Anda di halaman 1dari 16

Semen (cement) adalah hasil industri dari paduan

bahan baku: batu kapur/gamping sebagai bahan


utama dan lempung/tanah liat atau bahan
pengganti lainnya dengan hasil akhir berupa
padatan berbentuk bubuk/bulk, tanpa memandang
proses pembuatannya, yang mengeras atau
membatu pada pencampuran dengan air.
Semen yang terbaik saat ini adalah semen Portland

yang ditemukan tahun 1824 oleh Joseph Aspdin

KLASIFIKASI PROSES
Campuran Batu Kapur
Merupakan dari batuan kapur yang
tersedia yang mempunyai kadar silika dan
besi yang tinggi dimana campuran batu
kapur ini langsung dimanfaatkan untuk
pembuatan semen.
Semen portland ini merupakan semen
hidrolis yang dihasilkan dengan jalan
menghaluskan terak yang mengandung
senyawa-senyawa kalsium silikat dan
biasanya juga mengandung satu atau lebih
senyawa-senyawa calsium sulphat yang
ditambahkan pada penggilingan akhir

DATA KUANTITATIF
Data Kuantitatif
Campuran Batu

Kapur
Basis : 1 ton batu
kapur berkualitas
rendah
Water : 2-3 ton
Reagents : 50-200 gr
Kapasitas pabrik :
300-1000 ton/hari

Semen Portland
Basis
: 1 ton semen
tipe 1
Clay
: 0,1-0,3
ton
Batu kapur
: 1,2-1,3
ton
Gypsum : 0,03-0,05 ton
Air
: 3 ton
Listrik
: 80 KWH
Kapasitas Pabrik
: 2001200 ton/hari

DAN PRODUK
CAMPURAN BATU KAPUR
Batu Kapur
Rumus Molekul
Sifat
Ciri-ciri fisik

: (CaCO3)
: padat, keras
: Putih kotor, keras, dan berongga kecil

SEMEN PORTLAND

Batu Kapur

Rumus Molekul
Sifat
Ciri-ciri fisik

: (CaCO3)
: padat, keras
: Putih kotor, keras, dan berongga kecil

Tanah Liat

Lempung atau tanah liat ialah kata umum untuk partikel

mineral berkerangka dasar silikat yang berdiameter kurang dari


4 mikrometer. Lempung mengandung leburan silika dan/atau
aluminium yang halus. Unsur-unsur ini, silikon, oksigen, dan
aluminum adalah unsur yang paling banyak menyusun kerak
bumi.

Pasir Silika
Pasir silika memiliki rumus SiO2 (silikon dioksida). Pada

umumnya pasir silika terdapat bersama oksida logam


lainnya, semakin murni kadar SiO2 semakin putih warna
pasir silikanya, semakin berkurang kadar SiO2 semakin
berwarna merah atau coklat, disamping itu semakin
mudah menggumpal karena kadar airnya yang tinggi.
Pasir Besi

Secara umum pasir besi terdiri dari mineral opak yang

bercampur dengan butiran-butiran dari mineral non


logam seperti, kuarsa, kalsit, feldspar, ampibol,
piroksen, biotit, dan tourmalin. mineral tersebut terdiri
dari magnetit, titaniferous magnetit, ilmenit, limonit,
dan hematit

Campuran Batu Kapur


Merupakan dari batuan kapur yang tersedia

yang mempunyai kadar silika dan besi yang


tinggi dimana campuran batu kapur ini langsung
dimanfaatkan untuk pembuatan semen.

Udara
Komposisi rata-rata udara (fraksi mol) :
N2 : 0.78084
O2 : 0.20946
Ar : 0.00940
CO2 : 0.00030
Tekanan : 1 atm
Suhu : 30 o C
Humidity : 83%

Reaksi Kimia yang Terjadi


CaCO3

CaO + CO2

H=+

44 Kkal

CaO

Al2O3

C3S, C2S, C3A

SiO2

campuran

DIAGRAM ALIR
Homogenisasi Batu Kapur

KEGUNAAN PRODUK
Kegunaan semen yaitu sebagai berikut.
Membangun rumah
Membangun bangunan, sarana umum,dll
Merekatkan beton

FUNGSI ALAT

Pulvirizer : menghancurkan batu kapur


Tube mill : menghaluskan batu kapur

manjadi lebih kecil


Rotary Filter : mengayak menjadi lebih
halus dengan cara memutar
Kiln
: membakar material agar menjadi
klinker
Cooler : sebagai pendingin setelah dibakar
Clinker storage : tempat penampungan

KESIMPULAN
Kesimpulan yang dapat ditarik dari makalah ini adalah sebagai

berikut.
Semen (cement) adalah hasil industri dari paduan bahan
baku: batu kapur/gamping sebagai bahan utama dan
lempung/tanah liat atau bahan pengganti lainnya dengan
hasil akhir berupa padatan berbentuk bubuk/bulk, tanpa
memandang proses pembuatannya, yang mengeras atau
membatu pada pencampuran dengan air.
Semen portland ini merupakan semen hidrolis yang dihasilkan

dengan jalan menghaluskan terak yang mengandung senyawasenyawa kalsium silikat dan biasanya juga mengandung satu
atau
lebih
senyawa-senyawa
calsium
sulphat
yang
ditambahkan pada penggilingan akhir.

THANK YOU
FOR YOUR KIND ATTENTION
^^