Anda di halaman 1dari 7

DOKUMENTASI ASUHAN KEPERAWATAN GIGI INDIVIDU

Diajukan untuk memenuhi Ujian Akhir Semester Genap mata kuliah Konsep Dasar Asuhan
Keperawatan Gigi Individu
Dosen Pembimbing :DR.Bedjo Santoso, S.Si.T, M.Kes

Disusun oleh :
Nama

: Rizke Amalia Fauziah

Kelas

: IV C

NIM

: P17425213025

POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES SEMARANG


D IV KEPERAWATAN GIGI
2015

A. Latar Belakang
Kesehatan merupakan salah satu unsur dalam pembangunan nasional yang
berguna untuk peningkatan dan pengembangan sumber daya manusia. Dengan
masyarakat yang sehat, akan dapat mewujudkan derajat kesehatan yang optimal,
dimana sehat menurut WHO adalah suatu keadaan jasmani, rohani, dan sosial yang
sempurna tidak hanya bebas dari penyakit, cacat dan kelemahan.
Dalam UU RI No.23 tahun 1992 tentang kesehatan menjelaskan untuk
mewujudkan derajat kesehatan yang optimal bagi masyarakat diselenggarakan upaya
kesehatan dengan pendekatan peningkatan (promotif), pencegahan penyakit
(preventif), penyembuhan penyakit (kuratif) dan pemulihan kesehatan (rehabilitatif)
yang dilaksanakan secara menyeluruh, terpadu dan berkesinambungan.
Pelayanan asuhan kesehatan gigi dan mulut adalah suatu layanan kesehatan
gigi dan mulut yang ditujukan pada suatu kelompok tertentu atau individu daam kurun
waktu yang dilaksanakan secara terencana, terarah dan berkesinambungan untuk
mencapai taraf kesehatan gigi dan mulut yang optimal (Depkes RI 2000).
Pada praktek kali ini dilakukan tentang pengkajian pelayanan asuhan
keperawatan gigi dan mulut pada pasien yang bernama Nur Amida dengan kebutuhan
berupa penambalan, pencabutan dan sebagainya.
B. Pengkajian asuhan keperawatan gigi dan mulut
1. Identitas Pasien.
a.Nama Pasien
b.
Umur
c.Jenis Kelamin
d.
Pekerjaan
e.Agama
f. Alamat

: Dimas Sabda Utama


: 11 tahun
: laki-laki
: Pelajar
: Islam
: Jl.elang sari barat 2,Semarang

2. Keluhan pasien
a.Keluhan Utama
:
Pasien datang dengan keluhan gigi geraham bagian bawah kanan depan
terdapat lubang
b.
Keluhan Tambahan

Tidak ada
3. Riwayat Kesehatan Umum

Pasien pada saat datang ke klinik dalam keadaan sehat.


4. Riwayat Kesehatan Gigi
:
Pasien sudah pernah memeriksakan giginya, belum mengetahui cara menyikat
gigi yang baik dan benar serta belum mengurangi makanan manis dan lengket
5. Kondisi Ekstra Oral
:
Setelah pemeriksaan dilakukan dapat dilihat bahwa muka pasien simetris,
kelenjar limpe sebelah kanan maupun kiri tidak teraba, lunak, tidak sakit.
6. Kondisi Intra Oral
:
a.Pengalaman Karies
:
Elemen Gigi
46
b.

Kondisi Gigi
Lubang gigi terlihat berwarna
cokelat pada daerah kunyah

DMF-T :

D=1

d=0

M =0

e=0

F=0

f=0

DMF-T = 1

def-t = 0

c.Indeks Kebersihan Mulut :


DEBRIS INDEKS
1
1

1
1

1
1

6/6 = 1

CALCULUS INDEX
0 0 0
0 0 0
OHI-S = 1

d. Kelainan Anomali Gigi :Tidak ada kelainan pada anomaly gigi pasien.
7. Kesimpulan Informed consent :
Berdasarkan informed consent yang telah di tandatangani oleh pasien,
pasien menyatakan bahwa setuju untuk dilakukan tindakan asuhan
keperawatan gigi oleh perawat gigi, dan pasien memberikan persetujuan dalam
keadaan penuh kesadaran.

C. Diagnosis Asuhan Keperawatan Gigi dan Mulut


Elemen Data / Gejala
Gigi
46

Terdapat karies terlihat


berwarna hitam pada

Masalah

Penyebab

Karies mencapai dentin


KMD

- Pengetahuan tentang
kesgilut kurang
- Pola makan kariogenik

oklusal

D. Perencanaan Asuhan Keperawatan Gigi dan Mulut


1. Penetapan prioritas
Skor Kebutuhan
Keamanan mencintai
No
1

Diagnosa
46 KMD

Fisiologis
3

&

&

Keselamatan Memiliki
3
2

Harga Aktualisasi
Diri
3

Diri
3

Jumlah Prioritas
14

Keterangan Skor
3: Prioritas Tinggi

2 : Prioritas Sedang

1 : Prioritas Renda

2. Penetapan Tujuan, Kriteria hasil dan perawatan


Diagno

Tindakan

sa

Klinis
Penambalang

Memberikan

igi dengan
bahan GI

46

Intruksi perawatan

Konseling klinis

Tujuan

gigi di rumah
Menyikat gigi

Bentuk

penyuluhan

teratur minimal

gigi

tentang :
1. lubang gigi

2 kali sehari

kembali

dengan cara

seperti

yang benar
Mengatur pola

semula

akibat dan
pencegahannya

Cara

Waktu

evaluasi
Observasi

Perawatan
Kunjungan
ke 1

makan
kariogenik

E. Implementasi Asuhan Keperawatan gigi dan mulut

Kunjungan
ke
Kunjungan

Diagnosa
46 KMD

Penyuluhan Konselin /

Perawatan klinis
Penambalan gigi

dengan bahan GI

Hasil Evaluasi

instruksi
Tidak digunakan untuk

-Gigi kembali

makan kurang lebih 1


-

jam
Memberikan penyuluhan

kebentuk semula
-Pasien mampu
menjelaskan karies

tentang karies gigi,

gigi, akibat dan

akibat, dan

pencegahnnya

pencegahannya

Kunjungan

Perawatan

Jenis

Tahap

Tahap

Tahap Terminasi

ke
Kunjungan

Klinis
Penambala

Intervensi
Independe

Persiapan
-Menggali

Pelaksanaan
Mengkomunikasi

-Memperhatikan

ngigidenga

nt

perasaan

kan kepada

respon klien

,analisis

pasien tindakan

terhadap tindakan

yang akan

keperawatan yang

kekuatan dan

dilakukan .

keterbatasan

-Memberikan

telah diberikan
-Meninjau

professional

kesempatan

pada diri

pasien memberi

sendiri

respon

nbahan GI

kemajuan klien
dari tindakan
keperawatan yang
telah diberikan

-Memahami

-Menerapkan

-Merapikan

rencana

pengetahuan

peralatan dan

keperawatan

intelektual dalam

lingkungan klien

secara baik.

pelaksanaan

dan melakukan

-Memahami

tindakan

terminasi
-Melakukan

keterampilan

pendokumentasian

teknis
keperawatan
-Memahami
efek samping
dan komplikasi
yang mungkin
muncul.

F. Evaluasi Asuhan Keperawatan gigi dan mulut


Kunjung

Kunjungan ke

anke
1

Perawatan Klinis
Penambalan gigi
dengan bahan GI

Struktur
- Tersedianya

Evaluasi
Proses
- Tersedianya

Hasil
-Dilihat

perlengkapan, fasilitas

perlengkapan,fasilitas

dari respon

fisik, ratio perawat-klien,

fisik, ratio perawat-

dan fungsi

dukungan administrasi,

klien, dukungan

klien

pemeliharaan dan

administrasi,

setelah

pengembangan

pemeliharaan dan

dilakukan

kompetensi staf

pengembangan

perawatan

keperawatan pada area

kompetensi staf

klinis

yang diinginkan dalam

keperawatan pada

melakukan

perawatan klinis
penambalan gigi dengan
GI.

A. Kesimpulan
Berdasarkan

area yang diinginkan

penambalan

dalam perawatan

gigi dengan

klinis penambalan

GI

gigi dengan GI.

hasil kegiatan pelayanan asuhan kesehatan gigi dan mulut

individu yang telah dilakukan pada Dimas Sabda Utama dapat disimpulkan
sebagaiberikut:
Data Masalah OHIS-S : 1 DMF-T = 1 def-t = 0
Kegiatan yang dilakukan adalah berupa penambalan bahan GI pada elemen
gigi 46 yang terdapat karies mencapai dentin (KMD). Dalam asuhan keperawatan gigi
dan mulut mengadopsi konsep dental hyigiene, asuhan pendekatan dalam pelayanan
perawatan gigi, terdapat beberapa aspek yaitu pengkajian, diagnosis keperawatan gigi,
perencanaan, implementasi, dan evaluasi, proses keperawatan gigi yang ditujukan
untuk pemberian pelayanan klinis keperawatan gigi menunjukkan bahwa perawat gigi
yang bertanggungjawab untuk mengidentifikasi dan memecahkan masalah dalam
ruang lingkup praktek pelayanan asuhan keperawatan gigi.
B. Saran
Setelah melakukan pelayanan asuhan keperawatan gigi pada klien, hal hal
yang disarankan pada pasien sesuai dengan kasus yang ditemukan yaitu :
1. Menyikat gigi minimal dua kali sehari, sesudah makan pagi dan sebelum tidur
malam
2. Makan - makanan yang banyak mengandung air dan berserat
3. Datang ke klinik gigi secara teratur
4. Mengunyah makanan dengan menggunakan dua sisi rahang
5. Kurangi makanan yang bersifat kariogenik

Anda mungkin juga menyukai