Anda di halaman 1dari 7

Sequis Center Raih Peringkat "Gold" Bangunan

Hijau
Alamat :
Sequis Center Kav 57,Jl. Jend. Sudirman,Kota Jakarta Selatan,
Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12190
Contact :
(021) 2524188
Shares

FarpointSequis

Center

JAKARTA, KOMPAS.com - Sequis Center, gedung perkantoran di kawasan Niaga


Terpadu atau atau central business district (CBD) Sudirman, Jakarta Selatan, yang
sebelumnya bernama S. Widjojo Center, meraih peringkat Gold dalam sertifikasi
GREENSHIP.
Perkantoran yang rampung konstruksinya pada 1980, telah menerapkan
operasionalisasi gedung berbasis hijau dengan tolak ukur GREENSHIP Existing

Building

1.0

dari

Green

Building

Council

Indonesia

(GBCI).

Tercapainya sertifikasi dari lembaga nirlaba yang berfokus pada transformasi


bangunan di Indonesia ini merupakan komitmen FARPOINT sebagai pengelola
Sequis Center dalam mendukung ekosistem lingkungan yang berkelanjutan.
Sejak diterapkannya operasional gedung berbasis hijau dengan tolak ukur
GREENSHIP Existing Building 1.0, Sequis Center berhasil mencapai penghematan
penggunaan listrik hingga 28,12 persen dari baseline, dan penghematan
penggunaan
air
hingga
28,26
persen.
Hal tersebut diraih melalui berbagai upaya penyesuaian dalam memenuhi
persyaratan hingga layak disebut green building. Di antaranya efficiency &
conservation (efisiensi dan penghematan energi) dan water conservation
(penghematan air) dengan mengganti berbagai perangkat utilitas yang lebih efisien
dan ramah lingkungan seperti penggunaan lampu LED dan keran air otomatis.
Upaya lain yang dilakukan antara lain material resources and cycle(siklus dan
sumber
daya
material)
lewat
pengelolaan
sampah,appropriate
site
development (pengembangan
lokasi
gedung), indoor
health
and
comfort (kenyamanan dan kesehatan dalam gedung), danbuilding environment
management (pengelolaan lingkungan gedung), serta upaya edukasi dan sosialisasi
kepada seluruh penghuni gedung untuk mengurangi dampak negatif terhadap
lingkungan dalam aktivitas sehari-hari melalui kampanye beyond green.
Sebagai pengembang properti, visi kami tidak hanya terbatas pada mendirikan dan
mengelola bangunan yang inovatif secara fisik, akan tetapi memberikan pengalaman
yang berkualitas dan menciptakan nilai lebih bagi stakeholders kami. Tidak terkecuali
mendukung terbentuknya ekosistem lingkungan yang berkelanjutan di Sequis
Center, yang kami akusisi dan kelola sejak 2008 lalu sebagai salah satu bangunan
dengan sejarah panjang di Jakarta, ujar Chief Executive Officer FARPOINT Jusup
Halimi, dalam keterangan tertulis kepadaKompas.com, Kamis (22/10/2015).

shutterstockGreen

building butuh investasi lebih tinggi ketimbang pembangunan konvensional.

Chairperson Green Building Council Indonesia Naning Adiwoso menambahkan,


penerapan konsep bangunan hijau, membutuhkan komitmen yang sangat kuat.
Sequis Center merumpakan contoh kepedulian sang pemilik dan pengelola terhadap
masa depan generasi Indonesia yang sehat dan ramah terhadap lingkungan.

"Komitmen ini merupakan contoh bagi bangunan terbangun lain, dan kami percaya
bahwa Sequis Center akan menjadi kebanggaan Indonesia ke depannya," tandas
Naning.
Sequis Center akan terhubung langsung dengan Sequis Tower, bangunan hijau
modern yang sedang memasuki tahap konstruksi yang juga dikembangkan oleh
FARPOINT. Sequis Tower merupakan gedung perkantoran bertaraf internasional
Grade-A yang dirancang sebagai gedung pertama di Indonesia untuk meraih
sertifikasi Leadership in Energy and Environmental Design (LEED) Platinum, sebuah
standar sertifikasi bangunan hijau dari U.S. Green Building Council.

www.shutterstock.comIlustrasi

Sequis Tower dan Sequis Center akan menghadirkan intersite connectivity melalui
konektor hijau yang menghubungkan akses lebih mudah bagi pejalan kaki menuju
satu gedung ke gedung lainnya. Termasuk akses ke sarana transportasi umum
seperti
stasiun
MRT.
Kami ingin terus bisa berkontribusi lewat keahlian kami di industri real estate
Indonesia untuk mendukung terbentuknya lingkungan perkotaan Jakarta yang lebih
berkelanjutan
bagi
masa
depan,
tandas
Jusup.
Sequis Center termasuk gedung pertama di Indonesia yang menerapkan konsep
bangunan hijau melalui penggunaan bahan GRC (Glassfiber Reinforce Cement)
sebagai shading pada fasad bangunan. Keunikan bentuk shading pada fasad
gedung ini juga berfungsi mengurangi interaksi langsung sinar matahari yang
mendukung efisiensi penggunaan pendingin ruangan.

Jika Anda sering melewati kawasan Sudirman, Jakarta, Anda tentu tidak asing
dengan bangunan Sequis Center. Berdiri sejak tahun 1980 dengan bentuk arsitektur
yang mirip 'sarang lebah', gedung yang pada awalnya dinamai S. Widjojo Center ini
ternyata bisa hemat energi hingga 30 persen jika dibandingkan dengan bangunan
lain.
Tentunya hal ini akan menguntungkan para tenant yang menyewa unit pada office
tower ini, karena biaya pengeluarannya pun lebih murah. Sebagai pengelola,
Farpoint mengaku telah melakukan berbagai upaya untuk melakukan penghematan
energi, mulai dari air hingga penggunaan listrik.

"Sequis Center berhasil mencapai penghematan penggunaan listrik hingga 28,12


persen dari baseline dan penghematan penggunaan air hingga 28,26 persen," kata
Jusup Halimi, CEO (Chief Executive Officer) Farpoint kepada Rumahku.com.
Tak hanya penghematan energi, bangunan yang mulai diakuisisi hak pengelolaannya
oleh Farpoint sejak 2008 ini juga mendapat peringkat Gold dalam sertifikasi
Greenship yang diadakan oleh Green Building Council Indonesia (GBCI) pada Juli,
2015
silam.
"Meski bangunan lama, Sequis Center merupakan salah satu dari 14 bangunan
yang mendapat sertifikat dari GBCI," tegas Naning Adiwoso, Ketua GBCI.
Jusup melanjutkan, sebagai pengembang, Farpoint memiliki komitmen untuk tak
hanya mendirikan dan mengelola bangunan, tapi juga memberikan pengalaman
berkualitas dan menciptakan nilai kepada para stakeholders.

Beberapa langkah yang dilakoni Sequis Center untuk terus memperbaiki konsep
bangunan hijaunya adalah penghematan air dengan sensor tangan, pengurangan
pembuangan air di toilet, juga pemisahan sampah organik dan anorganik untuk
diolah kembali.
"Itu merupakan perbaruan yang telah kami lakukan, tapi jauh sebelum itu, arsitek
bangunan ini juga ternyata sudah memikirkan konsep bangunan hijau sejak tahun
'80. Mulai dari disediakannya tempat untuk menampung sampah, serta desain
sarang lebah yang berguna sebagai tudung untuk mengurangi panas matahari yang
masuk
ke
dalam
gedung,"
papar
Jusup.
Kini, Farpoint juga mengaku tengah membangun Sequis Tower tepat di belakang
Sequis Center yang diprediksi akan rampung pada pertengahan 2017, dengan
mengusung konsep bangunan hijau modern bertaraf internasional yang menyasar
segmentasi kelas A.

Anda mungkin juga menyukai