Anda di halaman 1dari 4
{3} BPJS Kesehatan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Nomor Se. iMauosia Jakarta,|@ Mei 2014 Lampiran —: Satu Lembar Hal Implementasi kebijakan penerbitan e-ID BPJS Kesehatan Yth. Kepala Divisi Regional | — Xi! BPJS Kesehatan di Seluruh Indonesia ‘Sesuai pasal 13 butir a UU No 24/2011 tentang BPUS Kesehatan berkewajiban untuk memberikan nomor Indentitas tunggal kepada Peserta. Memperhatikan penerbitan Kartu peserta BPJS Kesehatan yang masin terkendala dari aspek kecepatan pencetakan maupun ketersediaan blanko kartu, yang berdampak pada terhambatnya pelayanan kepada peserta di faskes BPJS Kesehatan, bersama ini kami sampaikan upaya percepatan pencetakan kartu identitas peserta melalui e-ID sebagai berikut 1. Kantor Pusat menetapkan kebijakan penggunaan identitas peserta dalam bentuk identitas elektronik (e-1D), dengan penjelasan sebagai berikut a. e+1D dapat dicetak oleh dan untuk peserta perorangan (PBPU/BP) maupun PPU b. e-ID dapat dicetak dengan tinta hitam, pada kertas putih polos /HVS. ¢. eID memuat identitas peserta BPJS Kesehatan dan memiliki fungsi sama dengan kartu peserta BPUS Kesehatan. Masa berlaku e-ID tidak dibatasi, berlaku sepanjang peserta tersebut adalah peserta aktif di MF kepesertaan BPJS. Oleh karenanya pemegang e-ID tidak dikenakan kewajiban untuk menggantinya dengan kartu BPJS Kesehatan. d. eID dibawa ketika berobat beserta identitas pendukung lainnya (KTP, KK, dll), guna mencocokkan kesesuaian identitas pendukung pembawa e-ID dengan identitas yang tertera pada e-ID. fe. Penggunaan e-ID tunduk pada ketentuan perundangan yang mengatur identitas kepesertaan BPJS Kesehatan 2. Penerbitan eID oleh dan untuk peserta perorangan (PEPU/BP) di akses melalui Kantor BPS Kesehatan, Teller Perbankan, dan Website BPJS Kesehatan, sejak minggu pertama bulan Mei tahun 2014, denganpenjelasan ‘a. Peserta harus memiliki NIK yang terdaftar di Dukcapil Kementerian Dalam Negeri (e-KTP) dan telah memilih faskes tingkat pertama, b. Pencetakan e-ID dapat dilakukan setelah peserta melakukan pembayaran. - Peserta yang mendaftar dan melakukan pembayaran di bank maka pencetakan dilakukan oleh petugas bank, - Peserta yang mendaftar di kantor BPUS Kesehatan, pencetakannya dilakukan oleh petugas BPJS, khususnya bila diperlukan antisipasi terhadap kekurangan stok blanko kartu BPJS. Kantor Pusat 4, Letjen Suprapto Kav. 20. No. 14, Cempaka Putin PO BOX 1391/JKT, Jakarta Pusat 10510 - Indonesia Telp. «62.21 621 2938 [Hunting] Fax. +82 21 421 2940 sw. bpjs-kesehatan.go.id - Peserta yang mendaftar melalui website dan telah melakukan pembayaran akan mendapatkan notifikasi melalui email yang didaftarkan, yang berisilink pencetakan eID BPJS Kesehatan, Penerbitan e-ID BPJS Kesehatan untuk PPU meliputi hal-hal sebagai berikut a. Alamat link cetak e-ID adalah : : http//bpjs-kesehatan go id:8080/bpjs-admin! b. Pencetakan hanya dapat dilakukan setelah BU melakukan pembayaran iuran. ¢. Setiap Badan Usaha akanmendapatkan lembar persetujuan cetak e-ID dari kepala Cabang BPJS Kesehatan yang berisi : Nama BU, kode BU, jumiah cetak e-ID, user ID, Password dan link alamat pencetakan dari aplikasi Kepesertaan yang akan diberikan kepada PIC / HRD masing-masing BU. d. BU akan mendapatkan user manual pencetakan e-1D. e. PIC/HRD Badan Usaha mengaksesalamat link pencetakan, denganmenggunakan user ID serta Password yang telah diberikan oleh BPUS Kesehatan, f. Pencetakan e-ID dilakukan secara kolektif oleh PIC/HRD Badan Usaha Pencetakan e-ID bagi peserta yang dibiayai olen APBN dan APBD ( PBI, Jamkesda, eks peserta Askes Sosial, TNI/Polri) hanya diperkenankan jika Kantor Cabang dalam kondisi kelangkaan blanko kartu BPJS. Kantor Cabang wajib melakukan sosialisasi kepada peserta, Perbankan dan faskes BPJS Kesehatan guna menyamakan persepsi atas kebijakan ini. Sosialisasi pra pelaksanaan penggunaan e-ID harus mulai dilaksanakan sejak tgl 5 mei 2014 . Penggunaan e-ID dimulai tanggal 11 mei 2014. Kebijakan e-ID tidak boleh dijalankan, sebelum Kantor Cabang melakukan sosialisasi tersebut, baik melalui penyuluhan langsung, media massa . spanduk dan banner di provider, agar pemegang e-ID tidak mengalami penolakan di Faskes disaat berobat. Sosialisasi langsung kepada peserta PPU dilakukan dengan mengundang organisasi Serikat Pekerja dan perwakilan Badan Usaha maupun APINDO setempat. Sosialisasi langsung kepada Provider dilakukan dengan mengundang manajemen Rumah Sakit dan Fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP). Sosialisasi kepada pihak perbankan dengan mengundang pihak bank maupun mengirimkan surat kepada manajemen bank. Demikian disampaikan, atas perhatian dan kerjasamanya diucapkan terima kasin. Tembusan : Direktur Pelayanan Kesehatan BPJS Kesehatan Direktur Teknologi Informasi BPJS Kesehatan Kepala Grup MPKP BPJS Kesehatan Kepala Grup MPKR BPJS Kesehatan Kepala Grup OT! BPJS Kesehatan Kepala Grup SPPTI BPJS Kesehatan Kepala Grup Pemasaran BPJS Kesehatan Kepala Grup Kepesertaan BPJS Kesehatan Kepala Grup Manajemen Perubahan ©ENMMAONS ‘BMlawPS.00 FORM PERSETUIUAN CETAK IDENTITAS ELEKTRONIK (e-ID) PESERTA BADAN USAHA Yang bertanda tangan dibawah ini Kepala Cabang , dengan ini menyatakan bahwa Nama Badan Usaha Kode Badan Usaha User ID Password Jumlah Peserta Jiwa URL Internet. htto://bpis-kesehatan.go.id:8080/bpjs-admit Dengan ini menyatakan bahwa : 1. Memberikan persetujuan kepada badan usaha tersebut diatas untuk mengelola pencetakan identitas elektronik (e-D) para karyawan sebagai peserta BPIS Kesehatan. 2. BPIS Kesehatan tidak bertanggung jawab atas biaya yang timbul atas proses pencetakan e-IO. 3. Badan usaha walib menyimpan data user dan password ini hanya untuk kepentingan mendapatkan pelayanan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di fasilitas kesehatan yang sudah bekerjasama dengan BPJS Kesehatan. Demikian untuk menjadikan perhatian dan dipergunakan sebagai mana mestinya Kota . 2014 Kepala Cabang ‘cat: dbuat rangkap dua, asl dipegang PIC BU, copy disimoan KC BM/aw!PS.00 é