Anda di halaman 1dari 5

PEMBAHASAN

A. Definisi Sentrifugasi
Sentrifugasi adalah teknik pemisahan suatu bahan berdasarkan berat
molekul dengan kecepatan tertentu. Teknik pemisahan ini digunakan untuk
memisahkan atau memurnikan protein,partikel,dan organel selular yang di
sedimentasikan menurut ukuran dan bentuk relatifnya. Laju aktual sedimentasi
dalam cairan merupakan fungsi dari perbedaan dari densitas antara partikel dengan
medium sentrifugasi,viskositas medium, bentuk partikel, dan kekuatan sentrifugal.
Jadi,protein besar akan bersedimentasi lebih cepat dibadingkan protein kecil,
begitupula kloroplas akan bersedimentasi lebih cepat dibandingkan mitokondria dan
partikel sel lainnya.
Pada teknik pemisahan sentrifugasi ini, partikel biasanya disuspensikan
dalam medium cairan tertentu, yang dimasukkan dalam tabung atau botol dalam
rotor ditengah driver shaft sentrifuga. Partikel yang berbeda densitas,bentuk, dan
ukurannya dapat dipiasahkan karena akan mengendap pada laju yang berbeda.
Pada fermentasi mikroorganisme dan partikel lain yang ukurannya sama
dapat di buang dari cairan (broth) dengan menggunakan teknik sentrifugasi ini relatif
lebih mahal bila dibandingkan dengan penyaringan, tetapi sentrifugasi penting
karena
1. Penyaringan memerlukan waktu yang lebih lama.
2. Sel atau bahan suspensi lain sulit dibebaskan dari alat penyaringan.
3. Pemisahan dengan standar tinggi memerlukan penyaringan yang
bertahap.
B. Prinsip Kerja Centrifuge
Dalam bentuk yang sangat sederhana sentrifus terdiri atas sebuah rotor
dengan lubang lubang untuk meletakkan cairan wadah / tabung yang berisi cairan
dan sebuah motor atau alat lain yang dapat memutar rotor pada kecepatan yang
dikehendaki.

Semua bagian lain yang terdapat pada sentrifus modern saat ini hanyalah
perlengkapan yang dimaksudkan untuk melakukan berbagai fungsi yang berguna
dan mempertahankan kondisi lingkungan saat rotor tersebut bekerja. Komponen
utama pada proses sentrifugasi ialah instrumen sentrifus, rotor, dan tabung (wadah
sampel). Sedangkan bagian yang sifatnya asesoris umumnya bergantung mengikuti
aplikasi yang akan dilakukan pada proses tersebut. Instrumen sentrifus, adalah
bagian yang menjadi alat penggerak proses sentrifugasi karena didalamnya memiliki
motor yang mampu berputar dan memiliki pengaturan kecepatan perputaran.
Centrifuge laboratorium yang digunakan untuk pemisahan skala kecil. Volume cairan
ditangani oleh perangkat berada dalam kisaran 1 5.000 ml.
Bahan yang akan disentrifugasi didistribusikan dalam jumlah yang sesuai
tabung centrifuge yang pada gilirannya melekat secara simetris dalam blok berputar
disebut rotor. Ada dua jenis rotor yaitu rotor sudut tetap dan rotor ayunan keluar.
Sebuah rotor sudut tetap memegang centrifuge secara tetap pada sudut tertentu
terhadap sumbu rotasi. Rotor ayunan keluar memegang tabung sejajar dengan
sumbu rotasi saat rotor diam sedangkan saat rotor bergerak, tabung berayun
sehingga selaras tegak lurus dengan sumbu rotasi. Rotor merupakan komponen
sentrifus yang akan menentukan kecepatan yang akan diaplikasikan dari suatu
proses sentrifugasi serta produk apa yang akan diinginkan dari proses tersebut.
Gaya yang berperan dalam sentrifus adalah gaya sentrifugal. Pemisahan
sentrifugal menggunakan prinsip dimana objek diputar secara horizontal pada jarak
tertentu. Apabila objek berotasi di dalam tabung atau silinder yang berisi campuran
cairan dan partikel, maka campuran tersebut dapat bergerak menuju pusat rotasi,
namun hal tersebut tidak terjadi karena adanya gaya yang berlawanan yang menuju
kearah dinding luar silinder atau tabung, gaya tersebut adalah gaya sentrifugasi.
Gaya inilah yang menyebabkan partikel partikel menuju dinding tabung dan
terakumulasi membentuk endapan.

Alat Sentrifuge

C. Fungsi Sentrifugasi
Ada beberapa fungsi sentrifugal dalam pemisahan bioteknologi. Ini tercantum
di bawah ini :
1. Pemisahan (padat/cair, padat/cair/cair dan padat/padat/cair).
2. Klasifikasi urutan berdasarkan ukuran dan densitas.
3. Menghilangkan partikel kebesaran dan asing (Degritting).
4. Penebalan atau menghapus konsentrasi cair.
5. Pemisahan kotoran dengan mencuci atau pengenceran (repulping).
6. Digunakan untuk memisahkan komponenkomponen darah.
D. Jenis-jenis sentrifuga
Sentrifuga di kelompokan menjadi empat kelompok besar, yaitu :
1. Sentrifuga klinik.
Sering digunakan di laboratorium klinik, mampu mengendapkan partikel
besar dengan cepat seperti eritrosit.
2. Sentrifuga mikro .
Sering digunakan untuk mengumpulkan material yang mudah mengendap
dengan cepat. Seperti erittrosit, sel bakteri, nucleus, kloroplas.
3. Sentrifuga berpendingin berkecepatan tinggi.
Sering digunakan untuk mengumpulkan mikroorganisme, sel debris,
organel sel yang lebih besar dll.
4. Ultrasentrifuga preparative.
Sering digunakan dalam penelitian biokimia.
5. Ultrasentrifuga analitik.
Sering digunakan untuk memisahkan organel-organel kecil seperti
ribosom,DNA dll.
E. Teknik-teknik sentrifugasi
1. Sentrifugasi preparative.
a. Teknik sentrifugasi diferensial.
Pemisahan dicapai terutama didasarkan pada ukuran partikel dalam
sentrifugasi diferensial. Densitas partikel yang berbeda atau ukuran
dsuspensi akan mengendap pada tingkat yang berbeda, dengan
partikel lebih besar dan padat cepat mengendap. Tingkat sedimentasi
ini dapat ditingkatkan dengan menggunakan gaya sentrifugal.
Suspensi sel mengalami serangkaian peningkatan siklus gaya

sentrifugal akan menghasilkan serangkaian pelet yang mengandung


tingkat sedimentasi sel sel menurun.Perbedaan kepadatan partikel
atau ukuran akan dibedakan karena dengan partikel terbesar dan
paling padat pengendapan tercepat diikuti oleh kurang padat dan
partikel yang lebih kecil.
b. Teknik sentrifugasi gradient densitas.
Sentrifugasi gradien densitas adalah metode yang disukai untuk
memurnikan organel subselular dan makromolekul. Gradien densitas
dapat dihasilkan dengan menempatkan lapisan demi lapisan media
gradien.
Sentrifugasi zona.
Pemisahan partikel berdasarkan perbedaan ukuran dan laju

sedimentas,metode ini dipakai untuk pemisahan enzim,DNA dll.


Sentrifugasi isopknik.
Pengendapan tercapai bila densitas bahan sama dengan
densitas gradient. Waktu yang dibutuhkan lebih lama,contohnya

yaitu organel subselular,mitokondria,plastida dll.


c. Teknik sentrifugasi elutriasi.
Teknik ini berdasarkan perbedaan kesetimbangan dan sel tetap dapat
mempertahankan viabilitasnya dengan cepat dalam konsentrasi tinggi.
2. Sentrifugasi analitik.
a. Penetapan berat molekul.
Metode ini menggunakan ultrasentrifuga pada kecepatan tinggi,
dipakai untuk menentukan berat molekul yang berkisar beberaparatus
sampai beberapa juta Dalton.
b. Penggunaan kemurnian makromolekul.
Kemurnian sampel sangat penting untuk memperkisarkan berat
molekul secara akurat,sehingga digunakan ultrasentrifuga analitik
dalam pengamatan kemurnia DNA,virus,protein dll.
c. Deteksi perubahan konformasi makromolekul.
Dalam teknik digunakan ultrasentrifuga analitik untuk menentukan
perubahan konformasi makromolekul seperti DNA.
d. Analisis fraksi subselular.
Dalam hal ini dibutuhakn pengamatan mikroskopik yang merupakan
alat analisi yang baik setelah fraksi sentrifugasi. Aktivitas enzim
ditentukan dari homogenate dan fraksi subselular yang diisolasi.

F. Kelebihan dan kekurangan teknik pemisahan sentrifugasi


Keuntungan lain dari metode sentrifugasi ini adalah lebih efektif bila
partikel padatan lebih kecil dan sulit/tidak mungkin disaring. Sedangkan
kelemahan dari metode ini adalah harganya mahal dibandingkan dengan
metode-metode lain.

DAFTAR PUSTAKA
Adijuwana Hendra.1989.Teknik pemisahan Dalam Analisis Biologis.Bogor: IPB
Press
Pujiastuti Elis, Sumarmono Juni, Wasito Samsu.2013. Pengaruh Lama
Pemutaran Menggunakan Metode Sentrifugasi Terhadap Yield, Kadar Air
Dan Total Solid Concentrated Yoghurt.Fakultas Peternakan Universitas
Jenderal Soedirman, Purwokerto
Bintang Maria.2010.Biokimia Teknik Penelitian.Erlangga:Jakarta
Budiman Agus.Vol III No 3 2009.Jurnal Reset Industri.Metode Sentrifugasi Untuk
Pemisahan Biodiesel Dalam Proses Pencucian.Bandung