Anda di halaman 1dari 16

PERENCANAAN

TULANGAN GESER
TUJUAN UMUM:
Mahasiswa MAMPU MERENCANAKAN
TULANGAN GESER UNTUK BALOK

KUAT GESER NOMINAL Vn


Komponen struktur yang menerima beban
(kecuali
komponen
struktur
tinggi)
direncanakan menurut ketentuan berikut ini:
Perencanaan penampang akibat geser
didasarkan pada: V V
(13.1)
n

Geser
harus
harus

Vn V cVs

(13.2)

Dimana
Dimana
V
Vuu=
= gaya
gaya geser
geser terfaktor
terfaktor pada
pada penampang
penampang yang
yang
ditinjau
ditinjau
V
pers
Vnn=kuat
=kuat geser
geser nominal
nominal yang
yang dihitung
dihitung dari
dari
pers
(13.2)
(13.2)
V
Vss=kuat
=kuat geser
geser nominal
nominal yang
yang disumbangkan
disumbangkan oleh
oleh tul
tul
geser
geser sesuai
sesuai psl
psl 13.5.6
13.5.6 SNI
SNI
V
oleh
Vcc=kuat
=kuat geser
geser nominal
nominal yang
yang disumbangkan
disumbangkan
oleh
2

KUAT GESER PERLU Vu


Gaya
Gaya geser
geser berfaktor
berfaktor maksimum
maksimum V
Vuu pada
pada tumpuan
tumpuan
dihitung
dihitung menurut
menurut ketentuan
ketentuan (SNI
(SNI Psl
Psl 13.1.3)
13.1.3) berikut
berikut
ini:
ini:

prategang,
Untuk
Untuk komponen
komponen struktur
struktur non
non
prategang,
penampang
penampang yang
yang jaraknya
jaraknya kurang
kurang daripada
daripada d
d
diukur
dari
diukur
dari muka
muka tumuan
tumuan boleh
boleh direncanakan
direncanakan
terhadap
gaya
Vu
terhadap
gaya geser
geser berfaktor
berfaktor
Vu yang
yang
nilainya
nilainya sama
sama dengan
dengan gaya
gaya geser
geser yang
yang dihitung
dihitung
pada
pada penampang
penampang sejarak
sejarak d:
d: dari
dari tumpuan.
tumpuan.
(Gambar
(Gambar 7
7 c,d,e
c,d,e dan
dan ff dari
dari SNI)
SNI)

Untuk
Untuk komponen
komponen struktur
struktur prategang,
prategang, penampang
penampang
yang
daripada
yang jaraknya
jaraknya kurang
kurang
daripada h/2
h/2 diukur
diukur dari
dari
muka
terhadap
muka tumpuan
tumpuan boleh
boleh direncanakan
direncanakan
terhadap
gaya
sama
gaya geser
geser berfaktor
berfaktor V
Vuu yang
yang nilainya
nilainya
sama
dengan
dengan gaya
gaya geser
geser yang
yang dihitung
dihitung pada
pada jarak
jarak h/2
h/2
dari
dari muka
muka tumpuan.
tumpuan.
3

KUAT GESER BETON Vc (SNI 13.3)


Kuat
Kuat geser
geser V
Vcc yang
yang disumbangkan
disumbangkan oleh
oleh beton
beton harus
harus
dihitung
dihitung menurut
menurut persamaan
persamaan berikut
berikut ini
ini
1)Untuk
1)Untuk komponen
komponen struktur
struktur yang
yang hanya
hanya dibebani
dibebani
oleh
oleh Geser
Geser dan
dan Lentur
Lentur saja:
saja:
Vc

fc
bwd
6

(13.3)
(13.3)

2)Untuk
2)Untuk komponen
komponen struktur
struktur yang
yang dibebani
dibebani oleh
oleh gaya
gaya
tekan
tekan aksial
aksial
Nu

V c 1

14Ag

fc
bwd
6

(13.4)
(13.4)

yang
yang mana
mana N
Nuu/A
/Agg harus
harus dinyatakan
dinyatakan dalam
dalam satuan
satuan
MPa
MPa
4

KUAT GESER BETON Vc yg LBH RINCI


Kuat
Kuat geser
geser V
Vcc dapat
dapat juga
juga dihitung
dihitung dengan
dengan persamaan
persamaan
yang
yang lebih
lebih rinci
rinci menurut
menurut SNI
SNI Psl
Psl 13.3.2
13.3.2 berikut
berikut ini:
ini:
1.Untuk
1.Untuk komponen
komponen struktur
struktur yang
yang hanya
hanya dibebani
dibebani
oleh
oleh lentur
lentur dan
dan geser
geser saja
saja

V d b d
Vc fc 120w u w
(13.5)
(13.5)
M
7
u

Vc 0,3 fc bwd

(13.6)
(13.6)

Vud
1
Mu

(13.7)
(13.7)

Dimana
Dimana
Mu=momen
Mu=momen berfaktor
berfaktor yang
yang terjadi
terjadi bersamaan
bersamaan
dengan
dengan V
Vuu pada
pada penampang
penampang yang
yang ditinjau.
ditinjau.
5

KUAT GESER Vc (Gaya normal tekan))


2)Untuk
2)Untuk komponen
komponen struktur
struktur yang
yang dibebani
dibebani gaya
gaya tekan
tekan
aksial
(kombinasi
dengan
geser
dan
lentur)
aksial
(kombinasi
dengan
geser
dan
lentur)
Persamaan
Persamaan (13.5)
(13.5) boleh
boleh dipakai
dipakai untuk
untuk menghitung
menghitung Vc
Vc
dengan
dengan cara:
cara: nilai
nilai nilai
nilai Mu
Mu digantikan
digantikan dengan
dengan M
Mmm,, dan
dan
nilai
nilai (V
(Vuu.d/Mu)
.d/Mu) boleh
boleh lebih
lebih daripada
daripada 1,0:
1,0:
Mm Mu Nu

4h d

Vc 0,3 fc bwd 1

8
0,3Nu
Ag

(13.9)
(13.9)
(13.8)
(13.8)

Yang
Yang mana:
mana:
N
Nuu/A
/Agg harus
harus dinayatakan
dinayatakan dalam
dalam MPa
MPa dan
dan
bila
bila nilai
nilai M
Mmm dari
dari pers
pers (13.8)
(13.8) adalah
adalah
negative
negative maka
maka V
Vcc harus
harus dihitung
dihitung dengan
dengan
persamaan
persamaan (13.9)
(13.9)
6

KUAT GESER Vc (Gaya normal tarik)

3)Untuk komponen struktur yang dibebani


oleh gaya tarik aksial yang besar:

Vc

0,3Nu
1
Ag

fc
6

bwd

(13.10)

Yang mana:
Nu adalah negativ untuk tarik, dan
persamaan (13.10) tidak kurang
daripada 0 (nol); dan
Nu/Ag harus dinyatakan dalam MPa
7

KUAT GESER DARI TUL.


GESER Vs
SNI
pslumum:
13.5
Ketentuan

A. Pada dasarnya tulangan geser dapat


berupa:
a) sengkang yang dipasang tegak lurus
terhadap sumbu aksial komponen
struktur
b) Spiral, sengkang ikat bundar atau
persegi, dan;
c) Jaring kawat baja las dengan kawatkawat
yang dipasang tegak lurus
terhadap sumbu aksial komponen
struktur
8

BENTUK TUL. GESER


B. Untuk komponen struktur non prategang,
tulangan geser dapat berupa:
a)sengkang yang membentuk sudut 45
terhadap sb tulangan longitudinal
b)tulangan longitudinal dengan bagian
yang ditekuk untuk mendapatkan
sudut 30 atau lebih terhadap tulangan
tarik longitudinal
c)kombinasi dari sengkang dan tulangan
longitudinal yang ditekuk
d)spiral
9

KUAT LELEH BAJA fy


C. Kuat leleh rencana tulangan geser tidak
boleh
lebih daripada 400MPa, kecuali
digunakan
kawat baja las, kuat leleh
rencananya tidak boleh lebih
daripada
550MPa
D. Sengkang dan batang atau kawat
tulangan lain
yang digunakan sebagai
tulangan geser harus diteruskan sejauh
d dari serat tekan terluar, dan harus
dijangkarkan pada kedua ujungnya
menurut psl 14.13 SNI agar mampu
mengembangkan kuat leleh rencana.
10

JARAK TULANGAN GESER


E. Batas spasi tulangan geser (SNI 13.5.4):
1) Jarak tulangan geser s yang dipasang tegak
lurus terhadap sumbu aksial komponen
struktur tidak boleh lebih daripada:
d
s
2

3
s h
4

(13.11) untuk komponen


struktur nonprategang
(13.12) untuk komponen
struktur
prategang

s 600mm (13.13)
11

SENGKANG MIRING
3)
3) Untuk
Untuk sengkang
sengkang miring
miring dan
dan tulangan
tulangan longitudinal
longitudinal
yang
dipasang
yang ditekuk
ditekuk miring
miring harus
harus
dipasang dengan
dengan
spasi
spasi sedemikian
sedemikian rupa
rupa sehingga
sehingga setiap
setiap garis
garis
miring
perletakan
miring 45
45 kearah
kearah
perletakan yang
yang ditarik
ditarik dari
dari
tengah
penampang
tengah tinggi
tinggi
penampang d/2
d/2 ke
ke lokasi
lokasi
tulangan
tulangan tarik
tarik longitudinal
longitudinal harus
harus memotong
memotong paling
paling
satu
tulangan
geser
sedikit
satu garis
garistulangan
tulangan geser
gesersebagaimana
3)
Jarak
3) sedikit
Jarak maksimum
maksimum
tulangan
geser
sebagaimana
diatur
diatur diatas
diatas (point
(point 1
1 dan
dan 2)
2) harus
harus dikurangi
dikurangi
setengahnya
setengahnya bila
bila ::
1
V

fc bwd
Bila
s
Bila

3
(13.14)
(13.14)
d
s
maka
maka

3
h
8

(13.15)
(13.15)

(13.16)
(13.16)

s 300mm

(13.17)
(13.17)
12

TUL. GESER MINIMUM


F.
F. Tulangan
Tulangan geser
geser minimum:
minimum:

Bila
Bila pada
pada komponen
komponen strktur
strktur lentur
lentur beton
beton bertulang
bertulang
(dengan
(dengan prategang
prategang atau
atau non-prategang)
non-prategang) bekerja
bekerja
gaya
gaya geser
geser berfaktor
berfaktor Vu
Vu yang
yang lebih
lebih besar
besar daripada
daripada
setengah
setengah kuat
kuat geser
geser yang
yang disumbangkan
disumbangkan oleh
oleh beton
beton
Vc
Vc maka
maka harus
harus selalu
selalu dipasang
dipasang tulangan
tulangan geser
geser
minimum:
minimum:
Vu

1
Vc
2

(13.18)perlu
tulangan
(13.18)perlu
tulangan
geser
geser minimum
minimum

kecuali
kecuali untuk:
untuk:
a)
a) pelat
pelat dan
dan pondasi
pondasi telapak
telapak
b)
b) konstruksi
konstruksi pelat
pelat rusuk
rusuk (SNI
(SNI psl
psl 10.11)
10.11)
c)
c) balok
balok dengan
dengan tinggi
tinggi tidak
tidak lebih
lebih dari
dari 25cm;
25cm; 2,5
2,5
kali
kali tebal
tebal sayap,
sayap, atau
atau 0,5
0,5 kali
kali lebar
lebar badan
badan
13

Tulangan
Tulangan geser
geser minimum
minimum tersebut
tersebut adalah:
adalah:
Av

75 fc bw s
1200 f y

1
3

bw s

fy

(13.19)
(13.19)

14

PERENCAAAN TULANGAN
GESER
Bila
Bila ternyata
ternyata gaya
gaya geser
geser berfaktor
berfaktor Vu
Vu lebih
lebih besar
besar
daripada
daripada kuat
kuat geser
geser Vc
Vc maka
maka harus
harus disediakan
disediakan
tulangan
tulangan geser
geser untk
untk memenuhi
memenuhi persamaan
persamaan (13.1)
(13.1) dan
dan
(13.2),
(13.2), yang
yang mana
mana dalam
dalam hal
hal ini
ini kuat
kuat Geser
Geser Vs
Vs harus
harus
ditentukan
ditentukan dengan
dengan ketentuan
ketentuan berikut
berikut ini:
ini:
1.
1. bila
bila digunakan
digunakan tulangan
tulangan geser
geser yang
yang dipasang
dipasang
tegak
tegak lurus
lurus terhadap
terhadap simbu
simbu aksial
aksial komponen
komponen
struktur
struktur maka:
maka:
Vs
atau
atau

Av f y d
s

V Vc
Av
u
s
fy d

(13.20a)
(13.20a)
(13.20b)
(13.20b)
15

KUAT GESER BAJA Vs


2.
2. Bila
Bila digunakan
digunakan sengkang
sengkang miring
miring maka
maka::
Vs

Av fy sin cos d

(13.21)
(13.21)

s
Bila
Bila tulangan
tulangan geser
geser terdiri
terdiri dari
dari satu
satu batang
batang
tunggal
tunggal atau
atau satu
satu kelompok
kelompok batang-batang
batang-batang
tulangan
tulangan sejajar,
sejajar, yang
yang semuanya
semuanya ditekuk
ditekuk miring
miring
pada
pada jarak
jarak yang
yang sama
sama dari
dari tumpuan
tumpuan maka
maka
Vs Av f y sin

1
4

fc bwd

(13.22)
(13.22)

Kuat
Kuat geser
geser V
Vss tidak
tidak boleh
boleh diambil
diambil lebih
lebih daripada
daripada
nilai
nilai berikut
berikut ini
ini
Vs

2
3

fc bwd

(13.23)
(13.23)
16