ada
serumen, tidak ada
tanda-tanda
peradangan tidak
ada pengeluaran
cairan
Bersih, tidak ada
sekret, tidak ada
tanda-tanda
peradangan
Kebersihan rongga
mulut cukup
bersih, Tidak ada
stomatitis, gigi
lengkap
kekuningan bibir
hitam, ada karies
Tidak ada
pembesaran
kelenjar limfe dan
tiroid
Pergerakan dada
simetris,

Bersih, tidak ada


serumen, tidak ada
tanda-tanda
peradangan tidak
ada pengeluaran
cairan
Bersih, tidak ada
sekret, tidak ada
tanda-tanda
peradangan
Kebersihan rongga
mulut cukup
bersih,Tidak ada
stomatitis, gigi ada
yang tanggal , bibir
pink
Tidak ada
pembesaran
kelenjar limfe dan
tiroid
Pergerakan dada
simetris,

Jantung

Abdomen

10

Extremitas

11

Kulit

12

BB

pernapasan normal,
tidak terdengar
Rochi ataupun
whezing
BJ I II normal tidak
ada gallop dan
murmur
Bising usus 14
x/mnt, supel tidak
ada distensi dan
nyeri tekan
Pergerakan normal,
tiadak tampak
bengkak di
pergelangan kaki
kanan. Kemerahan
tidak ada. Nyeri
tekan (+)
Bersih, sawo
matang, tidak ada
infeksi, tidak ada
luka
60 kg

13

TB

162 cm

175 cm

160 cm

14

Tanda Vital

Td :130/90 mmhg

TD 120/80 mmhg

TD 120/90 mmhg

HR: 76 x/mnt

HR: 85 x/mnt

HR: 85 x/mnt

RR: 20 x/mnt

RR: 16 x/mnt

RR: 20 x/mnt

Ny K menderita
rematik

Tn N tidak ada
masalah kesehatan

Tn A tidak ada
masalah kesehatan

15

Kesimpulan

Analisa Data

pernapasan
normal, tidak
terdengar Rochi
ataupun whezing
BJ I II normal
tidak ada gallop
dan murmur
Bising usus 15
x/mnt, supel tidak
ada distensi dan
nyeri tekan
Pergerakan
normal, tidak ada
luka dan bengkak

pernapasan
normal, tidak
terdengar Rochi
ataupun whezing
BJ I II normal
tidak ada gallop
dan murmur
Bising usus 15
x/mnt, supel tidak
ada distensi dan
nyeri tekan
Pergerakan
normal, tidak ada
luka dan bengkak

Bersih, sawo
matang, tidak ada
infeksi, tidak ada
luka
65 kg

Bersih, sawo
matang, tidak ada
infeksi, tidak ada
luka
54 kg

No
1

D a t a
Data subjektif
Ny K mengatakan
sering mengalami
nyeri pada daerah
persendian
Data objektif
Tampak mengeluh
sering timbul
nyeri didaerah
persendian.

Penyebab
Risiko
terjadinya

nyeri

berulang pada Ny K

Data Subyektif :
Kurang pegetahuan tentang
Ny K mengatakan proses penyakit
tidak mengetahui

Masalah
Ketidakmampuan
keluarga merawat
keluarga dengan
reumatoid artritis.

Kurangnya
informasi
kesehatan oleh
keluarga Ny. K

penyebab keluhan.
Data Obyektif :
Klien tampak
banyak bertanya
tentang penyakit

Diagnosa Keperawatan.
1.

Risiko terjadinya nyeri berulang pada Ny K berhubungan dengan


ketidakmampuan keluarga merawat keluarga dengan reumatoid artritis

2.

Kurang pengetahuan berhubungan dengan kurangnya informasi tentang


proses penyakit

SKORING
1. Masalah keperawatan:

Risiko terjadinya nyeri berulang pada Ny K berhubungan dengan ketidakmampuan

keluarga merawat keluarga dengan reumatoid artritis.

No
Kriteria
1. Sifat Masalah
Risiko
2.

Kemungkinan

Bobot
1

Skore
2/3x1=
2/3

2/2x2=
2

untuk diubah
Mudah
3.

Potensial di

Pembenaran
Nyeri kaki yang dirasakan Ny R sudah
terjadi sejak 3 tahun.
Masalah sudah terjadi dan kondisi
penyakit tersebut merupakan penyakit
yang menahun yang harus dikelola.

cegah
Tinggi

3/3x1=
1

Ny K rutin memeriksakan diri ke


posyandu lansia dan mendapat obat
untuk

rematiknya.

Ny

rutin

membaurkan minyak gosok untuk


4.

Menonjolnya

masalah
Segera

2/2x1=
1

mengurangi nyeri di kaki.


Ny K merasakan nyeri di kakinya dan
hilang

dengan

istirahat

dan

membaurkan minyak gosok. Ny K

ditangani

juga berpendapat belum perlu berobat


khusus

untuk

rematiknya

ke

puskesmas
Jumlah

2.

4 2/3

Kurang pengetahuan berhubungan dengan kurangnya informasi tentang proses


penyakit
No
Kriteria
1. Sifat Masalah
Aktual

Bobot
1

Skore
3/3x1=
1

Pembenaran
Pada penderita reumatik bila tidak
mendapat

kan

perawatan

dan

pengobatan

secara

berdampak
terjadinya
2.

Kemungkinan

3.

untuk diubah
Mudah
Potensial di

cegah
Tinggi
4.

Menonjolnya
masalah
Segera
ditangani
Jumlah

1/2x2=
1
2/3x1=
1

teratur

kepada
edema

akan

komplikasi
pada

daerah

persendian.
Sumber dan tindakan dapat dijangkau
oleh keluarga.
Keluarga

mempunyai

dana

dan

kemampuan intelektual bila diberikan


penyuluhan tentang reumatik

2/2x1=
1

Keluarga menyadari adanya masalah


tetapi kurang menyadari dampak bila
anggota keluarga yang sakit tidak
dikontrol secara teratur.

RENCANA KEPERAWATAN
NO
DIAGNOSA
TUJUAN
KRITERIA
INTERVENSI
1
Risiko Terjadinya Untuk
Klien
dapat
Kaji
skala,
mengurangi
Nyeri
berulang
menyebutkan
durasi,
intensitas
rasa nyeri
pada
Ny
K yang
lokasi, durasi, dan lokasi nyeri
dirasakan
berhubungan
skala,
pada Ny K
klien

Jelaskan pada
dengan
intensitas
tentang
ketidakmampuan
nyeri yang di klien
keluarga merawat

rasakan.

penyebab nyeri yang

RASIONAL
Untuk menentukan
intensitas

yang

dirasakan klien dan


menentukan
tindakan
berikutnya
Untuk mengurangi

keluarga

dengan

Klien

reumatoid artritis.

mau

melakukan
tindakan yang

di rasakan

Ajarkan

rasa nyeri

tehnik distraksi dan


relaksasi

Ajarkan pada

diajarkan
perawat untuk
mengurangi
rasa nyeri

klien untuk stimulasi


penghilang

rasa

nyeri dengan cara


kompres hangat jahe

Motivasi
keluarga

untuk

berobat

ke

puskesmas terdekat
jika

terjadi

nyeri

hebat, bengkak pada


2

Kurang
pengetahuan
berhubungan
dengan kurangnya
informasi tentang
proses penyakit
Ditandai dengan
Klien tampak
banyak bertanya
tentang penyakit

Keluarga
mampu
mengenal
tentang
proses
penyakit
reumatik

Kel

tungkai dan demam.


Beri penjelasan

mampu

kepada klien dan

dan

menyebutkan

keluarga tentang

rasa nyaman pada

secara

pengertian

klien

sederhana

reumatik,

pengertian

penyebab, tanda

diberikan

reumatik

dan gejala dari

penjelasan

reumatik

menimbulkan

uarga

Kel

uarga

dapat

faktor resiko.

serta

Meningkatkan
memberikan

Dengan

persepsi

yang

memahami

positif

tentang

diharapkan

dan

tanda
gejala,

penyebab
faktor

dan
resiko

dari reumatik

sehingga
dapat

memberi

motivasi

kepada

keluarga

untuk

mengenal

masalah
penyakitnya

IMPLEMENTASI KEPERAWATAN
No
1

Hari / tgl /
waktu
Rabu 17
februari
2016

Diagnosa
keperawatan

Mengkaji skala, durasi, intensitas dan

lokasi nyeri pada Ny. K


Menjelaskan pada klien tentang penyebab

nyeri yang di rasakan


Mengajarkan tehnik distraksi dan relaksasi
Mengajarkan pada klien untuk stimulasi

Implementasi

penghilang

rasa

nyeri

Paraf

dengan

cara

kompres hangat dengan jahe.


Memotivasi keluarga untuk berobat ke
puskesmas terdekat jika terjadi nyeri
hebat, bengkak pada tungkai dan demam.

Rabu 17
februari
2016

Memberi penjelasan kepada klien dan


keluarga

tentang

pengertian

reumatik,

penyebab, tanda dan gejala dari reumatik


serta faktor resiko.

B.
No
Dx.
1

EVALUASI
Hari/tanggal
Rabu 17 februari
2016

Evaluasi
S:
O:
A:

Paraf

P:
2

Rabu 17 februari
2016

S:
O:
A:
P: