Anda di halaman 1dari 20

Teknologi Bahan

MAKALAH
TEKNOLOGI BAHAN
AKUSTIK PLAFON
Diajukan Guna Memenuhi Tugas
Mata Kuliah Teknologi Bahan semester Genap
Tahun pelajaran 2014/2015

Disusun Oleh
Nama

: 1. Kautsar Hendra Perdana


2. Dwi Ario Prabowo

(141910301003)
(141910301004)

Universitas Jember
Jln. Kalimantan No. 37 Jember, Telp: 0331-330224
Fax : 0331-337442 Website : http://unej.ac.id

Jember , Maret 2015

Akustik Plafon

Teknologi Bahan

KATA PENGANTAR
Assalamualaikum Wr. Wb.
Pertama-tama mari kita penjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT, yang
telah memberikan kemudahan kepada saya dalam menyelesaikan makalah ini.
Shalawat serta salam semoga selalu tercurah kepada Qudwah Hasanah kita Nabi
Besar Muhammad SAW,serta kepada keluarganya, sahabatnya dan kita selaku
ummatnya hingga akhir jaman.
Dalam kesempatan ini, saya mengucapkan rasa terima kasih yang sebesarbesarnya kepada Allah SWT. yang telah memberikan rahmat serta hidayahNYA
kepada kami sehingga saya dapat menyelesaikan makalah ini, dan selanjunya
kami mengucapkan terima kasih kepada :
1. Ketut Aswatama Wiswamitra S.T.,M.T. selaku Dosen Teknologi Bahan.
2. Rekan-rekan Kelas A Teknologi Bahan
3. Dan semua pihak yang tidak dapat saya sebutkan satu persatu.
Kami menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari sempurna, oleh
karena itu kami mengharapkan masukan baik berupa kritik maupun saran saran
yang dapat membangun dan memperbaiki kekurangan kekurangan.
Semoga laporan ini bermanfaat, khususnya bagi kami maupun bagi orang
lain yang membacanya.
Wassalamualaikum Wr. Wb.

Jember, Maret 2015

DAFTAR ISI

Akustik Plafon

Teknologi Bahan

KATA PENGANTAR .....................................................................................................


DAFTAR ISI ..................................................................................................................
BAB I PENDAHULUAN ..............................................................................................
1.1. Latar Belakang ................................................................................................................
1.2. Fungsi Plafon ..................................................................................................................

2
3
4
4
4

BAB II LANDASAN TEORI ........................................................................................ 5


1.3. JENIS - JENIS BAHAN PLAFON ................................................................................. 5
1. Plafon Tripleks .................................................................................................... 5
2. Ethernit atau Asbes .............................................................................................. 6
3. Plafon Fiber Semen ............................................................................................. 6
4. Plafon Gypsum .................................................................................................... 6
5. Plafon Akustik ..................................................................................................... 7
6. Plafon Kayu ......................................................................................................... 7
7. Plafon Metal ........................................................................................................ 8
8. Plafon PVC .......................................................................................................... 8
1.4. SIFAT BAHAN DAN KARAKTERISTIK ..................................................................... 9
1. Plafon Tripleks .................................................................................................... 10
2. Eternit / Asbes ..................................................................................................... 11
3. Plafon Fiber Semen ............................................................................................. 12
4. Plafon Gypsum .................................................................................................... 12
5. Plafon Akustik ..................................................................................................... 13
6. Plafon Kayu ......................................................................................................... 14
7. Plafon Metal ........................................................................................................ 15
8. Plafon PVC .......................................................................................................... 15
1.5. KONSTRUKSI PLAFON ............................................................................................... 16
BAB III PENUTUP ........................................................................................................ 19
DAFTAR PUSTAKA ..................................................................................................... 20

BAB I
PENDAHULUAN
1.1 LATAR BELAKANG

Akustik Plafon

Teknologi Bahan

Selama ini kita mengenal plafon dalam beberapa istilah yang berbeda,
misalnya ada yang mengenal plafon dengan sebutan langitlangit atau awing
awing. Dalam sejarah, plafon berasal dari bahasa belanda yang merujuk pada
makna garis batas biasanya horizontal antara lantai dengan atap.
Tinggi plafon juga tergantung pada berbagai faktor pertimbangan, yaitu iklim,
desain rumah, dan selera pemilik rumah tersebut. Plafon yang tinggi memberikan
kesejukan baik didalam ruangan dibandingkan Plafon yang rendah.
Di daerah yang panas,Plafon biasanya dibuat lebih tinggi dari pada beriklim
dingin.Untuk ruangan yang menggunakan AC (air conditioning),digunakan
Plafon dengan ketinggian relatif rendah untuk menghemat AC dan biaya.Plafon
tinggi pembangunannya lebih besar dari pada plafon yang rendah,karena temboktemboknya menjadi lebih tinggi.
1.2

FUNGSI PLAFON
Sebagai batas tinggi suatu ruangan.
Isolasi panas datang dari atap.
Meredam suara air hujan yang jatuh diatas atap (terutama penutup atap dari

logam)
Menahan kotoran yang mungkin jatuh dari atap
Membuat ruangan dibawah atap tampak jadi bersih
Menutup rangka-rangka atap sehingga tidak tampak dari bawah
Sebagai tempat menggantungkan bola lampu ,kipas angin,serta bagian
atasnya sebagai tempat untuk meletakan kabel-kabel listrik.

BAB II
LANDASAN TEORI
1.3 JENIS-JENIS BAHAN PLAFON
Plafon atau juga sering disebut langit-langit adalah suatu lapisan yang
membatasi antara rangka rumah dengan rangka atap.Kualitas Plafon banyak
dipengaruhi oleh bentuk atau struktur bangunan secara keseluruhan dan jenis
bahan plafon yang digunakan.

Akustik Plafon

Teknologi Bahan

Ini disebabkan setiap jenis bahan plafon memilki karakter dan spesifikasi yang
berbeda-beda.Pemilihan jenis bahan plafon harus disesuaikan dengan kebutuhan
agar desain dan fungsi yang direncanakan dapat tercapai.
1. PLAFON TRIPLEKS
Plafon berbahan tripleks merupakan jenis penutup plafon yang sering dipakai.
Ukuran tripleks dipasaran adalah 122 cm x 244 cm dengan ketebalan 3 mm, 4 mm
dan 6 mm. Pemasangan plafon ini dapat dipasang lembaran tanpa dipotongpotong maupun dapat dibagi menjadi empat bagian supaya lebih mudah dalam
penataan dan pemasangannya. Rangka plafon dapat menggunakan kasau 4/6 atau
5/7 dengan ukuran rangka kayu 60 cm x 60 cm.
Keunggulan jenis plafon tripleks proses pengerjaannya lebih mudah dan dapat
dilakukan oleh tukang kayu sehingga Anda tidak kesulitan dalam pengerjaannya.
Material tripleks mudah didapatkan di pasaran dengan harga yang relatif murah
dan bahan yang ringan memudahkan pengguna dalam perbaikan apabila terjadi
kerusakan untuk menggantinya.
Kelemahan bahan tripleks tidak tahan terhadap api sehingga mudah terbakar dan
apabila sering terkena air atau rembesan maka akan mudah rusak.

2. PLAFON ETERNIT / ASBES


Dalam pasaran ukuran plafon eternit adalah 1.00 m x 1.00 m dan 0.50 m x
1.00 m. Cara pemasangan pun sama dengan plafon tripleks. Anda dapat
menggunakan kasau 4/6 atau 5/7 dengan ukuran rangka kayu 60 cm x 60 cm
untuk rangka plafon.
Keunggulannya selain mudah didapat dipasaran, proses pengerjaan pun mudah
sehingga tidak menemui kendala. Bahannya yang ringan memudahkan pengguna
untuk dapat mengganti apabila terjadi kerusakan.
5

Akustik Plafon

Teknologi Bahan

Kelemahan bahan dari eternit atau asbes tidak tahan terhadap goncangan dan
benturan sehingga harus berhati-hati dalam proses pemasangan plafon supaya
tidak patah atau retak.
3. PLAFON FIBER
Saat ini plafon fiber sudah banyak digunakan. Dalam aplikasi untuk plafon
rumah menggunakan papan GRC (Glassfiber Reinforced Cement Board).
Harganya relatif murah dibandingkan dengan tripleks. GRC Board mempunyai
ukuran 60 cm x 120 cm dengan ketebalan standar 4 mm. Rangka plafon dapat
mengunakan kasau 4/6 atau 5/7 maupun besi hollow 40 mm x 40 mm.
Keunggulan plafon GRC tahan terhadap api dan air, lebih kuat, ringan dan luwes.
Proses pengerjaanya cukup mudah.
Kelemahan sama dengan plafon eternit atau asbes tak tahan benturan. Material
GRC di beberapa drah masih jarang di jumpai.
4. PLAFON GYPSUM
Plafon gypsum salah satu jenis plafon yang sudah banyak digunakan pula untuk
penutup plafon. Ukuran untuk plafon adalah 122 cm x 244 cm. Untuk rangka
seperti GRC Board anda dapat menggunakan kasau maupun besi hollow.
Keunggulan, pada saat terpasang plafon gypsum memiliki permukaan yang
terlihat tanpa sambungan sehingga banyak diminati masyarakat. Proses
pengerjaanya pun lebih cepat. Mudah diperoleh, diperbaiki serta diganti.
Kelemahan, tidak tahan terhadap air sehingga mudah rusak ketika terkena air atau
rembesan air. Tidak semua tukang dapat mengerjakannya, perlu keahlian khusus.
5. PLAFON AKUSTIK
Plafon akustik solusi bagi Anda yang merencanakan sebuah ruangan yang dapat
meredam kebisingan. Karena plafon akustik merupakan plafon yang tahan
terhadap batas ambang kebisingan tertentu. Ukuran yang tersedia adalah 60 cm x
60 cm dan 60 cm x 120 cm. Plafon akustik dapat dipasang dengan rangka kayu
atau bahan metal pabrikan yang sudah jadi.

Akustik Plafon

Teknologi Bahan

Keunggulan, dapat meredam suara sehingga untuk kebutuhan ruangan tertentu


banyak dipakai oleh masyarakat. Bobotnya relatif ringan sehingga mudah untuk
perbaikan atau diganti dan proses pengerjaannya cepat.
Kelemahan, tidak tahan air dan di daerah tertentu masih jarang dijumpai serta
harganya relatif lebih mahal.
6.

PLAFON KAYU (LAMBERSERING)

Lambersering adalah kayu olahan yang dibuat bentuk menjadi lembaran-lembaran


( 1 x 9 cm ) dan kemudian dikeringkan dengan oven untuk mengurangi kadar
airnya agar saat pemasangan nanti tidak ada penyusutan lagi. Finishing akhir
plafon lambersering lazimnya dicat impra supaya kelihatan natural (warna kayu).
Biasanya digunakan untuk plafon bagian luar bangunan.
Keunggulan, Plafon Lambersering Lebih artistik dan cenderung menciptakan
suasana ruangan menjadi klasik.
Kelemahan, Plafon Lambersering Pengerjaan lebih sulit dan lama. Harga lebih
mahal dibanding dengan plafon gypsum.

7.

PLAFON METAL (TIN CEILING)

Material dasar dari plafon ini adalah lempengan metal tipis yang di-embos
sehingga tercetak berbagai macam motif ukiran dan kemudian difinish dengan cat
minyak. Untuk saat ini motif atau corak ukir pada tin ceiling sanggat kental
dengan unsur klasik.
Keunggulan, Plafon Meta. Anti air, anti rayap dan tahan lama.
Kelemahan, Plafon Metal Harganya sangat mahal.

Akustik Plafon

Teknologi Bahan

8.

PLAFON PVC

Plafon PVC Shunda adalah jenis plafon yang dibuat dari bahan PVC yang
sangat ringan dan memiliki banyak keunggulan diantaranya tahan air, anti rayap
dan tidak merambat api (flame retardant) dan juga merupakan jawaban atas
kekurangan dari material plafon lainnya yang tersedia saat ini.
Dengan bahan yang lentur, ringan dan sistem aplikasi KNOCK DOWN membuat
produk PVC Shunda mudah dibongkar pasang dan dapat didesign sesuai
keinginan sehingga menjadikan ruangan lebih besih, modern, stylish, indah dan
mewah.
Plafon dalam sebuah tata ruang merupakan elemen yang sangat penting. Jika
sebuah ruangan diibaratkan sebagai sebuah wajah maka plafon adalah rambutnya.
Oleh karenanya pemilihan material plafon yang sesuai dan memenuhi kriteria
adalah sangat penting. Hal yang perlu diperhatikan dan menjadi acuan dalam
pemilihan produk plafon modern serta berkualitas kini ada dalam produk plafon
terbaru bernama SHUNDA PLAFON PVC.
Keunggulan, Tahan Air, Anti Rayap, Tanpa Finishing, Tidak Merambat Api,
Mudah Dibersihkan, Ringan dan Hemat Rangka, Bebas Biaya Perawatan,
Pemasangan Cepat dan Praktis, Design Elegan dan Stylish
Kelemahan, Tidak tahan terkena sinar ultravioet (Cahaya Matahari) secara
langsung tanpa batas dan terus menerus dalam jangka waktu beberapa
tahun.Kekurangan Pak tahan terkena sinar

1.4 MENGENAL KARAKTER PLAFON HUNIAN


Plafon atau langit-langit merupakan bidang pembatas antara atap rumah dan
ruangan di bawahnya. Ketinggiannya umumnya berkisar antara 2,75 s/d 3,75 m.
Fungsinya untuk menjaga kondisi suhu di dalam ruangan akibat sinar matahari
yang menyinari atap rumah.

Akustik Plafon

Teknologi Bahan

Selain itu, fungsi plafon juga untuk melindungi ruangan-ruangan didalam rumah
dari rembesan air yang masuk dari atas atap, menetralkan bunyi atau suara yang
bising pada atap pada saat hujan, dan dapat membantu menutup dan
menyembunyikan benda-benda seperti kabel instalasi listrik, telfon, pipa hawa,
dan struktur atap sehingga interior ruangan tampak lebih indah. Namun saat
ini, Plafon telah mengalami perluasan persepsi akan fungsinya, sehingga desain
plafon dirancang sedemikian rupa sebagai pemberi kesan estetika khususnya pada
interior ruangan.
Dalam menentukan kualitas dari plafon sangat dipengaruhi oleh bahan atau
material plafon yang dipakai. Ada beraneka ragam bahan dasar yang dapat
diaplikasikan untuk membuat plafon dengan karakteristik dan harga yang tentunya
berbeda satu dengan lainnya.Oleh karena itu, dalam pemilihan penggunaan bahan
atau material untuk plafon, haruslah selektif dan pandai memilah jenis dan bahan
plafon yang akan digunakan sehingga cocok dengan keinginan. Untuk itu,
sebelum memilih bahan atau material plafon yang akan digunakan, ada baiknya
kita mengetahui karakteristik dari masing-masing bahan.
Memilih plafon memang tidak cukup mudah, kita harus mempresisikan
dengan bentuk dan desain rumah kita. Namun sebenarnya banyak hal yang harus
kita perhatikan dalam memilih sebuah bahan plafon rumah kita, salah satunya
adalah, kualitas, harga, kemudahan pemasangan bahkan dari sisi kesehatannya.
Saat ini kita harus jeli dalam memilih, banyak bahan yang sangat berbahaya bagi
kesehatan, tentunya kita tidak ingin kan seluruh penghuni rumah kita terganggu
kesehatannya. Karena itu sebaiknya kita juga harus memahami karakter-karakter
plafon sebelum menggunakannya.
Berikut Ini Karakteristik Plafon :
1. PLAFON TRIPLEK

Akustik Plafon

Teknologi Bahan

Plafon Triplek, merupakan material plafon paling populer untuk menengah


bawah. Variasi ketebalannya membuatnya semakin menarik menjadi pilihan para
pemborong/kontraktor. Karena semakin memudahkan kontraktor menipu pemilik
bangunan.
Pada era 1980-an, triplek yang lazim digunakan sebagai plafon memiliki
ketebalan 5 mm. Saat ini sudah beredar triplek dengan ketebalan 2,5 mm.
Ketebalan 2,5 mm tidak layak dijadikan material plafon, karena sangat rapuh dan
tidak awet. Kucing yang melompat di plafon dapat menjebol plafon triplek yang
tipis tersebut.
Plafon triplek bila sudah terkena kebocoran, langsung ternoda dan sulit untuk di
cat tembok (emulsi) agar kembali indah seperti semula. Bila sudah ternoda
biasanya diakali dengan cat minyak, baru ditimpa cat tembok. Ketebalan yang
layak untuk plafon sebenarnya 4mm, kalau bisa 5 mm, tetapi karena harga kayu
sudah tidak rasional, konsumen dipaksa membeli ketebalan 3mm bahkan 2,5 mm.

2.

PLAFON ASBES

Plafon asbes sedapat mungkin dihindarkan, karena berisiko tinggi terhadap


penyakit paru-paru yang berbahaya. Partikel asbestos yang sangat halus bila

10

Akustik Plafon

Teknologi Bahan

terhirup akan mengendap di paru-paru dan memicu asbesklorosis. Sebenarnya


plafon asbes tahan terhadap akibat kebocoran rumah. Asbestos atau panggilan
akrabnya asbes, merupakan gabungan enam mineral silikat alam.
Asbes biasa digunakan sebagai atap rumah karena memiliki beberapa keuntungan,
di antaranya: harga yang murah, ringan, pengerjaan mudah, tahan terhadap panas,
kedap suara,dan rumah beratap asbes pun akan terasa sejuk.
Karena bahayanya ini, beberapa negara mengatur regulasi khusus tentang
penggunaan asbes sebagai bahan bangunan. Bahkan, The European Union
melarang pemakaian semua jenis asbes, termasuk ekstraksi, pembuatan, hingga
pengolahan produk asbes. Negara-negara maju membuat undang-undang tentang
penggunaan asbes, misalnya Australia, Brazil, Kanada dan banyak negara lainnya.

3.

BAHAN FIBER SEMEN

11

Akustik Plafon

Teknologi Bahan

Bahan Fiber Semen, yaitu perpaduan gypsum dengan triplek di mana


mempunyai kelebihan dan kelemahan yang sama. Dari segi harga Fiber Semen
lebih murah dari Gypsum. Bahan ini cenderung lebih keras dan lebih berat
sehingga harus hati-hati sewaktu memotong karena mudah retak.
Sifatnya yang keras dan kuat sangat cocok untuk diaplikasikan sebagai plafon,
apalagi tidak mudah ternoda oleh kebocoran. Keunggulan plafon GRC tahan
terhadap air, lebih kuat, dan ringan. Proses pengerjaanya cukup mudah. Namun
Kelemahannya tak tahan benturan. Material GRC di beberapa daerah masih jarang
dijumpai.

4.

PLAFON GYPSUM

Plafon gypsum semakin populer menggantikan plafon triplek, karena bila


pengerjaannya rapih bisa menghasilkan plafon yang licin mulus tanpa terlihat
sambungan. Salah satu faktor utama yang mendongkrak kepopulerannya adalah
sangat banyaknya variasi aksesori dan hiasan, mulai dari lisplang, hiasan tengah,
hiasan sudut dll.
Tetapi gypsum memiliki kelemahan tidak tahan terhadap air, sehingga bila
direncanakan mengaplikasikan gypsum, konstruksi atap rumah harus benar-benar
tidak boleh bocor. Kebocoran akan menghasilkan noda pada plafon gypsum yang
licin mulus. Sisi positif lain adalah perbaikan plafon gypsum mudah dilakukan.

12

Akustik Plafon

Teknologi Bahan

5.

PLAFON AKUSTIK

Plafon akustik merupakan salah satu solusi untuk meredam kebisingan karena
plafon akustik merupakan plafon yang tahan terhadap batas ambang kebisingan
tertentu. Biasanya plafon jenis ini cenderung digunakan untuk studio rekaman
atau pabrik-pabrik agar suara bising yang dihasilkan tidak sampai mengganggu
masyarakat sekitarnya. Ukuran yang tersedia adalah 60 cm x 60 cm dan 60 cm x
120 cm. Plafon akustik dapat dipasang dengan rangka kayu atau bahan metal
pabrikan yang sudah jadi. Akan tetapi, Plafon akustik termasuk bahan yang jarang
ditemui dan harganya yang lebih mahal dibanding dengan bahan lainnya serta
untuk pemasangan Plafon akustik memerlukan tukang yang ahli dalam
mengerjakannya.

6.

BAHAN KAYU

13

Akustik Plafon

Teknologi Bahan

Jenis kayu yang dipergunakan untuk bahan penutup plafond biasanya berberat
jenis ringan, berwarna dasar terang, cukup kering, tidak mudah pecah waktu
dikerjakan, dan tidak mudah susut atau memuai ketika difungsikan. Kayu tersebut
diproses menjadi bilah-bilah papan kemudian disusun memanjang atau dibentuk
dengan pola tertentu.
Bahan lainnya yang terbuat dari kayu adalah multiplek. Bahan ini terdiri dari tiga
lapisan kayu dengan arah serat berselang-seling. Ukuran yang terdapat di pasaran
adalah 122 cm x 244 cm atau 90 cm x 180 cm dengan ketebalan 3 18 mm.
Multiplek dapat dipotong-potong dalam pola tertentu atau dipasang dalam ukuran
utuh. Saat tahap finishing multiplek perlu dilapisi dengan bahan lain seperti
veneer produk bahan berpola atau bertekstur tetentu.

7.

PLAFON METAL

14

Akustik Plafon

Teknologi Bahan

Bahan logam yang lazim digunakan sebagai plafond antara lain besi/baja,
aluminium, dan tembaga. Bahan dari logam ini memberikan penampilan
permukaan plafond merata, mudah dipasang dan mudah dirawat.
Ukuran dari bahan aluminium ini beragam, lebarnya berukuran 3 m dengan
ketebalan 0,35-1 mm. semakin lebar bahan yang digunakan maka lapisan akan
bertambah tebal
8.

PLAFON PVC

Plafon PVC Shunda adalah jenis plafon yang dibuat dari bahan PVC
yang sangat ringan dan memiliki banyak keunggulan diantaranya tahan air, anti
rayap dan tidak merambat api (flame retardant) dan juga merupakan jawaban atas
kekurangan dari material plafon lainnya yang tersedia saat ini.
Dengan bahan yang lentur, ringan dan sistem aplikasi KNOCK DOWN
membuat produk PVC Shunda mudah dibongkar pasang dan dapat didesign
sesuai keinginan sehingga menjadikan ruangan lebih besih, modern, stylish, indah
dan mewah.
1.5 KONSTRUKSI PLAFON
Bahan untuk pembuatan plafon dapat dibuat dari kepang (anyaman bambu /
bilik), papan kayu, asbes semen, tripleks, hardboard, selotex, acustek tile, particle
board, jabar wood dan pada saat ini banyak digunakan papan gipsum dan lainlain. Karena bahan bahan tersebut meruapakan lembaran yang relatif tipis,
maka pemasangannya memerlukan suatu konstruksi yang khusus dan dari bahan
lain sebagai penggantung dimana bahan tadi ditempelkan. Bentuk pemasangan
plafon dapat dibuat bermacam macam sesuai selera pemilik rumah seperti

15

Akustik Plafon

Teknologi Bahan

misalnya; langit-langit datar / rata, melengkung, kesan bertingkat dan langit-langt


berventilasi. Bahan yang mudah didapat dan mudah dikerjakan yaitu dari balok
balok kayu yang dipasang saling bersilangan sehingga membentuk petak-petak
dengan ukuran tertentu sesuai dengan bahan plafon tersebut.
Bagian-bagian dari konstruksi plafon adalah:
a. Balok induk yang dipasang / ditanam pada tembok atau digantungkan dengan
kuda-kuda.
b. Balok anak ukuran lebih kecil dari balok induk yang dipasangan bersilanngan
dengan balok induk.
c. Balok pembagi yang ukuran bisa sama dengan balok anak atau bisa lebih kecil
sedikit dan dipasang bersilangan dengan balok anak.
d. Langit-langit atau sering disebut pyan yang bahannya seperti tersebit di atas dan
dipasang pada balok tadi.
Ukuran yang biasa dipakai sebagai balok penggantung langit-langit seperti
daftar di bawah ini :
Jenis Perleakan

Lebar Balok

Tinggi Balok

(CM)

(CM)
5
6
6
6

(CM)
7
8
10
12

100
200
300
400

-200
-300
-400
-500

Jarak pemasangan maupun cara pemasangan penggantung PLAFON berbedabeda, tergantung dari jenis dan ukuran dari bahan langit-langit yang dipakai.
Untuk dapat menetapkan pola dari langit-langit maka perlu memperhatikan:
- Bentuk dari ruangannya akan mempengaruhi pola yang digunakan
- Bahan yang digunakan sebagai penutup dapat asbes, triplek ataupun jenis lainya
- Tinggi rendahnya penutup
- Menggunakan lis atau tidak
- Pembagian jalur penutup langit-langit menggunakan modul 100 x 100 cm , 60 x
60 cm atau 60 x 80 cm

16

Akustik Plafon

Teknologi Bahan

Agar lebih mudah untuk mempelajari cara pemasangan plafon, di bawah ini
diberikan contoh konsruksi plafon dengan bahan dari asben semen yang
mempunyai ukuran 100 x 100 cm.
Keterangan :

Balok induk ukuran 6/12 cm

Balok anak ukuran 5/7 cm

Balok pembagi ukuran 5/7 atau 4/5 cm


Cara pemasangan balok penggantung plafon
Hubungan antara balok induk dengan tembok
a. Lubanglah tembok tembok pada ketinggian yang telah ditentukan sedalam
kurng lebih 2/3 x tebal tembok.
b. Masukkan ujung balok induk ke dalam tembok, agar balok tembok stabil pada
celah celah dimasuki spesi.

Hubungan antara balok induk dengan balok anak


a. Pada balok induk terlebih dahulu dipasang klos dari reng kayu ukuran 2/3 cm,
panjang 15 cm dipakukan pada balok induk
b. Ujung balok anak dibuat cowakan sesuai dengan tebal dan lebar klos
c. Ujung balok anak yang telah dicowak ditumpangkan menempel di atas klos dan
dipaku.

Hubungan balok anak dengan balok pembagi

17

Akustik Plafon

Teknologi Bahan

a. Pada balok anak terlebih dahulu dipasang klos dari reng kayu ukuran 2/3 cm,
panjang 15 cm dipakukan pada balok induk
b. Ujung balok pembagi dibuat cowakan sesuai dengan tebal dan lebar klos
c. Ujung balok pembagi yang telah dicowak ditumpangkan menempel di atas klos
dan dipaku.

BAB III
PENUTUP

Demikianlah makalah yang kami buat semoga bermanfaat bagi yang


membacanya dan menambah wawasan bagi orang yang membaca makalah ini.
Dan penulis mohon maaf apabila ada kesalahan dalam penulisan kata dan kalimat
yang tidak jelas, mengerti, dan lugas mohon jangan dimasukan ke dalam hati.

18

Akustik Plafon

Teknologi Bahan

Dan kami juga sangat mengharapkan yang membaca makalah ini akan bertambah
motivasinya dan mengapai cita-cita yang di inginkan, karena kami membuat
makalah

ini

mempunyai

arti

penting

yang

sangat

mendalam.

Sekian penutup dari kami semoga berkenan di hati dan kami ucapkan terima kasih
yang sebesar-besarnya.

DAFTAR PUSTAKA

www.cibotproperty.com/.../jenis-jenis-bahan-plafon.html
m.neraca.co.id/harian/article/.../Mengenal.Karakter.plafon.Hunian
turantionline.blogspot.com/.../karakteristik-material-untuk-plafon.html
architectaria.com/plafon-rumah-berbagai-jenis-bahan-dan karakteristiknya.html
kingreez.blogspot.com/.../perbandingan-plafon-fibercement-grc.html
aryapersada.comaryapersada.com
http://malikismobile.blogspot.com/2012/09/perkembangan-teknologi-

konstruksi.html
https://rikaarba.wordpress.com/2013/12/22/123/

19

Akustik Plafon

Teknologi Bahan

https://rusmahbagusku.wordpress.com/plafon-rumah-berbagai-jenis-bahan-dankarakteristiknya/

20

Akustik Plafon