Anda di halaman 1dari 15

STUDI KEPUSTAKAAN,

HIPOTESIS DAN KERANGKA


KONSEPSUAL

DEFINISI
Studi kepustakaan adalah segala
usaha yang dilakukan oleh periset
untuk menghimpun informasi yang
relevan dengan masalah yang akan
atau sedang diteliti

Informasi diperoleh dari buku-buku


ilmiah, laporan riset, tesis, disertasi,
peraturan-peraturan, ketetapanketetapan, ensiklopedia dan sumbersumber tertulis baik tercetak
maupun elektronik

FUNGSI STUDI KEPUSTAKAAN


Menemukan teori-teori yang mendasari
masalah
Memperoleh informasi tentang penelitianpenelitian sejenis yang pernah dilakukan
sebelumnya yang ada kaitan dengan
penelitian
Mencegah duplikasi penelitian orang lain
Memberi alasan untuk hipotesis

CIRI-CIRI STUDI KEPUSTAKAAN


Data pustaka adalah data yang bersifat
siap pakai
Data pustaka tidak dibatasi oleh ruang dan
waktu

STUDI KEPUSTAKAAN DAN


DAFTAR KEPUSTAKAAN
Studi kepustakaan memiliki rujukan/acuan
didalamnya
Rujukan merupakan pengakuan bahwa teori yang
ditulis memiliki sumber dari pustaka lain yang
pernah ada sebelumnya
Setiap pustaka yang dirujuk dalam naskah harus
muncul dalam daftar pustaka
Setiap pustaka yang muncul dalam daftar pustaka
harus pernah dirujuk dalam tubuh tulisan
Daftar pustaka berisi informasi tentang
sumber pustaka yang telah dirujuk dalam
tubuh tulisan

TAHAPAN MELAKUKAN STUDI


KEPUSTAKAAN

Mengidentifikasi kata kunci topik penelitian untuk mencari


materi, referensi dan bahan pustaka yang terkait
Membaca abstrak laporan hasil penelitian yang relevan, bisa
didapat dari sumber perpustakaan, jurnal, buku dan prosiding
Membuat catatan hasil bacaan dengan membuat peta literatur
urutan dan keterkaitan topik penelitian dan referensi bibliografi
secara lengkap
Membuat ringkasan literatur secara lengkap berdasarkan
peta literatur sesuai dengan urutan dan keterkaitan topik dari
setiap variabel penelitian
Membuat kajian pustaka dgn menyusunnya secara sistemtis
berdasarkan teori-teori yang berkaitan dengan topik dan variabel
penelitian
Kemukakan pandangan umum tentang topik penelitian yang
dilakukan berdasarkan literatur yang ada

HIPOTESIS
Hipotesis merupakan jawaban
sementara terhadap rumusan
masalah penelitian, di mana
rumusan masalah penelitian telah
dinyatakan dalam bentuk
pertanyaan.

FUNGSI HIPOTESIS
Untuk merumuskan jawaban sementara
terhadap pertanyaan-pertanyaan yang muncul
sehubungan dengan peristiwa yang terjadi
Untuk menguji kebenaran suatu teori,
pendapat, atau pernyataan
Untuk memberi ide dalam mengembangkan
suatu teori atau pendapat
Untuk memfokuskan pengetahuan dan
pengertian terhadap gejala-gejala yang akan
diteliti.

HIPOTESIS YANG BAIK


Hipotesis harus menduga hubungan diantara beberapa
variabel
Menduga hubungan antara dua variabel atau lebih, yang dianggap
turut mempengaruhi gejala-gejala tertentu dan kemudian

Hipotesis harus dapat diuji


Hipotesis harus dapat di uji untuk dapat menerima atau menolaknya,
hal ini dapat dilakukan dengan mengumpulkan data-data empiris.

Hipotesis harus konsisten dengan keberadaan ilmu


pengetahuan
Hipotesis tidak bertentangan dengan pengetahuan yang telah
ditetapkan sebelumnya.

-Hipotesis Dinyatakan Secara Sederhana


Hipotesis dinyatakan dalam rumusan yang berbentuk kalimat
deklaratif, hipotesis dinyatakan secara singkat dan sempurna

JENIS HIPOTESIS
Hipotesis Nihil atau Null hypothesis
(Ho) adalah hipotesis yang menyatakan
tidak ada hubungannya atau pengaruh
antara variabel dengan variabel lain
Hipotesis alternatif (Ha) adalah
hipotesis yang menyatakan adanya
hubungan atau pengaruh antara variabel
dengan variabel lain

HIPOTESIS ALTERNATIF (Ha)


Hipotesis terarah (Directional Hypotheses)
adalah hipotesis yang dirumuskan secara tegas
yang menyatakan bahwa variabel independen
memang sudah diprediksi berpengaruh terhadap
variabel dependen.
Hipotesis tak terarah (Non Directional
Hypotheses) adalah hipotesis dirumuskan oleh
peneliti tampak belum tegas bahwa variabel
independen berpengaruh terhadap variabel
dependen.

KERANGKA KONSEP
Kerangka konsep adalah kerangka
hubungan antara konsep-konsep
yang ingin diamati atau diukur
melalui penelitian-penelitian yang
akan dilakukan.

KERANGKA KONSEP YANG BAIK


Variabel-variabel penelitian yang akan diteliti
harus jelas.
Kerangka konseptual haruslah menjelaskan
hubungan antara variabel-variabel yang akan
diteliti, dan ada teori yang melandasi.
Kerangka konseptual tersebut lebih selanjutnya
perlu dinyatakan dalam bentuk diagram,
sehingga masalah penelitian yang akan dicari
jawabannya mudah dipahami.

TERIMA KASIH