Anda di halaman 1dari 9
FRAKTUR FIBULA SEPERTIGA DISTAL SINISTRA FRATUR TIBIA SEPERTIGA PROKSIMAL SINISTRA LAPORAN JAGA MALAM K E PA
FRAKTUR FIBULA SEPERTIGA DISTAL SINISTRA
FRATUR TIBIA SEPERTIGA PROKSIMAL SINISTRA
LAPORAN JAGA MALAM
K E PA N I T E RA A N
I L M U
B E D A H
FA K U LTA S
K E D O KT E RA N
U N I V E R S I TA S
JA KA RTA
M U H A M M A D I YA H
R U M A H
S A K I T
I S L A M
J A KA RTA
2 0 1 6

IDENTITAS

: Tn. Dede Subana : 45 tahun : Laki-laki : Islam : Pegawai : Cempaka Putih

: 14 Februari 2016 : Instalasi Gawat Darurat

Nama Umur Jenis kelamin Agama Pekerjaan Alamat

Tanggal masuk RS Ruang rawat

ANAMNESIS (Autoanamnesis tanggal 14 Februari 2016) Keluhan utama : Nyeri pada kaki kiri bila digerakkan Riwayat
ANAMNESIS
(Autoanamnesis tanggal 14 Februari 2016)
Keluhan utama : Nyeri pada kaki kiri bila digerakkan
Riwayat penyakit sekarang :
Pasien datang ke UGD RSIJ Cempaka Putih dengan keluhan nyeri pada kaki kiri bila
digerakan sejak pagi hari. Pasien mengaku hal ini berawal setelah pasien terjatuh
saat bermain futsal. Menurut pasien kaki kirinya terasa nyeri bila digerakkan,
berkurang jika di istirahatkan, terdapat bengkak dan kelainan bentuk pada kaki kiri
jika dibandingkan dengan kaki kanan yang normal serta tidak terdapat luka pada
kaki kirinya. Setelah kejadian tersebut keluarga pasien membawa pasien ke klinik
dokter umum, lalu dilakukan pembebatan serta langsung dirujuk ke RSIJ Cempaka
Putih. Keluarga pasien menyangkal pasien diurut oleh tukang urut sebelumnya.
Riwayat penyakit dahulu :
Pasien tidak pernah mengalami hal ini sebelumnya
Alergi obat, diabetes melitus, dan asma disangkal
Riwayat penyakit keluarga
Alergi obat, diabetes melitus, hipertensi dan asma disangkal
PEMERIKSAAN FISIK Keadaan umum : Tampak sakit sedang Kesadaran : Composmentis Vital sign : TD: 140/90
PEMERIKSAAN FISIK
Keadaan umum : Tampak sakit sedang
Kesadaran :
Composmentis
Vital sign :
TD:
140/90 mmHg
HR:
96 x/menit
RR:
28 x/ menit
Suhu :
36,8 °C
Status Gizi
:
BB 92Kg
TB 168 Cm
Kesan Gizi berlebih
Status generalis
Kepala
: Normocephal
Mata : Conjunctiva anemis -/-, sclera tidak ikterik, pupil bulat isokor, refleks pupil +/+ normal
Leher : Trakea ditengah, Pembesaran KGB (-)
Thoraks
Cor : Bunyi jantung normal regular, tidak ada bunyi tambahan
Pulmo : Pergerakan hemitoraks dalam keadaan statis dan dinamis simetris kanan dan kiri,
terdengar bunyi vesikuler, Ronkhi -/-, Wheezing -/-
Abdomen
: Tampak datar simetris, teraba supel , NT/NL -/- ; hepar dan lien tidak teraba besar,
tympani pada seluruh kuadran abdomen, bising usus (+)
Ekstremitas atas :
Akral hangat, edema -/-, sianosis -/-
Ekstremitas bawah
:
Akral hangat, edema -/+, sianosis -/-

STATUS LOKALIS

a/r cruris sinistra

Look :

   

Deformitas (+), terlihat perbedaan panjang kaki kiri dengan kaki kanan yang sehat

Edema (+)

Luka (-)

Feel :

Teraba hangat didaerah yang dikeluhkan daripada daerah sekitarnya Nyeri tekan (+)

Krepitasi (+)

Arteri dorsalis pedis sinistra teraba Sensibilitas baik

CRT baik

Move : Range of movement terbatas

Fleksi

: Nyeri dan terbatas

Ekstensi : Nyeri dan terbatas

Aktif : Terbatas

Pasif : Nyeri dan terbatas

DIAGNOSIS KLINIS

Susp. closed fraktur cruris sinistra

PEMERIKSAAN PENUNJANG Kesan : Closed fraktur fibula sepertiga distal sinistra Closed fraktur tibia sepertiga proksimal sinistra
PEMERIKSAAN PENUNJANG
Kesan :
Closed fraktur fibula
sepertiga distal
sinistra
Closed fraktur tibia
sepertiga proksimal
sinistra
DIAGNOSIS KERJA Closed fraktur fibula sepertiga distal sinistra Closed fraktur tibia sepertiga proksimal sinistra RENCANA PEMERIKSAAN

DIAGNOSIS KERJA

Closed fraktur fibula sepertiga distal sinistra Closed fraktur tibia sepertiga proksimal sinistra

RENCANA PEMERIKSAAN Pemeriksaan darah rutin Persiapan operasi : Roentgen thoraks

PENATALAKSANAAN

kepada pasien yang diderita pasien
kepada
pasien
yang
diderita
pasien

Non Medikamentosa

Pemasangan bidai melewati 2 sendi dan di istirahatkan

Edukasi penyakit operasi.

beserta keluarganya tentang

serta perawatan pasca

Medikamentosa Analgesik : Ketorolac 3 x 10 mg inj.

Operatif Reduksi terbuka dan fiksasi interna : ORIF