Anda di halaman 1dari 34

PERHITUNGAN VARIASI WAKTU TINGGAL UNTUK MENENTUKAN

EFISIENSI PENYISIHAN BOD DAN COD AIR LINDI DAN DAN


KESETIMBANGAN MASSA UNTUK KARAKTERISTIK REAKTOR
VARIATION CALCULATION OF RETENTION TIME AND MASS
BALANCE TO DETERMINE EFFICIENCY OF REMOVAL BOD AND
COD LEACHATE IN REACTOR
Rimba Yudha Adipratama
Program Studi Magister Teknik Lingkungan
Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan, Institut Teknologi Bandung
Jalan Ganesha No. 10 Bandung 40132
Email : rimba.yudha@gmail.com
Abstrak : TPA menghasilkan air lindi yang mengandung limbah berbahaya yang dapat mencemari
lingkungan, diperlukan metode untuk mengurangi kandungan-kandungan berbahaya dari air lindi. Metode
yang diterapkan adalah menggunakan biofilter anaerob dan aerob, biofilter ini berfungsi untuk
mengurangi kandungan BOD dan COD pada air lindi. Efesiensi penyisihan kandungan BOD dan COD
dibandingkan dengan memvariasikan waktu tinggal. Hasil perhitungan didapat variasi waktu tinggal pada
biofilter anaerob adalah 15 jam, 20 jam, dan 25 jam, biofileter aerob adalah 7,5 jam, 12,5 jam, dan 17,5
jam sedangkan untuk gabungan biofilter anaerob dan aerob adalah 22,5 jam, 32,5 jam dan 42,5 jam.
Efisiensi tertinggi didapat pada variasi waktu 25 jam pada anaerob, 17,5 jam pada aerob dan 42,5 jam
pada gabungan anaerob dan aerob. Perhitungan kesetimbangan massa didapat semakin kecil jumlah
kandungan BOD and COD pada air lindi mempengaruhi debit yang keluar dari reaktor, hasilnya adalah
kecepatan debit yang semakin tinggi pada keluaran reaktor.
Kata Kunci : Variasi Waktu, BOD, COD, Reaktor, Efisiensi .
Abstract : Landfill produce leachate containing hazardous waste that can pollute the environment, the
necessary methods to reduce the contents of hazardous leachate. The method applied is the use of
anaerobic and aerobic biofilter, biofilter serves to reduce the content of BOD and COD in the leachate.
Efficiency provision for the content of BOD and COD compared by varying the residence time. The
calculation result obtained variation of the residence time in the anaerobic biofilter is 15 hours, 20 hours,
and 25 hours, aerobic biofileter was 7.5 hours, 12.5 hours and 17.5 hours, while for the combined
biofilter and aerobic anaeron is 22.5 hours , 32.5 hours and 42.5 hours. Inefficiency highest variation
obtained at the time 25 hours in anaerobic, aerobic and 17.5 hours to 42.5 hours on a combined
anaerobic and aerobic. Mass balance calculations obtained the smaller the amount of BOD and COD
content of the leachate affects the discharge that comes out of the reactor, the result is that the higher the
flow velocity at the reactor output.
Keywords : Variation Time, BOD, COD, Reactor, Efficiency.

PENDAHULUAN
Saat ini pengelolaan sampah di Indonesia khususnya sampah domestik sebagian besar
menggunakan sistem Tempat Pembuangan Akhir (TPA) open dumping. Pada kondisi pengelolaan
seperti ini, kebanyakan sampah hanya ditumpuk dalam suatu area TPA yang terbuka. Sehingga
pada saat hujan dihasilkan air rembesan sampah yang dikenal dengan lindi. Lindi yaitu cairan
yang terbentuk dari resapan air hujan melalui TPA yang terbuka atau melalui zona timbunan
yang telah selesai ditimbun dengan tanah penutup. Lindi merupakan salah satu masalah yang
paling penting dalam pengelolaan tempat pembuangan sampah. Jika tidak ada tindakan atau
langkah perbaikan dan pengelolaan untuk mencegah masukan terus-menerus dari air limbah,
maka hal ini dapat menimbulkan gangguan penyakit dan dampak lingkungan yang merugikan.
Kualitas, kuantitas dan karakteristik lindi penting diketahui untuk menentukan sistem
pengolahan yang tepat, serta untuk memperkirakan efek-efek polutan dari lindi yang dapat
membahayakan lingkungan. Beberapa polutan utama yang ada dalam air lindi adalah COD dan
BOD.
Lindi mengandung konsentrasi COD dan BOD yang tinggi, oleh karena itu diperlukan
metode pengolahan yang mampu mengurangi kandungan pencemar di lindi, salah satuny aadlah
dengan reactor yang memanfaatkan mikroorganisme. Menurut Henze (1995), metode
pertumbuhan melekat (attached growth) merupakan sistem yang menggunakan reaktor dimana
mikroorganisme yang digunakan dibiakkan pada suatu media sehingga mikroorganisme tersebut
melekat pada media. Salah satu contoh dari biakan melekat adalah biofilter. Biofilter memiliki
kelebihan utama yaitu membentuk biofilm sebagai tempat hidup bakteri dan menahan bakteri
sehingga tidak ikut keluar bersama efluen. Proses pengolahan biologis dengan biofilter dapat
dilakukan dengan kondisi anaerob maupun aerob.
Efisiensi penyisihan kandungan polutan organik pada reaktor biofilter anaerob dan aerob
dapat ditentukan dengan menentukan variasi waktu tinggal. Waktu tinggal adalah lamanya waktu
suatu elemen tinggal dalam suatu kolom atau waktu dimana zat tertentu, tetap berada dalam
kompartemen tertentu. Waktu tinggal dapat diketahui dengan membagi volum reaktor dengan
kecepatan volumetrik cairan yang masuk reaktor. Variasi waktu tinggal menentukan berapa lama
lindi berada dalam reaktor, hasilnya akan didapat pada variasi waktu tinggal berapa yang
memiliki efisiensi penyisihan BOD dan COD tertinggi. Selain itu, diperlukan perhitungan
kesetimbangan massa pada reaktor biofilter untuk mengetahui hubungan jumlah volume yang
masuk dan keluar dari reaktor dengan variasi waktu tinggal untuk mengetahui volume debit dan
konsentrasi polutan yang keluar dari hasil pengolahan reaktor.
METODOLOGI
Maksud dari penelitian ini adalah menentukan variasi waktu tinggal dan kesetimbangan
massa pada reaktor biofilter anaerob, aerob maupun gabungan keduanya. Hasilnya untuk
mendapatkan efisiensi tertinggi penurunan kandungan COD dan BOD pada lindi dengan variasi
waktu yang berbeda.
Bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah lindi. Bahan lain adalah kerikil sebagai
media tempat melekatnya bakteri. Peralatan yang digunakan sebagai penunjang dalam penelitian
ini adalah: miniatur alat biofilter yang terbuat dari kaca, malam, ember, valve, saringan dan
aerator, serta alat dan bahan lain yang digunakan untuk menguji parameter BOD dan COD.
Langkah pertama adalah menentukan variasi waktu tinggal reaktor, perhitunganya adalah
sebagai berikut:
2

A Biofilter Anaerob
BOD masuk biofilter = 360,00 mg/l
Efisiensi = 50% (Teknologi Pengolahan Limbah Cair Industri. Said, 2002)
BOD masuk biofilter = 360 mg/l (0,5 x 360 mg/l)
= 180 mg/l
Diketahui:
Volume reaktor biofilter anaerob (Vanae) = 0,137 m3
Volume media = 57% dari total volume reaktor
Volume media yang diperlukan (Vmed)
57
Vmed = Vanae x 100

= 0,137 m3 x 0,57 = 0,078 m3


Untuk pengolahan air dengan proses biofilter standar beban BOD per volume media 0,4
4,7 kg BOD/m3.hari (Ebie Kunio, 1995 dalam Herlambang, 2002). Ditetapkan beban BOD
yang digunakan = 1,0 kg BOD/m3.hari.
Maka beban BOD dalam air buangan adalah:
Beban BOD = Vmed x 1,0 kg BOD/m3.hari
= 0,078 m3 x 1,0 kg BOD/m3.hari = 0,078 kg/hari
Debit air lindi yang masuk ke dalam reaktor
Beban BOD dalam gr /hari
Q=
BOD masuk biofilter
=

78 gr /hari
360 gr /m3

= 0,2192 m3/hari = 152,2 ml/menit

Waktu tinggal dalam reaktor =

Volume
Q

(0,137 m3 x 24 jam /hari)


0,2192m 3 /hari

B Biofilter Aerob
BOD masuk = 180 mg/l
Efisiensi = 60% (Teknologi Pengolahan Limbah Cair Industri. Said, 2002)
BOD keluar = 180 mg/l (0,60 x 180 mg/l)
= 72 mg/l
Beban BOD dalam air buangan = Debit (Q) dari anaerob x BOD masuk
= 0,2192 m3/hari x 180 g/m3
= 39,456 g/hari
= 0,0395 kg/hari
Jumlah BOD yang dihilangkan = 0,6 x 0,0395 kg/hari = 0,0237 kg/hari
(0,0395 kg / hari)
Volume media yang diperlukan = (1,0 kg/ m 3 hari) = 0,039 m3
Volume media = 57% dari total volume reaktor
3

= 15 jam

Volume reaktor aerob yang diperlukan = 100/57 x 0,039 m3 = 0,068 m3


Volume
(0,068 m3 x 24 jam /hari)
Waktu tinggal dalam reaktor =
=
Q
0,2192m 3 /hari

= 7,5 jam

Variasi waktu tinggal penelitian :


Waktu tinggal untuk anaerob : 15 jam, 20 jam, 25 jam
Waktu tinggal untuk aerob : 7,5 jam, 12,5 jam, 17,5 jam
Dengan volume reaktor anaerob 137 liter dapat dihitung variasi debit. Sehingga didapat
variasi debit untuk masing-masing waktu tinggal sebagai berikut :
V
137 L
L
=
=9,13
=152,2 ml/menit
td15 = Td 15 jam
jam

td20 =

V
137 L
L
=
=6,85
=114,2 ml /menit
Td 20 jam
jam

td25 =

V
137 L
L
=
=5,48
=91,3 ml /menit
Td 25 jam
jam

Gambar 1. Skema Aliran Reaktor Biofilter


Penjelasan skema biofilter:
1 Sampel berupa air lindi dimasukkan ke dalam bak influen (ember bagian atas) yang
sebelumnya telah disaring terlebih dahulu.
2 Dari bak influen, air lindi dialirkan secara gravitasi ke dalam bak pertama yaitu bak anaerob.
Pada pengaliran ini, debit influen diatur menggunakan selang (seperti selang infus) sebesar
91,3 ml/menit atau sesuai dengan waktu tinggal yang akan digunakan.
3 Pada bak anaerob, senyawa organik pada air lindi yang masuk akan diuraikan oleh
mikroorganisme pada biofilm yang melekat pada media biofilter dengan waktu tinggal yang
sudah ditentukan dan kemudian mengalir ke bawah dan masuk ke dalam bak aerasi.
4 Bak aerasi berguna untuk melarutkan oksigen ke dalam air untuk meningkatkan kadar oksigen
terlarut dalam air dan melepaskan kandungan gas-gas yang terlarut dalam air, serta membantu
pengadukan air.

5
6

Setelah mengalami proses aerasi, air lindi mengalir secara gravitasi menuju bak aerob. Pada
bak aerob ini juga terjadi penguraian oleh mikroorganisme secara aerob menggunakan
oksigen dengan pengaturan waktu tinggal yang ditentukan.
Setelah dari bak aerob, air lindi akan keluar melalui saluran outlet dan ditampung dalam bak
efluen. Kemudian beberapa ml air lindi diukur konsentrasi BOD dan COD.

HASIL DAN PEMBAHASAN


Perhitungan Variasi Waktu Tinggal dan Karakteristik Air Lindi
Hasil perhitungan variasi waktu tinggal dibagi dua yaitu pada reaktor anaerob dan reaktor
aerob. Didapat hasilnya adalah 15 jam, 20 jam, dan 25 jam sedangkan pada reaktor aerob adalah
7,5 jam 12,5 jam, dan 17,5 jam. Selanjutnya pada proses penelitian total variasi waktu tinggal
gabungan antara anaerob dan aerob adalah 22,5 jam, 32,5 jam dan 42,5 jam hasil ini didapat dari
akumulasi waktu variasi waktu tinggal dari anaerob sampai aerob.
Efisiensi Penyisihan BOD
Variasi waktu tinggal digunakan untuk mengetahui adanya pengaruh waktu tinggal pada
penyisihan BOD kemudian dianalisis berdasarkan proses pengolahan yang digunakan, yaitu
pengolahan secara anaerob, aerob dan anaerob-aerob. Pengaruh variasi waktu tinggal terhadap
efisiensi penyisihan BOD pada reaktor anaerob dan aerob seperti gambar-gambar berikut:

Anaerob

Efisseimse (%)

50
40
30
20
10
0

Waktu Tinggal (jam)

Gambar 2. Efisiensi Reaktor Anaerob dan Aerob.


Pada proses anaerob variasi waktu pertama yaitu pada 15 jam dengan debit 152,2
ml/menit, didapat rata-rata efisiensi penyisihan BOD adalah 31,72%. Selanjutnya pada variasi
waktu tinggal kedua dengan waktu tinggal 20 jam dengan debit 114,2 ml/menit didapat efisiensi
rata-ratanya adalah 37,14%. Pada variasi waktu debit ketiga yaitu pada 25 jam dengan debit 91,3
ml/menit didapat nilai rata-rata efisiensi penyisihannya adalah 43,13%. Pada proses anaerob ratarata efisiesinya adalah 37,33% dengan persentasi terbesar adalah pada variasi waktu 25 jam.

Aerob

Efisiensi (%)

50
40
30
20
10
0

Waktu Tinggal (jam)

Gambar 3. Efisiensi Reaktor Aerob.


Selanjutnya pada proses aerob, pada variasi waktu pertama yaitu 7,5 jam didapat rata-rata
efisiensinya adalah 27,92%. Selanjutnya pada variasi waktu tinggal kedua dengan waktu tinggal
12,5 jam didapat efisiensi rata-ratanya adalah 32,33%. Pada variasi waktu debit ketiga yaitu pada
17,5 jam didapat nilai rata-rata efisiensi penyisihannya adalah 35,37%. Pada proses anaerob ratarata efisienya adalah 31,87% dengan persentasi terbesar adalah pada variasi waktu 17,5 jam.

Gabungan Anaerob dan Aerob


80
60

Gabungan

Efisseimse (%) 40
20

Aerob
Anaerob

0
22,5 jam

Waktu Tinggal (jam)

Gambar 4. Efisiensi Reaktor Gabungan Anaerob dan Aerob.


Efisiensi gabungan reaktor anaerob dan aerob dihitung dari jumlah konsentrasi pertama
saat BOD masuk ke reaktor anaerob selanjutnya menuju ke reaktor aerob dan hasil keluaran dari
reaktor aerob. Persentase efisiensi berdasarkan jumlah BOD saat masuk biofilter anaerob
dibandingkan dengan jumlah BOD saat keluar dari reaktor aerob. Variasi selang waktu pertama
adalah 22,5 jam berasal dari 12,5 jam di anaerob dan 7,5 jam di aerob, didapat hasil rata-rata
efisiensinya adalah 50,78%. Selanjutnya pada variasi waktu tinggal kedua yaitu 32,5 jam berasal
dari 20 jam di anaerob dan 12,5 jam di aerob, didapat hasil rata-rata efisiensinya adalah 57,48%.
Terakhir pada variasi ketiga selama 42,5 jam berasal dari 25 jam di anaerob dan 17,5 jam di
aerob, didapat hasil rata-rata efisiensinya adalah 63,26%. Nilai rata-rata pada ketiga variasi
waktu tinggal di gabungan anaerob dan aerob adalah 57,17%.
Penyisihan tertinggi pada reaktor terjadinya pada waktu tinggal 25 jam anaerob, 17,5 jam
aerob dan 42,5 jam gabungan anaerob dan aerob. Hal ini menunjukan bahwa semakin lama
6

waktu tinggal baik pada anaerob maupun aerob atau semakin lama waktu kontak air limbah
dengan media maka efisiensi penyisihan akan semakin besar. Secara keseluruhan, efisiensi
penyisihan BOD menunjukkan angka optimum pada reaktor kombinasi anaerob-aerob dengan
waktu tinggal 42,5 jam dibandingkan masing-masing anaerob atau aerob saja. Oleh karena itu,
semakin lama waktu tinggal pada reaktor anaerob aerob dan gabungan keduanya, maka
penyisishan BOD akan semakin besar dan efektif.
Efisiensi Penyisihan COD
Perhitungan waktu tinggal untuk mengetahui efisiensi penyisihan COD sama prosesnya
dengan penyisihan BOD yang membedakan adalah jumlah konsentrasi COD yang lebih besar
dibandingkan BOD saat masuk ke dalam biofilter. Gambar keempat berikut menunjukan
efisiensi penyisihan COD pada reaktor anaerob.

Anaerob
20
15
10

Efisiensi (%)

5
0

Waktu Tinggal (jam)

Gambar 5. Efisiensi Reaktor Anaerob.


Pada proses anaerob variasi waktu pertama yaitu pada 15 jam dengan debit 152,2
ml/menit, didapat rata-rata efisiensi penyisihan COD adalah 8,48%. Selanjutnya pada variasi
waktu tinggal kedua dengan waktu tinggal 20 jam dengan debit 114,2 ml/menit didapat efisiensi
rata-ratanya adalah 12,92%. Pada variasi waktu debit ketiga yaitu pada 25 jam dengan debit 91,3
ml/menit didapat nilai rata-rata efisiensi penyisihannya adalah 14,34%. Pada proses anaerob ratarata efisienya adalah 11,92% dengan persentasi terbesar adalah pada variasi waktu 25 jam.

Aerob
15
10
5

Efisiensi (%)

Waktu Tinggal (jam)

Gambar 6. Efisiensi Reaktor Aerob.


Selanjutnya pada proses aerob, variasi waktu pertama yaitu 7,5 jam didapat rata-rata
efisiensinya adalah 7,8%. Selanjutnya pada variasi waktu tinggal kedua dengan waktu tinggal
12,5 jam didapat efisiensi rata-ratanya adalah 13,07%. Pada variasi ketiga yaitu pada 17,5 jam
didapat nilai rata-rata efisiensi penyisihannya adalah 11,91%. Pada proses anaerob rata-rata
efisiensiya adalah 10,93% dengan persentasi terbesar adalah pada variasi waktu 17,5 jam.

Gabungan Anaerob dan Aerob

Efisiensi (%)

40
30
20
10
0

Gabungan
Aerob
Anaerob

Waktu Tinggal (jam)

Gambar 7. Efisiensi Reaktor Gabungan Anaerob dan Aerob.


Efisiensi gabungan reaktor anaerob dan aerob dihitung dari jumlah konsentrasi pertama
saat COD masuk ke reaktor anaerob selanjutnya menuju ke reaktor aerob dan hasil keluaran dari
reaktor aerob, persentase efisiensi berdasarkan jumlah COD saat masuk reaktor anaerob
dibandingkan dengan jumlah COD saat keluar dari reaktor aerob. Variasi selang waktu pertama
adalah 22,5 jam berasal dari 12,5 jam di anaerob dan 7,5 jam di aerob, didapat hasil rata-rata
efisiensinya adalah 15,63%. Selanjutnya pada variasi waktu tinggal kedua yaitu 32,5 jam berasal
dari 20 jam di anaerob dan 12,5 jam di aerob, didapat hasil rata-rata efisiensinya adalah 24,31%.
Terakhir pada variasi ketiga selama 42,5 jam berasal dari 25 jam di anaerob dan 17,5 jam di
aerob, didapat hasil rata-rata efisiensinya adalah 24,53%. Nilai rata-rata pada ketiga variasi
waktu tinggal di gabungan anaerob dan aerob adalah 21,49%.
8

Berbeda dengan penyisihan di BOD yang paling tinggi penyisihanya adalah waktu
tinggal paling lama, pada COD tidak semua waktu tinggal yang lama memiliki nilai efisiensi
optimum. Pada reaktor anaerob efisien tertinggi pada waktu tinggal 25 jam sedangkan pada
aerob waktu tinggal nilai efisiensi waktu tinggal 12,5 jam didapati memiliki efisiensi yang lebih
besar dari 17,5 jam yaitu sebesar 14,08%. Hal ini mungkin saja terjadi karena adanya faktor
lingkungan yang mempengaruhi seperti kandungan oksigen terlarut yang ada dalam reaktor
cukup untuk membantu bakteri menguraikan senyawa polutan dalam reaktor. Selanjutnya jika
dihitung dari gabungan anaerob dan aerob penyisihan tertinggi terjadi pada waktu tinggal terlama
yaitu 42,5 jam. Pada penyisishan COD di reaktor selisih selang waktu tinggal antara 32,5 jam
dengan 42,5 jam memiliki nilai perbandingan yang tipis untuk segi efisiensiya, rata-rata
perbandinganya adalah 24,31% dengan 24,54%. Pada COD nilai efisiensi penyisihan di reaktor
tidak sebesar pada BOD hal ini diakibatkan karena konsentrasi COD yang lebih besar, sehingga
dibutuhkan variasi waktu tinggal yang lebih lama saat proses penyisihan di reaktor. Efisiensi
penurunan COD dan BOD pada reactor dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu komposisi air
limbah, jumlah oksigen terlarut, jumlah substrat pada lindi, media melekatnya bakteri dan rasio
COD dan BOD.
Mass Balance BOD Reaktor Anaerob dan Aerob
Mass balance di BOD di biofilter anaerob dan aerob dihitung untuk mengetahui pengaruh
debit, jumlah konsentrasi dan tipe reaktor terhadap hasil penyisihan BOD, berikut ini adalah
contoh perhitungan pada reaktor anaerob dan aerob variasi waktu tinggal 15 jam.
No
Cin (mg/l)
Qin (ml/menit)
Cout (mg/l)
Qout (ml/menit)
228
Data 1
360
152.2
240
Data 2

360

152.2

230

238.23

Data 3

260

152.2

180

219.84

Data 3

300

152.2

220

207.55

Tabel 1. Mass Balance Anaerob Waktu Tinggal 15 jam


No
Data 1

Cin (mg/l)
240

Qin (ml/menit)
228

Data 2

230

238.23

Data 3

420

219.84

Data 3

400

207.55

Cout (mg/l)
180.00
170.00
120.00

160.00
Tabel 2. Mass Balance Aerob Waktu Tinggal 15 jam

Qout (ml/menit)
304
322.31

329.76
285.38

Pada kondisi anaerob dengan jumlah debit yang sama dan variasi konsentrasi yang
berbeda dihasilkan nilai debit keluaran atau Qout yang berbeda-beda termasuk data dari reaktor
anaerob yang memiliki jumlah awal Cin yang sama. Selanjutnya pada kondisi aerob menunjukan
bahwa hasil keluaran BOD atau Cout memiliki hasil keluaran yang berbeda-beda. Perbedaan
hasil yang berbeda-beda menunjukan performa penyisihan pada kedua reaktor dan penyisihan
parameter dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu suhu, pH, konsentrasi air limbah dan jumlah
9

oksigen terlalut pada proses aerob. Hasil dari tabel menunjukan, semakin tinggi kecepatan debit
pada reaktor menyebabkan waktu tinggal air limbah dalam reaktor semakin lama. Sehingga
waktu kontak antara bakteri anaerob dan aerob dengan air limbah menjadi semakin lama yang
menyebabkan hasil pengolahan lebih baik.
Mass Balance COD Reaktor Anaerob dan Aerob
Mass balance di COD di biofilter anaerob dan aerob dihitung untuk mengetahui pengaruh
debit, jumlah kosentrasi dan tipe reaktor terhadap hasil penyisihan COD, berikut ini adalah
contoh perhitungan pada reaktor anaerob dan aerob variasi waktu tinggal 15 jam.
No
Data 1

Cin (mg/l)

Data 2

2944

152.2

2677.33

167.36

Data 3

2944

152.2

2704

165.7

Data 3

3077.33

152.2

2784

168.24

2970.67

Qin (ml/menit)
152.2

Cout (mg/l)
2757.33

Qout (ml/menit)
163,98

Tabel 3. Mass Balance Anaerob Waktu Tinggal 15 jam.


No
Data 1

Cin (mg/l)
2757.33

Qin (ml/menit)
163,98

Cout (mg/l)
2517.33

Qout (ml/menit)
179,61

Data 2

2677.33

167.36

2464

181,85

Data 3

2704

165.7

2517.33

177,99

Data 3

2784

168.24

2570.67

164,75

Tabel 4. Mass Balance Aerob Waktu Tinggal 15 jam.


Pada penyisihan COD, hasil dari perhitungan Qout pada reaktor anaerob memiliki nilai
yang tidak berbeda jauh dari keempat data dengan debit masukan yang sama, sedangkan hasil
dari Qout pada reaktor aerob berbeda. Hasilnya adalah debit keluaran dari reaktor tersebut
memiliki selisih yang cukup berbeda. Hal ini karena terjadi perbedaan proses dari kedua reaktor
yang mengakibatkan perbedaan debit keluaran terutama di reaktor aerob.
KESIMPULAN
Hasil perhitungan didapatkan variasi waktu tinggal, 15 jam, 20 jam, dan 25 jam untuk
reaktor anaerob, sedangkan untuk aerob adalah 7,5 jam, 12,5 jam dan 17,5 jam. Kombinasi
variasi waktu tinggal untuk kedua reaktor adalah 22,5 jam, 32,5 jam dan 42,5 jam. Efisiensi
penyisihan BOD tertinggi pada reaktor anaerob adalah pada waktu 25 jam yaitu 43,13%, untuk
aerob 17,5 jam yaitu 35,37% dan variasi keduanya pada 42,5 jam yaitu 63,26%. Semakin lama
waktu tinggal mempengaruhi besarnya penyisihan BOD, seperti pada gabungan kedua reaktor
penyisihan melebihi 50%. Pada penyisihan COD penyisihan tertinggi reaktor anaerob adalah
pada waktu tinggal 25 jam yaitu 14,35%, tetapi pada aerob pada selang waktu 12,5 jam yaitu
14,08%, dan variasi keduanya pada 42,5 jam yaitu 24,53%. Terjadi perbedaan efisiensi waktu
tinggal pada proses aerob COD, dimana waktu tinggal tertinggi tidak menjamin penyisihan yang
10

paling besar seperti pada proses aerob penyisihan tertinggi terjadi pada waktu 12,5 jam bukan
pada 17,5 jam, tetapi secara keseluruhan gabungan kedua reaktor untuk penyisihan COD yang
paling efektif tetap yang memiliki waktu tinggal terlama yaitu pada 42,5 jam. Penyisihan COD
lebih rendah dari BOD karena saat dimasukkan ke dalam reaktor volume konsentrasi COD lebih
besar dibandingkan BOD. Pada kesetimbangan massa, semakin tinggi kecepatan debit pada
reaktor menyebabkan waktu tinggal air limbah dalam reaktor semakin lama. Sehingga waktu
kontak antara bakteri anaerob dan aerob dengan air limbah menjadi semakin lama yang
menyebabkan hasil pengolahan lebih baik.
Daftar Pustaka
Boyd, C.E. 1988. Water Quality in Warm Water Fish Pond. Forth Printing. Alabama, USA :
Agricultural Experiment Station, Auburn University.
Damanhuri, E. 1995. Teknik Pembuangan Akhir Sampah. Jurnal Teknik Lingkungan ITB.
Bandung.
Farquhar,G.J. 1989. Leachate: Production and Characteristics. Can. J. Civ. Eng.16, 317325.
Paramitha, B.N. 2012: Studi Pengaruh Waktu Tinggal Terhadap Penyisishan Parameter
BOD,COD dan TSS Menggunkan Biofilter Anaerob dan Aerob: Skripsi, Universitas
Diponogoro.
Pitriani, dkk. 2012. Efektivitas Penambahan EM4, Pada Biofilter Anaerob-Aerob dalam
Pengolahan Air Limbah RS. Unhas. Universitas Tadulako.
Riansyah, E. 2012. Pemanfaatn Air Lindi Sebagai Pupuk Cair: Skripsi, Universitas Veteran.
Said, Nusa Idaman. 2005. Aplikasi Bio-ball untuk Media Biofilter Studi Kasus Pengolahan Air
Limbah Pencucian Jeans. Kelompok Teknologi Pengelolaan Air Bersih dan Limbah Cair,
Pusat Pengkajian dan Penerapan Teknologi Lingkungan, BPPT.
Salem, Z., K. Hamouri, R. Djemaa, K. Allia. 2008. Evaluation of Landfill Leachate Pollution
and Treatment. Jurnal Desalination 220: 108-114.
Sugito. 2012. Aplikasi Pengolahan Air Limbah Biofilter untuk Menurunkan Kandungan
Pencemar BOD, COD, dan TSS di Rumah Sakit Bunda Surabaya. Jurnal Teknik
Lingkungan Universitas PGRI Adi Buana Surabaya.

Lampiran Technical Notes


A Perhitungan Efesiensi BOD dan COD
BOD = BOD AWAL BOD AKHIR x 100%
BOD AWAL
COD = COD AWAL COD AKHIR x 100%
COD AWAL
1 Contoh efesiensi BOD pada waktu tinggal 15 jam pada reactor anaerob
Dik
: BOD awal = 360 mg/l
BOD akhir = 240 mg/l
Dit
: Efesiensi
Jawab : 360 mg/l 240 mg/l x 100 %
360 mg/l
= 33.33%
11

Contoh efesiensi COD pada waktu tinggal 15 jam pada reactor anaerob
Dik
: COD awal = 2970.67 mg/l
COD akhir = 2757.33 mg/l
Dit
: Efesiensi
Jawab : 2970.67 mg/l 2757.33 mg/l X 100 %
2970.67 mg/l
= 7.18%

B Perhitungan Waktu Tinggal


1 Perhitungan Waktu Tinggal Biofilter Anaerob
V
Q= Q
Dik

: Q = 0.2192 m3/hari
V = (0.137 m3 x 24 jam/hari)

Dit

:Q

Jawab : Q =

0.137 m3 x 24 jam/ hari


0.2192 m3 /hari

= 15 jam

Perhitungan Waktu Tinggal Biofilter Aerob


V
Q= Q
Dik

: Q = 0.2192 m3/hari
V = (0.068 m3 x 24 jam/hari)

Dit

:Q

Jawab : Q =

0.068 m3 x 24 jam/hari
0.2192 m3/hari

= 7.5 jam

C Variasi Waktu Debit


1 Variasi Waktu Debit Biofilter
V
137 L
Td15 = TD = 15 jam = 152.2 ml/menit
Td20 =

V
TD

137 L
20 jam

= 114.2 ml/menit

Td25 =

V
TD

137 L
25 jam

= 91.3 ml/menit

12

13

D Perhitungan Mass Balance


1

Perhitungan Mass Balance BOD Reaktor Anaerob, Tipe Reaktor CMFR

No

Hari
ke-

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12

1
2
3
4
1
2
3
4
1
2
3
4

td (jam)

15-7.522.5

20-12.532.5

25-17.542.5

BOD (mg/l)
In
Out
Anerob
Anaerob
360.00
240.00
360.00
230.00
260.00
180.00
300.00
220.00
560.00
340.00
560.00
360.00
640.00
410.00
640.00
400.00
440.00
260.00
640.00
360.00
420.00
240.00
400.00
220.00

Efesiensi
(%)
33.33
36.11
30.77
26.67
39.39
35.71
35.95
37.50
40.91
43.75
42.86
45.00

BOD (mg/l)
Out
Out
Anaerob Aerob
240.00
180.00
230.00
170.00
180.00
120.00
220.00
160.00
340.00
240.00
360.00
240.00
410.00
260.00
400.00
280.00
260.00
160.00
360.00
240.00
240.00
160.00
220.00
140.00

dm
=MinMout + Mrxn ,
dt
Steady state=Mrxn=0
dm
=0
dt
0 = Min Mout
= Qin.Cin Qout.Cout

14

Efesiensi
(%)
25.00
26.08
33.33
27.27
29.41
33.33
36.59
30.00
38.46
33.33
33.33
36.36

BOD (mg/l)
In
Out
Anaerob
Aerob
360.00
180.00
360.00
170.00
260.00
120.00
300.00
160.00
560.00
240.00
560.00
240.00
640.00
260.00
640.00
280.00
440.00
160.00
640.00
240.00
420.00
160.00
400.00
140.00

Efesisensi
(%)
50.00
52.78
53.85
46.47
57.14
57.14
59.37
56.25
63.64
62.50
61.90
65.00

Qout =

Qin . Cin
Cout

15

Nilai Debit Air Lindi yang Masuk ke Biofilter Anaerob


Nilai
No
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
a
1

Hari
ke1
2
3
4
1
2
3
4
1
2
3
4

td (jam)

Qin Anaerob
(ml/menit)

15-7.5-22.5

152.2

20-12.5-32.5

114.2

25-17.5-42.5

91.3

Mass Balance BOD Biofilter Anaerob


Pada Waktu Tinggal 15 jam

Data 1: Qin = 152.2 ml/menit; Cin = 360 mg/l; Cout = 240 mg/l
Qout =
No

Qin . Cin 152.2ml /menit x 360 mg/l


=
=228 mg/l
Cout
240 mg /l

Data 1

Cin (mg/l)
360

Qin (ml/menit)
152.2

Cout (mg/l)
240

Qout (ml/menit)
228

Data 2

360

152.2

230

238.23

Data 3

260

152.2

180

219.84

Data 3

300

152.2

220

207.55

Pada Waktu Tinggal 20 jam

Data 1: Qin = 114.2 ml/menit; Cin = 560 mg/l; Cout = 340 mg/l
Qout =
No

Qin . Cin 114.2 ml/ menit x 560 mg/l


=
=188.09 mg/ l
Cout
340 mg/l

Data 1

Cin (mg/l)
560

Data 2

560

Qin (ml/menit)
114.2
114.2

16

Cout (mg/l)
340
360

Qout (ml/menit)
188.09
177.65

Data 3

640

114.2

410

178.26

Data 3

640

114.2

400

182.72

Pada Waktu Tinggal 25 jam

Data 1: Qin = 91.3 ml/menit; Cin 440 mg/l; Cout = 260 mg/l
Qin . Cin 91.3 ml/menit x 440 mg/l
=
=154.5 mg/l
Cout
260 mg/l

Qout =
No
Data 1

Cin (mg/l)
440

Qin (ml/menit)
228

Cout (mg/l)
260

Qout (ml/menit)
154.5

Data 2

640

238.23

360

162.31

Data 3

420

219.84

240

158.78

Data 3

400

207.55

220

166

b Mass Balance BOD Biofilter Aerob


1 Pada Waktu Tinggal 7.5 jam atau 22.5 jam (15 jam anaerob + 7.5 jam aerob )Secara
Keseluruhan
Data 1: Qin = 228 ml/menit; Cin = 240 mg/l; Cout = 180 mg/l
Qin . Cin 228 ml/menit x 240 mg/l
=
=304 mg/l
Cout
180 mg/l

Qout =
No

Data 1

Cin (mg/l)
240

Qin (ml/menit)
228

Cout (mg/l)
180.00

Qout (ml/menit)
304

Data 2

230

238.23

170.00

322.31

Data 3

420

219.84

120.00

329.76

Data 3

400

207.55

160.00

285.38

Pada Waktu Tinggal 12.5 jam atau 32.5 jam (20 jam anaerob + 12.5 jam aerob )Secara
Keseluruhan

Data 1: Qin = 188.09 ml/menit; Cin = 340 mg/l; Cout = 240 mg/l
Qout =

Qin . Cin 188,09ml /menit x 340mg /l


=
=266.46 mg /l
Cout
240 mg /l

17

No
Data 1

Cin (mg/l)
340.00

Data 2

360.00

Data 3

410.00

178.26

260.00

274.25

Data 3

400.00

182.72

280.00

261.02

Qin (ml/menit)
188.09
177.65

Cout (mg/l)
240.00
240.00

Qout (ml/menit)
266.46
266.48

Pada Waktu Tinggal 17.5 jam atau 42.5 jam (25 jam anaerob + 17.5 jam aerob )Secara
Keseluruhan

Data 1: Qin = 154.5 ml/menit; Cin = 260 mg/l; Cout = 160 mg/l
Qout =

Qin . Cin 154,5ml /menit x 260 mg/l


=
=251.06 mg/l
Cout
160 mg/l

No
Data 1

Cin (mg/l)
260.00

Qin (ml/menit)
154.5

Data 2

360.00

162.31

240.00

243.47

Data 3

240.00

158.78

160.00

239.67

Data 3

220.00

166

140.00

260.86

18

Cout (mg/l)
160.00

Qout (ml/menit)
251.06

Perhitungan Mass Balance COD Reaktor Anaerob, Tipe Reaktor CMFR

N
o

Har
i
ke-

10

11

12

td
(jam)

15-7.522.5

2012.532.5

COD (mg/l)
In
Out
Anaero Anaero
b
b
2970.6 2757.3
7
3
2677.3
2944
3
2944
3077.3
3
2997.3
3
3050.6
7
3050.6
7
3077.3
3

Efesien
si (%)

COD (mg/l)
In
Out
Anaero
Aerob
b
2970.6 2517.3
7
3

Out
Anaerob

Out
Aerob

7.18

2757.33

2517.3
3

8.7

9.06

2677.33

2464

7.97

2944

2704

8.15

2704

6.9

2944

2784

9.53

2784

2624

12.46

2624

2650.6
7

13.11

2650.67

2624

13.99

2624

2704

12.13

2704

11.78

2597.33

13.46

2570.67

2970.6
7

2597.3
3
2570.6
7

3024

2624

13.23

2624

3104

2517.3
3

18.9

2517.33

2944
2517.542.5

COD (mg/l)
Efesien
si (%)

2517.3
3
2570.6
7
2277.3
3
2277.3
3
2304
2357.3
3
2277.3
3
2250.6
7
2357.3
3
2197.3
3

19

7.66
13.21
14.08
12.2
12.82

3077.3
3
2997.3
3
3050.6
7
3050.6
7
3077.3
3

12.32

2944

12.45

2970.6
7

10.16

3024

12.71

3104

2464
2517.3
3
2570.6
7
2277.3
3
2277.3
3
2304
2357.3
3
2277.3
3
2250.6
7
2357.3
3
2197.3
3

Efesisen
si (%)
15.26
16.3
14.49
16.46
24.02
25.35
24.48
23.4
22.64
24.24
22.05
29.21

dm
=MinMout + Mrxn ,
dt
Steady state=Mrxn=0
dm
=0
dt
0 = Min Mout
= Qin.Cin Qout.Cout
Qin . Cin
Qout =
Cout
Nilai Debit Air Lindi yang Masuk ke Biofilter Anaerob
Nilai
No
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
a

Hari
ke1
2
3
4
1
2
3
4
1
2
3
4

td (jam)

Qin Anaerob
(ml/menit)

15-7.5-22.5

152.2

20-12.5-32.5

114.2

25-17.5-42.5

91.3

Mass Balance COD Biofilter Anaerob


20

Pada Waktu Tinggal 15 jam

Data 1: Qin = 152.2 ml/menit; Cin = 2970.67 mg/l; Cout = 2757.33 mg/l
Qout =

Qin . Cin 152.2ml /menit x 2970.67 mg /l


=
=163,98 mg/l
Cout
2757.3mg /l

No
Data 1

Cin (mg/l)

Data 2

2944

152.2

2677.33

167.36

Data 3

2944

152.2

2704

165.7

Data 3

3077.33

152.2

2784

168.24

2970.67

Qin (ml/menit)
152.2

Cout (mg/l)
2757.33

Qout (ml/menit)
163.98

Pada Waktu Tinggal 20 jam

Data 1: Qin = 114.2 ml/menit; Cin = 2997.33 mg/l; Cout = 2624 mg/l
Qout =

Qin . Cin 114.2 ml/ menit x 2997.33 mg/l


=
=130.45 mg/l
Cout
2624 mg/l

No
Data 1

Cin (mg/l)
2997.33

Data 2

3050.67

114.2

2650.67

131.43

Data 3

3050.67

114.2

2624

132.77

Data 3

3077.33

114.2

2704

129.97

Qin (ml/menit)
114.2

Cout (mg/l)
2624

Pada Waktu Tinggal 25 jam

21

Qout (ml/menit)
130.45

Data 1: Qin = 91.3 ml/menit; Cin 2944 mg/l; Cout = 2597.33mg/l


Qin . Cin 91.3 ml/menit x 2944 mg/l
=
=103.49 mg/l
Cout
2597.33 mg/l

Qout =
No
Data 1

Cin (mg/l)
2944

Qin (ml/menit)
91.3

Cout (mg/l)
2597.33

Qout (ml/menit)
103.49

Data 2

2970.67

91.3

2570.67

105.5

Data 3

3024

91.3

2624

105.22

Data 3

3104

91.3

2517.33

112.59

b Mass Balance COD Biofilter Aerob


1. Pada Waktu Tinggal 7.5 jam atau 22.5 jam (15 jam anaerob + 7.5 jam aerob) Secara Keseluruhan
Data 1: Qin = 130,45 ml/menit; Cin = 2757.33 mg/l; Cout = 2517.33 mg/l
l

Qout =

Qin . Cin 163,98ml /menit x 2757.33 mg/l


=
=179,61 mg/l
Cout
2517.33 mg/l

No
Data 1

Cin (mg/l)
2757.33

Data 2

2677.33

167.36

2464

181.85

Data 3

2704

165.7

2517.33

177.99

Data 3

2784

168.24

2570.67

164.75

Qin (ml/menit)
163.98

Cout (mg/l)
2517.33

Qout (ml/menit)
179.61

Pada Waktu Tinggal 12.5 jam atau 32.5 (20 jam anaerob + 12.5 jam aerob ) Secara Keseluruhan
22

Data 1: Qin = 188.09 ml/menit; Cin = 2624 mg/l; Cout = 2277.33 mg/l
Qout =
No
Data 1

Qin . Cin 188.09ml /menit x 2624 mg/l


=
=216.72mg/l
Cout
2277.33 mg/l
Cin (mg/l)
2624

Qin (ml/menit)
130.45

Cout (mg/l)
2277.33

Qout (ml/menit)
216.72

Data 2

2650.67

131.43

2277.33

152.98

Data 3

2624

132.77

2304

151.21

Data 3

2704

129.97

2357.33

148.28

Pada Waktu Tinggal 17.5 jam atau 42.5 (25 jam anaerob + 17,5 jam aerob) Secara Keseluruhan

Data 1: Qin = 103.49 ml/menit; Cin = 2597.33 mg/l; Cout = 2277.33 mg/l
Qout =

Qin . Cin 103.49ml /menit x 2597.33mg /l


=
=118.03 mg/l
Cout
2277.33mg /l

No
Data 1

Cin (mg/l)
2597.33

Qin (ml/menit)
103.49

Cout (mg/l)
2277.33

Data 2

2570.67

105.5

2250.67

120.49

Data 3

2624

105.22

2357.33

117.14

Data 3

2517.33

112.59

2197.33

128.99

23

Qout (ml/menit)
118.03

Lampiran 1. Efisiensi Gabungan BOD

24

Gabungan Anaerob dan Aerob

Efisiensi (%)

70
60
50
40
30
20
10
0

Waktu Tinggal (jam)

Lampiran 2. Efisiensi Gabungan COD

25

Gabungan Anaerob dan Aerob


35
30
25
20

Efisiensi (%)

15
10
5
0

Waktu Tinggal (jam)

Lampiran 3. Perhitungan Lengkap Pada BOD


a. Mass Balance BOD Biofilter Anaerob
Pada Waktu Tinggal 15 jam
Data 1: Qin = 152.2 ml/menit; Cin = 360 mg/l; Cout = 240 mg/l
Qout =

Qin . Cin 152.2ml /menit x 360 mg/l


=
=228 mg/l
Cout
240 mg /l

Data 2: Qin = 152.2 ml/menit; Cin = 360 mg/l; Cout = 240 mg/l
Qout =

Qin . Cin 152.2ml /menit x 360 mg/l


=
=228 mg/l
Cout
240 mg /l

26

Data 3: Qin = 152.2 ml/menit; Cin = 260 mg/l; Cout = 180 mg/l
Qout =

Qin . Cin 152.2ml /menit x 260 mg/l


=
=219.84 mg/l
Cout
180 mg /l

Data 4: Qin = 152.2 ml/menit; Cin = 300 mg/l; Cout = 220 mg/l
Qout =

Qin . Cin 152.2ml /menit x 300 mg/l


=
=207.55 mg/l
Cout
220 mg /l

2. Pada Waktu Tinggal 20 jam


Data 1: Qin = 114.2 ml/menit; Cin = 560 mg/l; Cout = 340 mg/l
Qout =

Qin . Cin 114.2 ml/ menit x 560 mg/l


=
=188.09 mg/ l
Cout
340 mg/l

Data 2: Qin = 114.2 ml/menit; Cin = 560 mg/l; Cout = 360 mg/l
Qout =

Qin . Cin 114.2 ml/ menit x 560 mg/l


=
=188.09 mg/ l
Cout
360 mg/l

Data 3: Qin = 114.2 ml/menit; Cin = 640 mg/l; Cout = 400 mg/l
Qout =

Qin . Cin 114.2 ml/ menit x 640 mg/l


=
=182.72 mg/ l
Cout
400 mg/l

Data 4: Qin=114.2 ml/menit; Cin=640 mg/l; Cout = 400 mg/l


Qout =

Qin . Cin 114.2 ml/ menit x 640 mg/l


=
=182.72 mg/ l
Cout
400 mg/l

27

3. Pada Waktu Tinggal 25 jam


Data 1: Qin = 91.3 ml/menit; Cin 440 mg/l; Cout = 260 mg/l
Qout =

Qin . Cin 91.3 ml/menit x 440 mg/l


=
=154.5 mg/l
Cout
260 mg/l

Data 2: Qin = 91.3 ml/menit; Cin = 640 mg/l; Cout = 360 mg/l
Qout =

Qin . Cin 91.3 ml/menit x 640 mg/l


=
=162.31 mg/l
Cout
360 mg/l

Data 3: Qin=91.3 ml/menit; Cin 420 mg/l; Cout = 240 mg/l


Qout =

Qin . Cin 91.3 ml/menit x 420 mg/l


=
=159.78 mg/l
Cout
240 mg/l

Data 4: Qin = 91.3 ml/menit; Cin = 400 mg/l; Cout = 220 mg/l
Qout =

Qin . Cin 91.3 ml/menit x 400 mg/l


=
=166 mg/ l
Cout
220 mg/l

b. Mass Balance BOD Biofilter Aerob


1. Pada Waktu Tinggal 7.5 jam atau 22.5 jam (15 jam anaerob + 7.5 jam aerob )Secara Keseluruhan
Data 1: Qin = 228 ml/menit; Cin = 240 mg/l; Cout = 180 mg/l
Qout =

Qin . Cin 228 ml/menit x 240 mg/l


=
=304 mg/l
Cout
180 mg/l

Data 2: Qin = 228 ml/menit; Cin = 240 mg/l; Cout = 180 mg/l

28

Qout =

Qin . Cin 228 ml/menit x 240 mg/l


=
=304 mg/l
Cout
180 mg/l

Data 3: Qin = 219.84 ml/menit; Cin = 180 mg/l; Cout = 120 mg/l
Qout =

Qin . Cin 219,84 ml /menit x 180 mg/l


=
=329.76 mg /l
Cout
120 mg /l

Data 4: Qin = 207.55 ml/menit; Cin = 220 mg/l; Cout = 160 mg/l
Qout =

Qin . Cin 207,55ml /menit x 220 mg/l


=
=285.38 mg /l
Cout
160 mg /l

2. Pada Waktu Tinggal 12.5 jam atau 32.5 jam (20 jam anaerob + 12.5 jam aerob )Secara Keseluruhan
Data 1: Qin = 188.09 ml/menit; Cin = 340 mg/l; Cout = 240 mg/l
Qout =

Qin . Cin 188,09ml /menit x 340mg /l


=
=266.46 mg /l
Cout
240 mg /l

Data 2: Qin = 188.09 ml/menit; Cin = 360 mg/l; Cout = 240 mg/l
Qout =

Qin . Cin 188,09ml / menit x 360mg /l


=
=282.135 mg /l
Cout
240 mg /l

Data 3: Qin = 182.72 ml/menit; Cin = 400 mg/l; Cout = 260 mg/l
Qout =

Qin . Cin 182,72ml /menit x 400 mg/l


=
=281.1 mg/l
Cout
260 mg/l

Data 4: Qin = 182.72 ml/menit; Cin = 400 mg/l; Cout = 280 mg/l
Qout =

Qin . Cin 182.72ml /menit x 400 mg/l


=
=261.02 mg/l
Cout
280 mg/l

29

3. Pada Waktu Tinggal 17.5 jam atau 42.5 jam (25 jam anaerob + 17.5 jam aerob )Secara Keseluruhan
Data 1: Qin = 154.5 ml/menit; Cin = 260 mg/l; Cout = 160 mg/l
Qout =

Qin . Cin 154,5ml /menit x 260 mg/l


=
=251.06 mg/l
Cout
160 mg/l

Data 2: Qin = 162.31 ml/menit; Cin = 360 mg/l; Cout = 240 mg/l
Qout =

Qin . Cin 162,31ml /menit x 360 mg /l


=
=243.47 mg /l
Cout
240 mg /l

Data 3: Qin = 159.78 ml/menit; Cin = 240 mg/l; Cout = 160 mg/l
Qout =

Qin . Cin 159.78ml /menit x 240 mg/l


=
=239.67 mg /l
Cout
160 mg /l

Data 4: Qin = 166 ml/menit; Cin = 220 mg/l; Cout = 140 mg/l
Qout =

Qin . Cin 166 ml/menit x 220 mg /l


=
=260.86 mg /l
Cout
140 mg/l

Lampiran 4. Perhitungan Lengkap Pada COD


a) Mass Balance COD Biofilter Anaerob
1. Pada Waktu Tinggal 15 jam
Data 1: Qin = 152.2 ml/menit; Cin = 2970.67 mg/l; Cout = 2757.33 mg/l
Qout =

Qin . Cin 152.2ml /menit x 2970.67 mg /l


=
=163,98 mg/l
Cout
2757.3mg /l

Data 2: Qin = 152.2 ml/menit; Cin = 2944 mg/l; Cout = 2677.33 mg/l
30

Qout =

Qin . Cin 152.2ml /menit x 2944 mg/l


=
=167.36 mg/l
Cout
2677.33 mg/l

Data 3: Qin = 152.2 ml/menit; Cin = 2944 mg/l; Cout = 2704 mg/l
Qout =

Qin . Cin 152.2ml /menit x 2944 mg/l


=
=165.7 mg/l
Cout
2704 mg/l

Data 4: Qin = 152.2 ml/menit; Cin = 3077.33 mg/l; Cout = 2784 mg/l
Qout =

Qin . Cin 152.2ml /menit x 3077.33 mg/l


=
=168.24 mg/l
Cout
2784 mg/l

2. Pada Waktu Tinggal 20 jam


Data 1: Qin = 114.2 ml/menit; Cin = 2997.33 mg/l; Cout = 2624 mg/l
Qout =

Qin . Cin 114.2 ml/ menit x 2997.33 mg/l


=
=130.45 mg/l
Cout
2624 mg/l

Data 2: Qin = 114.2 ml/menit; Cin = 3050.67 mg/l; Cout = 2650.67 mg/l
Qout =

Qin . Cin 114.2 ml/ menit x 3050.67 mg/l


=
=131.43 mg/l
Cout
2650.67 mg/l

Data 3: Qin = 114.2 ml/menit; Cin = 3050.67 mg/l; Cout = 2624 mg/l
Qout =

Qin . Cin 114.2 ml/ menit x 3050.67 mg/l


=
=132.77 mg /l
Cout
2624 mg/l

Data 4: Qin=114.2 ml/menit; Cin = 3077.33 mg/l; Cout = 2704 mg/l

31

Qout =

Qin . Cin 114.2 ml/ menit x 3077.33 mg/l


=
=129.97 mg/l
Cout
2704 mg/l

3. Pada Waktu Tinggal 25 jam


Data 1: Qin = 91.3 ml/menit; Cin 2944 mg/l; Cout = 2597.33mg/l
Qout =

Qin . Cin 91.3 ml/menit x 2944 mg/l


=
=103.49 mg/l
Cout
2597.33 mg/l

Data 2: Qin = 91.3 ml/menit; Cin = 2970.67 mg/l; Cout = 2570.67 mg/l
Qout =

Qin . Cin 9.,3 ml/menit x 2970.67 mg/l


=
=105.5mg /l
Cout
2570.67 mg /l

Data 3: Qin=913 ml/menit; Cin = 3024 mg/l; Cout = 2624 mg/l


Qout =

Qin . Cin 91.3 ml/menit x 3024 mg/l


=
=105.22mg /l
Cout
2624 mg/l

Data 4: Qin = 91.3 ml/menit; Cin = 3104mg/l; Cout = 2517.33 mg/l


Qout =

Qin . Cin 91.3 ml/menit x 3104 mg/l


=
=112.59 mg/l
Cout
2517.33 mg/l

b) Mass Balance COD Biofilter Aerob


1. Pada Waktu Tinggal 7.5 jam atau 22.5 jam (15 jam anaerob + 7.5 jam aerob) Secara Keseluruhan
Data 1: Qin = 130,45 ml/menit; Cin = 2757.33 mg/l; Cout = 2517.33 mg/l
32

Qout =

Qin . Cin 163,98ml /menit x 2757.33 mg/l


=
=179,61 mg /l
Cout
2517.33 mg /l

Data 2: Qin = 167,36 ml/menit; Cin =2677.33 mg/l; Cout = 2464 mg/l
Qout =

Qin . Cin 167,36 ml/menit x 2677.33 mg/l


=
=181,85 mg/l
Cout
2464 mg/l

Data 3: Qin = 165,7 ml/menit; Cin = 2704 mg/l; Cout = 2517.33 mg/l
Qout =

Qin . Cin 165,7 ml/menit x 2704 mg/l


=
=177,99 mg /l
Cout
2517.33 mg /l

Data 4: Qin = 168,24 ml/menit; Cin = 2517.33 mg/l; Cout = 2570.67mg/l


Qout =

Qin . Cin 168,24 ml/menit x 2517.33 mg/l


=
=164,75 mg /l
Cout
2570.67 mg /l

1. Pada Waktu Tinggal 12.5 jam atau 32.5 (20 jam anaerob + 12.5 jam aerob ) Secara Keseluruhan
Data 1: Qin = 188.09 ml/menit; Cin = 2624 mg/l; Cout = 2277.33 mg/l
Qout =

Qin . Cin 188.09ml /menit x 2624 mg/l


=
=216.72mg/l
Cout
2277.33 mg/l

Data 2: Qin = 131.43 ml/menit; Cin = 2650.67 mg/l; Cout = 2277.33 mg/l
Qout =

Qin . Cin 131.43ml /menit x 2650.67 mg/l


=
=152.98 mg/l
Cout
2277.33 mg/l

Data 3: Qin = 132.77 ml/menit; Cin = 2624 mg/l; Cout = 2304 mg/l
Qout =

Qin . Cin 132.77 ml/menit x 2624 mg/l


=
=151.21mg/l
Cout
2304 mg/l
33

Data 4: Qin = 129.27 ml/menit; Cin = 2704 mg/l; Cout = 2357.33 mg/l
Qout =

Qin . Cin 129.27 ml/ menit x 2704 mg/l


=
=148.28 mg/l
Cout
2357.33 mg/l

2. Pada Waktu Tinggal 17.5 jam atau 42.5 (25 jam anaerob + 17,5 jam aerob ) Secara Keseluruhan
Data 1: Qin = 103.49 ml/menit; Cin = 2597.33 mg/l; Cout = 2277.33 mg/l
Qout =

Qin . Cin 103.49ml /menit x 2597.33mg /l


=
=118.03 mg/l
Cout
2277.33mg /l

Data 2: Qin = 105.5 ml/menit; Cin = 2570.67 mg/l; Cout = 2250.67 mg/l
Qout =

Qin . Cin 105.5ml /menit x 2570.67 mg/l


=
=120.49 mg/l
Cout
2250.67 mg/l

Data 3: Qin = 105.22 ml/menit; Cin = 2624 mg/l; Cout = 2357.33 mg/l
Qout =

Qin . Cin 105.22ml /menit x 2624 mg/l


=
=117.14 mg/l
Cout
2357.33 mg/l

Data 4: Qin = 112.59 ml/menit; Cin = 2517.33 mg/l; Cout = 2197.33 mg/l
Qout =

Qin . Cin 112.59 ml/menit x 2517.33 mg/l


=
=128.99 mg/l
Cout
2197.33 mg/l

34