Anda di halaman 1dari 2

`

KEBIJAKAN PELAYANAN PASIEN


RUMAH SAKIT
No. Dokumen
.

No. Revisi

Halaman

Kebijakan Umum :
1. Pelayanan di unit harus selalu berorientasi pada mutu dan keselamatan pasien.
2. Setiap petugas harus bekerja sesuai standar profesi, standar prosedur operasional yang berlaku,
etika profesi, etika umum dan menghormati hak pasien.
3. Peralatan di unit harus selalu dilakukan pemeliharaan secara teratur dan kalibrasi sesuai
ketentuan yang berlaku.
4. Semua petugas unit wajib memiliki izin sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
5. Dalam melaksanakan tugasnya setiap petugas wajib mematuhi ketentuan dalam K3
(Keselamatan dan Kesehatan Kerja).
6. Pelayanan unit dilaksanakan dalam 24 jam kecuali unit-unit tertentu.
7. Penyediaan tenaga harus mengacu pada pola ketenagaan.
8. Untuk melaksanakan koordinasi dan evaluasi wajib dilaksanakan rapat rutin minimal satu bulan
sekali.
9. Semua unit wajib membuat laporan bulanan, triwulan dan tahunan.

Kebijakan Khusus :
1. Setiap pasien baik rawat jalan maupun rawat inap, mendapatkan pelayanan medis,
keperawatan dan penunjang yang sama, tanpa membedakan suku, agama, bahasa,
kemampun ekonomi pasien, waktu pelayanan, alokasi sumber daya kebutuhan pasien.
2. Pelayanan yang seragam tersebut, dituangkan dalam pedoman pelayanan medis , pedoman
pelayanan keperawatan dan pedoman pelayanan penunjang yang seragam, bagi setiap
pasien yang mendapatkan pelayanan rawat jalan maupun rawat inap di RS
3. Setiap pasien rawat inap memiliki Dokter Penanggung Jawab Pasien (DPJP) , Bidan
Penanggung Jawab Pasien pada persalinan normal.

4. DPJP dan Perawat/bidan wajib membuat assasmant awal yang harus dilengkapi dalam 1
kali 24 jam sejak pasien masuk rumah sakit

5. Setiap tenaga kesehatan yang memberi pelayanan ke pasien melakukan assasmant ulang
sesuai kebutuhan pasien

6. Hasil assasmant untuk membuat rencana Asuhan Pasien dan didokumentasikan dalam
RM pasien

7. Permintaan Diagnostik harus menggunakan formulir dan sistem yang sudah disediakan

8. Instruksi dokter dan tenaga kesehatan lain saat visite harus ditulis pada RM pasien yang
sudah disediakan , bila instruksi pertelpon ,ditulis olah penerima telpon pada rekam
medik pasien dan dimintakan tandatangan saat pemberi instruksi datang pertama kali
setelah memberi instruksi.
9. Tenaga kesehatan yang diijinkan menulis instruksi pada RM pasien adalah : dokter,
perawat, dietizen, rehabilitasimedik,farmasi klinik dan radiografer.

10. DPJP wajib memberikan informasi hasil Asuhan dan pengobatan pasien termasuk
kejadian tidak diharapkan kepada pasien/keluarga.

Direktur,