Anda di halaman 1dari 1052

PETUNJUK PENGGUNAAN INSTRUMEN PENDAMPINGAN

KURIKULUM 2013 JENJANG SMA


TAHUN 2014
A.

KARAKTERISTIK INSTRUMEN
1
Instrumen pendampingan kurikulum 2013 terdiri atas 3 sheet yaitu :
a.
b.
c.

Instrumen pendampingan kurikulum 2013 SMA terdiri atas 5 Komponen, yai


a.
b.
c.
d.
e.

B.

LANGKAH KERJA PENGISIAN INSTRUMEN


1
Pendamping mencermati RPP, bahan ajar dan dokumen lainnya
2
Pendamping mencatat/merekam semua kegiatan pada saat pembelajaran, mulai dari
kegiatan inti, dan penutup
3

Setelah selesai pembelajaran, pendamping dan guru sasaran mengisi Instrumen Pend
berdasarkan data yang telah diperoleh oleh pendamping

Pada kolom Deskripsi Kondisi Riil, diisi oleh guru pendamping berdasarkan hasil langk

Pada kolom Tindak Lanjut, diisi oleh guru pendamping berdasarkan kesenjangan/keku
kondisi riil berdasarkan tuntutan indikator yang harus terpenuhi

Pada indikator tanda *) dilakukan melalui diskusi

Pada indikator tanda **) dilakukan melalui pengamatan dan diskusi

Pada indikator tanda ***) hanya pada mata pelajaran tertentu (Matematika, PJOK, Sen
Prakarya dan Kewirausahaan)

Pendamping dapat melakukan konfirmasi pada guru sasaran, apabila masih meraguk

10

Laporan secara otomatis terisi pada sheet 3. laporan

PETUNJUK PENGGUNAAN INSTRUMEN PENDAMPINGAN


KURIKULUM 2013 JENJANG SMA
TAHUN 2014

ARAKTERISTIK INSTRUMEN
Instrumen pendampingan kurikulum 2013 terdiri atas 3 sheet yaitu :
Petunjuk
Berisi petunjuk penggunaan instrumen
Instrumen
Diisi oleh pendamping
Laporan
Rekapitulasi dari data instrumen pendampingan (otomatis/langsung terisi)
Instrumen pendampingan kurikulum 2013 SMA terdiri atas 5 Komponen, yaitu :
Pemahaman Kompetensi
Terdiri dari 8 indikator
Pemahaman Materi
Terdiri dari 13 indikator
Pemahaman Pembelajaran
Terdiri dari 8 indikator
Pemahaman Penilaian Pembelajaran
Terdiri dari 8 indikator
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)
Terdiri dari 29 indikator

ANGKAH KERJA PENGISIAN INSTRUMEN


Pendamping mencermati RPP, bahan ajar dan dokumen lainnya
Pendamping mencatat/merekam semua kegiatan pada saat pembelajaran, mulai dari pendahuluan
kegiatan inti, dan penutup
Setelah selesai pembelajaran, pendamping dan guru sasaran mengisi Instrumen Pendampingan
berdasarkan data yang telah diperoleh oleh pendamping

Pada kolom Deskripsi Kondisi Riil, diisi oleh guru pendamping berdasarkan hasil langkah no 2 dan 3
Pada kolom Tindak Lanjut, diisi oleh guru pendamping berdasarkan kesenjangan/kekurangan pada
kondisi riil berdasarkan tuntutan indikator yang harus terpenuhi
Pada indikator tanda *) dilakukan melalui diskusi
Pada indikator tanda **) dilakukan melalui pengamatan dan diskusi
Pada indikator tanda ***) hanya pada mata pelajaran tertentu (Matematika, PJOK, Seni Budaya,
Prakarya dan Kewirausahaan)
Pendamping dapat melakukan konfirmasi pada guru sasaran, apabila masih meragukan.
Laporan secara otomatis terisi pada sheet 3. laporan

DATA PENDAMPINGAN
A.

IDENTITAS SEKOLAH SASARAN


1.

Nama Sekolah

: SMAN 1 MANOKWARI

2.

NSS/NISN

3.

Alamat Sekolah

4.

5.

B.

a.

Jalan

b.

Desa/Kelurahan

c.

Kecamatan

d.

Kabupaten/Kota

e.

Provinsi

f.

Kode Pos

g.

Telepon

h.

Faks.

i.

e-mail

j.

Website

Kepala Sekolah
a.

Nama

: MARTI BUDIONO

b.

NIP

c.

Telp.

d.

HP.

Guru Sasaran
a.

Mata Pelajaran

b.

Nama

c.

NIP

d.

Telp.

e.

HP.

PETUGAS PENDAMPING
1.

2.

Waktu Pelaksanaan
a.

Tgl. Awal Pendampingan

b.

Tgl. Akhir Pendampingan

a.

Petugas Pendamping- 1
Nama

: JHON TRAVOLTA

NIP

Instansi

Telp. Instansi

Telp. Rumah

HP.

b.

c.

Petugas Pendamping- 2
Nama

NIP

Instansi

Telp. Instansi

Telp. Rumah

HP.

Petugas Pendamping- 3
Nama

NIP

Instansi

Telp. Instansi

Telp. Rumah

HP.

ROBERT

LAPORAN
HASIL PENDAMPINGAN
IMPLEMENTASI
KURIKULUM 2013

Tahun 2010

SMAN 1 MANOKWARI

Kementerian Pendidikan Nasional

INGAN

SI
013

ARI

al

Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah


Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Atas

al Pendidikan Menengah
an Sekolah Menengah Atas

PEMAHAMAN GURU TERHADAP KURIKU


Nama Guru Sasaran
Sekolah
Mata Pelajaran

No

Komponen

Pemahaman Kompetensi

Pemahaman Materi

Pemahaman Pembelajaran

:
:
:

Pemahaman Pembelajaran

Pemahaman Penilaian
Pembelajaran

RPP :
a. Identitas Mata Pelajaran

b. Perumusan Indikator

c. Perumusan Tujuan
Pembelajaran

c. Perumusan Tujuan
Pembelajaran

d. Pemilihan Materi Ajar

e. Pemilihan Sumber
Belajar

f. Pemilihan Media Belajar

g. Model Pembelajaran

h. Langkah-langkah
Pembelajaran

i. Penilaian

Keterangan :
1 Dilakukan melalui pengamatan, kecuali :
a. *) melalui diskusi
b. **) melalui pengamatan dan diskusi

2 ***) khusus mata pelajaran tersebut


3 Apabila diperlukan dapat dilakukan konfirmasi

PEMAHAMAN GURU TERHADAP KURIKULUM 2013


0
SMAN 1 MANOKWARI
0

Indikator
SKL*)
KI-KD
Keterkaitan SKL-KI-KD**)
Pemahaman kompetensi pada buku guru dan buku siswa
Penguatan sikap melalui contoh dan keteladanan
Penguatan pengetahuan prosedural dan/atau metakognitif
Pengertian dan penerapan keterampilan konkret dan abstrak**)
Perbedaan sikap, pengetahuan, keterampilan dengan afektif, kognitif, dan
psikomotorik*)

Pengertian dan pentingnya data dalam mata pelajaran*)


Pengertian dan pemanfaatan konteks dan kontekstual**)
Matematika bukan hanya berhitung***)
PJOK, Seni Budaya, dan Prakarya bukan hanya Motorik***)
Transdisipliner dan Interdisipliner**)
Integrasi/pemanfaatan muatan lokal/Penyesuaian konteks ( lingkungan,
topik kekinian)
Aktualisasi materi pelajaran dalam kegiatan kepramukaan*)
Pemanfaatan sumber belajar lain dengan sudut pandang yang berbeda
Perbedaan LOTS dan HOTS**)
Penekanan pada berfikir tingkat tinggi (HOTS)
Bahasa Indonesia sebagai penghela ilmu pengetahuan*)
Pemanfaatan TIK (bila ada)
Pentingnya memahami sejarah sebagai konteks pembelajaran*)
Bahan ajar

Pembelajaran terpadu antara pengetahuan, keterampilan, dan sikap


Pembelajaran berbasis aktivitas
Pembelajaran di luar kelas
Pembelajaran dengan pendekatan saintifik
Pembelajaran berbasis penemuan (discovery based learning)**)
Pembelajaran berbasis proyek (project based learning)**)
Pembelajaran berbasis masalah (Problem Based Learning)**)
Pembelajaran kolaboratif**)
Pemanfaatan waktu (pendahuluan, inti, penutup)
Pengelolaan kelas

Penilaian diri oleh siswa (sebelum ulangan)**)


Penilaian antarteman**)
Model ulangan dan ujian (berpikir tingkat tinggi, prosedural )*)
Penilaian portofolio*)
Penilaian autentik (harus tuntas selama kegiatan pembelajaran)**)
Penilaian proyek (substansi, sistematika, bahasa, estetika)*)
Pengolahan nilai kompetensi pengetahuan, keterampilan, dan sikap*)
Pengisian rapor tidak menggunakan angka tetapi predikat dan deskripsi*)

Terdapat: satuan pendidikan, kelas, semester, mata pelajaran atau tema


pelajaran, jumlah pertemuan

Kesesuaian dengan KD, KI, dan SKL.


Kesesuaian penggunaan kata kerja operasional dengan kompetensi yang
dikembangkan.
Kesesuaian dengan muatan aspek sikap, pengetahuan, dan keterampilan.

Kesesuaian dengan kompetensi dasar.

Kesesuaian dengan proses dan hasil belajar yang harus dicapai.

Kesesuaian dengan tujuan pembelajaran


Kesesuaian dengan karakteristik peserta didik
Proporsi LOTS dan HOTS
Muatan lokal dan aktualisasi kepramukaan
Kesesuaian dengan KD dan KI.
Kesesuaian dengan materi pembelajaran dan pendekatan saintifik
(pendekatan berbasis proses keilmuan)/model pembelajaran

Kesesuaian dengan karakteristik peserta didik


Kesesuaian dengan KD dan KI.
Kesesuaian dengan materi pembelajaran dan pendekatan saintifik
(pendekatan berbasis proses keilmuan)/model pembelajaran
Kesesuaian dengan karakteristik peserta didik
Kesesuaian dengan tujuan pembelajaran
Kesesuaian dengan KD dan KI.
Kesesuaian dengan materi pembelajaran dan pendekatan saintifik
(pendekatan berbasis proses keilmuan)/model pembelajaran
Kesesuaian dengan karakteristik peserta didik
Menampilkan kegiatan pendahuluan, inti, dan penutup dengan jelas dan
proporsional.
Kesesuaian kegiatan dengan pendekatan saintifik
Kesesuaian penyajian dengan sistematika materi
Kesesuaian alokasi waktu dengan cakupan materi
Kesesuaian dengan teknik dan bentuk penilaian autentik
Kesesuaian dengan indikator pencapaian kompetensi
Kesesuaian kunci jawaban dengan soal
Kesesuaian pedoman penskoran dengan soal
Kesesuaian rubrik dengan bentuk penilaian

ngamatan, kecuali :

matan dan diskusi

jaran tersebut

apat dilakukan konfirmasi

KURIKULUM 2013

Deskripsi Kondisi Riil

Tindak lanjut

Guru Sasaran

Jakarta,
2014
Guru Pendamping,

..
NIP.

..
NIP.

BAB I
PENDAHULUAN

A.

Latar Belakang

Pendidikan secara falsafati pada dasarnya merupakan proses panjang dan berkelanjutan
mentransformasikan peserta didik menjadi manusia yang sesuai dengan tujuan penciptaannya, yaitu be
bagi dirinya, bagi sesama, bagi alam semesta, beserta segenap isi dan peradabannya. Kualitas pendidik
satunya ditentukan oleh kurikulum yang diterapkan. Kurikulum merupakan penentu arah menuju pad
pendidikan yaitu menghasilkan sumberdaya manusia berkualitas dan berkarakter suatu bangsa. Berkem
peradaban manusia menuntut suatu bangsa untuk selalu berkembang dan bergerak mengikuti tum
berkembangnya peradaban. Konsekuensinya kualitas dan karakter suatu bangsa harus terus dikembangka
pendidikan.

Menyadari kondisi di atas, pendidikan harus selalu mengadaptasi diri dengan dunia baru melalui penge
kurikulum pendidikan khususnya pendidikan dasar dan menengah. Oleh karena itu Kementerian Pendid
Kebudayaan sejak tahun 2012 telah melakukan pengembangan kurikulum dari Kurikulum 2006 menjadi K
2013. Pengembangan Kurikulum 2013, selain untuk memberi jawaban terhadap beberapa permasala
melekat pada kurikulum 2006, bertujuan juga untuk mendorong peserta didik, mampu lebih ba
melakukan observasi, bertanya, bernalar, dan mengomunikasikan (mempresentasikan), apa yang dipero
diketahui setelah siswa menerima materi pembelajaran.Tema pengembangan kurikulum 2013 adala
menghasilkan insan Indonesia yang produktif, kreatif, inovatif, dan afektif melalui penguatan sik
mengapa), keterampilan (tahu bagaimana), dan pengetahuan (tahu apa) yang terintegrasi. Sedangkan
Kurikulum 2013 adalah upaya penyederhanaan dan tematik-integratif.

Kebijakan strategis Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) pada tahun pelajaran 2014/201
menerapkan Kurikulum 2013 secara bertahap di semua SMA di kelas X dan kelas XI. Kurikulum 2013 m
bagian dari melanjutkan pengembangan Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK) yang telah dirintis pada ta
dengan mencakup kompetensi sikap, pengetahuan, dan keterampilan secara terpadu, sebagaimana
Undang-Undang nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional pada penjelasan pasal 35,
kompetensi lulusan merupakan kualifikasi kemampuan lulusan yang mencakup sikap, pengetahu
keterampilan sesuai dengan standar nasional yang telah disepakati.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah melaksanakan program pengadaan buku dan pelatihan K
2013. Pengalaman masa lalu menunjukkan bahwa sebaik apapun konsep atau kebijakan yang diluncur
pemerintah, tidak akan berhasil dengan baik apabila konsep atau kebijakan dimaksud tidak dapat dipaham
benar oleh masyarakat terutama oleh pihak-pihak yang terkait langsung dengan kebijakan tersebut m
tingkat pusat, provinsi dan kabupaten/kota serta sekolah. Belajar dari pengalaman tersebut
mengimplementasikan kebijakan Kurikulum 2013, Direktorat Pembinaan SMA secara berkesinambun
terstruktur memprogramkan kegiatan pembinaan implementasi Kurikulum 2013 melalui kegiatan penda
implementasi Kurikulum 2013 tingkat sekolah.Kegiatan pendampingan merupakan tindak lanjut kegiatan
Kurikulum 2013 dimana pada saat sekolah menerapkan Kurikulum 2013 akan didampingi oleh petugas pen
terlatih. Tahun 2014 program tersebutakan dilaksanakan di semuaSMA.

Kegiatanpendampingan implementasi Kurikulum 2013 akan melibatkan 900 SMA sebagai mitra D
Pembinaan SMA dalam mengelola kegiatan pendampingan Kurikulum 2013 di wilayahnya. Mempersiap
mengkoordinasikan kegiatan pendampingan tersebut, Direktorat Pembinaan SMA telah melaksanakan
Workshop Asistensi Bantuan Sosial Pendampingan Implementasi Kurikulum 2013 SMA dan menyalurk
bantuan sosial untuk 900 SMA dimaksud. Sedangkan untuk mendukung tenaga pendamping, dilakukan p
tenaga pendamping melalui Workshop Bimbingan Teknis (Bimtek) Pendampingan Kurikulum 2013 SMA
Nasional.

B.

Tujuan
Tujuan Bimbingan Teknis Pendampingan Kurikulum 2013 SMATingkat Nasional tahun 2014 adalah:
1.

Meningkatkan pemahaman tentang kebijakan pembinaan implementasi Kurikulum 2013;

C.

2.

Meningkatkan pemahaman dan penguasaan substansi dan mekanisme pelaksanaan pendampingan;

3.

Meningkatkan kemampuan teknis implementasi Kurikulum 2013 khususnya pembelajaran dan penila
mampu dan siap ditugaskan untuk melaksanakan bimtek pendampingan tingkat provinsi dan penda
tingkat sekolah.

Hasil Yang Harapkan


Hasil yang diharapkan dariBimbingan Teknis Pendampingan Kurikulum 2013 SMA Tingkat Nasional tah
adalah:
1.
2.

Meningkatnya pemahaman kebijakan pembinaan implementasiKurikulum 2013;


Meningkatnyapemahaman dan penguasaan substansi dan mekanisme pelaksanaan pendampingan;

3.

Terlatihnya sejumlah personil yang mampu dan siap ditugaskan untuk melaksanakan bimtek pendam
tingkat provinsi dan melaksanakan pendampingan tingkat sekolah.

BAB II
STRATEGI PELAKSANAAN
A.

Waktu dan Tempat


Pendampingan dilaksanakan pada tanggal dan tempat sebagai berikut :
1.
Tanggal: 2.
Tempat: SMAN 1 MANOKWARI

B.

Petugas
1.
JHON TRAVOLTA
2.
0
3.

C.

Responden
="Responden Pendampingan di "&C36 adalah :"

1.
2.
3.
4.
5.

D.

Ruang Lingkup
Ruang lingkup pendampingan Kurikulum 2013 meliputi:
1.
Pemahaman Kompetensi
2.
Pemahaman Materi
3.
Pemahaman Pembelajaran
4.
Pemahaman Penilaian Pembelajaran
5.
Penyusunan RPP

E.

Instrumen Pendampingan
1.
Pemahaman Kompetensi
a.
SKL*)

b.

c.

Kondisi Riil

Tindak Lanjut

Kondisi Riil

Tindak Lanjut

KI-KD

Keterkaitan SKL-KI-KD**)
Kondisi Riil

d.

Pemahaman kompetensi pada buku guru dan buku siswa


Kondisi Riil

e.

Tindak Lanjut

Penguatan sikap melalui contoh dan keteladanan


Kondisi Riil

f.

Tindak Lanjut

Tindak Lanjut

Penguatan pengetahuan prosedural dan/atau metakognitif


Kondisi Riil

Tindak Lanjut

g.

Pengertian dan penerapan keterampilan konkret dan abstrak**)


Kondisi Riil

h.

Tindak Lanjut

Perbedaan sikap, pengetahuan, keterampilan dengan afektif, kognitif,


dan psikomotorik*)
Kondisi Riil

2.

Tindak Lanjut

Pemahaman Materi
a.

Pengertian dan pentingnya data dalam mata pelajaran*)


Kondisi Riil

b.

Pengertian dan pemanfaatan konteks dan kontekstual**)


Kondisi Riil

c.

Tindak Lanjut

Transdisipliner dan Interdisipliner**)


Kondisi Riil

f.

Tindak Lanjut

PJOK, Seni Budaya, dan Prakarya bukan hanya Motorik***)


Kondisi Riil

e.

Tindak Lanjut

Matematika bukan hanya berhitung***)


Kondisi Riil

d.

Tindak Lanjut

Tindak Lanjut

Integrasi/pemanfaatan muatan lokal/Penyesuaian konteks


( lingkungan, topik kekinian)
Kondisi Riil

g.

Aktualisasi materi pelajaran dalam kegiatan kepramukaan*)


Kondisi Riil

h.

Tindak Lanjut

Pemanfaatan sumber belajar lain dengan sudut pandang yang berbeda


Kondisi Riil

i.

Tindak Lanjut

Tindak Lanjut

Perbedaan LOTS dan HOTS**)


Kondisi Riil

Tindak Lanjut

j.

Penekanan pada berfikir tingkat tinggi (HOTS)


Kondisi Riil

k.

Bahasa Indonesia sebagai penghela ilmu pengetahuan*)


Kondisi Riil

l.

n.

3.

Tindak Lanjut

Pemanfaatan TIK (bila ada)


Kondisi Riil

m.

Tindak Lanjut

Tindak Lanjut

Pentingnya memahami sejarah sebagai konteks pembelajaran*)


Kondisi Riil

Tindak Lanjut

Kondisi Riil

Tindak Lanjut

Bahan ajar

Pemahaman Pembelajaran
a.

Pembelajaran terpadu antara pengetahuan, keterampilan, dan sikap


Kondisi Riil

b.

Pembelajaran berbasis aktivitas


Kondisi Riil

c.

Tindak Lanjut

Pembelajaran berbasis proyek (project based learning)**)


Kondisi Riil

g.

Tindak Lanjut

Pembelajaran berbasis penemuan (discovery based learning)**)


Kondisi Riil

f.

Tindak Lanjut

Pembelajaran dengan pendekatan saintifik


Kondisi Riil

e.

Tindak Lanjut

Pembelajaran di luar kelas


Kondisi Riil

d.

Tindak Lanjut

Tindak Lanjut

Pembelajaran berbasis masalah (Problem Based Learning)**)


Kondisi Riil

Tindak Lanjut

h.

Pembelajaran kolaboratif**)
Kondisi Riil

i.

j.

4.

Pemanfaatan waktu (pendahuluan, inti, penutup)


Kondisi Riil

Tindak Lanjut

Kondisi Riil

Tindak Lanjut

Pengelolaan kelas

Pemahaman Penilaian Pembelajaran


a.

Penilaian diri oleh siswa (sebelum ulangan)**)


Kondisi Riil

b.

c.

d.

e.

Kondisi Riil

Tindak Lanjut

Kondisi Riil

Tindak Lanjut

Penilaian portofolio*)

Penilaian autentik (harus tuntas selama kegiatan pembelajaran)**)

Tindak Lanjut

Pengolahan nilai kompetensi pengetahuan, keterampilan, dan sikap*)


Kondisi Riil

h.

Tindak Lanjut

Penilaian proyek (substansi, sistematika, bahasa, estetika)*)


Kondisi Riil

g.

Tindak Lanjut

Model ulangan dan ujian (berpikir tingkat tinggi, prosedural )*)

Kondisi Riil
f.

Tindak Lanjut

Penilaian antarteman**)
Kondisi Riil

Tindak Lanjut

Pengisian rapor tidak menggunakan angka tetapi predikat dan deskripsi*)


Kondisi Riil

5.

Tindak Lanjut

Tindak Lanjut

Penyusunan RPP
a.

Identitas Mata Pelajaran


-

Terdapat: satuan pendidikan, kelas, semester, mata pelajaran atau

tema pelajaran, jumlah pertemuan


Kondisi Riil
b.

Tindak Lanjut

Perumusan Indikator
-

Kesesuaian dengan KD, KI, dan SKL.


Kondisi Riil

Tindak Lanjut

Kesesuaian penggunaan kata kerja operasional dengan kompetensi


yang dikembangkan.
Kondisi Riil

Kesesuaian dengan muatan aspek sikap, pengetahuan, dan keterampilan.


Kondisi Riil

c.

Kesesuaian dengan kompetensi dasar.


Kondisi Riil

Tindak Lanjut

Kesesuaian dengan proses dan hasil belajar yang harus dicapai.


Kondisi Riil

Tindak Lanjut

Pemilihan Materi Ajar


-

Kesesuaian dengan tujuan pembelajaran


Kondisi Riil

Tindak Lanjut

Muatan lokal dan aktualisasi kepramukaan


Kondisi Riil

Pemilihan Sumber Belajar


-

Tindak Lanjut

Proporsi LOTS dan HOTS


Kondisi Riil

Tindak Lanjut

Kesesuaian dengan karakteristik peserta didik


Kondisi Riil

e.

Tindak Lanjut

Perumusan Tujuan Pembelajaran


-

d.

Tindak Lanjut

Kesesuaian dengan KD dan KI.

Tindak Lanjut

Kondisi Riil
-

Tindak Lanjut

Kesesuaian dengan materi pembelajaran dan pendekatan saintifik


(pendekatan berbasis proses keilmuan)/model pembelajaran
Kondisi Riil

Kesesuaian dengan karakteristik peserta didik


Kondisi Riil

f.

Tindak Lanjut

Tindak Lanjut

Pemilihan Media Belajar


-

Kesesuaian dengan KD dan KI.


Kondisi Riil

Tindak Lanjut

Kesesuaian dengan materi pembelajaran dan pendekatan saintifik


(pendekatan berbasis proses keilmuan)/model pembelajaran
Kondisi Riil

Kesesuaian dengan karakteristik peserta didik


Kondisi Riil

g.

Tindak Lanjut

Tindak Lanjut

Model Pembelajaran
-

Kesesuaian dengan tujuan pembelajaran


Kondisi Riil

Kesesuaian dengan KD dan KI.


Kondisi Riil

Tindak Lanjut

Tindak Lanjut

Kesesuaian dengan materi pembelajaran dan pendekatan saintifik


(pendekatan berbasis proses keilmuan)/model pembelajaran
Kondisi Riil

Kesesuaian dengan karakteristik peserta didik


Kondisi Riil

h.

Langkah-langkah Pembelajaran
-

Tindak Lanjut

Menampilkan kegiatan pendahuluan, inti, dan penutup dengan


jelas dan proporsional.

Tindak Lanjut

Kondisi Riil
-

Kesesuaian kegiatan dengan pendekatan saintifik


Kondisi Riil

i.

Kesesuaian alokasi waktu dengan cakupan materi


Kesesuaian dengan teknik dan bentuk penilaian autentik
Kondisi Riil

BAB III
KESIMPULAN DAN SARAN TINDAK LANJUT

4.
5.
6.

Tindak Lanjut

Kesesuaian rubrik dengan bentuk penilaian


Kondisi Riil

1.
2.
3.

Tindak Lanjut

Kesesuaian pedoman penskoran dengan soal


Kondisi Riil

Tindak Lanjut

Kesesuaian kunci jawaban dengan soal


Kondisi Riil

Tindak Lanjut

Kesesuaian dengan indikator pencapaian kompetensi


Kondisi Riil

Kesimpulan

Tindak Lanjut

Penilaian
-

A.

Tindak Lanjut

Kesesuaian penyajian dengan sistematika materi


Kondisi Riil

Tindak Lanjut

Tindak Lanjut

7.
8.

B.

Saran Tindak Lanjut


1.

Sekolah:
a.
..
b.
..
c.
..

2.

Dinas
a.
b.
c.

3.

Direktorat Pembinaan SMA:


a.
..
b.
..
c.
..

Pendidikan Kabupaten/Kota:
..
..
..

,
Kepala Sekolah

SMAN 1 MANOKWARI

MARTI BUDIONO
NIP.

Petugas Supervisi

0
0

1
1; 1; 100%

1
1; 1; 100%

1
1; 1; 100%

1
1; 1; 100%

Keterlaksanaan Program Kerja


SMA Model SKM-PBKL-PSB

Kualitas Hasil Pelaksanaan Program Kerja


SM A M odel SKM -PBKL-PBS

1
1; 100%; 100%

1; 1; 100%

1; 100%; 100%

proses panjang dan berkelanjutan untuk


engan tujuan penciptaannya, yaitu bermanfaat
i dan peradabannya. Kualitas pendidikan salah
merupakan penentu arah menuju pada tujuan
dan berkarakter suatu bangsa. Berkembangnya
mbang dan bergerak mengikuti tumbuh dan
suatu bangsa harus terus dikembangkan melalui

diri dengan dunia baru melalui pengembangan


. Oleh karena itu Kementerian Pendidikan dan
ikulum dari Kurikulum 2006 menjadi Kurikulum
waban terhadap beberapa permasalahan yang
ng peserta didik, mampu lebih baik dalam
(mempresentasikan), apa yang diperoleh atau
pengembangan kurikulum 2013 adalah dapat
dan afektif melalui penguatan sikap (tahu
hu apa) yang terintegrasi. Sedangkan inti dari
tif.

dikbud) pada tahun pelajaran 2014/2015 adalah


las X dan kelas XI. Kurikulum 2013 merupakan
tensi (KBK) yang telah dirintis pada tahun 2004
mpilan secara terpadu, sebagaimana amanat
Nasional pada penjelasan pasal 35, di mana
n yang mencakup sikap, pengetahuan, dan

gram pengadaan buku dan pelatihan Kurikulum


konsep atau kebijakan yang diluncurkan oleh
ebijakan dimaksud tidak dapat dipahami secara
angsung dengan kebijakan tersebut mulai dari
Belajar dari pengalaman tersebut, dalam
embinaan SMA secara berkesinambungan dan
urikulum 2013 melalui kegiatan pendampingan
gan merupakan tindak lanjut kegiatan pelatihan
2013 akan didampingi oleh petugas pendamping
MA.

libatkan 900 SMA sebagai mitra Direktorat


lum 2013 di wilayahnya. Mempersiapkan dan
Pembinaan SMA telah melaksanakan kegiatan
Kurikulum 2013 SMA dan menyalurkan dana
kung tenaga pendamping, dilakukan persiapan
) Pendampingan Kurikulum 2013 SMA Tingkat

Nasional tahun 2014 adalah:

lementasi Kurikulum 2013;

kanisme pelaksanaan pendampingan;

13 khususnya pembelajaran dan penilaian yang


ndampingan tingkat provinsi dan pendampingan

kulum 2013 SMA Tingkat Nasional tahun 2014

siKurikulum 2013;
anisme pelaksanaan pendampingan;

an untuk melaksanakan bimtek pendampingan

olah.

AN

Tindak Lanjut

Tindak Lanjut

Tindak Lanjut

Tindak Lanjut

Tindak Lanjut

Tindak Lanjut

Tindak Lanjut

fektif, kognitif,

Tindak Lanjut

Tindak Lanjut

Tindak Lanjut

Tindak Lanjut

Tindak Lanjut

Tindak Lanjut

Tindak Lanjut

Tindak Lanjut

g yang berbeda
Tindak Lanjut

Tindak Lanjut

Tindak Lanjut

Tindak Lanjut

Tindak Lanjut

Tindak Lanjut

Tindak Lanjut

an, dan sikap


Tindak Lanjut

Tindak Lanjut

Tindak Lanjut

Tindak Lanjut

Tindak Lanjut

Tindak Lanjut

Tindak Lanjut

Tindak Lanjut

Tindak Lanjut

Tindak Lanjut

Tindak Lanjut

Tindak Lanjut

Tindak Lanjut

Tindak Lanjut

elajaran)**)
Tindak Lanjut

Tindak Lanjut

an, dan sikap*)


Tindak Lanjut

kat dan deskripsi*)


Tindak Lanjut

ata pelajaran atau

Tindak Lanjut

Tindak Lanjut

ngan kompetensi
Tindak Lanjut

huan, dan keterampilan.


Tindak Lanjut

Tindak Lanjut
harus dicapai.
Tindak Lanjut

Tindak Lanjut

Tindak Lanjut

Tindak Lanjut

Tindak Lanjut

Tindak Lanjut

dekatan saintifik

mbelajaran
Tindak Lanjut

Tindak Lanjut

Tindak Lanjut

dekatan saintifik

mbelajaran
Tindak Lanjut

Tindak Lanjut

Tindak Lanjut

Tindak Lanjut

dekatan saintifik

mbelajaran

nutup dengan

Tindak Lanjut

Tindak Lanjut

AK LANJUT

Tindak Lanjut

Tindak Lanjut

Tindak Lanjut

Tindak Lanjut

Tindak Lanjut

Tindak Lanjut

Tindak Lanjut

Tindak Lanjut

Tanda tangan

tas Hasil Pelaksanaan Program Kerja


SM A M odel SKM -PBKL-PBS

1
1; 100%; 100%