Anda di halaman 1dari 23

Download Free e-books Fisika di http://www.elhobela.co.

cc
Persembahan Web-Blog Edukasi ELHOBELA

TETES MINYAK MILIKAN

LAPORAN EKSPERIMEN FISIKA I


Diajukan guna memenuhi tugas praktikum Eksperimen Fisika I

Oleh
ABDUS SOLIHIN

LABORATORIUM OPTOELEKTRONIKA DAN FISIKA MODERN


JURUSAN FISIKA
FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
UNIVERSITAS JEMBER
2009
Download Free e-books Fisika di http://www.elhobela.co.cc
Persembahan Web-Blog Edukasi ELHOBELA

Kata Pengantar

Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam yang telah memberi sangat
banyak kenikmatan kepada makhluknya, sehingga dengan kenikmatan itu hamba
ini mampu menyelesaikan tulisan ini. Shalawat dan salam tetap tercurahkan
kepada Rasullullah Muhammad SAW yang telah menyampaikan risalah kebaikan
akhlak, keobjektifan berpikir, dan kemaksimalan humanisme lewat ayat-ayat
Qur’aniah yang dibawanya berupa Al-Qur’an, Al-Hadits, dan peluang kemajuan
yang berupa ayat-ayat kauniah.

Salah satu dari sedemikian banyaknya ayat kauniah tersebut adalah


fenomena “Eksperimen Minyak Milikan”. Dan demikianlah tulisan ini, yang
secara khusus menyudut pandangi pola teknologi dan sosial-ekonomi, diharapkan
dapat menambah kerangka filosofis bagi penulis, dan semoga juga bagi pembaca,
guna kemaksimalan nilai-nilai kemanusiaan kita dihadapan sesama dan dihadapan
Sang Pencipta.

Demikian kami ucapkan terimakasih sebesar-besarnya kepada:

1. Ketua Jurusan Fisika: Bpk. Dr. Edy Sutrisno, M.Si


2. Dosen pembimbing
3. Dan semua orang yang telah berkontriusi demi terselesaikannya karya ini

Sebagaimana peribahasa tak ada gading yang tak retak, maka penulis
mengharapkan kritik dan saran guna penyempurnaan tulisan selanjutnya. Penulis
ucapkan terimakasih banyak atas perhatiannya.

Penulis,

ABDUS SOLIHIN
Download Free e-books Fisika di http://www.elhobela.co.cc
Persembahan Web-Blog Edukasi ELHOBELA

ABSTRAK

Abdus Solihin
Jurusan Fisika FMIPA Universitas Jember

Eksperimen tetes minyak milikan merupakan percobaan untuk menunjukkan


bahwa muatan electron bersifat diskrit yaitu gaya ke bawah pada tetes milikan
(percepatan ke bawah) akan terhambat oleh suatu gaya stokes (gaya
penghambat). Hal tersebut dapat terjadi ketika minyak milikan jatuh ke udara
yang selanjutnya akan mengalami percepatan ke bawah yang disebabkan oleh
gaya gravitasi, sedangkan pada saat yang sama gerak tetes minyak tersebut
dihambat oleh gaya stokes. Kecepatan tetes minyak milikan tersebut akan
meningkat sampai tercapai kecepatan stasioner ketika gaya berat ke bawah sama
dengan gaya stokes ke atas. Dengan demikian, dapat ditentukan sifat dasar dari
muatan elektron dengan hubungannya pada bilangan avogadro. Sehingga dengan
eksperimen ini dapat ditentukan nilai bilangan avogadro yang merupakan
turunan lebih lanjut dari aplikasi hukum faraday yang memadukan antara gaya
stokes dengan gaya gravitasi pada tingkatan elektron mikroskopis.

(Kata kunci: minyak milikan, bersifat diskrit, gaya gravitasi, gaya stokest).
Download Free e-books Fisika di http://www.elhobela.co.cc
Persembahan Web-Blog Edukasi ELHOBELA

BAB 1 PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Robert A. Milikan (1869 – 1953) melakukan percobaan dengan


meneteskan minyak melalui dua plat logam dengan beda potensial yang dapat
diatur sehingga gaya elektrolistrik mampu membuat tetes minyak berhenti. Pada
eksperimen tersebut, jatuhan minyak akan mengalami percepatan kebawah yang
disebabkan oleh gaya gravitasi dan pada saat yang sama gerak tetes minyak
tersebut dihambat oleh gaya stokes. Sehingga akan terjadi keseimbangan gaya –
gaya antara gaya gravitasi dan gaya listrik diantara dua plat konduktor tersebut.

Dalam eksperimen minyak milikan, dibutuhkan Milikan Oil-drop


apparatus, adaptor DC 12 Volt, high voltage DC power supply, multimeter
digital, atomizer + minyak, stopwatch, barometer, dan lampu halogen DC 12 Volt.
Eksperimen ini dimulai dengan menyemprotkan Atomizer kedalam chamber yang
telah dibuka setelah terisi pindahkan pada posisi ionisasi tunggu beberapa detik
kemudian pindahkan ke posisi off. Dalam perlakuan ini, dilakukan pengamatan
terhadap tetesan minyak yang telah disemprot tersebut pada mikroskop.
Kemudian dilakukan pengaturan jarak dan waktu yang telah ditentukan baik pada
saat kecepatan naik maupun turun. Dari hal tersebut, kemudian dihubungkan
dengan persamaan yang sudah umum diketahui guna didapatkan nilai muatan
elektron dengan hubungannya pada ketetapan Avogadro.

Eksperimen tetes minyak Milikan merupkan eksperimen dalam


menentukan muatan satuan elektron (e) dan bilangan Avogadro (N) berdasarkan
persamaan Faraday dengan mengetahui sifat diskrit dari muatan elektron.
Mengingat hal tersebut merupakan asas paling fundamental dalam mempelajari
karakteristik atomik maupun kelistrikan secara mikro, maka eksperimen ini dinilai
perlu untuk dilakukan.
Download Free e-books Fisika di http://www.elhobela.co.cc
Persembahan Web-Blog Edukasi ELHOBELA

1.2 Rumusan Masalah

Adapun rumusan masalah dari eksperimen ini adalah :

1. Bagaimana pengaruh kecepatan naik dan kecepatan turun tetes minyak


terhadap penentuan nilai muatan tetes?
2. Bagaimana nilai bilangan Avogadro (N) berdasarkan persaman Faraday dan
hasil dari eksperimen milikan yang dilakukan?
3. Bagaimana sifat diskrit dari muatan elektron dan apa indikasinya?
4. Berapa nilai muatan satuan elektron berdasarkan persamaan Faraday dan sifat
diskrit dari muatan elektron?

1.3 Tujuan
Adapun tujuan dari eksperimen ini adalah :
1. Mengetahui pengaruh kecepatan naik dan kecepatan turun tetes minyak
terhadap penentuan nilai muatan tetes
2. Menentukan nilai bilangan Avogadro (N) berdasarkan persaman Faraday dan
hasil dari eksperimen milikan yang dilakukan
3. Mengetahui indikasi dan karakteristik sifat diskrit dari muatan elektron
4. Menentukan nilai muatan satuan elektron berdasarkan persamaan Faraday
dan sifat diskrit dari muatan elektron

1.4 Manfaat dan Kegunaan


Dengan melakukan eksperiman tetes minyak milikan akan diketahui nilai
satuan muatan elektron dan nilai bilangan avogadro berdasr hubungannya dengan
penurunan dan hukum Faraday. Prinsip-prinsip terseut merupakan fondasi dan
teori fundamental dalam perkembangan fisika atomik. Sehingga eksperimen ini
sangat berguna dalam perkembangan lebih lanjut bidang fisika atomik dan
kelistrikan dalam ruang lingkup mikro.
Download Free e-books Fisika di http://www.elhobela.co.cc
Persembahan Web-Blog Edukasi ELHOBELA

BAB 2. TINTAUAN PUSTAKA

Tetes minyak milikan adalah merupakan percobaan yang menunjukkan


bahwa muatan electron bersifat diskrit yaitu gaya ke bawah pada tetes milikan
(percepatan ke bawah) akan terhambat oleh suatu gaya stokes (gaya penghambat).
“Percobaan ini dilakukan dengan menyeimbangkan gaya-gaya antara gaya
gravitasi dan gaya listrik pada suatu tetes kecil minyak yang berada diantara dua
buah pelat konduktor.” (Kennet Krane, 1992: 181).

Robert Millikan melakukan percobaan dengan menyeimbangkan gaya-


gaya antara gravitas dan gaya listrik pada suatu tetes minyak yang ada diantara
dua buah pelat konduktor. Ketika minyak jatuh diudara akan mengalami
percepatan kebawah ynag disebabkan oleh gaya grafitasi dan pada saat yang sama
gerak tetes minyak tersebut dihambat oleh gaya penghambat (gaya stokes).
Menurut stokes, bila sebuah benda dilepaskan tanpa kecepatan awal didalam
fluida, benda mula-mula akan mendapat kecepatan. (Sissom,1987)

Karena mendapat kecepatan maka benda akan bertambah besar pula,


hingga mencapai keadaan stasioner. Pada keadaan seperti ini dpat digambarkan
hubungan antara gaya stokes dan gaya gravitasi berdasar persamaan berikut:

Fg = Fs …………………………………..(1)
M.g = K.Vf ………………………………….(2)
Dalam keadaan stasioner menjadi:
Fc = Fg + Fs ……………………………….(3)
Een = mg + KVr ……..………………………(4)
Dimana E merupakan kuat medan listrik. Secara umum didefinisikan bahwa kuat
medan listrik E di dalam ruang sebagai gaya elektrostatis yang bekerja pada satu
satuan muatan di dalam ruang tersebut. (Soedojo,1985)
Download Free e-books Fisika di http://www.elhobela.co.cc
Persembahan Web-Blog Edukasi ELHOBELA

Percobaan milikan disebut juga sebagai percobaan Oil Drop. Electron


mempunyai peran penting dalam mempelajari gejala kelistrikan kemagnetan.
Dengan mengembangkan gaya-gaya gravitasi dan gaya listrik pada suatu tetes
kecil minyak yang berada diantara dua pelat elektroda, masing-masing plat
berdiameter 20 cm dan terpisah sejauh 7.67cm. Minyak diteteskan dengan tetesan
kecil melalui dua plat logam dengan dua buah plat yang dapat menarik muatan
listrik dari tetesan minyak pada palat bagian atas. Jika beda tegangan diatur agar
mengimbangi gaya gravitasi pada tetes minyak, maka partikel-partikel minyak
yang mengandung muatan akan melayang karena keseimbangan gaya tersebut.
Pada keadaan ini gaya gravitasi sama dengan gaya elektrostatik, sehingga muatan
dapat diketahui besarnya. (Finn, 1992)
Melalui banyak percobaan dengan tetes minyak milikan yang beragam
maka secara umum muatan dapat diperoleh:
mg (Vf +Vr )
en = …….………….…………..(5)
EVf

4
Dimana besaran massa m dapat ditentukan dengan menggunakan persamaan m= 3

πα3σ, sehingga persamaan di atas menjadi:

4 (Vf +Vr )
en = 3 πα3σg ………..………………..(6)
EVf

Muatan listrik Q di dalam suatu ruang, akan menyebabkan timbulnya


mdan listrik did ala ruang tersebut, artinya setiap muatan lain Q yang berada di
dalam ruang itu akan mengalami gaya elekstrotati” makin banyak Q makin kuat
gaya F dan makin medan listrik yang ditimbulkan oleh Q tersebut.” Sehingga kuat
medan listrik di dalam ruang, ditentukan oleh banyaknya muatan Q yang
menimbulkan medan listrik tersebut, serta tergantung pada jaraknya dari muatan
Q (Peter, 1985: 14).

Percobaan yang dilakukan oleh millikan dapat menyingkap secara


meyakinkan bagiamana sifat muatan listrik dan harga muatan suatu electron (en)
maupun bilangan Avogadro (N) dalam satuan system internasional yaitu dengan
persamaan:
Download Free e-books Fisika di http://www.elhobela.co.cc
Persembahan Web-Blog Edukasi ELHOBELA

4 1 (Vf +Vr )
en = 3 πα3σg [ b ]3/2 …………………..(7)
1+ (ΔV)Vf
pa

Nilai dari bilangan Avogadro (N) adalah:

C
9,625x10 7 ( berat ekivalen )
kg
N= …………………(8)
e (C)

en = muatan tetes minyak (Columb)

Terbukti bahawa beberapa bintik minyak bermuatan listrik, karena efek


gesekan. Bintik-bintik itu dapat pula memperoleh muatan jika udara dalam apara
tersebut diionisasi oleh sinar X atau oleh secuil benda Radioaktif beberapa
electron atau ion lalu bertumbukan dengan bintik-bintik minyak itu.
(Zemansky,1986).

Dari percobaan Millikan menyimpulkan 𝑞𝑒 = e merupakan kelipatan


bilangan bulat dari nilai tertentu yaitu 1,6 x 10−19 C dan tdak pernah didapatkan
nilai 𝑞𝑒 = e kurang dari 1,6 x 10−19 C. Selanjutnya nilai 1,6 x 10−19 C disebut
muatan elementar (muatan elektron). (Silaban, 1986).
Melalui percobaan tetes minyak milikan ini, tidak hanya electron yang
digunakan sebagai acuan di dalam dasar teori, akan tetapi analisa fluida juga
memiliki peranan di dalam percobaan. Aliran fluida merupakan garis lurus
didalam medan aliran yang dibuat pada saat waktu tertentu.(Pitts,1977)
Download Free e-books Fisika di http://www.elhobela.co.cc
Persembahan Web-Blog Edukasi ELHOBELA

BAB 3. METODE PENELITIAN

3.1 Alat dan Bahan


Alat dan bahan yang digunakan dalam eksperimen ini adalah
sebagai berikut:
1. Millikan oil drop apparatus: untuk mengubah tegangan (+ atau -)
sehingga akan merubah arah gerak tetes minyak.
2. Adaptor DC 12 Volt: untuk menghasilkan tegangan DC 12 volt pada
lampu halogen.
3. High voltage dc power supply: memiliki fungsi sebagai sumber
tegangan
𝑘𝑔
4. Atomizer+ minyak 𝜎 = 886 𝑚3 : berfungsi ntuk menyemprotkan

minyak millikan kedalam chamber


5. Multimeter digital: berfungsi untuk mengukur nilai arus listrik,
resistansi, dan tegangan listrik.
6. Stopwatch: untuk menghitung waktu tempuh dari partikel.
7. Barometer: digunakan untuk mengetahui besarnya tekanan uadara
pada saat pelaksanaan praktikum.
8. Teropong: digunakan untuk melihat jatuhnya minyak.
3.2 Desain

Gambar 3.1 Susunan Eksperimen Tetes Minyak Millikan


Download Free e-books Fisika di http://www.elhobela.co.cc
Persembahan Web-Blog Edukasi ELHOBELA

3.3 Langkah Kerja


Urutan langkah kerja yang dilakukan dalam eksperimen ini adalah
sebagai berikut:
1. Peralatan disusun seperti pada gambar 3.1.
2. Setelah peralatan siap, lampu halogen dihidupkan dengan terpasangnya
adaptor DC 12 Volt.
3. Lensa diatur melalui parameter jarum yang ditancapkan ke chamber
guna diperoleh grid yang dapat dilihat dengan jelas.
4. Atomizer diletakkan pada posisi siap semprot. Nozzle Atomizer
diarahkan tegak lurus pada lubang chaber. Posisi switch ionisasi source
dipindahkan keposisi spray droplet.
5. Atomizer disemprotkan dengan sekali tekan pada saat pengamatan
melalui teropong. Atomizer disemprotkan lagi untuk mendorong tetes
minyak masuk kedalam chamber.
6. Ionisasi level dipindahkan keposisi off setelah hujan tetes minyak
terlihat.
7. Plat konduktor pada posisi nol (ground). Tetes yang mempunyai
kecepatan sekitar 0.02-0.05 𝑚𝑚 𝑠 dipilih. Jarak skala utama sebesar
0.5 mm. diperlukan waktu 15 detik untuk melintasi skala utama
tersebut.
8. Sinar alpha ditembakkan. Ionisasi level dipindahkan diposisi On
selama 3-4 detik untuk diberi muatan pada tetes minyak yang sama.
Selanjutnya diberi tegangan DC pada plat konduktor. Switch
dipndahkan dari nol ke positif. Akan terlihat bahwa arah gerak tetes
berubah dengan diubahnya tegangan (+ atau -).
9. Tegangan pada plat konduktor dilepaskan, maka tetes minyak akan
jatuh lagi, dan kecepatan jatuh dicatat. Diberi tegangan pada plat maka
tetes akan naik lagi dan dicatat kecepatan naiknya.
10. Jika respon tidak diberikan oleh tetes terhadap plat, maka sinar alpha
ditembakkan lagi untuk memberikan muatan tetes (3-4 detik).
Kecepatan jatuh dan naik tetes minyak dicatat.
Download Free e-books Fisika di http://www.elhobela.co.cc
Persembahan Web-Blog Edukasi ELHOBELA

11. Pengukuran dilakukan sebanyak 11 kali sehingga mendapatkan 11


pasang data kecepatan minyak naik dan turun.

3.4 Metode Analisis


a. Tabel Pengamatan
Hambatan termistor:……
Tekanan ruang:…………
Pengukuran Kecepatan turun Kecepatan naik Muatan
tetes ke- Jarak (m) Waktu Jarak (m) Waktu tetes
(s) (s)
1 s/d 11

b. Pengolahan data
 Untuk menentukan kecepatan naik dan turun digunakan rumus:

dimana : v = Kecepatan tetes minyak ( )


s = Jarak tempuh tetes minyak (m)
t = Waktu (s)

Ralatnya : ;

dimana : dan

 Untuk menentukan jari-jari tetes minyak millikan untuk setiap data

dimana : a = jari-jari tetes minyak (m)


Download Free e-books Fisika di http://www.elhobela.co.cc
Persembahan Web-Blog Edukasi ELHOBELA

= viskositas udara ( )
= kecepatan jatuh stasioner

g = percepatan gravitasi
= rapat massa minyak
= rapat massa udara

Ralatnya

dimana :

 Untuk menentukan muatan elektron digunakan rumus

dimana:

= viskositas udara ( )
g = percepatan gravitasi
= rapat massa udara
Ralat

dimana:
Download Free e-books Fisika di http://www.elhobela.co.cc
Persembahan Web-Blog Edukasi ELHOBELA

 Dikrepansi

 Menentukan bilangan Avogadro (N)


Download Free e-books Fisika di http://www.elhobela.co.cc
Persembahan Web-Blog Edukasi ELHOBELA

BAB 4. HASIL DAN PEMBAHASAN

4.1 Hasil
Data hasil percobaan:
Percobaan
Jarak turun (m) Waktu (s) Jarak naik (m) Waktu (s)
ke-
1 0,0005 12,15 0,0005 13,07
2 0,0005 12,68 0,0005 14,2
3 0,0005 12,75 0,0005 14,11
4 0,0005 13,38 0,0005 15
5 0,0005 12,24 0,0005 14,7
6 0,0005 12,96 0,0005 14,46
7 0,0005 13,36 0,0005 15,5
8 0,0005 12,09 0,0005 14,81
9 0,0005 12,5 0,0005 14,49
10 0,0005 12,05 0,0005 14,53
11 0,0005 12,65 0,0005 14,56
Waktu rata-rata: 12,6191 14,493636

Grafik hasil percobaan:


Download Free e-books Fisika di http://www.elhobela.co.cc
Persembahan Web-Blog Edukasi ELHOBELA

Gambar 4.1 Grafik hubungan jumlah muatan dan pengukuran

Gambar 4.2 Grafik hubungan muatan elektron e dan en

Perhitungan
Dari hasil perhitungan (dilampirkan pada bagian akhir tulisan ini, termasuk
perhitungan ralatnya), didapatkan data-data sebagai berikut:
1. Suhu
T = 27 C

2. Tekanan udara
P = 768 mmHg

3. Resistor
R = 1,8 M Ohm

4. Tegangan listrik
V = 100 V
5. Rapat massa udara:
ρ = (1.1896)kg/
6. Kecepatan Naik ( ) tetes minyak
( ) = (3±1.323) 1 m/s

7. Kecepatan Turun ( )

( ) = (3.59±1.57) m/s
Download Free e-books Fisika di http://www.elhobela.co.cc
Persembahan Web-Blog Edukasi ELHOBELA

8. Jari-jari tetes minyak yang naik ( )


( ) = (6.23±3.080) m
9. Jari-jari tetes minyak yang turun ( )

( ) = (5.84±2.71) m

10. Harga muatan untuk kecepatan turun

= (1.24±1.88) (C)

11. Harga muatan untuk kecepatan naik ( )


( ) = (3.78 1.63) (C)
12. Harga muatan berdasarkan teorema dasar
= (1.60 )
Muatan : E = (-0.99999 0.99999722)

Muatan ( ): E = (-0.99999764 0.99


Sedangkan untuk perhitungan ralat pada masing-masing hasil perhitungan diatas
telah dilampirkan pada bagian akhir tulisan ini guna efisiensi tempat.

4.2 Pembahasan

Eksperimen ini merupakan eksperimen dalam menentukan muatan


elektron (e) dan bilangan Avogadro (N) berdasarkan persamaan Faraday. Pada
percobaan tetes minyak milikan ini mencoba untuk menganalis tentang kecepatan
naik dan kecepatan turun dengan menggunakan Milikan oil drop apparatus untuk
mengetahui sifat diskrit muatan elektron, menentukan muatan satuan elektron (e)
dan dapat Menentukan bilangan Avogadro (N) berdasarkan persamaan Faraday.
Muatan elektron dapat terlihat melalui teropong pada pengamatan tetes minyak
milikan yang jatuh di udara dan mengalami percepatan, karena dipengaruhi oleh
gaya grafitasi dan gaya penghambat (gaya stokes). Gaya gravitasi suatu elektron
Download Free e-books Fisika di http://www.elhobela.co.cc
Persembahan Web-Blog Edukasi ELHOBELA

dapat menunjukkan kecepatan turun electron (Vf) yang diperoleh dari waktu
turunnya elektron dibagi dengan jarak/skala utama jatuhnya elektron.
Percobaan pertama dilakukan dengan mengamati kecepatan turun minyak
milikan yang disebabkan oleh adanya pengaruh gravitasi. Jarak yang ditentukan
adalah sebesar 0.0005 m. Percepatan elektron pada kecepatan turun ini lebih kecil
daripada kecepatan naik. Dari data yang diperoleh didapatkan bahwa rata-rata
waktu yang dibutuhkan oleh satu tetes minyak milikan dalam menjangkau jarak
0.0005 m tersebut adalah 12.6191 detik.
Sedangkan pada percobaan kedua, dilakukan pengamatan kecepatan naik
tetes minyak milikan yang tentunya proses ini dapat terjadi akibat adanya gaya
stokes. Jark yang ditentukan dalam perlakuan ini tidak berbeda dengan
pengamatan sebelumnya, yaitu sebesar 0.0005 m. Dari pengamatan yang
dilakukan didapati bahwa rata-rata waktu yang dibutuhkan oleh satu tetes minyak
milikan dalam menjangkau jarak 0.0005 m dalam keadaan naik keatas adalah
dalam range 14,493636 detik.

Dari data pengamatan diatas dapat diketahui bahwa waktu yang


dibutuhkan oleh tetes minyak milikan untuk naik lebih besr dari pada waktu yang
dibutuhkan tetesan untuk jatuh (turun). Sehingga pada range jarak yang sama,
yaitu 0.0005 m, kecepatan tetes minyak milikan untuk naik keatas lebih besar dari
pada kecepatan untuk turun kebewah. Dalam artian bahwa, gaya stokes yang
menyebabkan pergerakan tetes minyak milikan keatas memiliki kuantitas lebih
besar dari pada pergerakan kebawah yang diakibatkan oleh percepata grafitasi.

Sedangkan nilai diskrepansi yang diperoleh menunjukkan 14,3957587 atau


jika dikonversi menjadi persen bernilai 0,97348282 % dapat dibulatkan menjadi 1.
Karena nilai akhir dari bilangan avogadro berdasarkan eksperimen ini tidak begitu
berbeda jauh dengan ketetapan yang sudah biasa diterima dan dilihat dari nilai
diskrepansi yang juga tidak terlalu melenceng dari nilai kebenaran data, maka
eksperimen ini dapat dikatagorikan cukup memberikan data yang valid dalam
pengolahannya.
Download Free e-books Fisika di http://www.elhobela.co.cc
Persembahan Web-Blog Edukasi ELHOBELA

BAB.5 PENUTUP

5.1 Kesimpulan

Berdasarkan eksperimen yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa :

1. Kecepatan naik dan kecepatan turun tetes minyak milikan berpengaruh


terhadap penentuan nilai muatan tetes dimana pada keduanya bekerja
interaksi gaya stokes dan percepatan grafitasi dari bumi
2. Nilai bilangan Avogadro (N= 3.61208x10²⁵) dapat dibuktikan berdasarkan
persaman Faraday dari eksperimen milikan yang dilakukan
3. Indikasi dan karakteristik sifat diskrit dari muatan elektron dapat diketahui
dari bentuk paket – paket yang disebut kuanta yang memiliki nilai yaitu
𝑒 = 1,602 × 10−19 C.
4. Nilai muatan satuan elektron berdasarkan persamaan Faraday dan sifat diskrit
dari muatan elektron adalah sesuai yaitu sebesar 𝑒 = 1,602 × 10−19 C.

5.2 Saran

Eksperimen mengenai tetes minya milikan ini mencakup partikel-


partikel mikroskopik yang berbeda dengan kerangka pengamatan secara makro.
Oleh karena itu, jika eksperimen ini dilakukan dengan jumlah variabel
pengamatan yang lebih banyak akan dapat memberikan hasil yang lebih valid
karena peluang validitas yang akan lebih tinggi Oleh karena itu, penulis
memberikan saran agar dilakukan eksperimen serupa engan variabel pengamatan
yanglebih luas dan spesifik, sehingga dapat diperoleh data yang kredibel.
Download Free e-books Fisika di http://www.elhobela.co.cc
Persembahan Web-Blog Edukasi ELHOBELA

DAFTAR PUSTAKA

Alonso M Finn. 1992. Dasar – Dasar Fisika Universitas Edisi ke-2. Jakarta:
Erlangga
Azman, Nur. 1983. Teori dan Soal Penyelesaian Modern. Surabaya : Sinar
Wijaya

David, Halliday. 1984. Fisika Edisi Ketiga Jilid 2. Jakarta: Erlangga.

Pitts, Donald R. 1987. Perpindahan kalor : Jakarta. Erlangga

Silaban, Pantur 1986. Fisika Modern Edisi ketiga. Jakarta: Erlangga.

Soedojo, Peter. 1992. Azas – Azas Ilmu Fisika Jilid 3 Optika. Yogyakarta:
Universitas Gadjah Mada

Zeamansky, Zears. 1968. Fisika untuk Universitas Edisi 1 jilid 2. Jakarta:


Erlangga.

Zemansky, Zears. 1983. Fisika Untuk Universitas Edisi 1 jilid 3. Jakarta:


Erlangga.
Download Free e-books Fisika di http://www.elhobela.co.cc
Persembahan Web-Blog Edukasi ELHOBELA

LAMPIRAN

PERHITUNGAN TETES MINYAK


MILIKAN

percobaan jarak jarak


waktu waktu ∆s ∆t turun ∆t naik
ke- turun naik
1 0,0005 12,15 0,0005 13,07 0,0003 0,2043355 0,3344413
2 0,0005 12,68 0,0005 14,2 0,0003 0,4520349 0,578309
∆t^2
0,0005 0,0005 0,0003 ∆t^2 naik
3 12,75 14,11 turun
4 0,0005 13,38 0,0005 15 0,0003 0,2043355 0,3344413
5 0,0005 12,24 0,0005 14,7 0,0003 0,2043355 0,3344413
6 0,0005 12,96 0,0005 14,46 0,0003 0,2043355 0,3344413
7 0,0005 13,36 0,0005 15,5 0,0003 0,2043355 0,3344413
8 0,0005 12,09 0,0005 14,81 0,0003 0,2043355 0,3344413
9 0,0005 12,5 0,0005 14,49 0,0003 0,2043355 0,3344413
10 0,0005 12,05 0,0005 14,53 0,0003 0,2043355 0,3344413
11 0,0005 12,65 0,0005 14,56 0,0003 0,2043355 0,3344413
Waktu rata-rata 12,6191 14,493636 0,2043355 0,3344413
0,2043355 0,3344413
0,2043355 0,3344413
TURUN
∂v/∂s ∂v/∂t ∆vf vf
1,14719E 1,39918E- 4,11523E-
0,006774 -11 05 05
9,67081E 1,34069E- 3,94322E-
0,0062196 -12 05 05
9,46018E 1,33333E- 3,92157E-
0,0061515 -12 05 05
7,80038E 1,27055E- 3,73692E-
0,0055858 -12 05 05
1,11382E 1,38889E- 4,08497E-
0,0066748 -11 05 05
8,86176E 1,31173E- 3,85802E-
0,0059537 -12 05 05
7,84719E 1,27246E- 3,74251E-
0,0056026 -12 05 05
1,17013E 1,40612E- 4,13565E-
0,0068414 -11 05 05
1,024E-
0,0064 11 1,36E-05 0,00004
1,18575E 1,41079E- 4,14938E-
0,0068869 -11 05 05
9,76288E 1,34387E- 3,95257E-
0,0062491 -12 05 05
Download Free e-books Fisika di http://www.elhobela.co.cc
Persembahan Web-Blog Edukasi ELHOBELA

NAIK
∂v/∂s ∂v/∂t ∆vr vr
8,56718E- 1,30069E- 3,82555E-
0,005853948 12 05 05
6,14875E- 1,19718E- 3,52113E-
0,004959333 12 05 05
6,30713E- 1,20482E- 3,54359E-
0,005022801 12 05 05
4,93827E- 1,13333E- 3,33333E-
0,004444444 12 05 05
5,35391E- 1,15646E- 3,40136E-
0,004627701 12 05 05
5,7183E- 1,17566E- 3,45781E-
0,004782593 12 05 05
4,33125E- 1,09677E- 3,22581E-
0,004162331 12 05 05
5,19661E- 1,14787E- 3,3761E-
0,004559213 12 05 05
5,67109E- 1,17322E- 3,45066E-
0,00476281 12 05 05
5,6089E- 1,16999E- 3,44116E-
0,004736622 12 05 05
5,56281E- 1,16758E- 3,43407E-
0,004717124 12 05 05
Download Free e-books Fisika di http://www.elhobela.co.cc
Persembahan Web-Blog Edukasi ELHOBELA
Download Free e-books Fisika di http://www.elhobela.co.cc
Persembahan Web-Blog Edukasi ELHOBELA