Anda di halaman 1dari 3

Aditya Dimas I.

21070113120067
Lean Thinking vs Muda

Muda
Muda berarti pemborosan atau sesuatu yang tak berguna dalam
bahasa jepang. Secara luas, Muda dapat diartikan sebagai seluruh
kegiatan penggunaan sumber daya yang tidak menghasilkan nilai
guna. Akibatnya, sumber daya akan terpakai secara sia sia. Namun
terdapat suatu pendekatan yang dapat mengatasi permasalahan
Muda tadi, yaitu Lean Thinking.
Lean Thinking memiliki tujuan bahwa kita dapat memenuhi
kebutuhan dan keinginan konsumen dengan usaha dan biaya yang
minimal. Lean juga memberikan cara bagaimana mengubah Muda
menjadi sesuatu yang bernilai guna.

Prinsip Lean Thinking


Lean Thinking memiliki 5 prinsip didalamnya, yaitu:
1. Tentukan nilai / value
Hal utama dan pertama dalam Lean Thinking adalah nilai /
value. Perusahaan harus dapat menentukan nilai dari suatu
produk berdasarkan kebutuhan dan keinginan konsumen
yang berbeda beda.
2. Kenali Value Stream
Value stream merupakan keseluruhan aliran / rangkaian
proses yang dibutuhkan untuk menghasilkan suatu produk
melalui 3 tugas utama manajemen yaitu problem solving,
information management, dan physical transformation.
Value stream memiliki 3 tipe kegiatan yang selalu terlihat,
yaitu:
- Menciptakan suatu nilai / value

Aditya Dimas I.
21070113120067
-

Menciptakan

sesuatu

yang

tak

bernilai

dan

tak

terhindarkan (Muda tipe 1)


Menciptakan sesuatu yang tak bernilai namun dapat
dihindari (Muda Tipe 2)

Perusahaan harus bisa mengenali value stream nya dan


melakukannya secara berkelanjutan agar dapat mengetahui
muda yang ada sehingga dapat disingkirkan. Hal tersebut
disebut dengan lean enterprise.
3. Flow
Perusahaan harus dapat memastikan bahwa value stream
yang sudah ditentukan tetap berjalan secara kontinu, dengan
mengutamakan konsep Lean Thinking.
4. Pull
Perusahaan harus dapat memberikan seperti apa produk
yang diinginkan oleh konsumen dan menjanjikan kepada
konsumen

kapan

mereka

akan

mendapatkan

produk

tersebut. Dengan begitu, permintaan konsumen pun akan


terpenuhi, sehingga pola permintaan lebih stabil, dan muda
dapat terkurangi.
5. Perfection
Perusahaan harus mengedepankan transparansi di seluruh
sistemnya agar lebih mudah untuk menemukan cara yang
lebih

baik

transparansi,

dalam
maka

menciptakan
kesempurnaan

suatu

nilai.

dapat

Dengan

diraih

oleh

perusahaan.

Hadiah yang didapatkan


Dengan menerapkan kelima prinsip lean thinking diatas, maka
perusahaan

bisa

mendapatkan

peningkatan

produktivitas,

pengurangan inventori, dan pastinya keuntungan yang maksimal.

Aditya Dimas I.
21070113120067
Selain itu perusahaan juga membangun kebudayaan kerja yang baik
dengan konsep kaizen serta kaikaku.
Penangkal Stagnasi
Lean Thinking dan Lean Enterprise juga dapat menjadi pemicu
perkembangan ekonomi yang terjadi di Eropa, Jepang, dan Amerika
Utara dengan mengubah cara berpikir ekonomi yang sudah usang
dan menggantinya dengan cara berpikir yang baru.