Anda di halaman 1dari 11

MEDIA NON FISIK

 
   
MEDIA NON FISIK

Unguided Transmission Media

Sinyal ditransmisikan dengan menggunakan gelombang radio (radio frequency – RF) yang dipancarkan melalui udara (propagasi)

Unguided Transmission Media Sinyal ditransmisikan dengan menggunakan gelombang radio (radio frequency – RF) yang dipancarkan melalui
Unguided Transmission Media Sinyal ditransmisikan dengan menggunakan gelombang radio (radio frequency – RF) yang dipancarkan melalui
 

Pemancar

 

(Tx)

 
Unguided Transmission Media Sinyal ditransmisikan dengan menggunakan gelombang radio (radio frequency – RF) yang dipancarkan melalui

propagasi

Unguided Transmission Media Sinyal ditransmisikan dengan menggunakan gelombang radio (radio frequency – RF) yang dipancarkan melalui
 
 

Penerima

 

(Rx)

Terdapat tiga macam propagasi RF

•Ground wave propagation •Ionospheric propagation •Line of sight propagation

SISTEM KOMUNIKASI TELE - ESTRIAL

Arah propagasi :

SISTEM KOMUNIKASI TELE - ESTRIAL  Arah propagasi :  Gelombang dengan frekuensi rendah  (

Gelombang dengan frekuensi rendah ( VLF, LF, M ) gelombang merambat sejajar dengan tanah, karena pengaruh daya tarik bumi. Ini disebut Ground ware atau Surface ware.

Gelombang dengan frekuensi lebih tinggi (HF) tidak terpengaruh gaya tarik bumi. Tetapi dia akan di pantulkan

Gelombang dengan frekuensi lebih tinggi (HF) tidak terpengaruh gaya tarik bumi. Tetapi dia akan di pantulkan oleh layer pada ionosphere. Ini disebut Sky wave.

Gelombang dengan frekuensi diatas HF tidak akan dipantulkan oleh lapisan pada ionosphere. Ini disebut Space wave.

Space wave layer f layer e lapisan ionosphere layer D (45 – 600 km) sky wave
Space wave
layer f
layer e lapisan ionosphere
layer D (45 – 600 km)
sky wave
Ground wave
tanah (lengkungan bumi)
Lapisan ionasphere terdiri dari 3 layer : F, E, D yang sifatnya tidak stabil. Lap D

Lapisan ionasphere terdiri dari 3 layer : F, E, D yang sifatnya tidak stabil.

Lap D sampai G stabil di siang hari, malam akan menghilang, kestabilan tergantung dari : waktu,iklim, cuaca, tempat, dan mutu dari sistem komunikasi berubah-ubah. Tinggi layer : 40 – 600 km.

Untuk frekuensi > HF supaya bisa merambat sejajar tanah setiap kali diarahkan lagi oleh pre peater.

Karena lengkungan bumi, jarak antara 2 repeater ( 2 hop 1 maksimum lebih kurang 50 km )

50 km 50 km
50 km 50 km

50 km

50 km

50 km 50 km
Ground Wave Propagation  Gelombang radio merambat mengikuti permukaan bumi  Ground wave propagation terjadi pada

Ground Wave Propagation

Gelombang radio merambat mengikuti permukaan bumi Ground wave propagation terjadi pada frekuensi radio yang rendah (sampai 2 MHz) Contoh : Pemancar broadcast AM - MW (Amplitude Modulation – Medium Wave) Jarak jangkauan terbatas

Ground Wave Propagation  Gelombang radio merambat mengikuti permukaan bumi  Ground wave propagation terjadi pada
Ionospheric Propagation  Gelombang radio dibiaskan (refracted) oleh lapisan ionosphere  Terjadi pada frekuensi radio 30

Ionospheric Propagation

Gelombang radio dibiaskan (refracted) oleh lapisan ionosphere Terjadi pada frekuensi radio 30 sampai 85 MHz Karena ketinggian lapisan ionosphere yang dapat berubah-ubah, level penerimaan juga berubah-ubah (fading) Contoh : Pemancar broadcast AM – SW (Amplitude Modulation – Short Wave), Radio Amatir Jarak jangkauan lebih jauh

Line of Sight Propagation  Gelombang radio dipancarkan secara line of sight. Pemancar dan penerima harus

Line of Sight Propagation

Gelombang radio dipancarkan secara line of sight. Pemancar dan penerima harus saling melihat Disebut juga space wave atau tropospheric propagation Jarak jangkauan terbatas oleh lengkung bumi Terjadi pada frekuensi 3 sampai 30 GHz Contoh : Radio gelombang mikro, Satelit

Line of Sight Propagation  Gelombang radio dipancarkan secara line of sight. Pemancar dan penerima harus

Sistem Transmisi Gelombang Mikro

Sifat :

• Line of sight propagation • Frekuensi antara 3 sampai 30 GHz

Sistem Transmisi Gelombang Mikro  Sifat : • Line of sight propagation • Frekuensi antara 3

• Bandwidth lebar dapat mentransmisikan sinyal dengan kapasitas yang besar (mis 1250 kanal suara)

• Makin tinggi frekuensi makin peka terhadap cuaca (hujan, kabut)

Penggunaan :

• Short haul

Menghubungkan dua sistem jaringan (misal hubungan antar LAN) dalam satu

metropolitan area Dapat menggunakan band frekuensi tinggi kapasitas lebih besar, pengaruh cuaca kecil karena jarak pendek

• Long haul

Untuk jaringan backbone nasional (long distance network)

Perlu repeater setiap jarak tertentu (mis 50 km) untuk menjaga kondisi line of sight (Microwave Radio Relay System)