Anda di halaman 1dari 22

Download Free e-books Fisika di http://www.elhobela.co.

cc
Persembahan Web-Blog Edukasi ELHOBELA

RADIASI TERMAL (KUBUS LESLIE)

LAPORAN PRAKTIKUM EKSPERIMEN FISIKA I


Diajukan guna memenuhi tugas praktikum Eksperimen Fisika I

Oleh:
Abdus Solihin
NIM 071810201067

LABORATORIUM OPTOELEKTRONIKA DAN FISIKA MODERN


JURUSAN FISIKA
FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
UNIVERSITAS JEMBER
2009
Download Free e-books Fisika di http://www.elhobela.co.cc
Persembahan Web-Blog Edukasi ELHOBELA

KATA PENGANTAR

Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam yang telah memberi sangat
banyak kenikmatan kepada makhluknya, sehingga dengankenikmatan itu hamba
ini mampu menyelesaikan tulisan ini. Shalawat an salam tetap tercurahkan kepada
Rasullullah Muhammad SAW yang telah menyampaikan risalah kebaikan akhlak,
keobjektifan berpikir, dan kemaksimalan humanisme lewat ayat-ayat Qur’aniah
yang dibawanya berupa Al-Qur’an, Al-Hadits, dan peluang kemajuan yang berupa
ayat-ayat kauniah.

Salah satu dari sedemikian banyaknya ayat kauniah tersebut adalah


fenomena radiasi termal yang terjadi pada suatu permukaan benda. Dan
demikianlah eksperimen ini dapat menambah kerangka filosofis bagi penulis, dan
semoga juga bagi pembaca, guna kemaksimalan ilai-nilai kemanusiaan kita
dihadapan sesama dan dihadapan Sang Pencipta.

Demikian kami ucapkan terimakasih sebesar-besarnya kepada:

1. Ketua Jurusan Fisika: Bpk. Dr. Edy Sutrisno


2. Dosen pembimbing praktikum: Bpk. Supriadi, S.Si
3. Asisten pembimbing

Sebagaimana peribahasa tak ada gading yang tak retak, maka penulis
mengharapkan kritik dan saran guna penyempurnaan tulisan selanjutnya. Penulis
ucapkan terimakasih banyak atas perhatiannya.

Penulis

Abdus Solihin
Download Free e-books Fisika di http://www.elhobela.co.cc
Persembahan Web-Blog Edukasi ELHOBELA

Abdus Solihin

Jurusan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Alam, Universitas Jember

ABSTRAK

Radiasi atau sinaran merupakan perpindahan kalor melalui fenomena gelombang


elektromagnetik yang digunakan untuk berbagai proses. Radiasi erat
hubungannya dengan daya serap dan daya daya pancar gelombang radiasi yang
biasa disebut dengan emisivitas. Rumusan mengenai emisivitas telah dijelaskan
oleh Steven Boltzman. Berdasar teori dan konsep dasar Steven Boltzman
tersebutlah ekperimen ini dilakukan. Eksperimen ini dijalankan dengan
menggunakan kubus leslie yang selanjutnya di lakukan perlakuan pada keempat
sisi yang memiliki warna yang berbeda. Dari hasil eksperime diperoleh
kesimpulan bahwa warna permukaan benda yang berwarna hitam memiliki nilai
emisivitas paling tinggi dari pada jenis permukaan dengan warna yang lain.

(Kata kunci: Radiation, Calor, Thermal radiation)


Download Free e-books Fisika di http://www.elhobela.co.cc
Persembahan Web-Blog Edukasi ELHOBELA

BAB 1. PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang


Radiasi adalah transfer noise energi dari satu sistem ke sistem yang
lain dalam ruang lingkup perspektif berbagai proses yang melibatkan
fenomena gelombang elektromagnetik. Ada beberapa jenis radiasi, misalnya:
radiasi ionisasi, radiasi elektromagnetik dan radiasi termal. Dalam
ekpsperimen radiasi termal, radiasi termal diamati sebagai energi yang
dipancarkan oleh sebuah benda atau permukaan karena temperatur yang
dimilikinya. Radiasi termal ini (yang dipancarkan dapat diukur dengan
menggunakan millivolt meter pada sensor radiasinya). Pengamatannya
dilakukan dengan beberapa permukaan sensor yang jenisnya berbeda-beda
dengan power yang digunakan berbeda pula.
Untuk mengetahui ada tidaknya radiasi pada eksperimen radiasi
termal ini, dilakukan perlakuan pada serapan dan transmisi radiasi termal
dengan cara seperti yang disebutkan diatas, akan tetapi antara mata sensor
dan dindingnya di beri jarak 5 cm, jarak ini diberi lempeng kaca, logam dan
gabus secara bergantian, hal ini dilakukan untuk mengetahui adanya radiasi.
Secara teoritis, yang mampu memancarkan dan menyerap panas dengan baik
hanyalah benda hitam. Sehingga pada percobaan yang kedua ini hanya
menggunakan permukaan kubus yang berwarna hitam tetapi dengan lempeng
yng berbeda-beda yang diharapkan dapat memberikan data cukup dalam
mendeskrpsikan sifat-sifat radiasi energi termal.
Banyak fenomena radiasi termal dapat ditemui dalam kehidupan
sehari-hari. Misalnya dalam ruang lingkup peralatan rumah tangga seperti
pada pemanas listrik, microwave, radio dan lain sebagainya. Sehingga
dipertimbangkan bahwa eksperimen mengenai radiasi termal penting untuk
dilakukan sehingga dapat memberikan kontribusi yang besar dalam
kehidupan bermasyarakat.
Download Free e-books Fisika di http://www.elhobela.co.cc
Persembahan Web-Blog Edukasi ELHOBELA

1.2 Rumusan Masalah

Rumusan masalah dari eksperimen ini adalah sebagai berikut:

1. Bagaimana perbandingan kuantitas dan kualitas radiasi termal yang


dipancarakan oleh sumber termal pada sisi permukaan kubus yang
berbeda-beda?
2. Bagaimana pengaruh jenis-jenis lempeng yang berbeda yang digunakan
sebagai pembatas atau sekat antara sensor dan kubus?
3. Bagaimana nilai hambatan R dan radiasi yang terpancar pada suhu diatas
suhu ruang?

1.3 Tujuan Praktikum

Tujuan praktikum berdasarkan rumusan masalah yang didapat:

1. Mengamati dan mengukur radiasi termal yang dipancarkan sumber termal.


2. Mengetahui pengaruh lempeng yang berbeda antara sensor dan kubus.
3. Mengetahui besarnya hambatan R dan radiasi yang terpancar padaa suhu
diatas suhu ruang.

1.3 Manfaat Praktikum


Praktikum ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam identifikasi
sifat-sifat radiasi termal yang dipancarkan oleh sumber termal, sehingga dapat
diketahui pengaruh lempeng yang berbeda antara sensor dan kubus yang
selanjutnya dapat digunakan untuk pengambangan lebih lanjut. Dengan
demikian akan diketahui konsep dasar dari timbulnya panas pada proses kerja
peralatan listrik semisal pemanas listrik, microwave, radio dan lain
sebagainya.
Download Free e-books Fisika di http://www.elhobela.co.cc
Persembahan Web-Blog Edukasi ELHOBELA

BAB 2. DASAR TEORI

Ada suatu perbedaan antara kalor (heat) dan energi dalam dari suatu
bahan. Kalor hanya digunakan bila menjelaskan perpindahan energi dari satu
tempat ke yang lain. Kalor adalah energi yang dipindahkan akibat adanya
perbedaan temperatur.. Sedangkan energi dalam (termis) adalah energi karena
temperaturnya.(Bahrudin, 2006: 148)

Para ilmuwan berpandangan bahwa kalor adalah sejenis zat cair (kalorik)
yang terkandung dalam tiap benda dan tidak terlihat oleh mta manusia.” Kalor
dapat diartikan sebagai bentuk energy yang berpindah dari benda yang suhunya
lebih tinggi ke benda yang suhunya lebih rendah ketika benda itu bersentuhan.
(Halliday, 1984: 83).

Radiasi kalor yang dipancarkan oleh suatu benda bergantung pada


suhunya, makin tinggi suhu suatu benda, makin besar pula energi kalor yang
dipancarkan · Joseph Stefan dan Ludwig Boltzman telah melakukan pengukuran
laju energi kalor radiasi yang dipancarkan oleh suatu benda, kemudian dikenal
dengan Hukum Stefan-Boltzman.
E = 𝜀𝜎𝐴𝑇 4 = Q/T
Keterangan :
E : daya radiasi (laju energi yang dipancarkan)
Q : energi kalor (J)
t : waktu (t)
s : konstanta Stefan-Boltzman (5,67 10-8 W/m2 K4)
A : luas permukaan benda (m2)
T : suhu mutlak permukaan benda (K)
Emisivitas suatu benda menyatakan kemampuan benda untuk memancarkan
radiasi kalor, semakin besar emisivitas maka semakin mudah benda tersebut
memancarkan energi. Benda hitam sempurna memiliki emisivitas (e = 1) yaitu
benda yang dapat menyerap semua. Energi kalor yang datang dan dapat
memancarkan energi kalor dengan sempurna.(Bueche, 2007: 133)
Download Free e-books Fisika di http://www.elhobela.co.cc
Persembahan Web-Blog Edukasi ELHOBELA

Radiasi atau sinaran merupakan perpindahan kalor melalui fenomena


gelombang elektromagnetik yang digunakan untuk berbagai proses. Radiasi
termal didefinisikan sebagai bagian spectrum yang mempunyai panjang
gelombang antara 1x10−7 m dan 1x10−4 m.” Atau sering kita dengar sebagai
energy yang dipancarkan oleh sebuah benda atau permukaan karena temperature
yang dimilikinya. Radiasi termal ini akan dipancarkan oleh benda panas dalam
bantuk gelombang elektromagnetik Benda-benda yang mudah menyerap panas
maka juga mudah memancarkan panas. (Jasjfi, 1987: 255-257)

Radiasi yang dipancarkan suatu benda biasa tidak hanya bergantung pada
suhu, tetapi juga pada sifat-sifat lainnya, seperti rupa benda, sifat permukaannya
dan bahan pembuatnya. Tetapi untuk praktikum kali ini, kita tidak akan meninjau
benda biasa, tetapi benda yang permukaannya yang sama sekali hitam (benda
hitam / Black Body). Jika sebuah benda sama sekali hitam, maka cahaya yang
jatuh padanya tidak ada yang dia pantulkan. Pada radiasi termal ini, permukaan
ideal dalam pengkajian perpindahan kalor radiasi adalah benda hitam tersebut
dengan nilai emisivitas(𝜀=1), benda hitam ini memiliki kemampuan menyerap dan
memancarkan panas paling sempurna, jadi benda hitam ini menyerap semua
radiasi termal yang menimpanya, betapapun dia karakteristik spectrum dan
karakteristik arahnya. “Kalau secara umum untuk kebanyakan benda(𝜀 < 1).
Menurut Stephen Bolzman, energy radiasi yang dipancarkan oleh prermukaan
benda.

E = 𝜀𝜎𝐴𝑇 4 = 𝑄𝑡

Dengan 𝜀 merupakan emisivitas permukaan, besarnya mencapai 0≤ 𝜀 ≤ 1,


tetapan 𝜎 dibaca (sigma) dikenal sebagai tetapan Stephen Bolzman yang memiliki
nilai 𝜎=5.67 x 10−5 M𝑚−2 𝐾 −4 . Tidak semua bend dikatakan sebagai benda
hitam. (Krane, 1992: 88)

Dalam hal ini, radiasi merupakan perpindahan kalor tanpa adanya zat
perantara. Contohnya panas matahari yamg sampai ke bumi. Contoh dari
konduksi yaitu logam dimana kalor dipindahkan melalui electron-elektron bebas
Download Free e-books Fisika di http://www.elhobela.co.cc
Persembahan Web-Blog Edukasi ELHOBELA

yang terdapat dalam struktur atom logam sehingga electron bebas mudah
berpindah. Perpindahan electron ini dapat diberikan ke electron-elektron lain
dengan cepat (Zemansky, 1994: 67)
Download Free e-books Fisika di http://www.elhobela.co.cc
Persembahan Web-Blog Edukasi ELHOBELA

BAB 3. METODE PENELITIAN

3.1 Alat dan Bahan

1. Sensor Radiasi: untuk mengukur radiasi termal yang di pancarkan oleh


sumber panas
2. Kubus Leslie: sebagai alat yang akan di ukur nilai radiasi termalnya (alat
yang mempunyai empat sisi permukaan yang berbeda yaitu hitam, putih,
kilap, dan kusam).
3. Statis: tempat untuk meletakkan sensor radiasi
4. Multimeter: untuk mengukur berapa besar radiasi termal yang di
pancarkan oleh sumber panas
5. Lempeng kaca, logam, dan gabus: digunakan sebagai sekat untuk menutup
radiasi.

3.2 Langkah Kerja


A. Emisifitas berbagai jenis permukaan
1. Peralatan dirangkai seperti gambar berikut,

Gambar 1. Set-up alat kubus leslie

2. Kubus Leslie dinyalakan dan aturlah power ke posisi “HIGH”


pembacaan pada ohmmeter.Jika terbaca 40 KΩ, reset tombol power
ke posisi 5,0 dan tunggu beberapa saat.
Download Free e-books Fisika di http://www.elhobela.co.cc
Persembahan Web-Blog Edukasi ELHOBELA

3. Pada saat kubus telah mencapai kesetimbangan termal pada seting 5,0
yang ditunjukkan oleh ohmmeter yang nilainya relative stabil pada
suatu nilai tertentu, sensor radiasi ditempatkan sedemikian rupa hingga
mata sensor menyentuh dinding kubus Leslie untuk menjamin jarak
pengukuran sama untuk semua jenis permukaan kubus. Dengan sensor
ini maka radiasi dari kubus akan diukur.

4. Kemudian dilakukan pencatatan terhadap hasil pengamatan.

5. Percobaan diulang kembali kembali pada seting power 6.0, 7.0, 8.0 dan
catat hasilnya pada tabel pengamatan.

B. Serapan dan Transmisi Radiasi Termal

1. Kubus Leslie diatur pada seting power 5,0 dan dibiarkan sampai
kesetimbangan termal terjadi.

2. Ujung sensor ditempatkan 5cm di depan dinding hitam kubus dengan


muka sensor sejajar dinding dan lakukan pengamatan seperti percobaan
A.

3. Sekarang lempeng kaca ditempatkan diantara sensor dengan kubus.

4. Percobaan diulangi untuk berbagai jenis lempeng lainnya.

C. Hukum Stefan – Boltzmann (temperature rendah)

1. Peralatan diatur seperti percobaan A namun sensor di tempatkan 3 cm


sampai 4 cm didepan kubus.

2. Kubus Leslie dioperasikan dalam keadaan off, tahanan termistor Rtm


dan hasil pengamatan dicatat pada tabel.

3. Sensor dari radiasi di tutup dengan menggunakan lempeng perisai


dengan sisi yang memantul menghadap kubus.
Download Free e-books Fisika di http://www.elhobela.co.cc
Persembahan Web-Blog Edukasi ELHOBELA

4. Kubus dinyalakan dan seting power diatur 8,0.

5. Pada saat ohmmeter menunjukkan 12º C, tombol daya diputar ke posisi


off. Dilakukan pencatatan terhadap hambatan R beserta radiasi
terpancar yang dideteksi dengan sensor (milivoltmeter). Pembacaan
dilakukan dengan memindahkan penutup secara bersamaan dengan
pengamatan.

6. Hasil pengamatan dicatat pada tabel.

3.3 Metode Pengolahan Data


Metode pengolahan data yang dilakukan meliputi pengolahan data secara
kualitatif dan secara kuantitatif. Dimana variabel-variabel yang diamati
meliputi:
V2
Daya (P)= →P = Daya(W)
R

V = Tegangan(volt)

R = Hambatan(Ω)

𝜕𝑃 𝜕𝑃
∆P=|𝜕𝑉 ||∆𝑉| + | 𝜕𝑅 ||∆𝑅|

2𝑉 −𝑉 2 1
=| 𝑅 ||∆𝑉| + | 𝑅 2 ||∆𝑅 dengan nilai ∆𝑉=20.05=0.025

1
∆𝑅=20.05=0.025

∆P
𝐼= X 10
𝑃

𝐾 = 100% − 1

P=(∆P ± P) W
Download Free e-books Fisika di http://www.elhobela.co.cc
Persembahan Web-Blog Edukasi ELHOBELA

Besarnya emisi untuk percobaan A dan B

Px
Emisi = P hitam × 100%

Sedangkan emisi untuk percobaan C

E netto = ε σ Α (𝑇 4 -𝑇 4 𝑠𝑒𝑛𝑠𝑜𝑟)

ε = Emisivitas

σ = Ketetapan Stefan Boltzmann (5,67× 10−8 W/𝑚𝑚2 𝐾 4 )

Α = Luas Penampang

T= Suhu ⁄ Temperatur Penampan


Download Free e-books Fisika di http://www.elhobela.co.cc
Persembahan Web-Blog Edukasi ELHOBELA

BAB 4. HASIL DAN PEMBAHASAN

4.1 Hasil
A. Emisivitas berbagai jenis permukaan
Setting power 5.0

Output
N Warna I (%) PA EMISI
Sensor P (Watt) K (%)
o Permukaan
(𝑚𝑉)
3,65x10-10 ±
100 3,66x10-11 3 100
1 Hitam 3,2 6,36x10-12

2,23x10-10 ± 61.035
100 2,23x10-11 3
2 Putih 2,5 4,86x10-12 1563

8,9x10-12 ± 2.4414
100 8,93x10-13 2
3 Kilap 0,5 9,1x10-13 0625

7,0x10-11 ± 19.140
100 7x10-12 2
4 Kusam 1,4 2,6x10-12 625

Setting power 0.6

Output
N Warna EMISI
Sensor P (Watt) K(%) I (%) PA
o Permukaan
(𝑚𝑉)
4,53x10-10 ±
100 4,537x10-11 3 100
1 Hitam 3,2 7,32x10-12

2,90x10-10 ± 2,9037x10-
100 3 64
2 Putih 2,5 5,72x10-12 11

3,3x10-12 ± 3,3333x10- 0.7346


100
3 Kilap 0,5 5,6x10-13 13
2 9388

7,2x10-11 ± 7,2593x101
100 2 16
4 Kusam 1,4 2,7x10-12 2

Setting power 0.7


Download Free e-books Fisika di http://www.elhobela.co.cc
Persembahan Web-Blog Edukasi ELHOBELA

Warna Output
NO P (Watt) K (%) I (%) PA EMISI
Permukaan
Sensosr
(𝑚𝑉)
5,96x10-10 ± 5,9647x10-
3 100
1 Hitam 3,9 8,81x10-12 100 11

4,53x10-10 ± 4,5333x10- 76.002


3
2 Putih 3,4 7,55x10-12 100 11
6298

6,2x10-12 ± 6,2745x10- 1.0519


2
3 Kilap 0,4 7,9x10-13 100 13
3951

1,13x10-10 ± 1,1333x10- 19.000


3
4 Kusam 1,7 3,55x10-12 100 11
6575

B. Serapan Transmisi Radiasi Termal

INPUT SENSORS
PERMUKAAN KUBUS
LOGAM GABUS KACA
Hitam 0,2 0,1 0

C. Hukum Stefen – Boltzmann

R(Ω) Rad(mV) E netto

Hitam 58 0,8 0.199775

57 0,9 0.199775
56 1 0.267668

55 1 0.267668

Kilap 58 0,1 0.009989

57 0,2 0.009989
56 0,3 0.013383

55 0,3 0.013383
Download Free e-books Fisika di http://www.elhobela.co.cc
Persembahan Web-Blog Edukasi ELHOBELA

Grafik yang dihasilkan pada praktikum ini adalah:

a. Grafik hubungan antara radiasi terpancar terhadap 𝑇𝑘 4 - 𝑇𝑟𝑚4 (𝐾 4 ) pada


permukaan kubus hitam .

Grafik Benda Hitam


0.3
y = 6E-10x
Radiasi Terpancar(V)

0.25
R² = 1
0.2
0.15
Series1
0.1
Linear (Series1)
0.05
0
0 20000000 40000000 60000000
Tk^4-Trm^4(K)

b. Grafik hubungan antara radiasi terpancar terhadap 𝑇𝑘 4 - 𝑇𝑟𝑚4 (𝐾 4 ) pada


permukaan kubus kilap.

Grafik Benda Kilap


0.016
0.014
Radiasi Terpancar(V)

0.012 y = -4E-13x + 0.015


R² = -5E-1
0.01
0.008
0.006 Series1

0.004 Linear (Series1)


0.002
0
-5E+09 5E+09 1.5E+10
Tk^4-Trm^4(K)
Download Free e-books Fisika di http://www.elhobela.co.cc
Persembahan Web-Blog Edukasi ELHOBELA

4.2 Pembahasan

Dari eksperimen yang telah dilakukan, didapatkan data dan grafik yang
menunjukkan kebenaran-kebenaran hipotesa awal dari eksperimen ini. Data-data
tersebut mencakup data pada eksperimen emisivitas berbagai permukaan , data
mengenai seraan transmisi radiasi termal, dan mengenai pembuktian hukum
Steven Boltzman.

Pada eksperimen pertama, yaitu emisivitas berbagai jenis permukaan


benda, diperoleh data bahwa daya serap permukaan benda bergantung pada warna
yang dimilikinya. Dari eksperimen ini didapatkan bahwa, permukaan benda yang
berwarna hitam memiliki daya serap yang lebih besar dengan akselerasi kenaikan
yang cukup tinggi dibanding warna lainnya. Selanjutnya, nilai emisivitas disusul
oleh warna putih, kusam dan kilap (berdasar urutan tingkat daya serap mulai yang
paling bagus ke rendah). Ini dapat dilihat dari hasil yang diberikan output sensor
yang menunjukkan bahwa warna hitam memiliki harga yang paling tinggi diantara
permukaan yang lainnya.

Selain dipengaruhi oleh warna permukaan benda, berdasarkan eksperimen


ini didapatkan data bahwa emisivitas atau daya serap juga dipengaruhi oleh
besarnya temperatur benda. Hubungannya dengan temperatur adalah semakin
kecil temperaturnya maka daya serapnya semakin bagus, begitu pula sebaliknya
semakin tinggi temperaturnya maka daya serapnya kurang begitu maksimal.
Dengan demikian maka besarnya daya serap dan temperatur berbanding terbalik.
Dari panjelasan diatas, dapat diketahui bahwa besarnya radiasi termal yang
dipancarkan oleh sumber termal berbeda-beda tergantung dari warna permukaan
benda dan besar temperature yang digunakan dala perlakuan sistem. Dari
praktikum ini pula dapat diketahui bahwa benda hitam (Black Body) berfungsi
ganda karena dapat menyerap panas dengan baik sekaligus sebagai pemancar
yang baik.

Praktikum kedua, yaitu mengenai serapan dan trasnsisi radiasi termal


didapatkan bahwa radiasi termal yang dipancarkan oleh benda hitam dengan
Download Free e-books Fisika di http://www.elhobela.co.cc
Persembahan Web-Blog Edukasi ELHOBELA

penutup yang berbeda meskipun dengan menggunakan suhu yang sama yaitu
diatas suhu ruang tetap memberikan hasil yang berbeda pula. Lempeng sangat
berpengaruh pada sesi ini. Hasil terbaik diberikan pada logam kemudian diikuti
oleh kaca dan gabus.

Proses pendinginan sistem setelah pemanasan dalam proses ini harus


menunggu cukup lama sehingga digunakan bantuan kipas angin elektrik guna
akselerasi kestabilan. Hal tersebut dipertimbangkan karena apabila tidak stabil
maka akan mempengaruhi data yang lainnya. Dari proses radiasi tersebut, kita
dapat melihat fenomena bahwa panas hilang setelah melewati sebuah benda, hal
ini dikarenakan panas tersebut telah diserap oleh benda tersebut terlebih dahulu.

Radiasi yang terpancar dan hambatan termistor berbanding lurus sehingga


apabila hambatan yang digunakan besar maka radiasi yang terpancar secara linear.
Untuk grafik yang diberikan disesuaikan dengan data yang diperoleh. Grafik yang
dihasilkan sesuai dengan grafik Stefen Bolzman dan berupa garis lurus.
Download Free e-books Fisika di http://www.elhobela.co.cc
Persembahan Web-Blog Edukasi ELHOBELA

BAB 5. KESIMPULAN DAN SARAN

5.1 Kesimpulan

Beberapa kesimpulan dari eksperimen yang dilakukan adalah:

1. Nilai emisivitas suatu benda atau kemampuan suatu benda untuk


memancarkan maupun menyerap radisi dipengaruhi oleh warna permukaa
benda dan juga suhu atau intensitas awal radiasi tersebut.
2. Benda yan berwarna gelap atau hitam cenderung memiliki nilai emisivitas
leih tinggi dari pada permukaan yang memiliki warna lebih cerah. Dari
eksperimen didapatkan bahwa urutan emisivitas tertinggi hingga terendah
dari variabe yang dicoba adalah benda hitam kemudian disusul permukaan
putih, kusam dan kilap.
3. Luas lempeng mempengaruhi besarnya kuantitas radiasi yang dipancarkan.
Pengaruh terbesar diberikan oleh Lempeng logam, dengan nilai paling
bagus.
4. Nilai hambatan (R) berbanding lurus dengan radiasi yang terpancar.

5.2 Saran

Sebaiknya dilakukan pengamataan lebih seksama terhadap lebih banyak


lagi bahan, sehingga akan didapatkan data yang lebih valid dengan nilai
kemanfaatan yang lebih maksimal.
Download Free e-books Fisika di http://www.elhobela.co.cc
Persembahan Web-Blog Edukasi ELHOBELA

DAFTAR PUSTAKA

Bueche, Frederick J. 1997. Fisika Universitas, Edisi Ke-Sepuluh. Jakarta:


Erlangga
Halliday, David. 1984. Fisika Edisi Ketiga Jilid 2. Jakarta: Erlangga.
Saad, Michael A. 2000. Therodinamika: Prinsip dan Aplikasi. Jakarta:
Prenhallindo
Jasjfi, E. 1987. Perpindahan Kalor. Jakarta: Erlangga.
Krane, Kenneth. 1992. Fisika Modern. Jakarta: Universitas Indonesia.
Bahrudin. 2006. Kamus Pintar Plus Fisika. Bandung: Epsilon Group
Zemansky, Zears. 1994. Fisika Untuk Universitas 1. Bandung: Bina Cipta.
Download Free e-books Fisika di http://www.elhobela.co.cc
Persembahan Web-Blog Edukasi ELHOBELA

Lampiran Perhitungan Excel:


Download Free e-books Fisika di http://www.elhobela.co.cc
Persembahan Web-Blog Edukasi ELHOBELA

Lampiran Perhitungan Excel:


Download Free e-books Fisika di http://www.elhobela.co.cc
Persembahan Web-Blog Edukasi ELHOBELA

Lampiran Perhitungan Excel: