Anda di halaman 1dari 1

Kabupaten Way Kanan Songsong Dana Desa.

Kabupaten Way Kanan sedang mempersiapkan instrumen terkait pencairan dana


desa.
Sebagaimana diketahui bersama, pada tahun 2015 ini pemerintah pusat
menggelontorkan dana desa yang merupakan dana perimbangan dari pusat yang
bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara.
Instrumen-instrumen tersebut yaitu antara lain beberapa regulasi terkait besaran
dana desa dan mekanisme pencairan hingga penatausahaan keuangan kampung.
regulasi tersebut nantinya akan dipakai sebagai landasan dalam pelaksanaan
pengelolaan keuangan kampung agar pemerintah kampung dapat melaksanakan
pengelolaan keuangan kampung sesuai dengan koridor dan aturan yang berlaku.
Pada tahun 2015, Kabupaten Way Kanan mendapatkan anggaran Dana Desa
sebesar Rp. 61.098.757.000,- yang dialokasikan untuk 221 Kampung yang ada di
Kabupaten Way Kanan dengan mekanisme pembagian 90-10, yaitu 90% dihitung
secara proporsional dan 10% dihitung berdasarkan indeks rasio beberapa variabel
antara lain Jumlah Penduduk, Jumlah Penduduk Miskin, Luas Wilayah dan Kesulitan
Geografis.
Berdasarkan mekanisme pembagian dana desa di atas, Kampung di Kabupaten Way
Kanan yang mendapatkan kucuran Dana Desa terbesar yaitu Kampung Negeri Baru
Kecamatan Blambangan Umpu dengan jumlah dana desa sebesar Rp.
312.841.199,-. Sedangkan Kampung yang mendapatkan kucuran Dana Desa terkecil
yaitu Kampung Dewa Agung Kecamatan Bahuga yaitu sebesar Rp. 260.023.999,Sebelum adanya Dana Desa, pembangunan di Kampung mengandalkan Dana yang
bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Kabupaten yang terlaksana
dalam kegiatan Alokasi Dana Kampung atau lebih familiar dengan ADK. Pada tahun
2014, Jumlah alokasi anggaran yang masuk ke kampung melalui kegiatan ADK ini
berkisar 40 sampai 100 juta. Dengan adanya Dana Desa, maka jumlah anggaran
yang masuk ke Kampung bertambah, sehingga dapat mempercepat proses
pembangunan di Kampung.
Sebagai bagian dari program pemerintah guna menyelaraskan pembangunan desa,
diharapkan dengan adanya bantuan keuangan dari pemerintah pusat ini maka
percepatan pembangunan yang ada di Kampung, baik pembangunan infrastruktur,
sumber daya manusia, pemberdayaan aparatur Kampung maupun pembangunan
perekonomian kampung dapat segera terlaksana. Pasalnya, dengan terwujudnya
pembangunan di Kampung, maka tingkat kesejahteraan masyarakat pun akan ikut
meningkat.